Kumpulan Cerita Keluarga: Sayang Kakak Sayang Adik

Memiliki tiga orang anak dengan jarak usia berdekatan agak membuat saya kewalahan. Bagaimana tidak, setiap hari mereka selalu bertengkar karena hal kecil seperti memperebutkan sesuatu. Sebenarnya saya tahu betul kalau mereka saling menyayangi, hanya memang cara menunjukannya berbeda dari orang dewasa.

Pernah suatu hari, kedua anak lelaki saya terus-menerus bertengkar sampai saya harus memisahkan mereka berdua selama satu hari. Pada akhirnya, si nomor dualah yang bertanya macam-macam tentang keadaan masnya dan bertanya kapan pulang. Padahal biasanya, pertengkaran terjadi karena si nomor dua tidak mau bermain dengan masnya. Mereka berdua memang memiliki karakter yang berbeda jauh. Selain itu, kelebihan, hobi, dan kesukaan mereka pun juga berbeda.

Dengan jarak usia hanya satu setengah tahun, seringkali orang-orang berpikiran bahwa mereka berdua adalah anak kembar. Saya sampai capek menjelaskan bahwa mereka bukan anak kembar. Namun jika sedang buru-buru, saya suka iseng menjawab iya atau kadang tersenyum saja. Di sekolah, prestasi mereka berdua juga sangatlah berbeda, misalnya salah satu unggul di bidang olahraga, dan yang satunya tak bisa lepas dari pensil dan buku gambarnya. Hal-hal seperti inilah yang membuat mereka kadang saling protes,

“Kenapa sih kok aku nggak bisa lari secepat adek?”

atau, “Mah, aku kok nggak bisa gambar kayak mas ya? Kata ibu-ibu di sekolah, mas bisa gambar, tapi kenapa aku nggak?”

Ada juga protes dari kedua anak laki-laki kecil ini saat saya minta untuk tetap menemani adik perempuannya bermain sepeda di halaman rumah. Mereka berdua sangat suka bermain dengan adik perempuannya. Namun jika teman-temannya yang lebih besar datang dan mengajak main sepeda di luar, mereka pun bingung karena ingin adiknya ikut bermain, tetapi juga tak mau jika harus menggowes sepeda perlahan-lahan menunggu adiknya. Biasanya, saya akan membiarkan mas-masnya melakukan dua putaran di luar, setelah itu baru lanjut main di halaman rumah bersama semua temannya.

Singkat cerita, saya jadi cari tahu tentang buku-buku cerita anak yang bisa dibacakan kepada mereka sebagai contoh untuk belajar menyayangi satu sama lain. Saya dan anak-anak senang sekali saat mendapat kiriman buku cerita Sayang Kakak Sayang Adik. Seperti biasa, saya membaca buku ini sendirian terlebih dahulu sebelum membacakannya untuk anak-anak.

sayang kakak sayang adik

sayang kakak sayang adik

Buku ini benar-benar seperti yang saya harapkan. Hampir semua cerita yang ada di dalam buku, dan mudah ditemu dalam keseharian ketiga anak saya. Jadi setiap malam, saya menceritakan satu judul cerita dari buku ini. Oh ya, buku ini adalah bilingual book, yang mana menjadi nilai plus lagi untuk saya dan anak-anak karena saya sedang melatih mereka untuk mengenal bahasa Inggris lebih jauh.

sayang kakak sayang adik

Buku Sayang Kakak Sayang Adik ini berisi kumpulan cerita pendek, terdiri atas tujuh judul cerita:

  • Kenapa Harus Sama?
  • Mana Kadoku?
  • Maaf Apa Kakak Bisa Ditukar?
  • Ciki, Dengarlah!
  • Di Manakah Dio?
  • Horeee... Aku Bebas!
  • Bo, Bip dan Para Pangeran.

Cerita yang membuat anak-anak terheran-heran adalah cerita tentang seorang Putri yang ingin menukar kakaknya. “Bagaimana bisa saudara ditukar?" tanya si nomor dua, "Memangnya sepatu yang nggak muat ya mah?” 

sayang kakak sayang adik

Setelah setiap hari saya mengulang-ulang cerita yang ada di buku ini, saya melihat adanya perubahan di keseharian anak-anak, baik di rumah maupun di sekolah. Mereka tak lagi menghiraukan omongan orang lain mengenai kelebihan dan kekurangan masing-masing, serta menjadi lebih dekat dengan saudara-saudaranya. Buku ini cocok sekali untuk Urban Mama dan Papa yang memiliki anak lebih dari satu, atau bisa juga jadikan buku ini sebagai kado ulang tahun. Selamat membaca!

 

Judul Buku : Sayang Kakak Sayang Adik – Kumpulan Cerita Keluarga
Penulis : Naning Chandra
Ilustrasi : Alvin Adhi, Adlina Aidid, Hutami, Linny Wibisono, Maria Arum.
Penerbit : Bhuana Ilmu Populer (BIP)
Jumlah Halaman : 139 halaman

 

3 Comments

  1. avatar
    Leila Niwanda August 31, 2017 9:23 am

    Wah, baru beli buku ini juga tapi masih disimpen karena ngeluarinnya bertahap :D. Semoga anak-anak juga ikutan dapat manfaat positifnya setelah baca buku ini nanti, ya....

    1. avatar

      As .



  2. avatar
    dieta hadi August 28, 2017 12:56 pm

    wah jadi pengen beli buat mika dan jibril, soalnya tiap hari kelakuan keduanya luar biasa deh, pada ga mau mengalah jadi bikin gw stress. Langsung cari ah di toko buku, semoga aja mereka bisa lebih baik habis baca buku ini. TFS cin

    1. avatar
      Cindy Vania August 29, 2017 7:08 am

      Hihihi, problemnya sama yaa..
      Semoga Mika sama Jibril juga suka sama buku ini :)

      1. avatar

        As .



    2. avatar

      As .



Post a Comment

You must be logged in to post a comment.