Metoda Pengajaran Montessori

CMummySarah

Setelah saya melahirkan anak kami pada tahun 2001, sambil mengasuh si kecil dan juga mengikuti suami di Canada, saya manfaatkan sedikit waktu yang ada untuk mengambil lanjutan pendidikan guru Montessori atau Montessori Teaching Method di sini.

Saya pikir mumpung di luar negeri, dasar pengajaran Montessori yang sudah saya miliki sewaktu di Indonesia tahun 1993 hingga 1995 sebaiknya saya tambah dari Inggris dan Canada. Selama 3 tahun, di sela-sela waktu yang ada untuk mengurus anak, suami, rumah, kebun, kantor, saya belajar lagi untuk mengetahui seluk-beluk metoda pengajaran Montessori tingkatan bayi hingga sekolah dasar.

Di sela-sela membantu suami tugas lapangan, Alhamdulillah bersama si kecil putri kami, saya masih dapat menyelesaikan tugas-tugas untuk mengajar dengan bolak balik Vancouver dan juga London, Inggris. Saya bertekad ingin mendapatkan ilmu mengajar metoda Montessori yang sebenar-benarnya.

Ada satu sekolah lokal di Whitehorse, Canada yang menawari saya menjadi guru di sini, Fireweed Montessori School namanya. Saya senang sekali sebab sekalian saya dapat membawa anak saya ke sekolah, saya juga dapat mengajar mengamalkan ilmu yang saya dapat dengan susah payah.

Ruangan kelas sekolah dengan Metoda Montessori.

Metoda Pengajaran Montessori.
Metoda Montessori adalah metoda pengajaran anak dari mulai bayi hingga tumbuh kembang mencapai usia sekolah kelas 12 dengan metoda dan cara-cara serta mempergunakan materials atau alat-alat khusus yang ditemukan oleh Dr. Maria Montessori, dokter, guru serta pendidik berkebangsaan Itali.

Lebih lanjut dapat dilihat di sini http://www.montessori.edu.

Saya tertarik untuk menjadi pengajar anak-anak dengan menggunakan metoda Montessori ini sebab:

  1. Filosofi bahwa anak adalah individu yang unik dan mempunyai talenta serta cara kerja yang tidak sama satu dan lainnya cocok dengan prinsip saya.
  2. Filosofi bahwa anak lebih suka berkarya atau bekerja daripada bermain menarik hati saya. Kata yang digunakan adalah “work” rather than “play”.
  3. Filosofi bahwa dunia Montessori adalah dunia yang rapi teratur, bersih, beres, dan organized sangat sesuai dengan hobby saya yang suka bersih-bersih, beres-beres, dan organizing.

Intinya semua metoda pengajaran yang ada, yang menganggap anak adalah manusia pribadi unik yang perlu dihargai pendapat, cara pandang, cara berpikir dan sumbangsih nya untuk dunia ini jelas cocok dengan cara pandang saya.

Dressing frames, salah satu materials dari Montessori Method agar anak belajar praktik practical life keseharian berpakaiannya mandiri.

Materials yang digunakan untuk pengajaran sekolah dengan Metoda Khusus Montessori ini juga dipesan secara khusus dari Itali dengan ketepatan dan presisi yang akurat.
Seperti cangkir-cangkir kecil untuk pelajaran Practical Life benar-benar terbuat dari pecah belah, bukannya plastik agar tidak pecah.
Penggunaan cangkir dengan material pecah belah ditujukan agar anak setelah menguasai cara memegang cangkir dapat bertanggung jawab dengan ditingkatkan ke dalam level memegang cangkir betulan.

Tanggung jawab anak-anak itu usia 3 tahun asuhan kami dalam memegang cangkir pecah belah tercipta. Cangkir-cangkir tidak pecah, anak-anak bangga dan percaya diri karena guru memberi kepercayaan bahwa KAMU BISA. KAMU HATI-HATI dan KAMU DAPAT MINUM dari cangkir sama seperti orang dewasa. Terpancar wajah cerah anak-anak yang percaya dirinya terasah… I CAN! SAYA BISA!

Ini metoda yang membuat anak independen, cerdas, percaya diri dan lingkungan tidak mengecilkan mental mereka.

Saya cocok klop rasanya.

Pouring activity atau menuang ke dalam gelas, dari Practical Life Montessori, courtesy of peacefulpathwaysmontessori.org, thank you.

Suatu Hari Ada Seorang Guru Menempuh Jalan Pintas.
Suatu hari ada salah seorang awam yang ingin mendirikan sekolah Montessori di kota Whitehorse ini. Saya diminta menjadi konsultan lepasan untuknya.
Saya bilang, bahwa sebut saja Ibu X harus mengikuti pendidikan menjadi guru Montessori yang benar di Vancouver selama minimal 1 tahun, setelah itu mengurus perijinan dan membeli materials untuk sekolah langsung dari Itali.
Ibu X, tidak menuruti saran saya, dia hanya melongok mencoba bersekolah di Vancouver hanya 6 bulan saja dan kilat mendirikan Sekolah Montessori tandingan di kota kami.

Saya tidak mau lagi bekerja padanya walau dia mampu menggaji besar juga, idealisme sudah bersebrangan dengan filosofi Montessori dan kata hati saya sendiri.

Ibu X membeli materials asal yang murah, dan bukan cangkir pecah belah melainkan cangkir plastik.
Saya memperingatkan dia, jika tidak benar-benar memakai material yang aseli dari Itali sebaiknya tidak mendirikan sekolah. Juga mengingat dia belum sah menjadi guru Montessori.

Ibu X tidak mendengar saya dan langsung pasang iklan di kota.

Enam bulan kemudian pemerintah menutup sekolah Montessori Ibu X dengan paksa atas pengaduan para orang tua murid yang curiga karena metoda diajarkan tidak semestinya dan menggunakan peralatan yang seadanya.
Para orang tua menghubungi saya dan menceritakan semuanya. Peristiwa ini terjadi pada tahun 2008.

photo courtesy of childrencirclemontessori.org, thank you.

Anak sedang mengerjakan Sensorial dengan Pink Tower materials.

36 Comments

  1. Medy
    medy May 23, 2011 at 12:28 am

    Tfs bi Willy, akupun tertarik dgn metode ini.Ada referensikah utk sekolah yg ‘benar2′ Montessori di Indonesia? Takutnya byk yg seperti ibu x, hehe ;)

  2. ayuning
    Ayuning Martha Riskiyani May 23, 2011 at 7:17 am

    Thanks infonya benar2 bermanfaat :))

  3. nyanya
    almaviva landjanun May 23, 2011 at 8:55 am

    TFS bi Willy. Sama kaya Teh Nit..aku juga tertarik banget.

  4. mamaelan
    mamaelan May 23, 2011 at 8:56 am

    thanks infonya! sama ni pertanyaannya,ada referensi sekolah yg bnr2 montessori di jkt?

  5. superpippo
    Astrid Lim May 23, 2011 at 9:16 am

    thanks infonya ya =) dari dulu udah penasaran sama si montessori ini..tapi emang biayanya mahal banget di jakarta…apa di seluruh dunia begitu ya? makanya kadang jadi kepikir untuk berpaling ke yang nggak full montessori, tapi serem juga baca cerita si ibu X =p

  6. trias.kelly
    trias kelly May 23, 2011 at 9:31 am

    BAru aja mau browsing soal montessori ini, eh muncul artikelnya di TUM, TFS ya….

  7. ninit
    ninit yunita May 23, 2011 at 9:32 am

    iya bagus yaa metoda montessori ini. bikin anak percaya diri dan dihadapkan dengan sesuatu yg riil. yg penting tetap dalam pengawasan dan anak pasti bangga diberi kepercayaan.

    kl sekolah pendidikan guru montessori di jkt dimana ya bi willy?

    tfs.

  8. Travinan
    Travina May 23, 2011 at 9:38 am

    ngilerrrr berat sama montessori method ini ! ada yang bisa info di Bintaro atau Jakarta Barat ada atau ngga ? TFS yah !

    1. mommalika
      Masyita May 23, 2011 at 11:26 am

      Travina, yang gw tau di Bintaro ada 3 sekolah Montessori, satu di sektor 1 Bintaro namanya Amanda Montessori, dua di sektor 5 Bintaro namanya Tessa Montessori, dan 1 lagi di setor 9 Bintaro namanya Hikari Montessori. Kalo yg di Hikari ini ada tambahan les bahasa Jepangnya dan nantinya bisa ngelanjutin ke sekolah Jepang Bintaro..

      1. Travinan
        Travina May 24, 2011 at 1:19 pm

        thank you yah ! pengen banget deh bebe Noor Audrey bisa masuk Montessori achool. btw, itu beneran certified Montessori kan ?

      2. mama alba
        mama alba August 20, 2011 at 1:00 pm

        Tesa montessori itu memang full montessori, alat dan metode sangat sesuai dengan metode montessori, guru guru (terutama class lead teacher) nya berpengalaman disekolah montessori, alamat sekolah itu di JL.bintaro utama blok DD15 no.2 telp. 7360211 atau 7375471,
        Montessori itu memang bagus banget buat pendidikan anak, anak menjadi sangat mandiri, kreatif dan berkepribadian matang.

  9. tari quennell
    lestari yudiastuti May 23, 2011 at 10:28 am

    sangat menarik metode montessori ya..:) di surabaya dimana ya???????? tapi mempelajari dulu ah mengenai metode ini….biar benar2 mengerti :)

  10. citrapratiwi
    Citra Pratiwi May 23, 2011 at 10:41 am

    Halo mom, saya newbie nih di TUM, senang sekali membaca ini, apalagi ada linknya. Jadi inspirasi buat anakku nanti. Anakku masih 4,5 m hehe.. TFS

  11. wee_dee81
    Marissa May 23, 2011 at 11:59 am

    Lagi lagi TUM memberi inspirasi dan pandangan yang oke… ^^

    Thanks for sharing ya mom

  12. ifa
    ifa May 23, 2011 at 12:15 pm

    wahh..menarik sekali metode ini :) klo di Bandung dmn y?jd pgn tau byk ttg metode montessori :D

  13. vintya
    vintya May 23, 2011 at 12:24 pm

    i adore metoda montessori, tapi buat saya,walaupun dengan alat yang se-’ada’ nya (material lokal, plastik dll) tapi kalau alat tsb masih relevan untuk dipakai belajar, asalkan gurunya tepat dalam menerapkan seluruh nilai filosofi montessori-nya, saya kira mereka tetap dapat esensinya (percaya diri, bangga dan selalu ter-motivasi untuk lebih baik).. ada blog bagus dari someone yg ingin share montessori4everyone.blogspot..
    bu ninit, tempat teacher training metoda montessori di jkt : jakarta montessori school jagakarsa (LMC), indonesia montessori tebet.. smg bermanfaat TFS

  14. CMummySarah
    Willy Julivanie Aspinall May 24, 2011 at 7:13 am

    Wah..wah terimakasih ya semua keponakan2..ibu-ibu muda yang trengginas dan cekatan…Terimakasih ya Nit udah dimuat di sini…

    Untuk ibu2 muda lainnya juga ini ada link nya…

    Ini link jika ingin belajar menjadi guru Montessori di Jakarta :

    Yayasan Kreativita Montessori Jakarta Jalan Durian No. 10, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12620, Indonesia Contact Details
    Carol Engmann – (Early Childhood course and Foundation Course)
    +62 21 727 2162
    +62 21 727 2202
    [email protected]

    Untuk Vintya..benar sekali pendapatnya…yg utama memang pengajaran oleh guru atau orang tua yang sudah tahu dan mengerti serta mendapat dasar pendidikan Montessori ini. Jika kemudian dikembangkan menjadi penggunaan oleh alat2 yang ada di sekitaran itu karena pendidikan menggunakan alat2 standar telah dicapai…itu penjelasan tambahan dari saya…:)

    Sekali lagi terimakasih ya..

  15. nov afni
    sinta khairunnisa May 25, 2011 at 8:47 pm

    bagus banget ya metodenya..TFS ya sis..artikelnya sangat informatif..btw, udah ada belum ya sekolah yang pakai daar Montessori di Indonesia/jakarta?

  16. c4t_rin
    Catherine Gunawan May 27, 2011 at 5:59 pm

    Sy bru aja masukin anak sy preschool di “KIDEA” yg ktnya menggunakan kurikulum Montessori. Cabang nya banyak kok di Jakarta. Bisa di check di web nya http://home.kidea.sch.id/bin/home.php

    Baru ngeh ada kurikulum Montessori ini pun dr skul nya ditambah sharing dr sis… trnyata bgs ya..
    TFS sis :)

  17. amie kumala
    Hutami Kumala May 28, 2011 at 7:08 am

    waaa..tertarik nih jadinya. mumpung rama masih jauh dari mulai sekolah bisa browsing2 dulu soal Montessori ini. TFS mom…

  18. mamakeno
    Nova Sylvana May 28, 2011 at 1:18 pm

    Owh, jd seperti itu ya metode montessori.. Bagus ya..
    Tapi sayang, di Indonesia mahal sekali ya biaya sekolahnya.. :p

  19. maman
    Melati Georgi June 6, 2011 at 10:52 pm

    Keren banget emang montessori.. Ada anak teman yg super active n dia skolah di montessori bali skrg.. Yg sy dengar sih,very limited number of kids can go there. They will select their students too.. Imho, sebenarnya ngga perlu skolahin anak semahal itu kali ya? Tentunya kita ingin yang terbaik untuk buah hati kita, tapi pengalaman berbicara.. Toh kita ortunya ngga skul di montessori bisa cukup maju n sukses dlm hidup. Justru org yang bs flexible dan bergaul di semua level lbh berhasil. Kalo anak skul yg mahal gtu, mrk akan lbh sedikit interaksi dgn org2 di level sosial yg berbeda. Jdnya ada eksklusivitas.. Hummm, tapi skolah lokal juga banyak yg terlalu menuntut anak untuk jd “seragam” dan kurang kreatif sih nya.. Jadi bingung nih mamanya, mana yg paling pas buat si kecil (heheh..maaf jadi curhat).

    Tfs mamas :)

  20. ryadhey
    ryadhey June 11, 2011 at 1:09 pm

    saya tinggal di bandung, dan sangat tertarik dengan metode pengajaran tersebut. walaupun belum punya anak, tapi ga da salahnya untuk belajar lebih dini :)
    kira2 di bandung ada g ya tempatny

    1. Niniek Rofiani
      niniek rofiani June 17, 2011 at 10:32 am

      Hi All…

      ak baru nem blog TUM, seneng banget bisa sharing and be well informed mother. saya sudah lama dengar mengenai montessori ini. dan memang bagus. jadi makin mantap nih untuk sekolahin Edo (4,5 m) di sekolah berbasis montessori ini.

  21. Ratna Wulandari
    Ratna Wulandari June 17, 2011 at 11:12 am

    tfs mba willy! bagus & berguna banget infonya :)

  22. lilyardas
    lilyardas August 18, 2011 at 10:00 pm

    Satu kendala bagi sebuah sekolah montessori murni di Indonesia adalah… Mahal! Misalnya Jakarta Montessori School yang mematok harga USD 1.000/bulan…. Aduh mak, gaji suami saya aja gak sampe segitu :(

    Saat ini saya sedang mengambil Diploma Montessori di Sunshine Teacher Training Center, sementara anak saya di Sunshine Preschool-nya. Kalo ada yng tertarik mo jadi guru Montessori, bisa kontak ke Sony (principalnya) 0815-9807005, kebetulan kelasnya baru mo mulai 5 Sept ini.

    Setau saya di Sunshine sebagian pake material lokal. Termasuk beberapa cangkir dan mangkuk plastik. Alasannya sama… operational cost. Begitu pun uang sekolahnya cukup bikin saya megap2 sekitar 1,3jt/bulan. Fyi, saya pribadi di rumah sudah menghabiskan mungkin 1 lusin gelas kaca untuk anak pertama saya, sejak pertama kali dia tertarik memegang gelas kaca, sampai dia advance mengambil gelas dan menuangkan air ke dalamnya (waktu itu saya belum kenal Montessori)… Menurut cerita teman saya, justru di training ini kita bakal diajarin, gimana caranya menciptakan material Montessori yang murah meriah tanpa meninggalkan filosofi, terutama material Practical Life

    Di sana, pernah juga ada sesi dengan Dr. Paul Epstein, writer and Principal of Rochester Montessori school, US, dimana dia pernah menjalankan sekolah Montessori di remote area dimana akses untuk material Montessori sama sekali tidak ada. Dia menggunakan real fruits dan batu2an utk belajar menghitung. And salah seorang peserta sesi tersebut berkomentar “It’s a bit ironic that Montessori was used to be for the unfortunates (children with special needs), but now only the fortunates (children from wealth family) can go to Montessori school”

    Saya pernah bincang2 dengan seorang pendiri sekolah montessori di Jaksel. Dia menghabisakan lebih dari 200juta, hanya untuk pengadaan material Montessori yang sudah tersertifikasi Internasional. Itu pun dari supplier Malaysia. Gimana kalo yang dari Belanda atau Italia? Wah gak kebayang deh mahalnya. Belum lagi biaya pendidikan guru M0ntessori yang sekitar 20-25juta/guru, sementara 1 guru per 6 siswa. Gak heran kenapa the real Montessori school itu mahal

    Saya pernah juga observasi ke Rumah Bermain Padi di Bandung, dimana sekolahnya tidak meng-claim dirinya sebagai sekolah Montessori, tetapi menggunakan metode Montessori sebagai materi pendidikannya. Ownernya 8 tahun jadi guru Montessori di London, tapi di Bandung dia berani 100% go lokal alias menggunakan material lokal. Dengan cara seperti ini, dia bisa offering uang sekolah cuma Rp 400ribu/bulan (kontak Julia: 0812-2001092)

    Di Indonesia sendiri setau saya belum ada asosiasi sekolah Montessori seperti halnya di UK atau Australia. Jadi ya terserah si sekolah, mo ngaku2 Montessori School tapi ternyata abal2, atau mengaku sekolah biasa tapi ternyata mengaplikasikan filosofi Montessori, gak ada yang ngelarang. Boro2 ngelarang Montessori, di Indonesia sendiri sebuah TK harus beroperasi minimal 1 tahun dengan 10 murid baru bisa mengajukan ijin ke Diknas. Dan banyak sekali sekolah yang males punya ijin Diknas, karena masalah proses yang lama belum lagi “uang pelicin”-nya. Jadi selama yayasan sekolah sudah tercantum di Depkumham, ya aman lah. Hehehe…. Tapi ya si ortu murid yang kudu pinter2 dan mengerti konsep Montessori itu sendiri, gak asal percaya kata guru sekolah ybs. Karena pernah baca di milis tetangga, kalo dia mengunjungi 5 sekolah Montessori. Tapi tetap aja, walaupun judul sekolahnya Montessori dan anggota asosiasi Montessori internasional, ada aja yg sedikit melenceng dari filosofinya sendiri.

    Buat yang ingin kenal lebih lanjut ttg filosofi Montessori, ada shortcourse nih di Fundi Montessori Teacher Training Center (Kelapa Gading), tgl 1 dan 8 Oktober, Rp. 2,5juta per person. Kalo tertarik, kontak aja ke marketingnya Ria (0812-1867327)

    Atau bisa juga baca buku “Montessori Madness” tulisan Trevor Eissler (http://www.youtube.com/watch?v=GcgN0lEh5IA)

    @Travina: teman saya baru aja mo masukin anaknya ke Sun Flower Montessori di Bintaro, tapi mbuh lah di sektor mana itu, katanya gak jauh dari rumahnya. Rumah dia sektor 3

    @Maman: Idealnya sih gitu mbak, tapi ya gimana ya? Banyak org2 sukses dunia yang mengaku dirinya bisa sukses karena sejak kecil sekolahnya di Montessori sih (lupa siapa aja, tapi diantaranya pendiri Amazon.com, pendiri Google.com, Jackie Onassis, Anne Frank, siapa lagi ya? Banyak lah)

  23. mama alba
    mama alba August 20, 2011 at 1:12 pm

    Setuju banget metode montessori itu memang sangat baik buat anak anak, area belajar (epl, sensorial, cultural, math, language) sangat mendukung anak dalam mempersiapkan diri menghadapi masa depannya, belum lagi kemandirian dan kedisplinan yang di ajar kan wah..keren deh montessori

  24. vintya
    vintya October 23, 2011 at 5:19 pm

    Hi moms… pingin sharing nih..
    Mudah2an bermanfaat ya..
    Belakangan saya lagi rajin cari info tentang pelatihan Montessori,tapi pinginnya sih yang porsi materinya pas buat ibu-ibu rumah tangga kaya saya.. hihi..

    Buat yang tinggal di Bandung – spt saya :D, betul yg lilyardas bilang ada Rumah Bermain Padi,daerah Cigadung. Mereka buka pelatihannya juga lho. Biayanya kalau ga salah berkisar 5-6 juta/org dg pertemuan 1x seminggu (filosofi+5 area). Mereka juga mengfokuskan ke Montessori Bernafaskan Islam. Saya lupa nama kontak personnya,telpon sekolahnya 022-2500372.

    Kabar yg menyenangkan sebenernya buat moms yg tinggal di area Jabotabek,ada Rumah Montessori di BSD Tangerang. Saya kontak2an via email dan pernah telpon juga di 021-70777005/08122395704. Ibu ini (hihi dasar amnesia..lupa deh namanya :D) buka program pelatihan Montessori juga.
    Saya tertarik,krn beliau buka Program Peduli rutin setiap bulan, dmn katanya : kalo join berarti kita akan berbagi ilmu,bersubsidi silang (meng-gratis-kan 1 peserta guru dr sekolah tidak mampu untuk ikut training),dan beramal pula..
    Biaya yg normalnya 2,5jt-an utk materi filosofi singkat+5area-nya dibuat jadi cuma 987rb (selama 2 minggu).. WOW!

    Beliau cerita jg,yg kelas Okt baru selesai. Pesertanya ibu2 dan guru2 preschool (krn katanya,program ini ternyata cukup disambut baik oleh siapapun yang memang belum tau sama sekali ttg Montessori)
    Aahh..jadi pingin ikutan kalau ada waktunya..walau hrs ke BSD hihi..
    Saya sih salutnya,beliau mau sharing ilmu & pengalaman dia di saat tempat2 pelatihan lain juga biaya pelatihannya.. mm.. nggak murah2 juga ya..

    Kayanya beliau ini kepingin banget semua orang tau dulu ttg Montessori,biar setelah tau menjadi cinta..
    Beliau bilang jg kalau mau lebih dalam lebih baik ambil diploma aja. Tp saya pikir ini awal yg bagus untuk tau dulu paling tidak,sebelum kita menentukan tujuan dan mengeluarkan biaya,waktu,tenaga serta pikiran yg lebih besar lagi.. hahay.. ya nggak sih? ;)

    Ok moms.. silakan mencoba.. (hiks.. I wish..)
    Oya aku temenan jg di facebook dengan si Rumah Montessori ini :) barangkali ada yang mau liat2 aktivitasnya..

  25. Senyum
    Senyum December 14, 2011 at 10:03 am

    Mom Travina, senang sekali saya ketemu blog ini, ternyata memberikan cukup pencerahan nih tuk kekusutan pemahamanku tentang metode montessori…

    Mo curhat sedikit mom, anakku sudah bersekolah 3 tahun ini di salah satu sekolah montessori di daerah Jak-Bar, anakku ini melankolis koleris sekali…harapanku dengan bersekolah di sekolah itu, untuk menunjang cara belajar anak gitu, semua potensi2nya akan tergali dan juga kelemahannya mis. cengeng, ngak PD apalagi kalo tuk maju tampil performance, bisa terstimulasi supaya jadi lebih mandiri…Sbab pada dasarnya dia kreatif, imajinatif, gemar sekali berpikir logical, cukup detail dan sangat suka bereksplorasi..

    Ternyata…mengaju ke Ibu X, yang mendirikan sekolah montessori “asal2an”…kelihatannya sekolah anakku seperti itu..waduh..kacau deh..saya baru bisa bandingkan hasilnya setelah baca2 di blog-seperti punya dikau ini…

    Apalagi secara bagaimana seharusnya penerapan metode montessori ini juga harus didukung guru2 yang ditraining montessori, nah ini juga ngak jelas…walo alat2 peraganya lumayan lengkap, karena bentuk2nya yang sederhana, mudah di tiru jadi kemungkinan memang bisa dibuat sendiri…

    Lalu, menjelang SD ini, anakku tidak diterima di SD lanjutan sekolahnya ini sendiri…dengan alasan emosinya tidak matang..Saya jadi bertanya2 apa penerapan montessori ini sepertinya tidak nyambung prosesnya…dari preschool ke primarynya…apa cuma di sekolah anakku ini aja ya? Diukurnya dari hasil test psikologi…jadi sepertinya yang dinilai sekolah, dari kognitif, bukan dari progress selama bersekolah selama 3 tahun ini ya….sepertinya melenceng dari montessori kan?

    Apa mom tahu, secara khusus ada ada pembina/ pengawas untuk sekolah bermetode montessori, supaya jadi ngak asal2an gitu..sbab kalo orang tua hanya terima yang ada dan tidak punya info bagaimana metode montessori yang benar, kan sayang….bayar sekolah mahal2 tapi ternyata tidak ada nilai tambah dari metode montessori yang seharusnya didapat oleh anak2nya..

    Jadi tuk moms lainnya…agak2 jeli memilih sekolah yang berlabel montessori ya..seperti pengalamanku ini, masih banyak yang cuma mau menjual sekolah dengan differensiasi embel2 montessori padahal isinya nanggung banget gitu…

    Salam buat keluargamu dan moms yang lainnya….

  26. mi3ke
    Mieke Puspita October 26, 2012 at 8:43 am

    Mom willy, anak sy bersekolah di surabaya montessori school. Bolehkan sy minta info, bagaimana proses belajar menggunakan metode montessori untuk SD/primary? Apakah sama dgn yg ibu jelaskan diatas? Akhirkhir ini y merasa sekolah anak sy ini agak melenceng dr nama montessori nya. Krn akhir2 ini anak sy ‘dijejelin’ pe er dan test! Please, send me some link or some brief explanation about the montessori method used for primary students. My email: [email protected]. Thanks before.

  27. mita munaf
    herninta February 23, 2013 at 9:50 pm

    halo moms :) mau kasih info kalau rumah montessori di bsd yang diceritain mom vintya yg tadinya hanya tempat pelatihan montessori untuk guru dan ortu mulai maret ini dah buka pendaftaran murid baru di bsd:D term 1 dimulai april 2013 ini:) uang pangkalnya jg murmer 2,150 jt, uang kegiatan 3,6 juta per tahun (dibayarkan 900 rb/trimester) dan uang skul 400 rb,
    alamatnya di:
    Jl. Kencana Raya Blok J5/7 Kencana Loka BSD Sektor 12 Tangerang Selatan
    Tlp. 021.70777005 (Hotline : 0812.239.5704)
    Email : [email protected]
    Website : http://www.rumah-montessori.blogspot.com

    aku pingin ajak si bungsu trial di sini:D teratrik ma metodenya jg sosok bu ivy yang enak diajak diskusi

  28. bogni lulu
    bogni lulu May 7, 2013 at 11:46 pm

    Hi moms, salam kenal, to the point nih :) mo sharing aja. montessori emg bagus banget metode pengajarannya, anakku dua2 nya sekolah di TK montessori bali, yang satu memasuki tahun kedua dan bulan agustus nanti sudah mengikuti extended class, pulangnya bakalan jam 2.30 bo hahaha kasian bener ya padahal tk loh :D , adiknya baru tahun pertama. Dan aku akui mereka jadi mandiri banget sekarang, mereka juga jadi disiplin banget di rumah, wah gimana jelasinnya ya pokoknya amazing sekali melihat kemajuan mereka yang begitu cepat dari hari pertama sekolah hingga hari ini. Ada tuh satu rules yang aku sukaaaaa banget, “NO HAT NO PLAY” mengingat setiap jam 11.45 anak2 diumbar di kebun sekolah buat bermain2 :D dan kalo ga pake topi ya kudu duduk aja di pinggiran ga boleh ikutan main2 di luar, ada lagi sih rules nya yang aku suka hehe,,, kalo ke sekolah ga dibolehin bawa permen ato coklat karena setiap jam 10 sekolah sudah menyediakan cemilan sehat alias buah2an segaaarrrr :D, baju ga boleh yang pamer merk alias pamer logo, dll pokoknya smua peraturan yang diterapkan di montessori bener2 mengajarkan anak2 untuk menjadi pribadi yang mandiri alias ga manja. Tapi emg sih moms biaya nya itu yang menurut aku sih udah super duper mahal :( ngos2an juga mikir biaya sekolah anak dua, makanya masih bingung tar SD nya terusin lagi ga ya ke montessori ^_^ soalnya metode pengajarannya bagus tapi ya apa harus memaksakan diri kalo sudah merasa mulai berat :) mungkin bijaknya adalah dimanapun anak2 sekolah asal tenaga pengajarnya profesional dan lingkungan belajar kondusif sudah pasti bagus buat kemajuan daya pikir dan pribadi mereka, ga harus sekolah yang mahal ato international school :)

  29. erwien
    erwien July 4, 2014 at 10:38 am

    Hi, moms salam
    Saya mau tanya adakah TK dengan sistem montessori yang memakai bhs pengantar bhs Indonesia? Saya sedang mencari untuk anak saya yg berusia 5th, terima kasih

  30. chalkie
    chalkie September 21, 2014 at 12:55 pm

    Hi moms, sama nih bu saya juga lg nyari sekolah montessori buat anak saya, kebetulan di facebook tadi saya nemu mau ada kb tk montessori dibuka bulan depan, namanya Sahabat Montessori deket bgt sama Gandaria City.. saya udah coba hubungin sekolahnya, katanya memakai bahasa pengantar Bahasa Indonesia

  31. mita munaf
    herninta November 20, 2014 at 1:27 pm

    Mommies, mau update dl:) akhirnya aku nyekolahin malik anak bungsuku di rumah montessori BSD

    Awalnya aku tertarik masukin malik ke rumah montessori setelah baca tentang profil bu ivy maya safitri dan rumahbermain padi yang ikut dia dirikan.
    Konsep rumah montessori ini sama dengan rumah bermain padi cuma bedanya kalau rumah bermain padi montessori islami kalaurumah montesori untuk umum.

    Poin-poin yang membuat aku akhirnya memasukkan malik ke rumah montessori:
    1 . rumah montessori pengantar utamanya bahasa indonesia
    waktu malik dimasukkan umur 2 thn itu aku cari pre school yang pengantar utamanya bahasa indonesia dengan alasan supaya malik lebih meningkat dulu kemampuan berbahasa nya sebelum mempelajari bahasa asing
    di rumah montessori juga diajarkan bahasa inggris tapi dengan cara-cara yang fun melalu kegiatan montessori sehingga anak-anak enjoy

    2. di rumah montessori rasio guru: murid 1: 5
    dengan kelas yang kecil aku berharap guru2 lebih bisa fokus pada anak-anak dan malik yang baru pertama kali bersekolah lebih nyaman di kelas karena tidak terlalu banyak orang

    3.metode montessori yang digunakan di rumah montessori membuat anak-anak lebih bebas mengekspresikan dirinya, mereka belajar dengan mengeksplorasi lingkungan sekitarnya dan aktif bertanya.

    di rumah montessori ada 5 sentra:
    practical life
    Mathematics
    sensorial
    cultural
    languange

    malik selama hampir 2 tahun ini bersekolah di sana banyak sekali kemajuannya:
    lebih mandiri
    (mau makan sendiri, pakai baju sendiri, lulus toilet training di usianya yang 3 thn skarang ,kalau habis mainan tanpa diminta dia kan membereskan ke tempatnya semula karena dibiasakan di sekolahnya juga seperti itu
    lebih PD
    kalau ketemu orang sudah mau menyapa dan mengajak ngobrol dari yangs ebelumnya pemalu

    kemampuan motorik dan sensoriknya meningkat
    di usianya yang 3,5 thn sekarang tanpa sengaja diajarkan malik mau untuk mengulik huruf dan angka. dia dah tau huruf A-Z juga angka 1 hingga puluhan dan mau belajar menulis sendiri mungkin karena metode belajarnya yang menyenangkan di sekolah dan membebaskan anak untuk menjadi dirinya sendiri

    4. Tiap bulan tema untuk bahan pembelajaran berbeda-beda
    misal bulan ini temanya tentang pertanian dan peternakan makan sebulan itu akan dibahas tentang tanaman2 di pertanian, hewan2 peternakan juga profesi2 yang berkaitan dengan itu
    ada outing dan kegiatanb berenang tiap trimester

    5. Laporan harian dan laporan triwulan
    orang tua akan menerima laporan harian tentang sentra-sentra yang anak masuki, apa saja kegiatan di sekolah, sikap mereka dalam melakukan kegiatan itu/masalah apa yang ditemui dna nanti tiap trimesterada laporan kemajuan siswa

    Mulai januari 2015 nanti ada ernrichment class-kelas montessori islami dan fun learning with english :
    Untuk kelas montessori islami yang dikenalkan ke anak2 menurut ms ivy(guru malik):
    ‘Pengenalan bahwa Islam itu indah. Ada pengenalan2 ttg agama islam yg simple di dalamnya plus anak2 berkegiatan montessori. Krn metoda montessori sebetulnya sdh sangat mencontohkan konkrit nilai2 islami
    Anak perlu contoh konkrit..mannner nya dulu yg sholeh..
    Ada materi doa doa pendek sehari hari..ada pengenalan hijaiyah..praktek sholat..cerita islami..lebih ke penguatan karakter’

    Utk kelas fun learning english anak2 akan diajak Mengerjakan kegiatan dan materi alat montessori tp semuanya dlm bhs inggris..dr mulai doa pembuka penutupan, pengenalan materi pembelajaran lebih ke penguasaan kosakata dan praktek conversation langsung

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.