Kecelakaan Kecil


Sore itu seperti biasanya Nat(26 bulan) duduk di pangkuan saya di depan komputer untuk main game Thomas & Friends kesukaannya.

Ketika Nat berayun ke kiri, mulutnya menghantam meja. Dia segera berbalik ke arah saya sambil menangis dengan banyak darah di mulutnya. Saya segera menggendongnya, mencoba menenangkannya dan mengambil tisu untuk mengelap darahnya. Banyak darah di baju saya, di bajunya, dan di dagunya. Saya cari lukanya di mana, apakah giginya patah? Gusinya? Sambil menempelkan tisu ke lidahnya saya melihat luka terbuka di lidahnya.

Lidah anak saya robek.

Segera saya ambil es batu dan air dingin untuk diminumnya supaya darahnya berhenti. Ayah saya menelepon dokter bedah kenalannya dan kami pun berangkat ke sana. Di perjalanan Nat sudah tenang. "Nat pergi," katanya. Sampai di rumah dokter bedah, Nat diperiksa, dan ternyata harus dijahit. Prosedur yang sangat cepat dan ringan. Tetapi Nat harus dibius total dan puasa 4 jam. Kalau dibiarkan saja memang bisa sembuh tapi perlu waktu lama dan risiko luka terbuka yang bisa terkena infeksi dari berbagai makanan yang masuk.



Malam itu kami bawa Nat ke rumah sakit, di ruang operasi dan lidahnya pun dijahit. Prosesnya sangat cepat. Nat diambil oleh suster untuk dibius dan 15 menit kemudian dia dibawa kembali pada saya dengan menangis. Saya menangis ketika melihat Nat diambil suster. Dan saya terus mengulang kalimat "ini adalah prosedur kecil" di pikiran saya sambil berdoa.
Ketika dokter datang, beliau menjelaskan bahwa setelah ini Nat bisa makan apa saja sesukanya. Tidak ada pantangan, dan bisa diberi obat penghilang rasa sakit untuk malam ini. Hanya perlu datang kembali bila dalam 2 minggu jahitan tidak lepas.

Kami tiba di rumah pukul 12 malam, Nat sudah sangat mengantuk. Saya berikan ibuprofen lalu menidurkannya. Nat tidur nyenyak sampai pagi.

Besoknya Nat masih lemas, hanya mau minum susu cokelat kesukaannya. Tetapi dia senang saja memperlihatkan lidahnya yang ada 3 jahitan kecil. Nat bangun tidur siang dengan sangat kelaparan. Dia makan nasi dengan sangat lahap. Ikan bandeng goreng dihabiskannya dengan cepat. Saya bersyukur selera makannya sudah baik, berarti dia sudah sehat.

Jahitannya lepas dalam 4 hari dan kalau kami bermain di lokasi kejadian, dia masih ingat kena apa, keluar darah, menangis, digendong Mami. Nat masih suka berayun, meskipun ayunan badannya tidak seheboh sebelum kejadian.

Kecelakaan kecil ini membuat saya merenung. Apakah saya orangtua yang tidak protektif sehingga hal ini bisa terjadi? Apakah saya harus berubah jadi sangat protektif supaya tidak ada kejadian buruk terjadi pada anak saya? Ayah saya sangat protektif. Saya dan adik mengalaminya sangat banyak dan sangat ingin melepaskan diri dan penjagaannya yang (menurut saya) berlebihan. Kejadian ini juga membuat beliau khawatir, jauh lebih khawatir daripada saya. Dan berkali-kali mengatakan bahwa saya harus protektif pada Nat, harus lebih berhati-hati. Sementara saya berpikir bahwa ini adalah kecelakaan kecil dan saya sudah cukup protektif.

Saya membaca artikel Raising Boys-8 Things You May Not Know, yang salah satunya menyebutkan bahwa anak laki-laki lebih sering 'mengunjungi' UGD ketimbang anak perempuan. Yang berarti akan lebih banyak terjadi kecelakaan-kecelakaan kecil padanya, dan saya boleh mempersiapkan diri menghadapi beberapa jahitan atau patah tulang selama tahun-tahun ke depan. Bukan berita bagus tapi sedikit melegakan. Ya, kejadian ini memang mengejutkan, tetapi tidak mengubah gaya parenting saya. Saya tetap ingin membiarkan Nat bebas bereksplorasi dalam berbagai situasi dan melatih fisiknya.

Apakah saya terlalu bebas ?

Well, there's always a different story in every parenting style :)

29 Comments

  1. avatar
    novikhansa October 19, 2014 12:46 pm

    lagi browsing tentang luka lidah, eh sampai di artikel ini.
    ternyata umum terjadi pada anak ya, bunda kalau anak laki ya heboh gitu.

    tadi juga kejadian fatih luka di lidah. smpt darahnya banyak, tapi pas ke ugd, katanya ga usah dijahit, tapi kok obat yg dikasi bnyk bener. Lieur jdnya

    1. avatar

      As .



  2. avatar
    Baby A.J. February 26, 2013 1:41 pm

    wah.. baru baca artikel ini..
    pas banget nih, minggu lalu Austin baru aja visit UGD buat dijahit jarinya (gara2 kena meja yang kacanya ternyata gak mulus).
    rasanya hati ini sakit banget liat jari yang mungil ada 4 jahitan. hiks..

    dan jadi mikir, kayanya harus siapin mental biar lebih kuat lagi.. since he is a very active boy. sigh..

    1. avatar

      As .



  3. avatar
    Lina November 13, 2012 10:35 am

    aira juga begitu...kejadiannya sekitar 3 minggu lalu, pas bangun tdr..dia bangun jam 4an, sebelum aku dan suami bangun, dan kami tdr bareng bertiga..kebetulan posisi saya tdr dengan kaki sebelah kanan menekuk, yg kiri lurus, dan aira berusaha membangunkan saya sambil menggoyang2kan kaki yg nekuk itu, dan tanpa sengaja mulutnya kejedot dengkul saya, walhasil dia mengangis kencang, lalu saya bawa ke ruangan yg lebih terang, dan ternyataaaaa....mulutnya mengeluarkan banyak darah!! saya berusaha gak panik dan cuma istighfar aja, terus adik saya mengambilkan washlap yg udah dicelupin ke air hangat berisi cairan antiseptik...lalu saya, berikan air putih hangat ke Aira..lalu dia tenang kembali...15 menit setelah kejadian dia minta susu...Karena Aira termasuk anak yg sangat aktif, jadi ada beberapa kejadian yg lumayan bikin deg2an...apalagi kalo bertemu dengan teman2 yg at least umurnya gak beda jauh, makin aktiflah....hehehehe...disinilah saya diuji kesabaran...

    1. avatar

      As .



  4. avatar
    Honey Josep September 25, 2012 4:06 pm

    baca ini jadi inget kejadian beberapa waktu lalu...

    Darren keselek permen, pernah jatuh dari tempat tidur orang dewasa saat umur 5 bulan terakhir jatuh di lapangan saat ngejar bola kaki.

    "Apakah saya terlalu bebas ?"

    kalau anak senantiasa di larang ini dan itu mungkin dia ga akan belajar apa artinya jatuh dan bangkit kembali, apa artinya sakit dan sehat, apa artinya berani berbuat berani bertanggung jawab :)

    1. avatar

      As .



  5. avatar
    niniek rofiani September 12, 2012 10:47 am

    artikel ini pas banget, sejak bisa jalan sendiri, Edo (19m) jadi sering terjadi kecelakaan2 kecil, kejadiannya di rumah semua. jatuh dari tmpt tidur 3 kali, kepeleset lantai jatoh di kebun bolak-balik, yang terbaru jari tangannya kena uap panas magic jar yg lagi proses masak. dan anaknya pas lagi aku gendong deket dapur memang, dasar anak kecil rasa ingin tahunya gede, dan langsung masukin jarinya ke mangkuk berisi air kran, trus olesin bioplacenton. krn keburu melentung dan skrg melentungnya sdh pecah, dan Edo suka kasih liat bilang atit atit.

    1. avatar

      As .



Post a Comment

You must be logged in to post a comment.