Being Blessed as a Mother

ipeh

Salah satu kebahagiaan terbesar seorang perempuan adalah ketika ia menjadi ibu. Urban mama pasti pernah mendengar kalimat itu. Dan sekarang saya mengerti  bahwa hal itu benar adanya. Saya sangat bahagia telah dipercaya menjadi ibu Naylana Khansa Janeeta (Lana, 3 tahun, 10 bulan) dan saat ini saya bahkan berkesempatan merasakan indahnya masa kehamilan lagi.

Saya masih ingat saat menjelang kelahiran Lana. Malam itu saya ke dokter kandungan karena sudah dua hari demam. Menurut dokter saya mengalami gejala tifus dan harus dirawat inap. Malamnya saya dua kali mengalami perdarahan dan esok paginya saya perdarahan hebat. Setelah diobservasi oleh suster dan dokter kandungan, saya harus menjalani c-section hari itu juga. Alasannya janin saya kekurangan oksigen, hasil CTG sangat buruk.

Paginya saya pun dioperasi. Setengah jam dioperasi, bayi kecil itu pun lahir. Saya tidak boleh menangis, tapi air mata saya tetap jatuh dan sakitnya melahirkan hilang saat itu juga. Namun kebahagiaan itu tidak berlangsung lama, Lana harus segera masuk ke ruang bayi untuk diobservasi dan diinkubator. Ketubannya sudah berwarna hijau. Saya pun kembali menangis. Selama 5 hari saya tidak bisa menggendong Lana, hanya bisa melihat bayi kecil itu dari balik kamar bayi. Tetapi saya harus kuat karena Lana juga anak yang kuat.

Ketika Lana diputuskan sudah boleh dibawa pulang, saya dan suami sangat bahagia. Sulit rasanya mengekspresikan momen itu dengan kata-kata. Saya merasa terharu, lega, senang, bercampur takut dan berdebar-debar saat itu. Tak sadar, air mata kebahagiaan saya pun menetes. Berakhir sudah penantian saya selama sembilan bulan ditambah lima hari. Saya sudah tidak sabar ingin menggendong Lana. Saat saya menjulurkan kedua tangan untuk menyambut bayi kecil ini, saya merasakan bahagia yang luar biasa. Saya melihat wajahnya yang kecil, matanya yang sipit, rambutnya hitam sudah ada dalam pelukan saya, “Lana, ini Bunda, Nak”.

Sujud syukur saya haturkan kepada Yang Mahakuasa. Saya merasa sangat istimewa karena Tuhan telah memilih saya dan suami menjadi orang tua Lana. Saya memohon pada Tuhan agar bisa dianugerahi kekuatan untuk menjaga dan merawat titipan-Nya yang sempurna ini. Semoga kelak Lana bisa tumbuh besar menjadi anak yang selalu berada di jalan-Nya.

Seperti semua orang tua, saya dan suami berharap bisa memberikan yang terbaik untuk Lana. Saya banyak mencari informasi tentang perawatan bayi, dan memilih produk-produk terbaik untuk merawat bayi kami. Saya banyak belajar tentang ASI dan menyusui, serta cara-cara perawatan bayi. Tentu saja saya juga banyak berkonsultasi pada Mama, ibu yang telah melahirkan dan membesarkan saya. Menurut saya, memberikan yang terbaik untuk bayi saya adalah salah satu wujud syukur kami atas kehadirannya.

Bagi saya, aktivitas paling menyenangkan dengan bayi kecil ini adalah menyusui dan memandikannya. Saat itu karena pengalaman pertama menjadi ibu, memandikan pasti menjadi aktivitas yang menegangkan. Saya juga sempat merasa takut, tetapi setelah diajari oleh Mama, saya pun berani. Ternyata memandikan Lana mudah dan menyenangkan, saya merasa menikmati momen-momen istimewa dengan Lana, saya seperti sedang berkomunikasi dengannya, serta memberi rasa nyaman dan aman pada Lana.

Sekarang Lana sudah tumbuh besar menjadi balita cantik yang makin mandiri. Bayi mungil yang dulu sangat tergantung pada saya, kini sudah beranjak besar. Saya sangat bersyukur bisa terus mendampinginya selama ini, dan semoga untuk seterusnya. Mendampingi Lana saat menginjak masa kanak-kanak, remaja, dewasa, dan semoga bisa menyaksikannya saat-saat ia menggendong bayi mungilnya sendiri. Sebentar lagi Lana juga akan menjadi seorang kakak, hal yang pasti tidak mudah baginya. Namun saya siap membimbing Lana agar bisa menjadi kakak yang baik untuk adik dalam kandungan saya ini. Kehamilan kedua ini pasti akan menambah kebahagiaan saya sebagai seorang ibu, kebahagiaan penuh syukur atas kepercayaan dari Tuhan untuk merawat dan membimbing titipan-Nya. I feel so blessed.

Yuk mama, kita ikuti diskusi seru tentang momen di Being Blessed as a Mother sini.

13 Comments

  1. eka
    Eka Wulandari Gobel October 25, 2012 at 6:05 am

    iPeh, terharu deh baca pengalaman melahirkan lana-nya. sehat2 yaa bunda ipeh, lana & bayi dalam perut.. Iyay juga! :)

    1. ipeh
      Musdalifa Anas October 29, 2012 at 6:57 pm

      Makasih ceu eka. Amin doakan ya sehat-sehat terus

  2. gabriella
    Gabriella Felicia October 25, 2012 at 7:18 am

    Wah, mengharukan sekali… memang ya perasaan saat pertama jadi ibu itu sulit dilukiskan dengan kata-kata…

    1. ipeh
      Musdalifa Anas October 29, 2012 at 7:00 pm

      Banget La. Hebat banget ya perjuangan jadi ibu :)

  3. Kira Kara
    Bunda Wiwit October 25, 2012 at 8:55 am

    I feel you mamaa… semoga calon adiknya Lana sehat2 yaa… *big hug*

    1. ipeh
      Musdalifa Anas October 29, 2012 at 7:01 pm

      Amin. Kalian juga ya sehat-sehat terus. *kecup untuk si kembar cantik*

  4. Sidta
    Dian Arsita Kurniawati October 25, 2012 at 9:11 am

    momen itu, waktu tangan kecilnya ngegenggam jari telunjuk mamah/ayahnya :’)
    sampe skrg masih suka bilang, “dulu tangannya sekecil ini …”

    1. ipeh
      Musdalifa Anas October 29, 2012 at 7:03 pm

      Benrer banget, kalo ngenggam kuat banget pengennya gak mau dilepasin. Mama sidta sehat-sehat terus ya sampai duedatenya nanti :)

  5. sLesTa
    shinta lestari October 25, 2012 at 12:10 pm

    momen melahirkan dan memegang anak pertama kalinya itu bener2 momen yang magical banget. mau pertama kali jadi ibu, atau kedua, ketiga, dst. it is a blessing indeed!

    samaa loh peh, selain momen menyusui, momen paling menyenangkan itu emang pas mandiin anak. dulu pas naia malah gue kekeuh mesti mandiin dia pagi (sebelom ke kantor) dan sore (pulang kantor). gak boleh dimandiin ama mbaknya, sampe naia gede!

    sekarang dengan 2 anak, emang jadinya rada susah untuk bisa kayak gitu, tapi kalo weekend, gue jadinya posesif, mesti gue yang mandiin dua2nya, diceburin dua2nya ke bathtub hahah.. seruuu!

    btw, lana waktu kecil mukanya bedaaa banget ya ama sekarang.

    1. ipeh
      Musdalifa Anas October 29, 2012 at 7:08 pm

      Iya gue sangat menikmati momen memandikan Lana waktu masih bayi, seru merhatiin mukanya, bersihin rambutnya :)

      Kebayang serunya langsung diceburin di bathtub :).
      Kata orang-orang juga gitu Shin, waktu kecil kek gue, sekarang mirip iyay.

  6. ninit
    ninit yunita October 25, 2012 at 5:09 pm

    beneeer banget!
    mandiin anak pertama itu bikin deg2an banget! tapi sekalinya udah ‘kepegang’ seneng banget rasanya :)

    lana lucu banget deh waktu masih baby! sekarang tambah cantik.

    siap2 meluncur ke thread ahh…

    1. ipeh
      Musdalifa Anas October 29, 2012 at 7:11 pm

      Makasih bi Ninit, lana hapal banget nama bi Ninit, bundanya kaka alde :)

      Threadnya seru ya, terharu baca posting mama semuanya.

  7. Honey Josep
    Honey Josep November 30, 2012 at 7:43 pm

    :’)

    tfs Ipeh :) *kangen ih*

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.