Hiking Pertama Rinjani

nyanya
Almaviva Landjanun She loves creating stuff, more because she's kinda cheap mama, than just creative. Likes to carry mineral water and children's book enthusiast. She lives in Bandung with her husband, Ing Landjanun and their silly girl who has big sparkling eyes, Artanya Rinjani.

Sudah lama sebenarnya saya dan suami ingin mengajak Rinjani hiking ke perbukitan di Bandung tetapi saat itu belum ada kesempatan. Selain itu, saya pun merasa belum siap mengajak Rinjani berkegiatan outdoor di luar kebiasaan kami. Kebetulan saat kemarin liburan ke Hong Kong, kami sekeluarga berencana melakukan kegiatan outdoor. Pilihan tujuannya jatuh ke Dragon’s Back. Hore, akhirnya hiking bersama Rinjani!

HelloHK - Day 6 : Dragon's Back

Dragon’s Back terletak di pulau Hong Kong bagian timur. Katanya sih dinobatkan sebagai ‘Best Urban Hiking Trail in Asia’ versi majalah Time. Yang lebih seru, jalur hiking ini berakhir di satu pantai bernama Big Wave Beach. Seru ‘kan, melihat Hong Kong dari atas bukit lalu bersenang-senang di pantai juga? Jalur hiking ini diberi nama Dragon’s Back karena ketika di puncak, kita seperti berjalan di punggung naga. Kalau dilihat dari jauh, pegunungan yang dilalui ini terlihat seperti naga yang sedang tidur dan kita berjalan menyusuri punggungnya. Panjang dan berliku-liku.

HelloHK - Day 6 : Dragon's Back

HelloHK - Day 6 : Dragon's Back

HelloHK - Day 6 : Dragon's Back

HelloHK - Day 6 : Dragon's Back

HelloHK - Day 6 : Dragon's Back

Perjalanannya sendiri memakan waktu hampir empat jam dengan jarak kurang lebih 8 kilometer. Awalnya Rinjani semangat dan senang berjalan menuju Dragon’s Back, tetapi lama-lama kecapekan dan bosan juga.

Berikut beberapa tips dari saya untuk urban mama dan urban papa yang ingin mengajak si kecil hiking & mungkin berlaku untuk beberapa tempat juga:

  • Bawa perbekalan yang cukup

Di jalur hiking biasanya tidak terdapat warung yang menjual makan dan minuman. Begitu juga di Dragon’s Back, makanan dan minuman hanya dijual di daerah dekat pantai. Mengingat harganya sering kali jadi mahal dan tidak wajar, sebaiknya bawa makanan dan minuman sendiri. Jangan lupa membawa makanan favorit si kecil. Sampah sisa-sisa makanan tersebut jangan lupa dibawa kembali karena sepanjang jalur hiking akan sulit menemukan tempat sampah.

  • Bawa payung atau jas hujan

Cuaca di tempat hiking tentunya tidak bisa diduga. Saat kami hiking, awalnya panas matahari cukup terik namun ketika turun sempat gerimis sebentar. Karena tertutup dahan-dahan pohon, payung yang kami bawa tidak digunakan saat itu. Rinjani sendiri cukup memakai topi papanya.

  • Kenakan pakaian dan sepatu yang nyaman

Jalanan cukup terjal dan licin, jadi pakailah sepatu yang cocok untuk hiking. Kebetulan kami tidak memiliki sepatu khusus hiking, jadi yang kami pakai cukup sneakers biasa saja. Untuk pakaian, karena cuaca Hong Kong saat itu sedang panas-panasnya, kami mengenakan pakaian tipis tanpa lengan. Tambahan untuk pakaian anak: sebaiknya mengenakan pakaian berwarna terang agar anak mudah dicari kalau sesaat menghilang dari pandangan. Tetapi tidak perlu takut, Dragon’s Back ini jalurnya jelas, kemungkinan tersasar sangat kecil. Namun selalu pastikan saja si kecil selalu berada di sekitar kita.

HelloHK - Day 6 : Dragon's Back

  • Pakai tabir surya dan krim anti nyamuk

Agar kulit si kecil terlindung dari sengatan sinar matahari dan nyamuk, tabir surya dan krim anti nyamuk jangan sampai lupa dipakai sebelum hiking.

  • Memulai hiking di pagi hari

Sayang sekali saat itu kami kesiangan, jadi harus menghadapi jam tidur siangnya Rinjani. Artinya sepanjang Rinjani tidur siang, saya dan suami menggendong Rinjani bergantian. Jadi kalau berencana hiking, sebaiknya jangan bersamaan dengan jam tidur anak. Tentunya kita tidak mau sepanjang perjalanan harus menggendong si kecil.

HelloHK - Day 6 : Dragon's Back

  • Bawa baby carrier

Kami sendiri saat itu tidak membawa baby carrier, makanya agak sedikit pegal dan kelelahan menggendong Rinjani saat dia merasa lelah dan tertidur.

HelloHK - Day 6 : Dragon's Back

  • Banyak istirahat

Di Dragon’s Back  banyak ditemukan tempat untuk istirahat. Karena hiking bersama anak, perjalanan pun harus santai dan banyak berhenti untuk istirahat. Kadang si kecil merasa bosan sehingga rewel dan lelah. Sebagai orangtua pastinya cukup mengenal karakter anak, kapan dia merasa bosan dan lelah. Kalau bosan, biasanya kami mengajak Rinjani nyanyi-nyanyi bersama sepanjang perjalanan. Atau berdongeng mengenai apa yang ada di sekitar kita saat itu. Contohnya ketika memasuki semak-semak yang menyerupai terowongan, kita berpura-pura sedang menuju rumah Totoro (kartun favoritnya). Rinjani pun lupa dengan rasa bosannya dan semangat kembali.

HelloHK - Day 6 : Dragon's Back

  • Menjanjikan dan memberikan reward

Sebelum hiking, saya menjanjikan kepada Rinjani akan bermain pasir di pantai apabila selama perjalanan Rinjani tidak rewel dan semangat berjalan. Dengan reward seperti itu, Rinjani pun semangat ketika hiking dan senang karena akhirnya bisa bermain pasir. Selain bermain pasir, mungkin si kecil bisa diberi reward sesuatu yang disukai seperti makan es krim bersama.

HelloHK - Day 6 : Dragon's Back

HelloHK - Day 6 : Dragon's Back

HelloHK - Day 6 : Dragon's Back

  • Persiapkan mental

Sebelumnya, kami sekeluarga belum mengetahui jalur Dragon’s Back. Ternyata yang menarik dari Dragon’s Back hanya 3 kilometer pertama saja. Perjalanan turun menuju pantai cenderung tidak menarik dan membosankan sehingga kami harus mempersiapkan bagaimana menghadapi sisa perjalanan agar terus semangat menuju pantai. Banyak lho yang menyerah dan malah balik lagi ke titik awal pendakian. Duh, sayang sekali bukan kalau balik lagi dan harus melewatkan pantainya.

Semoga tips di atas berguna untuk urban mama dan urban papa yang berencana mengisi liburan dengan hiking. Jujur, kami sekeluarga sih ketagihan. Semoga kelak saya dan suami bisa mengajak Rinjani kembali hiking ke tujuan favorit saya, kaki gunung Rinjani. Selamat hiking!

10 Comments

  1. Shinta_daniel
    Shinta Daniel June 17, 2014 at 7:29 am

    Rinjaniii, you’re raaaawck.. gayanya uda sampe ke atas bukit langsung ngepaling dua lengan mulut nganga pake baju ijo jadi kayak Hulk, keliatan puas dan happy banget.. yyeeaaahh :D

  2. hananafajar
    hanana fajar June 17, 2014 at 9:04 am

    whuaaa kereeen bangettt mom Almaviva dan Rinjani!!!
    Foto-fotonya jugaa ihhh bikin mupeng..
    Thx buat tips2nyaa yaa mba, maybe someday bisa hiking bareng anak gadiskuuu juga hihi…

  3. bunda_emprit
    wulan wahyudi June 17, 2014 at 11:07 am

    rinjani lucu…
    selalu suka poto2nya
    #diam2ngefansRinjani

  4. arninta
    arninta pusiptasari June 17, 2014 at 6:27 pm

    rinjani luar biasa!! ^^

  5. rainiw
    Aini Hanafiah June 17, 2014 at 10:51 pm

    SuperRinjani! seru banget iii Nya hikingnya, ujungnya ke pantai :D foto2nya keren Nya!

  6. eka
    Eka Wulandari Gobel June 18, 2014 at 11:49 pm

    seru banget nya! melon kuat yaa jalannya, hebaat! seneng deh liat foto2nya, bagus ya nyaa pemandangannya. tfs, nyanya!

  7. rikandun
    rikandun June 20, 2014 at 2:44 pm

    Wew..Nyanya perkasa bener dah gendong Rinjani pas tanjakan :D
    as always love melon pose *kisskiss*

  8. gabriella
    Gabriella Felicia June 20, 2014 at 7:51 pm

    Keren banget… salah satu momok buat ngajak hiking adalah takut bagian gendong2nya itu…

  9. bunda nouf
    bunda nouf June 23, 2014 at 8:42 pm

    salam kenal dari http://theurbanmama.com/articles/mengajak-si-kecil-mendaki-gunung-gede.html
    Asli keren banget acara hiking di hongkong nya…

    si kecil gemes bangettt! TFS…

  10. DeviZ
    Devi Zulkarnain June 25, 2014 at 4:22 pm

    Stunning Rinjani…Kamu keyen :*
    hihihi, nanti kalo beneran bebi di perut ini cewek, ada rinjani juga deh di dalem namanya, gegara hamil 5 bulan kemaren bisa ninggalin jejak di gunung rinjani :)

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.