Dia Wanita Yang Hebat dan Kuat

dieta hadi

Pertama mengenal wanita ini adalah ditempat saya bekerja, ya dia adalah teman satu kantor saya waktu itu. Wanita ini tidak ubahnya dengan saya atau wanita umumnya diluaran sana, berbadan normal dan terlihat sangat sehat, menggunakan jilbab, berkacamata dan dari bicaranya terlihat wanita yang pintar. Sebagai anak baru bekerja saat itu, saya tidak begitu banyak berinteraksi dengan dia, ya hubungan sebagai rekan kerja saja yang seiring dengan waktu hubungan rekan kerja itu berubah menjadi pertemanan. Walaupun berteman, saya tetap memanggil dia dengan sebutan “Mbak Nanik” atau lebih sering disingkat dengan “Mbak Nan” karena dari segi usia dia berada beberapa tahun diatas saya.

Seperti yang saya bilang, Mbak Nan terlihat seperti wanita biasa, dia selalu ceria, tidak pernah mengeluh dan selalu berinteraksi dengan baik dengan semua orang, tidak terlihat sama sekali bahwa dia sedang menderita sakit yang sampai saat ini belum ada obatnya untuk menyembuhkan. Ya, Mbak Nan dibalik tubuhnya yang terlihat sehat sebenernya dia sedang sakit, saya sendiri baru mengetahuinya ketika dia menceritakannya ke saya tanpa rasa sedih, kesal ataupun sebal dengan sakit yang di deritanya. Pertama mendengar ceritanya, saya sama sekali baru mendengar tentang jenis penyakit yang di deritanya, yaitu Multiple Sclerosis (MS) yaitu sejenis penyakit autoimunisasi yang menyerang saraf pusat [otak dan sumsum tulang belakang (spinal cord)]. MS berpuncak disebabkan oleh kerosakan myelin yaitu selubung pelindung yang mengelilingi saraf pada sistem saraf pusat. Pada MS, kerosakan myelin (demyelinasi) menyebabkan gangguan kemampuan serabut saraf untuk menghantarkan ‘pesan’ ke dan dari otak, yang pada akhirnya menghasilkan berbagai macam gejala MS. Lokasi terjadinya kerosakan myelin (plak atau lesi) seolah-olah sebagai kawasan (parut/luka) yang mengeras. Parut-parut atau luka-luka ini terbentuk pada otak dan tulang belakang pada tempo waktu dan kawasan yang berbeda. Secara kasarnya, istilah Multiple Sclerosis sendiri membawa maksud banyak luka atau parut. Mungkin kalian kenal artis Pepeng? yang sekarang sakit terbaring di tempat tidur? ya Pepeng pun mengidap penyakit yang sama dengan Mbak Nan. Sayangnya, penyakit MS ini sangat langka, sehingga belum ada obat untuk menyembuhkannya. Penelitian tentang MS pun masih sedikit karena membutuhkan biaya yang besar, sedangkan penderitanya sedikit. Berbeda dengan penyakit lupus yang penderitanya banyak, sehingga membuat penelitian tentang lupus bisa berjalan dan menemukan obat yang cocok.

Gejala-gejala dari Multiple Sclerosis (MS) adalah:

Gangguan penglihatan (visual disturbances) seperti :

* Penglihatan kabur.
* Penglihatan berganda/berbayang (diplopia).
* Ketidakselesaan pada mata (eye discomfort).
* Gerakan mata yang tak terkawal.
* Buta sepenuhnya (sangat jarang terjadi).

Gangguan keseimbangan dan koordinasi seperti :

* Hilang keseimbangan tubuh.
* Menggigil/gementar (tremor).
* Ketidakstabilan berjalan (ataxia).
* perasaan sedang berpusing (vertigo).
* Kaku/kejang anggota badan.
* gangguan koordinasi.

Perubahan rasa (sensation changes)

* Perasaan dicucuk.
* Kebas (paraesthesia).
* Perasaan seperti terbakar.

Gangguan percakapan

* Percakapan menjadi lambat.
* Perubahan nada.
* Sukar mengunyah dan menelan (dysphagia).

Keletihan yang berlebihan

* Perasaan lemah dan letih yang datang tidak terduga dan tidak sepadan dengan aktiviti yang sedang dikerjakan. Keletihan yang berlebihan ini adalah gejala penyakit MS yang paling umum (dan yang paling menyusahkan).

Gangguan pundi kencing dan usus besar

* Gangguan pundi kencing meliputi: sering buang air kecil, tidak dapat buang air kecil secara lancar atau sukar menahan air kecil.
* Gangguan usus meliputi: sembelit dan kadang-kadang cirit-birit.

Masalah Seksual

* Kurang kemampuan seksual (impotent).
* Kegairahan (libido) berkurang.

Sensitif terhadap panas

* Gejala-gejala semakin teruk dengan udara panas.

Gangguan Kognitif dan Emosi

* Kehilangan memori jangka pendek.
* Hilang tumpuan / konsentrasi, sukar membuat penilaian serta menyelesaikan masalah.

 Dari gejala -gejala diatas, menyeramkan bukan? saya sendiri ketika dijelaskan oleh Mbak Nan hanya bisa terdiam dan terpaku, tidak tahu harus berkata apa karena tidak ada dalam pikiran saya bahwa penyakit ini benar-benar dahsyat efeknya. Dan dari semua gejala diatas, beberapanya dialami oleh Mbak Nan. Pertama kali terserang penyakit MS adalah 10 tahun yang lalu yaitu tahun 2003, bayangkan 10 tahun penyakit ini terus bersarang di tubuhnya. Serangan pertama membuat Mbak Nan tidak bisa berjalan yang akhirnya dia sempat merasakan yang namanya lumpuh dan terbaring di bangsal rumah sakit di Yogyakarta, tidak hanya sebulan tapi hampir setahun dia di rumah sakit. Segala macam upaya tentu dilakukan, menyelamatkan dia dari lumpuh yang akhirnya dia bisa berjalan kembali, tetapi dia pun harus rela kehilangan salah satu indera matanya. Ya Mbak Nan hanya bisa melihat dengan satu mata. Bukan hanya itu, setiap hari dalam hidupnya, dia selalu merasakan nyeri yang hebat di tubuhnya, tapi apa yang dia lakukan? Dia tidak mengeluh dengan nyerinya, tapi dia mencoba menjadi teman bagi sakitnya, mencoba untuk tidak merasakan sakit yang di deritanya karena baginya dengan menjadikan sakit ini temannya, akan mempermudah dia dalam beraktifitas. Selain merasakan nyeri, keseimbangan berjalan dia juga kena imbasnya, dia bisa berjalan cepat atau berlari tetapi tidak secepat manusia normal, jalannya sedikit tertatih, tetapi tidak menyurutkan dia untuk bekerja setiap hari walaupun perjalanan rumah ke kantor tidak dekat. Setiap hari kami menggunakan transportasi KRL untuk menuju tempat kerja, tidak jarang kami tidak mendapatkan tempat duduk dan harus berdiri berdesakan di KRL, ketika ini terjadi, saya dan teman suka tidak tega melihat dia ikutan berdiri, karena kami tahu di setiap duduk saja dia menahan sakitnya, bagaimana dengan berdiri? Ingin rasanya kami meminta kursi untuk dia duduki tetapi dia selalu menolak karena ya dia terlihat sehat dan tidak seperti orang sakit, wajahnya ceria yang selalu menunjukkan dia tidak sakit, yang menyebabkan orang tidak percaya dia sakit. Akhirnya tetap saja dia berdiri dan berdesakan, dan kami hanya bisa mengajak dia bercerita dan bercanda untuk bisa melupakan sakitnya saat itu.

Saya selalu yakin, Tuhan tidak pernah memberikan cobaan diluar kemampuan hambanya, dan saya yakin Tuhan memberikan cobaan ini ke Mbak Nan pasti dengan maksud dan tujuan yang baik tanpa maksud untuk menghukum atau menyengsarakannya. Dan Kebaikan Tuhan pun selalu ada, Mbak Nan mendapatkan suami yang sangat mengerti keadaannya, sabar dan selalu mendukung untuk bisa melewati sakitnya. Ketika dia dinyatakan hamil, 9 bulan mengandung anaknya, sakit yang diderita dia setiap hari tidak pernah dia rasakan, ya sungguh, rasa nyeri di tubuh itu tidak pernah datang ketika dia hamil, sungguh karunia Tuhan sangat ajaib, karena biasanya ibu hamil selalu banyak masalah, dia diberikan kemudahan dan kelancaran oleh Tuhan. Ketika anaknya berumur 1 tahun, dia mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan S2 di Salah satu universitas Negeri di Jakarta, selesai dengan hasil yang mengagumkan yaitu cum laude. Sungguh, di sakit yang dia derita, dia masih bisa memberikan yang terbaik untuk dirinya sendiri. Awal bulan kemarin dia sempat masuk rumah sakit karena MS menyerang lagi, tetapi dia tidak pernah mengeluh dan tahu bahwa ini harus dilewati dan dilawan agar dia bisa sembuh.

Mbak Nan, kamu wanita yang sungguh hebat dan kuat di mataku, banyak hal dan pelajaran yang aku dapat darimu, menjadi istri, ibu yang sehat adalah segalanya agar bisa memberikan yang terbaik bagi keluarga. Dari mu aku belajar, bahwa sehat adalah hal yang sangat mahal dan harus diraih, ketika sakit bukan harus disesali, tetapi harus berusaha dilawan untuk menjadi sehat. Cepat sembuh ya Mbak, doa ku selalu bersamamu.

10 Comments

  1. ZataLigouw
    Zata Ligouw September 12, 2013 at 7:10 am

    ceritanya mengharukan…thanks for sharing ya agwina…

  2. Kira Kara
    Bunda Wiwit September 12, 2013 at 11:51 am

    dieta, ceritanya bener-bener inspiring… thanks for sharing. Sampaikan do’a kami semua untuk Mbak Nan yaa.. Semoga selalu diberkahi kekuatan dan kesehatan untuk mendidik anaknya :)
    *ambil tissue*

  3. donaspeed
    dona September 12, 2013 at 1:27 pm

    hebat…untungnya masih ada orang2 hebat seperti Mbak Nan ini, semoga terus diberi semangat juang Mbak!

  4. realita
    Lita Riyanti September 12, 2013 at 3:58 pm

    ‘berteman dengan sakitnya’ she must be a very tough warrior^_^ Sukses buat Mbak Nan, smoga Allah kasih kekuatan untuk selalu bertahan demi org2 terkasih. Mbak Dieta: Thanks for sharing this inspiring story *terharu*

  5. ninit
    ninit yunita September 13, 2013 at 8:58 am

    luar biasa banget yaaa mbak nan ini :’) huhuhu… one in a million! salam yaaa diet kalo ketemu mbak nan.

  6. amaliarahmah
    Amalia Rahmah September 17, 2013 at 6:10 am

    terharuu bacanyaa.. semoga menginspirasi banyak wanita, ibu, dan istri :)
    nice article.

  7. vie2heroes
    Vivie Pambudi September 19, 2013 at 4:29 pm

    So inspiring…

    Salam buat mbak Nan, semoga lekas sembuh.

  8. mamadino
    Angie Renata September 21, 2013 at 2:06 pm

    Hebat banget ya Mbak Nan…terharu bacanya, makasih yaa Dieta udah sharing, mudah2an semangatnya Mbak Nan menular juga ke sini *amiin*

  9. Ibunya DzakyFai
    Fitri anita October 2, 2013 at 2:37 pm

    Heubat mbak nan

  10. noveyu
    noveyu November 6, 2013 at 10:05 am

    semangat ya mbak…terimakasih untuk sharingnya

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.