Ketika Dana Pensiun Terlambat Dipersiapkan, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Urban Mama-Papa, sudah memiliki dana pensiun? atau sudah mempersiapkan dana pensiun?

Ketika kita berbicara tentang dana pensiun, sebagian dari kita cenderung belum memikirkannya karena merasa kalau masa pensiun kita masih lama, atau sesederhana karena dana pensiun kita sudah diurus oleh kantor sehingga akan ada sejumlah uang yang Urban Mama dan Urban Papa terima nantinya, ketika kita harus berhenti dari pekerjaan.

Pertanyaan saya adalah apakah Urban Mama dan Urban Papa yakin kalau dana pensiun yang akan diterima nanti sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan finansial sampai selama yang kita butuhkan? Berapakah dana pensiun yang sebenarnya kita butuhkan?

Ketika dana pensiun terlambat disiapkan, maka mau tidak mau Urban Mama dan Urban Papa tetap harus mencari pekerjaan lagi atau mencari pendapatan tambahan, karena usia yang sudah tidak memungkinkan untuk bekerja kantoran. Atau hal yang terburuk adalahkita malah menjadi beban finansial anak-anak kita sendiri. Mungkin mereka tidak akan keberatan, namun sebagai orangtua tentunya kita tidak ingin menjadi beban tambahan bagi anak-anak kita bukan?

[caption id="attachment_117775" align="alignnone" width="620" caption="kredit foto: pixabay.com"][/caption]

Jadi apa yang sebenarnya bisa kita lakukan dalam menyiapkan dana pensiun agar tidak terlambat?

1. Persiapkan asuransi kesehatan yang baik

Usia kita tidak bertambah muda. Seiring  dengan pertambahan usia, kondisikesehatan kita juga akan menurun. Hal sederhana yang bisa kita lakukan adalah berolah raga secara teratur dan memiliki pola makan yang sehat. Memang saat ini ada BPJS, dan ada Coordination of Benefit dari beberapa perusahaan asuransi swasta dengan BPJS. Namun, kita tidak pernah tahu apa yang akan kita alami dengan kondisi kesehatan kita, jadi asuransi kesehatan menjadi sebuah keharusan. Dengan menjalankan pola hidup sehat, bukan mustahil akan menambah kebahagiaan lahir batin karena pikiran kita juga semakin positif dalam menyikapi hidup.

2. Menghitung kebutuhan biaya pensiun dan korelasinya dengan inflasi serta investasi.

Akan ada masanya pendapatan kita akan terhenti seiring dengan berhentinya masa kerja kita. Namun kebutuhan sehari-hari terus berjalan dan membayar tagihan rutin.

Berita baiknya adalah, pada saat memasuki usia pensiun, anak-anak sudah besar dan cicilan sudah lunas. Sehingga yang harus dibiayai adalah kebutuhan rumah, dan kebutuhan pribadi Urban Mama dan Urban Papa saja.

Biaya yang kita keluarkan sekarang akan berbeda 11% per tahun pada saat kita pensiun nanti, karena inflasi. Berapa lamakah Urban Mama-Papa akan pensiun? Asumsinya kita akan pensiun dalam 20 tahun ke depan, maka biaya yang dibutuhkan adalah sebesar 20 tahun pengeluaran masa depan yang sudah dihitung dalam bentuk future value dengan inflasi.

3. Berapa besarkah investasi yang dibutuhkan dan ke mana?

Asumsi inflasi adalah 11%, maka bila Urban Mama dan Urban Papa sekarang berusia 30 tahun, dan akan pensiun pada usia 55 tahun selama 20 tahun, dengan pengeluaran berdua misalnya sebesar Rp5 juta, berapakah dana pensiun yang dibutuhkan agar Urban Mama dan Urban Papa bisa pensiun nyaman tanpa beban?

Yang jelas uang Rp5 miliar tidak akan cukup karena biaya hidup yang tadinya sebesar Rp5 juta akan menjadi Rp68 juta akibat inflasi. Dan apabila kita tidak berinvestasi pada instrumen investasi yang tepat, maka bukan mustahil pada saat memasuki usia pensiun, kita malah tetap harus bekerja demi memenuhi kebutuhan dapur.

Seiring dengan perpanjangan waktu, investasi menjadi keharusan bagi Urban Mama dan Urban Papa agar bisa mengalahkan inflasi, sehingga kita tidak harus bekerja lagi atau menjadi beban tambahan anak-anak. Untuk itu, penting bagi kita untuk berinvestasi di instrumen investasi yang mampu mengalahkan inflasi.

Semakin muda usia kita, maka waktu dan jumlah investasi yang dibutuhkan juga semakin kecil. Lakukan juga diversifikasi agar kita juga bisa meminimalisasi risiko. Kenali dan pahami serta pelajari apa yang sebenarnya kita butuhkan untuk memenuhi kebutuhan masa pensiun kita sejak dini. Karena apabila semua sudah terlambat, dan dana pensiun yang kita miliki tidak cukup, maka risiko yang akan kita alami di masa depan juga lebih besar.

Lagi pula, setelah bekerja sekian lama, Urban Mama dan Urban Papa tentunya layak untuk bisa menikmati sisa hidup dengan keliling dunia berdua, menunaikan ibadah agama, dan mungkin malah melakukan hal-hal yang bisa dilakukan tanpa khawatir akan beban finansial lagi. Kalau misalnya uang bukan masalah, apakah yang Urban Mama dan Urban Papa ingin lakukan?

Karena sesungguhnya setiap kebutuhan individu adalah berbeda, oleh sebab itu mari kita persiapkan dana pensiun kita dengan instrumen investasi yang tepat, sesuai dengan kebutuhan. Jika masih ada pertanyaan tentang dana pensiun, urban mama bisa mencoba berkonsultasi di sini.

9 Comments

  1. avatar
    Fioney Sofyan June 1, 2016 1:27 pm

    Mba Ella terima kasih semoga bermanfaat ya.

    Mbaba Ghaida, kadang karena kita keenakan jadi suka lupa. Tapi baiknya persiapan dana pensiun dilakukan sejak dini, karena makin cepat kita persiapkan, dana investasinya makin kecil. Sementara makin kita tunda, otomatis nanti akan makin berat kita menyiapkannya. Baiknya dialokasian juga sedikit untuk dana pensiun, dan disesuaikan dengan kebutuhan. Dana pendidikan memang penting. Tinggal bagaimana kita memilah prioritasnya juga sih Mama.
    Semoga bermanfaat ya.

    1. avatar

      As .



  2. avatar
    May Sukmasari May 30, 2016 7:50 pm

    Belum ada kata terlambat ya mbak oney dalam menyiapkan dana pensiun? Jujur saya dan suami belum menyiapkan yang satu ini karena fokus kami saat ini adalah dana pendidikan dan pembayaran cicilan kartu kredit yg segera ingin kami lunasi. Mungkin setelah itu saya bisa fokus menyiapkan dana pensiun. Terima kasih artikelnya ya mbak.

    1. avatar

      As .



  3. avatar
    Gabriella Felicia May 30, 2016 8:51 am

    Makasih Mba Oney atas penjelasan dan pengingatnya.

    1. avatar

      As .



  4. avatar
    Fioney Sofyan May 30, 2016 8:47 am

    sama sama Mba Cindy :) semoga bermanfaat ya.

    1. avatar

      As .



  5. avatar
    Cindy Vania May 30, 2016 7:49 am

    Terimakasih untuk penjelasannya ya Mba Oney :)
    Jadi semangat menyiapkan dana untuk masa depan nih,mumpung masih ada banyak waktu.

    1. avatar

      As .



Post a Comment

You must be logged in to post a comment.