Mencari Inspirasi Nama Bayi

azitafebriani

Jauh sebelum menikah, saya sudah punya keinginan untuk memberi nama ‘Edelweiss’ untuk anak saya kelak kalau terlahir perempuan. Kecintaan saya terhadap bunga Edelweiss ini diawali ketika kakak pembina di organisasi pramuka tempat saya sekolah dulu bercerita tentang bunga ini yang katanya adalah bunga abadi, tidak bisa layu dan tidak bisa dijumpai di sembarang tempat karena hanya bisa tumbuh di gunung pada ketinggian tertentu.

Bertahun-tahun kemudian akhirnya saya menikah, alhamdulillah mengandung dan melahirkan bayi perempuan yang cantik dan sehat. Sebelumnya saya dan suami memang sudah mendiskusikan hal ini, untunglah suami tidak mempermasalahkan perihal pemberian nama dan akhirnya dinamakanlah anak pertama kami dengan nama Edelweiss Zahra Ayuningtyas. Nama Zahra sendiri disematkan untuk menghormati ibu saya dan Ayuningtyas adalah nama pemberian dari suami karena tetap ingin ada unsur jawanya. Sejak anak pertama lahir, saya sering menyenandungkan lagu Edelweiss yang tersohor itu baik disaat Edel rewel ataupun sedang bermain. Terselip keinginan satu hari nanti saya ingin menunjukkan habitat bunga Edelweiss kepada putri saya tersebut, untuk menunjukkan bahwa Edelweiss bukan sembarang bunga. Alhamdulillah tahun ini saya memiliki kesempatan untuk mendaki Gunung Semeru, selain karena memang sedang membutuhkan sedikit waktu untuk me time, melepaskan diri sejenak dari rutinitas kantor dan mengurus rumah tangga, saya juga ingin mewujudkan misi untuk menemukan habitat bunga Edelweiss.

Setelah pendakian yang dimulai dari Ranupani ke Ranukumbolo dan berakhir di Kalimati, akhirnya saya bisa menyapa Edelweiss di tempat asalnya. Karena bunga ini termasuk yang dilindungi, jadi saya mengambil fotonya saja untuk kenang-kenangan dan ditunjukkan kepada Edel ketika nanti saya sudah di rumah.

Menyapa Edelweiss di Ketinggian 2700 m dpl

Untuk anak kedua, Alhamdulillah kami dikaruniai seorang anak laki-laki yang tampan dan sehat. Suami berkeinginan memberikan nama dari tokoh pewayangan dan akhirnya saya memutuskan mengambil nama Arjuna dengan mengharapkan semua sifat baik dari tokoh pewayangan tersebut. Untuk anak kedua ini, kami masih belum memiliki nama lengkap sampai di hari ketujuh, tepat ketika Arjuna keluar dari rumah sakit karena bilirubin yang cukup tinggi. Akhirnya kami menamainya Arjuna Arietis Ruhana Tasman. Arietis ini diambil dari rasi bintang Alfa Arietis yang merupakan bintang paling terang di rasi bintang Aries. Ruhana diambil untuk menghormati almarhum papa saya sedangkan Tasman adalah nama papa dari suami. Semoga segala kebaikan dari setiap individu yang namanya melekat di diri anak-anak kami bisa tetap melekat dan menjadi kebaikan untuk anak kami.

Sekarang Edelweiss sudah berusia 3 tahun 9 bulan & Arjuna berusia 1 tahun 6 bulan. Saat ini saya punya keinginan untuk mendaki Gunung Arjuna untuk “menyapa” Arjuna dari puncaknya. Selain itu jika Allah mengizinkan dan memberikan rezeki anak ketiga, saya juga sudah memiliki calon nama yang diambil dari salah satu nama gunung yang ada di Indonesia. Seru sekali ya mencari inspirasi nama-nama untuk anak!

Gunung Arjuna dilihat dari Pananjakan - Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Untuk para Urban mama-papa yang sedang menanti kelahiran buah hatinya, selamat berkreasi mencari inspirasi nama untuk sang buah hati tersayang.

10 Comments

  1. Kira Kara
    Bunda Wiwit October 26, 2014 at 9:56 am

    kereennn.. mamahnya keren hobinya, nama untuk anaknya keren pulaa.. kiss untuk semua calon bocah petualang :)

  2. thalia
    thalia kamarga October 26, 2014 at 12:34 pm

    aih, bagus2 deh namanya… mungkin, nanti kalo Edel udah besar, bisa ikutan ngejenguk taman bunga asal namanya :)

  3. ZataLigouw
    Zata Ligouw October 26, 2014 at 7:03 pm

    aa toss dong azita, gw juga suka banget nanjak dan salah satu momen yg gak terlupakan, ya saat tiba di padang edelweiss..

    seneng deh sama namanya, Edelweiss dan Arjuna :)

  4. eka
    Eka Wulandari Gobel October 27, 2014 at 8:19 am

    nama anak-anaknya bagus-bagus banget!
    asyik pastinya kalau sudah besar nanti bisa mendaki gunung bersama :)

  5. siska.knoch
    Siska Knoch October 28, 2014 at 6:08 am

    setuju sama mama diatas mamanya hobinya keren, nama anak2nya juga bagus :))

  6. bunda nouf
    bunda nouf October 28, 2014 at 9:57 am

    semoga besaran dikit bisa ikut naik gunung yaaa….
    supaya makin bersemangat, baca ini :)
    http://theurbanmama.com/articles/mengajak-si-kecil-mendaki-gunung-gede.html

  7. cindy
    cindy vania October 28, 2014 at 11:33 pm

    keren banget hobi mamanya! mudah2an kesampaian ajak anak2 naik gunung bareng yaa :)

  8. hananafajar
    hanana fajar October 29, 2014 at 9:37 am

    ahhh jitaa..baru baca disini cerita lengkap nama edel dan arjun..
    mama jitaa emang kereeennn semogaa nanti bisa naik gunung bareng jagoan2nya yah:)

  9. iprytz
    Pryta Aditama October 29, 2014 at 11:11 pm

    salut banget sama jita dan hobi hikingnya.. salut juga buat suaminya yang ikhlas ngizinin sang istri me time dengan kegiatan favoritnya.. :D
    Edel n Arjun semoga sehat terus yaa.. bangga pasti punya mama jitaaa.. ♥

  10. azitafebriani
    azitafebriani December 16, 2014 at 2:22 pm

    aduh, telat banget ya baru komen sekarang :D

    makasih ya mamod untuk kesempatannya :)
    dan makasih semua untuk apresiasinya..

    bunda wiwit, bunda thalia, bunda zata, bunda eka, bunda siska, bunda cindy, ibunya azani, mamanya qavi :)

    bunda nouf keren banget, pengen ih suatu saat kaya gitu ngajakin anak-anak hiking, bismillah yang penting niat dulu dari sekarang..hehe

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.