Breastfeeding Jaundice

aldilenggana
Have question for our experts ?
Feel free to ask them here!

Kuning dalam istilah dunia kedokteran disebut sebagai jaundice atau ikterus menunjukkan pewarnaan kuning pada kulit, mukosa mata dan mukosa lain sebagai akibat penumpukan bilirubin yang berlebihan (hiperbilirubinemia). Kuning sering ditemukan pada sekitar 60% bayi baru lahir yang sehat pada usia kehamilan ≥ 35 minggu.
Hiperbilirubinemia umumnya normal, hanya 10% yang berpotensi menjadi patologis.

Hiperbilirubinemia akan mengarah pada kondisi patologis jika:
(1) Timbul pada saat lahir atau pada hari pertama kehidupan.
(2) Kenaikan kadar bilirubin berlangsung cepat (> 5mg/dL per hari).
(3) Bayi prematur.
(4) Kuning menetap pada usia 2 minggu atau lebih dan
(5) Peningkatan bilirubin direk >2 mg/L atau >20% dari bilirubin total.

Pembentukan bilirubin sendiri yakni dari pemecahan antara heme dan globin (hemoglobin). Dari heme tersebut akan dioksidasi membentuk senyawa yang dinamakan biliverdin. Bileverdin tersebut akan mengalami proses degradasi menjadi bilirubin (indirek/unconjugated). Bilirubin indirek tersebut akan diambil dan dimetabolisme didalam hati menjadi bilirubin direk/conjugated dengan bantuan protein albumin. Kemudian bilirubin direk akan dieksresikan kedalam sistem bilier (empedu). Proses minum pada bayi akan merangsang pengeluaran empedu kedalam duodenum (usus 12 jari). Bilirubin direk kemudian akan dipecah menjadi sterkobilin (feses) dan urobilinogen (urin). Dan sebagian kecil bilirubin direk akan kembali didekonjugasi oleh enzim (β-glukoronidase) yang terdapat pada epitel usus kembali menjadi bilirubin indirek dan kembali lagi ke hati.

Keberhasilan proses menyusui ditentukan oleh faktor ibu dan bayi. Hambatan pada proses menyusui dapat terjadi karena produksi ASI yang tidak cukup atau ibu kurang sering memberikan kesempatan pada bayinya untuk menyusui. Salah satu masalah hiperbilirubinemia yang berhubungan dengan pemberian ASI adalah breastfeeding jaudice (BFJ). Penyebab BFJ adalah kekurangan asupan ASI yang mana biasanya timbul pada hari ke-2 dan ke-3 dimana saat itu kadar ASI belum banyak. BFJ tidak memerlukan pengobatan dan atau tidak perlu pemberian air putih atau air gula. Bayi yang sehat akan mempunyai cadangan cairan dan energi yang dapat mempertahankan metabolismenya selama 72 jam.


Nomor Gejala/Tanda Keterangan
1 Awitan Usia 2-5 hari
2 Lama 10 hari
3 Volume ASI Kurang sering diberi ASI/ ASI masih sedikit (sering pada anak pertama).
4 Buang Air Besar Tertuda dan jarang
5 Kadar Bilirubin Paling tinggil 15 mg/dL
6 Pengobatan Tidak ada (jarang terapi sinar)
7 Berhubungan Dengan Penambahan air gula atau air putih, prematuritas

Bila bayi dengan BFJ memerlukan terapi sinar, maka bayi tersebut tetap mendapatkan ASI selama proses terapi. Tatalaksana yang dilakukan meliputi:

(1) Pementauan jumlah ASI yang diberikan apakah sudah mencukupi atau belum.
(2) Pemberian ASI sejak lahir dan secara teratur minimal 8x sehari.
(3) Pemberian air putih, air gula dan formula pengganti tidak diperlukan.
(4) Pementauan kenaikan berat badan serta frekuensi BAB dan BAK.
(5) Jika kadar mencapai > 15mg/dL maka perlu dilakukan penambahan volume cairan dan stimulasi pemberian ASI dengan melakukan pemerasan payudara.
(6) Jika kadar bilirubin mencapai >20 mg/dL maka perlu dilakukan terapi sinar.

Kesimpulan
BFJ merupakan salah satu masalah yang kadang sering didapatkan ada bayi baru lahir. Tatalaksana BFJ sendiri yakni lanjutkan pemberian ASI dan jarang memerlukan terapi sinar. Bilamana bayi terkena gejala kuning, maka tidak perlu panik dan tetap lanjutkan pemberian ASI. Bilamana bayi menjadi lemah dan tidak mau menyusui, gerak dan tangisnya berubah menjadi tidak kuat seperti sebelumnya, maka segera bawa bayi ke sarana kesehatan untuk mendapat pemeriksaan lebih lanjut.

Semoga bermanfaat.

5 Comments

  1. cindy
    cindy vania November 12, 2014 at 3:14 pm

    wah artikelnya bagus sekali,terimakasih banyak Pak Rinaldi,saya jadi tau banyak mengenai BFJ ini :)

  2. ZataLigouw
    Zata Ligouw November 14, 2014 at 6:44 am

    sama dengan Cindy, saya juga baru tau lebih banyak tentang BFJ ini. Makasih informasinya ya, dok..

  3. desei
    desei November 19, 2014 at 11:29 am

    anak saya waktu umur 4 minggu bilirubinnya di angka 13,8. disinar 2×36 jam cuma turun 2 poin jadi 11,6. terakhir ngecek bilirubin waktu umurnya 6 minggu cuma turun jadi 8,5. dokter menyarankan untuk telaten jemur pagi dan banyak2 kasih asi. tapi sampai sekarang anak saya umur 2 bulan sklera matanya masih terlihat agak kuning di sudut2 matanya. anak saya gak pernah rewel atau demam.
    ada saran, dok?

  4. bunaghaw
    bunaghaw November 19, 2014 at 11:32 am

    Anak saya pernah Breastmilk Jaundice (BMJ), ditunggu ulasan lepkapnya ya dok.. Untung saja DSA saya pro ASI, dengan percaya diri saya tetap ASIX, alhamdulillah normal dan sehat anak saya..

  5. maminyabitya
    maminyabitya February 12, 2015 at 9:09 am

    Wah info yang bagus dan bermanfaat banget.. sesuai dengan pengalaman saya.. anak saya baby gwen (2 bulan) saat hari k2 di rs sudah menunjukan gejala kuning saat di cek billurubinnya sekitar 7 koma.. dan pada hari ke3 kuningnya makin terlihat tp dr tidak menyarankan sinar hanya jemur dan kasih asi saja. Tapi berhub baby gwen lahir di saat musim hujan alhasil kuningnya sampai terlihat jelas bahkan da sampe mata.. syok dan nangis (maklum anak p1

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.