Berlibur ke Ocean Dream Samudra

Shinta_daniel

Belum lama ini kantor saya mengadakan acara family gathering di Ancol. Kami mendapatkan kesempatan untuk menikmati tiga tempat yang sudah dipesan khusus selama satu hari penuh yaitu Dunia Fantasi, Atlantis, dan Ocean Dream Samudera (ODS – dulu Gelanggang Samudera)

Family gathering ini beberapa kali diadakan di Ancol, tapi saya baru pertama kali mengajak keluarga ke acara ini. Saat ini Baron berusia 3 tahun dan kami merasa Baron sudah cukup umur untuk bisa menikmati acara di sana. Setelah berdiskusi dengan suami dan mengatur strategi, akhirnya kami memutuskan untuk berangkat ke Ancol bersama Baron dan pengasuhnya. Sebelumnya, saya cari info dari teman-teman kantor mengenai kondisi di sana. Karena keterbatasan waktu, kondisi cuaca, dan jenis permainan yang dapat dinikmati batita, akhirnya kami memutuskan untuk menikmati Ocean Dream Samudera saja.

Rencana awal kami akan berangkat pagi, tapi akhirnya kami baru berangkat pukul 11 siang dan tiba di Ancol pukul 13.00. Setelah 1/2 jam mencari parkir, menukar tiket rombongan dan diberi cap tangan, akhirnya pada pukul 13.30 kami masuk ke gerbang baru ODS. Ini adalah pertama kali saya datang lagi ke ODS setelah +- 30 tahun :).

Sepintas, menurut saya ODS saat ini banyak berubah dan cukup baik fasilitasnya. Ditandai dengan gerbang baru yang lebih besar dan megah, desain bangunan makin modern, banyak pepohonan untuk berlindung, banyak bangku untuk duduk/istirahat, papan penunjuk cukup jelas, banyak petugas yang siap membantu, ada beberapa gerai makanan dan minuman untuk pengunjung yang tidak membawa bekal, tetapi fasilitas toilet yang tetap harus ditingkatkan kebersihannya dan mushola.

Namun, karena siang itu panas cukup menyengat dan udara/angin laut membuat kulit terasa kering, kami berempat merasa kurang nyaman dan banyak minum. Suhu udara mulai dingin dan angin sepoi-sepoi baru muncul pada pukul 15.30.

Wahana yang ada di ODS terdiri dari:

  1.  Scorpion Pirates
  2.  Lumba-Lumba
  3.  Theater 4D Spongebob squarepants
  4.  Dora
  5.  Pentas Aneka Satwa
  6.  Underwater show
  7.  Singa laut dan pentas burung

Kami hanya sempat menikmati tiga wahana karena terbatasnya waktu, yaitu:

1. Scorpion Pirates
Merupakan pertunjukan action stuntman yang bercerita tentang keseruan dalam film Disney Jake and the Neverland Pirates. Di pertunjukan ini banyak adegan perkelahian yang dikemas ala komedi, atraksi jetski/boat meloncat, meluncur, ngebut dan tenggelam di danau buatan, suara tembakan, api dan bom yang cukup kencang untuk menambah ketegangan penonton.

Tempatnya di-setting seperti sarang penjahat di pinggir danau lengkap dengan dak kapal, menara pengawas, tong-tong minyak/besi-besi berserakan, semak-semak, kawat, gubuk, dll. Kesannya kumuh, kotor, tidak terawat, gosong mirip seperti sarang penjahat di film tersebut.

Untuk menambah keseruan, pemain jetski kadang beraksi cukup ekstrem yang menyebabkan air danau menyemprot ke arah bangku penonton, sehingga banyak yang basah kuyup. Di area tertentu memang sudah ditandai dengan tulisan ‘area basah’ dan sebelum acara dimulai, operator sudah memberi peringatan akan hal tersebut, sehingga kalau tidak mau basah-basahan harus pindah ke area lainnya, kecuali tempatnya sudah terisi penuh.

Beberapa anak perempuan menangis karena kaget mendengar dentuman senjata, bom dan petasan yang cukup kencang. Disarankan agar yang berpenyakit jantung tidak menonton acara ini.

Karena banyak adegan berbahaya (walaupun hanya pura-pura) seperti pukul-pukulan, tembak-tembakan, menjatuhkan diri dari atas menara ke danau, dll, disarankan bagi orangtua untuk memberikan pengertian kepada anaknya untuk tidak meniru adegan dalam pertunjukan ini.

Baron sangat senang menonton Scorpion pirates, apalagi ada atraksi jetski dan boat kegemarannya. Alhamdulillah ia bisa tenang dan tidak rewel/nangis sampai pertunjukan selesai.

2. Lumba-lumba
Pertunjukan lumba-lumba diawali dengan film edukatif pada layar giant LED tentang anak di sebuah desa nelayan yang bercita-cita menjadi pelatih lumba-lumba. Dalam film tersebut diceritakan bahwa untuk mencapai cita-cita seorang anak harus rajin belajar, mencintai alam dan lingkungan, sayang pada hewan terutama lumba-lumba. Secara singkat, diceritakan pula apa itu lumba-lumba, apa bedanya dengan ikan, bagaimana kehidupan lumba-lumba saat ini dan bagaimana cara melestarikan lumba-lumba agar tidak punah. Di akhir cerita, penonton dihimbau untuk selalu melestarikan alam dan lingkungan, terutama menjaga ekosistem lumba-lumba.

Tempatnya masih sama persis seperti dulu waktu saya masih kecil, hanya saja kapasitasnya diperbesar dan ditambah giant LED.

Atraksi lumba-lumba juga masih sama seperti dulu, dimulai dengan meloncat-loncat, menari-nari, menghitung angka, bermain bola, loncat di lingkaran, berenang dan bermain bersama pelatih, bersalaman, melambaikan sirip ke penonton dll. Di akhir acara, penonton diberi kesempatan berfoto dengan memberikan tips sukarela.

3. Singa laut
Pertunjukan singa laut juga masih sama seperti dulu. Singa-singa laut yang sudah terlatih, sangat pintar berhitung, membawa bola, berenang, tepuk tangan, dll.

Tapi ternyata Baron kurang menikmati pertunjukan singa laut ini, mungkin karena sudah terlalu capek. Pada saat singa laut beraksi, Baron malah mengajak kami pulang.

Di ODS juga disediakan permainan bouncing castle. Cukup dengan membayar Rp15.000,- anak-anak boleh main sepuasnya. Baron lebih tertarik bermain di bouncing castle ini daripada menonton pertunjukan. Begitu masuk, Baron langsung lari kesana kemari, memanjat, perosotan, masuk terowongan, pukul-pukul sak, loncat-loncat, tertawa-tawa, dan berteriak-teriak bersama anak-anak lain. Puas main +- 20 menit sampai berkeringat. Kalau tidak diingatkan oleh bapaknya mungkin belum mau berhenti.

Selesai menonton pertunjukan, kami istirahat dulu di pinggir kolam ikan, makan sore sambil menikmati semilir angin yang cukup sejuk. Akhirnya bisa juga kami menikmati segarnya udara Ancol. Selesai makan dan istirahat, tepat pukul 17.00 kami pulang.

Secara umum, saya cukup senang berlibur dan mengajak keluarga ke ODS dan bila ada kesempatan, mau coba nonton pertunjukan lainnya.

Tips untuk berlibur ke ODS:

  • Agar persiapan lebih matang, cek website Ancol terlebih dulu untuk melihat harga tiket (tiket masuk Ancol dan tiket wahana) dan jadwal pertunjukan.
  • Datang sepagi mungkin agar tidak terlalu mengantre, mudah dan dekat cari tempat parkir, serta dapat menikmati seluruh pertunjukan.
  • Bawa bekal makanan/minuman secukupnya, karena sepengetahuan saya, tidak diizinkan membawa makanan/minuman dari luar (kecuali makanan/minuman untuk bayi/balita). Tapi nggak perlu kuatir karena di ODS dan sekitarnya banyak gerai makanan/minuman seperti fried chicken, popcorn, japanese food, indonesian food, ice cream, bubble drink, snacks, dll.
  •  Sesampainya di ODS, pelajari dulu jadwal pertunjukan dan peta lokasi ODS agar tidak bolak-balik terlalu jauh dan masih ada jeda waktu tunggu untuk istirahat dan makan/minum.
  •  Untuk yang membawa bayi/balita, disarankan membawa stroller dan payung/topi/pelindung panas.
  • Gunakan pakaian senyaman mungkin, sunblock/body lotion/water spray untuk menghindari kulit kering, jangan lupa bawa baju ganti.

Semoga pengalaman kami bermanfaat untuk Urban Mama yang ingin berlibur ke Ocean Dream Samudra. Selamat berlibur.

5 Comments

  1. siska.knoch
    Siska Knoch October 28, 2013 at 8:03 am

    Baron kelihatan happy banget ya mbak shin :) dan kalo baca agendanya cukup seru ya,
    boleh nih dicoba ngajakin migu kesana. tfs mba shintaa :*

  2. Shinta_daniel
    Shinta Daniel October 28, 2013 at 11:07 am

    ayoo Migu ke ancol nonton lumba-lumba… seruu kok, tapi Baron lebih suka main yg sifatnya adventurer, main di bouncing castle sampe keringetan gembrobyos kotos-kotos qkqkqkqk…

  3. cindy
    cindy vania October 28, 2013 at 9:35 pm

    Waah,Baron happy banget mbak.. ODS tempatnya seru banget,kapan2 kalo mudik mau ajak anak2 ke ODS ah,mereka lagi tergila2 sama lumba-lumba soalnya :)

    TFS mbak Shinta :)

  4. eka
    Eka Wulandari Gobel October 29, 2013 at 2:16 pm

    seru banget! ke sana waktu masih kecil duluuu hihihi… thank u, tipsnya mama shinta, jadi pede nih bawa anak2 ke sana :)

  5. eL-eL
    eL-eL October 31, 2013 at 9:21 am

    Kantorku gathering di Ancol awal tahun ini, dan sama, pilih ke ODS juga :). Waktu itu Fathia baru 18 bulan, dan kayaknya belum bisa bener-bener menikmati juga hehehe. Lebih suka jalan-jalan bebas. Lihat singa laut, bawaannya mau keluar aja. Lihat lumba-lumba, lebih heboh merhatiin anak-anak penonton lain. Di teater 4-D, dalam keadaan gelap dan kursinya goyang-goyang, eh malah ketiduran dalam dekapan :D.

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.