Melukis Yuk!

erlina_erlina

Untuk mengisi liburan yang akan datang, tidak ada salahnya mencoba kegiatan baru untuk menyibukkan si kecil di rumah ketimbang terlalu sering mengajaknya ke mall. Bagaimana kalau kali ini Urban Mama Papa mengenalkan kegiatan melukis? Mendengar istilah ‘melukis’ pikiran langsung terbayang mengenai kegiatan yang ‘berat’ dan hanya dilakoni mereka yang pro. Padahal tidak juga loh. Anak-anak bisa dikenalkan melukis sejak dini, setidaknya dari mulai umur 3 tahun anak sudah bisa mulai melukis.

Apa saja sih yang harus disiapkan? Berikut ‘perangkat’ perang yang harus Urban Mama Papa siapkan supaya melukis bisa dilakukan dengan nyaman:

    1. Cat akrilik. Cat ini lebih dianjurkan untuk digunakan oleh anak-anak karena bebas bau dan hanya perlu dicampur dengan air. Membersihkannya pun termasuk mudah asal jangan mengenai permukaan berpori, cat akrilik mudah dihilangkan. Saran saya beli cat akrilik dalam 5 warna saja yaitu putih, hitam, merah, biru, kuning dan merah. Dari 5 warna tadi, akan tercipta beragam warna-warna indah. Anak secara tidak langsung belajar mencampur warna dan memahami bahwa warna baru bisa ‘diciptakan’ dengan cara mencampur dan mengkombinasikan warna.

    2. Kanvas. Untuk awal, beli kanvas ukuran kecil dulu. Satu kanvas bisa digunakan untuk beberapa sesi melukis bahkan bila perlu bisa digunakan berkali-kali dengan melapisnya berulang dengan cat dasar.

    3. Kuas. Cukup beli kuas ukuran ganjil untuk modal awal melukis dan tidak perlu yang mahal.

    4. Ember kecil atau sejenisnya untuk tempat membasuh kuas.

    5. Lap. Gunakan saja potongan tshirt bekas untuk membersihkan kuas atau membersihkan cat yang berceceran.

    6. Alas lukis. Anda bisa menggunakan karpet plastik, spanduk bekas pakai atau dus bekas untuk menjaga lantai tetap bersih.

    7. Kostum melukis. Sediakan pakaian terjelek yang anak Anda punya dan tidak perlu pusing untuk mencuci bersih pakaian tersebut. Gunakan tiap kali anak Anda melukis. Dijamin, Anda tidak sakit kepala.

    8. Segudang ide. Gali ide dari potongan-potongan memori anak Anda atau cukup tunjukkan contoh gambar sederhana untuk ditiru sebagai langkah awal.

Setelah alat-alat lengkap, apa saja yang perlu dilakukan pada saat melukis:

1. Pulas kanvas kosong dengan cat dasar (base). Gunakan kuas ekstra besar atau gunakan spons yang dipotong agak kecil untuk memudahkan anak memegangnya. Tutulkan pada warna cat yang diinginkan, lalu pulas merata memenuhi permukaan kanvas. Biarkan anak Anda menentukan sendiri pilihan warna yang diinginkan. Ini merupakan teknik membuat cat dasar yang paling sederhana.

2. Angin-anginkan sebentar supaya cat dasar segera kering.

3. Mulai membuat sketsa. Gunakan kapur bila anak Anda belum percaya diri menggambar sketsa langsung dengan cat.

4. Isi sketsa dengan warna. Mewarnai bisa dilakukan berkali-kali, maksudnya tidak perlu takut salah. Bila dirasa kurang oke, tunggu saja sampai kering dan anak bisa mengulang proses mewarnai sampai dia merasa puas.

5. Pertegas sketsa dengan membuat outline. Outline tidak selalu berwarna hitam, bebaskan anak untuk memilih.

6. Langkah 4 dan 5 bisa ditukar pengerjaannya tergantung mood anak.
Nah, tidak sulit kan caranya? Melukis can be soooo fuun! Biarkan anak berkreasi, jangan pernah sesekali mendikte anak. Biarkan imajinasinya keluar dan ditumpahkan di atas kanvas. Melukis juga bisa membantu anak berkonsentrasi, menjadi lebih sabar, membuat lebih rileks, dan membantu anak yang punya kesulitan mengendalikan emosi.

Ayo melukis ya saat liburan nanti..
Selamat mencoba.

8 Comments

  1. ipeh
    Musdalifa Anas June 14, 2013 at 12:36 am

    Semalem sempat ngobrol sama suami “pengen beliin lana kanvas yg kecil deh beb, besok mau ke Gramedia ah”. Lana senang banget main “cat air” meski gambarnya belum beraturan tp dia bisa ngejelasin ini gambar apa, selama ini medianya hanya menggunakan kertas A4 yg gak kepake. Dan sekarang baca artikel ini, baca tipsnya langsung melek, Pas Banget.

    Btw tipsnya oke banget, lukisan keren!
    Thanks mbak artikelnya.

  2. Bunda MedinaMecca
    Bunda MedinaMecca June 14, 2013 at 3:54 pm

    May i say..WOOOW, lukisannya kerreenn..*twothumbsup*
    Si cantik brp thn umurnya mom Erlina?
    Selama ini buat anak2 belajar melukis, aku cm ksh cat air n “kanvas”nya kertas2 bekas dari kantor yg ditempel2 jd besaar spy puas coret2nya. TFS ma :)

  3. ZataLigouw
    Zata Ligouw June 14, 2013 at 4:47 pm

    looooooveee it! gambarnya keren, si cantik juga keren!. Thanks artikelnya ya Erlina..

  4. ninit
    ninit yunita June 14, 2013 at 6:59 pm

    kanvasnya gede bangeeet! keren deh lukisannya alika. baguuus… seneng liatnya. pasti liburan ini banyak lukisan baru dari alika.

    thanks buat tipsnya yaaah lena :)

  5. siska.knoch
    Siska Knoch June 14, 2013 at 10:41 pm

    *takjub* ya sama lukisannya dan proses ngerjainnya!

  6. erlina_erlina
    Erlina Anastasia June 24, 2013 at 3:14 pm

    Ayoooo dicoba ya liburan ini…melukis itu asiiikk, begitu kata Alika. Waktu awal melukis dia juga ragu-ragu dan masih takut. Tapi selanjutnya Alhamdulillah kuasnya lincah menari-nari di kanvas..menikmati betul kelihatannya. Tapi untuk anak-anak memang ada waktu maksimal untuk melukis, biasanya kalau berkonsentrasi penuh, 1 jam sudah sangat bagus kok. Usia Alika sekarang 7 tahun, untuk usia anak-anak yang lebih kecil tentu saja akan kurang dari itu. Sepeti kita tahu, semakin muda usia anak biasanya konsentrasi dia juga pendek-pendek waktunya…:)

  7. erlina_erlina
    Erlina Anastasia June 24, 2013 at 3:18 pm

    Alika dibimbing oleh Pak Yos Soesilo di Bengkel Pelukis Cilik, Bintaro. Pak Yos memang mengkhususkan diri membimbing anak-anak. Lukisan di atas mulai dibuat ketika acara Jambore Lukis digelar di Ancol November tahun lalu.

  8. viccaegistha
    vicca egistha October 21, 2015 at 1:57 pm

    wuaaa baru hunting peralatan painting gara-gara nagara pake kuas eyeliner mamanya buat coret-coret,,sepertinya harus segera disalurkan nih hehe…

    artikelnya kerennn

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.