Faber-Castell Finger Printing Art

naniyusuf

Aisha (2y2m) seperti kebanyakan anak pada umumnya suka sekali corat-coret, menggambar, dan mewarnai. Setelah “wall of art” yang kami khususkan sebagai tempat untuk dia corat-coret penuh dan crayonnya banyak yang patah, dia mulai agak bosan dengan aktivitas ini dan lebih suka menonton vcd lagu-lagu anak.

wall of art

Suatu hari, saat kami berbelanja mingguan, kami melihat-lihat booth Faber Castel yang sedang mengadakan promosi dan tiba-tiba langsung tertarik dengan produk “Faber Castell Finger Printing Art”. Wah kayaknya bakalan seru nih, tidak hanya mewarnai atau corat-coret yang biasa saja.

Faber Castell Finger Print Art

Sesampainya di rumah, Aisha langsung heboh dan minta segera “praktik” dengan ‘mainan’ barunya, dan ternyata benar-benar seru! Untuk mama yang kurang kreatif seperti saya ada Art Book dan DVD panduannya. Jadi untuk tahap awal aktivitas ini ada banyak contoh gambar yg bisa kita tiru. Tentu saja setelah banyak membuat gambar-gambar kita bisa mengeksplorasi bentuk dan gambar menjadi lebih beragam.

Asyiknya mainan ini adalah cara pakainya yg dengan menekankan jari pada palet warna kemudian kita pindah tekankan jari kita di kertas gambar, lalu dengan spidol kita bisa mengekspresikan sidik jari kita itu menjadi beragam bentuk gambar. Faber Castell tentu juga menggunakan bahan yang aman bagi anak, pewarna yang digunakan adalah pewarna makanan, mudah sekali dibersihkan dengan air atau tisu basah, bahkan ketika warna-warni di spon paletnya tercampur-campur juga mudah sekali dibersihkan dengan tisu basah, jadi kita bisa mencampur-campur berbagi warna di jari kita dengan bergantian menekankan jari ke spon yg warna yg berbeda kemudian spon dibersihkan  agar kembali ke warna aslinya. Kalau cairan warna di spon habis tersedia juga refillnya (dijual terpisah).

Selain berkreasi dengan finger print, Aisha juga suka sekali membuat palm & foot print. Kita juga bisa menggunakan tutup botol bekas untuk membuat lingkaran, atau sperti yg sering saya lakukan semasa TK dulu dengan batang/pelepah daun pisang bisa membuat bentuk-bentuk lucu. Saat ini karena umurnya masih 2 tahun jadi tentu kebanyakan Bubu yang menggambar, sedang Aisha hanya menempelkan sidik jarinya lalu minta digambar menjadi bentuk yang dia mau, “Bubu bikin orang-orangan, bikin burung, ayam, ulat, bebek,” seru Aisha.

Menyenangkan sekali!

8 Comments

  1. ninit
    ninit yunita September 4, 2012 at 8:44 am

    ih ini favorit alde arza juga loh!
    seru banget kalo udah finger printing :) tapi harus rajin2 lap jari biar warnanya ga kecampur2.

    1. naniyusuf
      nani yusuf September 4, 2012 at 4:12 pm

      wahh toss dong mas Alde n mas Arza,tp pasti udah pinter2 ya bikin sesuatu bentuk sendiri. Aisha masih harus Bubunya yg kreatif…^^

  2. netta
    netta September 4, 2012 at 12:00 pm

    waaa… baru tau ada ini, seru ya :D
    mau nyari juga ah…
    TFS mbak :)

    1. naniyusuf
      nani yusuf September 4, 2012 at 4:13 pm

      iya mom,,seru bgt! ;)

  3. Kira Kara
    Bunda Wiwit September 4, 2012 at 3:21 pm

    waa.. seruu kayaknya.. bbrp lalu saya bikin sendiri (DIY) buat KI-KA. mungkin kalo pake ini lebih simple kali yaa.. tanpa perlu ada air warna-warni tercecer dimana2.. :D TFS

    1. naniyusuf
      nani yusuf September 4, 2012 at 4:15 pm

      saya malah kepikiran DIY bikin refill nya sendiri biar lebih irit.jd tinggal dituang ke sponge nya itu….hihi

  4. bethesdita
    bethesdita tarigan February 21, 2013 at 12:20 pm

    hehe, telat banget baca review ini, lucu banget.. tfs mbak nani :)

  5. Honey Josep
    Honey Josep February 28, 2013 at 2:03 pm

    wah lucu banget, ada roket!

    seru ya…. coba ah di rumah bareng Darren :)

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.