Gastroenteritis pada Anak

Beberapa waktu lalu, anak saya Logan tiba-tiba muntah dan kemudian diikuti diare. Sebelum ini, Liam (kembaran Logan) pernah mengalaminya saat berusia sebelas bulan. Pada waktu itu kami sedang berlibur ke luar kota pula. Jadi sempat dirawat semalam di rumah sakit karena keterbatasan perbekalan.

Diare selalu membuat saya panik. Walaupun angka kematian anak yang disebabkan diare telah menurun dalam dua dekade terakhir, diare merupakan penyebab kematian anak nomor dua di dunia setelah pneumonia. 

Gastroenteritis adalah infeksi pada usus atau perut yang disebabkan oleh beberapa jenis virus dan bakteri. Secara awam kadang disebut stomach flu. Gastroenteritis bisa menyebabkan mual, muntah, diare, terkadang demam menyertai penderitanya.

Penyebab Gastroenteritis

Ada berbagai macam virus yang bisa menyebabkan gastroenteritis, tetapi ada dua jenis virus yang paling umum menjadi penyebabnya:

  • Rotavirus: Virus yang menular melalui mulut ini cenderung menginfeksi bayi dan anak-anak karena mereka sering memasukkan jari tangan atau benda yang sudah terkontaminasi ke dalam mulut.
  • Norovirus: Virus ini sangat mudah menginfeksi daan menular ke siapa pun, baik dewasa maupun anak-anak. Makanan dan air yang terkontaminasi menjadi media utama penyebaran virus ini.

Diagnosis Gastroenteritis

Dokter biasanya mendeteksi dari gejala-gejala yang dialami, serta melalui pemeriksaan fisik. Namun jika diperlukan, dokter bisa menganjurkan tes feses yang berguna untuk menentukan jenis virus yang menjadi penyebab.

Pengobatan Gastroenteritis

Tujuan utama pengobatan gastroenteritis untuk mencegah terjadinya dehidrasi, bukan memampatkan. Obat pemampat diare dapat memperlambat gerak usus sehingga virus justru lebih lama berada dalam tubuh. Selain itu, obat ini dapat memperparah luka di lapisan dalam usus dan menyebabkan cairan dan garam tertahan di dalam saluran usus tanpa diserap kembali oleh tubuh sehingga anak dapat mengalami dehidrasi tanpa disadari kerena tidak adanya diare yang terlihat. Jika dehidrasi yang dialami cukup parah, penderita mungkin perlu dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan cairan melalui infus.

Untuk membantu meringankan gejala gastroenteritis Logan, beberapa hal inilah yang saya lakukan:

  • Memberikan Oralit untuk membantu rehidrasi. Obat ini mengandung elektrolit dan mineral yang diperlukan oleh tubuh. Pastikan selalu untuk mengikuti aturan pakai yang tertulis pada kemasan.
  • Upayakan untuk selalu meminum lebih banyak cairan.Jika anak lebih suka berbaring, bisa mengunakan sedotan untuk mempermudah
  • Gunakan lebih banyak waktu Logan kemarin memang saya minta untuk beraktivitas saja di atas kasur. Seperti menggambar atau baca buku.
  • Ketika mual sudah mereda, boleh diberikan makanan sedikit-sedikit dan mudah dicerna, seperti pisang atau
  • Mengoleskan minyak atsiri (essential oil) yang tepat. Saya mengoleskan digize dan lemongrass pada perut, dan mengoleskan thieves di sepenjang tulang belakang, serta peppermint di telapak kaki. 

Segera hubungi dokter jika anak mengalami hal-hal berikut:

  • Tidak mau minum atau tidak dapat mempertahankan cairan yang diminum karena muntah setiap kali minum.
  • Buang air kecil lebih jarang daripada
  • Mulut kering atau bibir pecah-pecah.
  • Air mata sedikit atau tidak ada saat menangis.
  • Tidur terus-menerus dan sulit dibangunkan.
  • Kulit terlihat kering keriput.
  • Tangan dan kaki dingin.
  • Pada bayi yang ubun-ubun depannya masih terbuka, akan teraba cekung.

Berikut yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan infeksi usus, terutama kepada saudara kandung si kecil di rumah:

  • Mencuci tangan. Gunakan sabun dan bilas dengan air bersih yang mengalir. jangan lupa bersihkan sela-sela kuku, sebelum makan dan setelah memegang anak yang sakit.
  • Selalu memakai peralatan pribadi seperti alat makan, handuk sendiri-sendiri.
  • Membersikan mainan anak-anak secara rutin.
  • Vaksin rotavirus.

Semoga artikel ini bisa berguna bagi urban mama, apalagi cuaca akhir-akhir ini sangat tidak menentu. Saya berharap agar anak-anak kita bisa sehat selalu ya, urban mama!

3 Comments

  1. avatar
    Febi January 27, 2018 1:18 pm

    Sering mendengar istilah gastroenteritis, ternyata infeksi usus toh. TFS ilmunya, mba :)

    1. avatar

      As .



  2. avatar
    dieta hadi January 24, 2018 1:51 pm

    bener ya cuaca memang lagi ga okey nih akhir-akhir ini dan semoga anak-anak selalu sehat. terimakaish sharingnya ya mom, berguna banget nih

    1. avatar

      As .



  3. avatar
    ninit yunita January 22, 2018 9:51 am

    paling bikin ngga enak suasana hati itu kalau anak sakit :( muntah & diare ini bikin deg-degan banget yaa... anak jadi lemas. terima kasih yaaa mama primadika sudah berbagi tentang Gastroenteritis. cuaca saat ini memang lagi ga menentu yaa... semoga anak-anak tetap fit dan sehat.

    1. avatar

      As .



Post a Comment

You must be logged in to post a comment.