Manfaat Lain Dari Menonton Bioskop

Myra Anastasia

Beberapa waktu lalu, Keke minta izin untuk menonton film “My Idiot Brother” bersama teman-teman sekolahnya. Setelah saya melihat trailer filmnya di youtube, sara rasa film tersebut bagus. Tapi, saya merasa itu bukan film yang ‘Keke banget’. Maksudnya, selama ini kalau nonton film di bioskopĀ  pasti ia nonton film kartun. Drama rasanya bukan selera Keke.

Untuk itu, saya lalu memberi syarat ke Keke. Ia boleh nonton asalkan setelahnya mau menulis esai sebanyak minimal 4 halaman tentang film tersebut. Isinya mulai dari review, moral story, hingga pengalaman ketika nonton film tersebut. Keke pun menyanggupi syarat tersebut, walopun praktiknya ia harus beberapa kali diingatkan untuk menyelesaikan esainya. Tapi, yang penting ia menyelesaikannya.

image credit: aboutamom.com

Awalnya saya memberikan syarat tersebut memang untuk membuktikan kalau Keke ingin nonton film tersebut bukan karena sekadar ikut-ikutan teman-temannya. Dengan menulis esai, akan terbukti apakah Keke menyimak film tersebut atau tidak.

Manfaat yang bisa dirasakan dengan memberinya tugas esai adalah sebagai berikut:

  1. Menulis itu melatih ketekunan
  2. Belajar mengamati – untuk bisa menulis esai dengan detil tentunya Keke harus mengamati jalan ceritanya dengan cermat
  3. Belajar berpendapat – di esai tersebut, saya juga meminta Keke untuk menulis moral story yang didapat serta pengalamannya menonton film itu

Manfaat tambahan lainnya adalah mempererat rasa kekeluargaan. Setelah esai selesai, saya mengajak Keke untuk berdiskusi dengan santai. Suasana harus dibuat santai dan nyaman karena ini bukan sidang. Dengan membuat suasana diskusi yang santai dan nyaman tentu aja menambah erat rasa kekeluargaan.

Setelah Keke menyelesaikan tugas esaiynya itu, saya rasa bagus juga kalau kegiatan ini terus dilakukan setelah mengajaknya menonton bioskop. Bahkan mungkin tidak terbatas saat menonton bioskop aja, bisa dilakukan setelah selesai membaca 1 buku atau kegiatan lainnya.

9 Comments

  1. Kira Kara
    Bunda Wiwit November 9, 2014 at 5:43 am

    waaahh.. keren… Keke umur berapa, udah pinter nulis review? Sekalian dibuatkan blog aja, biar semua bisa ikut baca… Sapa tahu malah menang blog competition, atau bisa dicetak jadi buku. heuheu :D

  2. ZataLigouw
    Zata Ligouw November 9, 2014 at 8:48 am

    eh bener juga ya Myr, next time gw kasih tugas essai ke anak2 ah kalo abis nonton :)

    makasih Myrrr..

  3. siska.knoch
    Siska Knoch November 10, 2014 at 8:22 am

    Idenya kreatif bgt! tfs mama.

  4. gabriella
    Gabriella Felicia November 10, 2014 at 11:24 am

    Wah ide bagus nih… sekalian buat latihan nulis si Albert! TFS ya Myr…

  5. deravee03
    deravee03 November 10, 2014 at 7:08 pm

    Waa minimal tuh mba 4hlmn?hehe… Pinter d keke,keren bgt…ud kelas brp mb?

  6. Myra Anastasia
    myra anastasia November 10, 2014 at 8:57 pm

    @Bunda Wiwit, Keke umur 10 tahun. Udah pernah bikiin Keke blog tapi dia masih on-off moodnya. Yang rajin ngeblog malah bundanya.

  7. Myra Anastasia
    myra anastasia November 10, 2014 at 9:00 pm

    @zata ligouw, awalnya juga saya mau ngetes Keke. Pengentau apa dia sekedar ikut2an nonton atau enggak. Ternyata, ada manfaat lain yang bisa saya rasakan :)

  8. Myra Anastasia
    myra anastasia November 10, 2014 at 9:01 pm

    @siska knoch, @gabriella felicia sama2. ‘Met mencoba, ya :)

  9. Myra Anastasia
    myra anastasia November 10, 2014 at 9:02 pm

    @deravee03, saya kasih minimal 4 halaman karena tulisan Keke masih agak besar2. Jadi, kalau cuma dikasih 1 halaman pasti isi tulisannya sedikit banget ^_^

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.