Apakah Anak Saya Normal?

dr. eva devita
Eva Devita Harmoniati, dr. Pendidikan: Dokter Spesialis Anak di Universitas Indonesia. Dokter Anak di RSAB Harapan Kita dan RSIA YPK, Menteng.
Have question for our experts ?
Feel free to ask them here!

dr Eva,
Saya ibu dari bayi usia 3 bulan. Anak saya lahir 2,4kg dan panjang 46cm.
Usia 1 bulan = 3,1 kg,
Usia 2 bulan = 3,9 Kg,
Usia 3 bulan = 4,7 kg dengan tinggi 58cm.

Anak saya mendapatkan ASI eksklusif, kondisi aktif dan lincah. Usia 2 bulan sudah bisa memiringkan badan sendiri dengan frekuensi sering tapi kok sekarang jadi malas ya memiringkan badan dan anak saya belum tengkurap.

Bagaimana ya Dok, apakah perkembangan anak saya normal? Kok berat badannya naiknya irit sekali, padahal konsumsi ASInya banyak.

Terima kasih.
Tuti Aditama
Email Address: [email protected]

Terima kasih Mama Tuti atas pertanyaannya.
Pertumbuhan bayi di usia 0-3 bulan atau 3 bulan pertama adalah salah satu fase pertumbuhan yang paling cepat dalam rentang kehidupan anak. Pada usia 0-3 bulan rata-rata pertambahan berat badan bayi 800-1000 gram per bulan. Pertambahan panjang badannya rata-rata 5 cm per bulan. Ini bisa dicapai dengan bayi yang mendapat ASI eksklusif. Jika seorang bayi tidak memenuhi target tersebut, harus dievaluasi kemungkinan penyebabnya seperti asupan yang kurang/tidak sesuai/sebanding dengan aktivitas si bayi, adanya penyakit tertentu yang diderita bayi, atau memang genetik dari kedua orangtuanya tidak terlalu besar.

Pada anak mama Tuti, kenaikan berat badannya pernah mencapai target 800 gram dalam 1 bulan dan 2 bulan lainnya 600-700 gram. kurang sedikit saja dari target. Kalau memang mendapat ASI eksklusif, perlu dievaluasi apakah waktu menyusunya cukup lama? Karena apabila menyusunya hanya sebentar-sebentar, kurang dari 30 menit, lemak dari ASI yang menyebabkan kenaikan berat badan belum keluar. Kalau memang cukup lama menyusu apakah jumlah ASInya cukup? Setidaknya bayi Mama Tuti sudah bisa minum 90-120 cc setiap kali menyusu.

Perkembangan anak usia 3 bulan seharusnya sudah bisa menegakkan kepala dan mempertahankannya dalam posisi stabil saat bayi ditengkurapkan, sudah bisa miring-miring. Sebagian kecil memang ada yang sudah bisa tengkurap, tapi sebagian besar bayi bisa tengkurap usia 4-5 bulan. Jadi Mama Tuti tidak perlu khawatir bayinya belum tengkurap, karena masih normal. Tapi, bayi harus distimulasi terus untuk mau miring-miring, salah satu caranya dengan tidak banyak digendong dan diajak bermain di matras/tempat tidur dengan mainan yang merangsang dia untuk miring dan kemudian tengkurap.

Mudah-mudahan terjawab ya pertanyaannya.

4 Comments

  1. Kira Kara
    Bunda Wiwit January 31, 2013 at 3:27 pm

    kira kara dulu juga termasuk slow growth dan terlambat di motoriknya. Tapi soal motorik krn ki-ka prematur siih.. Setelah konsultasi kanan-kiri, sama seperti yg dijelasin dr.eva, asal rajin stimulasi, one day yg tertinggal pasti bisa catch up. :)

  2. Anjani
    Anjani May 20, 2013 at 3:12 pm

    anak sy lahir 3.1kg pjg 49cm
    bln 1 = 4.1 kg pjg 52cm
    bln 2 = 5.1 kg pjg 57cm
    bln 3 = 6.1 kg pjg 63cm
    bln 4 = 7.5 kg pjg 65cm
    tapi adrian gak asi ekskusif sayang nya mungkin krna mommy ny gmpng nyerah krna smpe 2minggu asi msh sdkit *dpompa cm dpt 20cc krg :(

  3. widda
    widda December 16, 2013 at 11:40 pm

    anak saya lahir 3.07 pjg 48 cm
    bln 1 = 5.4 kg pjg 67 cm
    sudah bisa tengkurap beberapa kali dan kepala sudah tegak tapi belum bisa membalikkan badan. Akhir-akhir ini tidak pernah lagi menampakkan keahlian barunya, yaitu tengkurap. jadi bingung. hiks…hiks…. dede naisha saat ini lagi flu tertular neneknya.

  4. maryam
    maryam December 22, 2013 at 2:46 pm

    Toleransi kemampuan motorik tiap tahapan, berapa bulan dok? Anak sy 3 bulan belum stabil menegakkan kepala. Sy pernah baca, bahwa kemampuan motorik tiap anak berbeda2 tahapannya dan tidak untuk diperbandingkan. Bagaimana ya dok? Terima kasih :)

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.