Family Time: Running Races

Lilik

Sejak tahun lalu suami saya menambah olah raganya dengan lari. Lari memang baru menjadi trend sepertinya, ya? Saya masih setia dengan bersepeda. Saat itu saya membuat perjanjian dengan suami, kalau weekend suami akan lari di hari Sabtu, maka hari Minggu-nya tetap bersepeda sehingga acara me-time kami berdua tidak berubah. Dari kebiasaan lari di fitness center, kemudian tiap akhir pekan lari keliling komplek, suami saya-pun akhirnya juga sering ikutan race lari. Makin hari medali larinya sudah mulai berserakan. Anak-anak pun paling gembira menyambut ayahnya pulang dari race, ada ritual ikutan berfoto dengan medali ayahnya.

Awal tahun ini, melihat suami yang kelihatan enjoy berlari, lama kelamaan saya ingin mencoba juga ikutan berlari. Tetapi tetap tidak terbayangkan apakah saya akan kuat, secara waktu dulu bersekolah, olahraga berlari paling saya hindari. Saya ingat kembali awal saya menekuni naik sepeda, dari jarak 5 km lama-lama sekali jalan 40 km akhirnya bisa saya jalani. Bertekad dari hal tersebut, akhirnya saya mulai mencoba berlari setiap weekend. Untuk lebih memotivasi, saya ajak kakak Shafa dan mas Hafiz turut berlari dengan iming-iming ikutan race. Race incaran pertama saya adalah Run for Love yang diadakan Februari lalu oleh The Urban Mama. Saya bilang kalau anak-anak rajin ikut berlari setiap weekend dan kuat dua kali putaran komplek (sekali putaran sekitar 2 km), akan saya daftarkan untuk ikut Run for Love tersebut. Tentunya saya motivasi dengan akan mendapat medali juga seperti medali-medali ayahnya.

Run For Love, The Urban Mama
Alhamdulillah, race pertama kami berjalan lancar. Anak-anak sangat senang menerima medali race pertamanya, begitu juga bundanya. Dari race pertama ini, akhirnya kami ketagihan mengikuti race berikutnya. Sampai sekarang kami sudah mengikuti 5K Run For Love, 10K Pocari Sweat Run, 5K Samsung Run Series #1,  serta 10K Halo Fit Run.
Samsung Run Series #1

Yang paling berkesan adalah waktu pertama kali ikut race 10K di Pocari Sweat Run. Kuat tidak ya kami bertiga? Rekor latihan tiap minggunya anak-anak baru jarak 5K. Alhamdulillah kami bisa menyelesaikan 10K pertama kami. Bahkan sewaktu di garis finish, beberapa orang menyapa mas Hafiz dan begitu tahu ini race 10K pertamanya, langsung menyalami dan memeluknya. Mas Hafiz senang dan bangga sekali!

Mas Hafiz di Halo Fit Run

Apakah setelahnya anak-anak rajin lari tiap minggu ? Ya tidak juga. Saya sadar di sekolah sebenarnya aktivitas olahraga mereka sudah lebih dari cukup, masih ditambah kakak Shafa ikut kegiatan basket dan mas Hafiz yang berenang dua kali dalam seminggu. Hanya saja kalau kami memang berencana mengikuti suatu race, anak-anak dengan sadar berlatih lebih tekun setiap hari Sabtu atau Minggu sebelum race dimulai. Biasanya kalau ikut race, kakak Shafa akan berpasangan dengan ayahnya, sedangkan mas Hafiz dengan bundanya. Oh ya, di foto-foto race kami tidak ada sama sekali foto kakak Shafa. Hiks konon kakak tidak mau difoto karena terlalu mainstream photo lari dan diupload di social media. Bakal menjadi catatan sendiri menghadapi ABG kami ini.

Kami minus kakak di HaloFitRun

Semua pasti setuju kalau olahraga, apapun itu, pasti banyak manfaatnya bukan? Dengan berlari bersama, kami mencoba menambah bonding dengan anak-anak. Menyemangati mereka untuk tidak mudah putus asa. Kalau pun capek, jalan juga tidak apa-apa. Yang penting adalah mereka menyelesaikan apa yang mereka putuskan sendiri untuk memulai.  

Our Family Medals

Sekarang anak-anak sering bertanya: kapan ada race lagi? Ternyata mereka semangat mengumpulkan medalinya. Semoga dengan family time ini, kami lebih dekat satu dengan lainnya dan lebih penting lagi menjadi lebih sehat jasmani dan rohani, insha Allah. 

9 Comments

  1. Inayati
    Inayati July 10, 2014 at 4:56 am

    waah asyik ya lilik bisa lari sekeluarga, semoga sukses di race race selanjutnya yaa

  2. ZataLigouw
    Zata Ligouw July 10, 2014 at 7:16 am

    ahaha iya sama Lik, anak2 juga paling seneng kalo orangtuanya ikut race karena bisa ikutan keseruannya, dari mulai berangkat subuh sampe foto2 dengan medali :)

    wah jadi race pertamanya bunda, Shafa dan Hafiz, Run for love, ya? kereenn!

  3. ninit
    ninit yunita July 10, 2014 at 7:30 am

    woohoo keren banget lik, jadi rajin ikut race :)
    seneng deh baca artikelnya… kapan2 kita lari bareng dong lik sama mama runners :) kan seruuu…

  4. sLesTa
    shinta lestari July 10, 2014 at 10:38 am

    keren banget lari sekeluarga yaa.. seruu!! duh kakak shafa udah abg ga mau difoto ya? anakku belom abg aja udah ga mau difoto juga, lebih prefer jadi tukang fotonya dia.

  5. cindy
    cindy vania July 10, 2014 at 9:55 pm

    ya ampuunn keren banget sih keluarga yang satu ini,racenya jadi rame ya sekeluarga gitu :)

    bener kata teteh ninit,kapan2 ikut lari bareng mama runners dong :)

  6. eka
    Eka Wulandari Gobel July 12, 2014 at 12:10 am

    Keren banget, keluarga ini. Seru yaa… mas H hebat deh, bbrp kali jd finisher 10k. Yuk, kapan2 kita lari bareng mamarunners.

  7. Lilik
    Lilik July 14, 2014 at 8:41 am

    wah terimakasih banyak komen2nya mama2 semuanya.

    @inayati, aamiin, thanks mbak ;-)
    @Zata, iya anak2 semangat biarpun harus berangkat pagi2 banget heheh. Thanks to TUM jadinya Run for Love adalah race pertama kami.
    @Ninit, thanks teh, smoga ya bisa ikutan mama runners wlpun yakin bakalan jd si bontot paling belakang :)
    @Shinta, hiks iyaa kakak Shafa samsek ga mau diphoto, terlalu mainstream katanya :) tp mau ikutan race aja udh seneng bgt deh hehehe
    @Cindy, tks ya, smoga bisa nih lari ama mamarunners ;-)
    @Eka, thanks Eka, sipp mudah2an ada kesempatan lari bareng mamarunners yaa.

  8. anggiabonyta
    Anggi July 15, 2014 at 12:59 pm

    huaa hebat banget keluarga yang satu ini! *salut!!!! *kasih semua jempol :)

  9. rainiw
    Aini Hanafiah July 16, 2014 at 9:38 am

    Kereeenn, pengen banget deh nanti di Indo bisa ikutan race sekeluarga kayak gini :D Sukses yaa Shafa & Hafiz di lomba2 lari selanjutnya!

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.