Liburan di Royal Safari Garden

Mama Windy

Setelah sempat bergantian meninggalkan anak-anak untuk business trip, saya dan suami lalu sepakat menjadwalkan acara berjalan-jalan mengajak Nathan (5 tahun) dan Netta (19 bulan). Karena Nathan ingin sekali ke Taman Safari dan suami menginginkan berlibur di satu tempat saja sehingga tidak perlu mondar-mandir melawan macetnya area Puncak, dan saya sendiri menginginkan fasilitas permainan dan edukasi anak untuk cinta satwa, kami memilih menginap di Royal Safari Garden Resort and Convention (RSG).

Kami cukup terkejut saat tahu bahwa hotel tempat kami akan menginap cukup luas areanya, yang menurut petugasnya 12 ha, sehingga perjalanan dari front office menuju ke cluster Leopard tempat kami menginap harus ditempuh dengan mobil. Lalu kami juga merasa kecewa karena keadaan di dalam kamar menurut kami kurang memenuhi standar kamar bintang 4. Namun demikian, kekecewaan kami cukup terobati saat mengeksplorasi fasilitas yang ada di lingkungan penginapan tersebut.

Keesokan harinya pagi-pagi sekali kami telah sarapan, ada dua restaurant di wilayah hotel, dan untuk sarapan hari itu kami memilih Sky Garden Restaurant, yang berlokasi juga di Cluster Leopard. Sesuai namanya, wisatawan yang bersantap di sini dikondisikan sehingga merasa bagai bersantap diatas langit. Restoran terletak di lantai atas hotel, dan dinding kacanya membuat yang bersantap dapat melihat area pegunungan yang ada di sekitar.

Selanjutnya berbekalkan peta RSG yang kami peroleh dari Front Office, kami dengan antusias menjelajahi hampir keseluruhan fasilitas-fasilitas tersebut, antara lain:

1. Splash Waterpark

Kami mengawalinya dengan bermain air sepuasnya di Splash Waterpark. Waterpark ini cukup luas, di dalamnya terdapat antara lain baby pool (hanya 20 cm saja dan airnya hangat), kid pool (40 cm dan 60 cm dalamnya), adult pool (100-120 cm), kolam luncur besar, perosotan kolam kecil, dan ember balik. Anak-anak, terutama Nathan yang telah cukup besar, sangat antusias bermain di sana, hingga tak terasa kami menghabiskan waktu sampai hampir tengah hari.

2. Reptile island

Pulang dari sana kami singgah ke reptile island. Tidak besar, namun cukup seru bagi anak-anak melihat secara langsung mulai dari ular, komodo, hingga kura-kura moncong babi di dalamnya

3. Animal Ride

Setelah makan siang, petualangan kami lanjutkan dengan mengunjungi Animal Ride, kami menunggangi gajah, anak-anak pun sempat memberi makan gajah dengan tebu yang dijual di dekat area Animal Ride tersebut. Masih di area Animal Ride, Nathan juga menunggangi Kuda Poni.

4. Mini Golf

Bersebelahan dengan Animal Ride, terdapat area Mini Golf, di antara kami berempat hanya suami yang pernah main golf, sehingga antusiaslah kami mencoba ke-18 hole Mini Golf tersebut.

5. Kids outbond

Berikutnya kami mengunjungi Kids Outbond, di mana terdapat flying fox untuk anak, Nathan tentu saja mencobanya dengan sangat antusias.

6. Taman Burung

Setelah itu kami kembali mengunjungi Taman Burung yang di dalamnya terdapat banyak varietas burung, baik burung endemic (burung asli Indonesia) maupun burung Eksotis yang berasal dari mancanegara. Selain Burung, di sekitar taman tersebut terdapat juga hewan lainnya seperti kelinci dan binturong. Kali ini Netta yang sangat antusias “memanggil-manggil” burung-burung indah dan hewan-hewan lucu itu, baik dengan ocehannya maupun lambaian tangannya.

7. Having breakfast with animal dan Take picture with animal di Jambo Restaurant

Malamnya kami makan di Jambo Restaurant, yang terdapat di bagian depan area RSG. Saat makan malam itu kami memperoleh info bahwa keesokan paginya akan ada Having breakfast with animal dan Take picture with animal di dalam Jambo Restaurant. Kami langsung bertekad untuk sarapan di Jambo keesokan harinya.

Keesokan pagi, sesuai rencana kami memulai hari dengan sarapan di Jambo, benar saja, ada 2 macan tutul  di dalam sejenis aquarium besar dimana kami yang sarapan di restoran tersebut dapat merasakan sensasi yang berbeda dengan adanya kedua hewan besar tersebut. Bagaimana dengan anak-anak? Jangan ditanya antusiasnya, Netta kembali “memanggil-manggil” sementara Nathan sungguh tidak sabar untuk menyelesaikan sarapannya agar dapat mendekat ke akuarium raksasa tersebut. Sekitar pukul 7.00 datang seekor bayi macan tutul dan keeper-nya (di sini pawang hewan disebut keeper), tentu saja kami pun kembali tidak mau melewatkan kesempatan berfoto dengannya.

8. Animal Parade.

Lepas dari Jambo, kami kembali menyusuri wahana-wahana dalam RSG yang sekiranya belum sempat kami singgahi atau yang belum puas dinikmati. Kami kembali mengunjungi Animal Ride, karena kemarin Nathan belum sempat menunggangi unta. Saat membeli tiketnya, kami diberi tahu bahwa sang hewan khas Timur Tengah tersebut baru siap ditunggangi setelah selesai melakukan Animal Parade. Surprise! Ternyata ada Animal Parade di tiap hari Sabtu-Minggu dan hari libur di sini, jadi tepat jam 9 keluar hewan-hewan berikut keepernya masing-masing untuk berpawai mengelilingi cluster-cluster dalam RSG. Biasanya wisatawan akan keluar dari bungalow/hotelnya untuk menanti  parade tersebut melewati huniannya. Namun lain dengan kami, Nathan bersikeras hendak mengikuti pawai tersebut sampai selesai. Jadilah akhirnya kami masuk dalam rombongan tersebut. Sehingga pawai jadi terdiri dari Gajah plus keepernya, Unta plus keepernya, kuda plus keepernya, rusa plus keepernya, ular plus keepernya, burung macaw plus keepernya, dan lain-lain, diakhiri dengan Nathan-Netta plus keepernya yaitu kami.

9. Animal show

Kami benar-benar mengikuti parade itu hingga berakhir pada berkumpul di lapangan Animal show. Beberapa hewan-hewan tersebut ternyata bersiap untuk melakukan pertunjukan setelah melakukan parade. Beruntungnya, kami memperoleh tempat cukup rindang dan nyaman untuk turut menyaksikan Animal Show tersebut. Lagi-lagi pengalaman yang seru, kami menonton hewan-hewan beratraksi, dari mulai anjing pudel, burung merpati, burung macaw, sampai burung kakaktua.

Setelah itu, kami kembali ke Animal Ride untuk memenuhi rencana awal Nathan yang ingin menunggangi unta. Kali ini saya dan Netta ikut pula menungganginya bersama Nathan.

10. Kapal kayuh

Selanjutnya kami menuju ke kapal kayuh, di mana kami dapat menaikinya sambil memberi makan ikan di kolam. Lalu sekali lagi Nathan ingin flying fox, dan kembali menunggangi kuda poni.

11. Safari Souvenir

Kami mengakhiri perjalanan kami dengan menaiki Safari Kart dan membeli sedikit kenang-kenangan di souvenir shop di lokasi, berupa kaus gambar harimau untuk Nathan dan tempat botol motif jerapah untuk Netta, untuk kami bawa pulang sebelum akhirnya kami bersiap untuk berkemas dan mengakhiri wisata kami di RSG.

Berikut beberapa tips jika urban mama dan papa mau mengunjungi RSG adalah:

  1. Fasilitas yang gratis bagi seluruh tamu hotel/bungalow RSG hanyalah Taman Burung, Agrifood (Nursery bagi tanaman organik), Reptile Island dan Splash Water Park. Selain dari itu dikenakan charge 10–25ribu Rupiah, yang dibayarkan secara tunai. Jadi sediakan uang tunai yang cukup, karena ATM terletak di depan gate RSG yang cukup jauh, terutama jika kita menempati cluster yang terletak di dalam.
  2. Siapkan air putih cukup sebelum memasuki RSG, karena kegiatan outdoor yang cukup melelahkan tidak bisa cukup diimbangi dengan air putih compliment dari pihak hotel. Di dalam area banyak terdapat tempat penjual minuman, namun rata-rata yang dijual adalah Soft Drink, bukan air putih.
  3. Membawa bantal ekstra juga bisa dipertimbangkan, karena fasilitas bantal dari hotel terlalu kecil, tidak seperti pada hotel umumnya.
  4. Untuk pakaian anak dan orangtua tentunya baju dan alas kaki nyaman, serta karena outdoor ada baiknya kulit selalu diolesi anti nyamuk
  5. Jika urban mama-papa berencana untuk ke Taman Safari Indonesia, dapat meminta fasilitas special rate dari pihak RSG. Kami sempat sedikit menyesal karena ketidaktahuan kami akan hal tersebut, sehingga kami telah mengunjungi Taman Safari langsung saat kami sampai Puncak, sebelum kami check in di RSG.

Di luar kondisi kamar yang kurang nyaman dan buffet sarapan yang kurang enak, secara umum kami sangat menikmati family trip ini. Kami sekeluarga dapat menikmati area lapang, udara segar dan pemandangan indah khas area pegunungan, lengkap dengan bermacam fasilitas outdoor dan beragam petualangan berinteraksi dengan hewan sehingga anak-anak tambah mengenal dan mencintai satwa. Serunya lagi semua fasilitas itu di dalam satu gate, sehingga bisa dinikmati tanpa perlu keluar jalan utama Puncak dan menghadapi kemacetannya.

10 Comments

  1. ZataLigouw
    Zata Ligouw November 21, 2013 at 6:57 am

    yay! Nathan dan Netta happy banget tuh keliatannya…

  2. Mama Windy
    Windy Agnestien November 21, 2013 at 7:34 am

    banget.. apalagi Nathan, ceritanya (ke temen-temennya,Uti, mbak di rumah) tentang liburannya itu gak abis2.. berseri terus.. haha

  3. Shinta_daniel
    Shinta Daniel November 21, 2013 at 8:07 am

    Windy: saya sempet mau nginep di RSG tapi begitu liat kondisi beberapa kamarnya langsung batal karena kesannya sumpek, jadi akhirnya nginep di vila keluarga. Padahal seru yaa fasilitas hiburannya lengkap loooh tanpa harus pergi kemana2 lagi.. Nathan & Netta kaliatan seneng banget deeh.. seruu yaa..

  4. Mama Windy
    Windy Agnestien November 21, 2013 at 8:40 am

    Betull.. kamarnya mengecewakan.. menurut saya sih gak sesuai sama bintangnya.. RSG bener-bener ketolong sama fasilitas akitifitasnya.. makanya baiknya jangan di musim hujan sih kesananya, sedih deh klo hujan jadi di kamar aja dan menikmati kamar yang kurang nyaman itu

  5. hananafajar
    hanana fajar November 21, 2013 at 9:58 am

    seruuu bangetttt mom windy…
    wah malah kamarnya yang ga oke, tapi karena fasilitasnya ok jadi kebayar yaaa:)

  6. hananafajar
    hanana fajar November 21, 2013 at 10:01 am

    seruuu bangetttt mom windy…
    wah malah kamarnya yang ga oke, tapi karena fasilitasnya ok dan anak2 seneeng jadi kebayar yaaa:)

  7. Mama Windy
    Windy Agnestien November 22, 2013 at 10:32 am

    iya,.. kembali lagi ke prioritas liburannya mom,.. kalau menghendaki berlibur nyaman di dalam kamar disini kurang pas. Tapi kalau prioritas liburannya adalah liburan anak-anak yang pengen banyak aktifitas outdoor dan interaksi dengan satwa, seperti kami, ini oke lho (bahkan Nathan ketagihan minta kesana lagi) :)

  8. Vibe
    Vibe November 24, 2013 at 1:53 am

    wah terakhir sy ke sana rasanya kamarnya bagus, seperti cottage sendiri.. apa sdh berubah kualitasnya? kebetulan sy jg ada rencana nihh ajak toddler ke sini, kayaknya asik banyak atraksi di 1 hotel, bernuansa outdoor/alam jg kan

  9. cindy
    cindy vania November 25, 2013 at 9:39 am

    Bacanya aja udah berasa seru dan menyenangkan gini,apalagi Nathan sama Netta yang main2 disana yaa..
    dan baru tau kalo RSG itu gedee banget :P
    TFS ya mama Windy :)

  10. Mama Windy
    Windy Agnestien November 25, 2013 at 10:54 am

    @ Vibe : Kemarin kami nginep di hotelnya, bukan bungalow, agar mudah minta bantuan pihak RSGnya krn ada di lobi, dan kalau hotel memang agak jauh dari standarnya hotel bintang 4, padahal RSG bintang 4, terkesan kurang maintenance.

    @ cindy vania & vibe : Ayok2 sesekali ajak toddlernya kesini,.. kalau menurut saya sih seru, asri, edukatif :). Oya, satu lagi deng, kalau kesana memang harus hari libur, sabtu-minggu-atau hari libur nasional, di luar itu hewan2nya gak ada, kembali ke taman safari, kurang seru dong pastinya kalau gak ada hewan2 itu..

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.