Perhatian si Kecil

Yuritza

Suatu pagi jelang siang, di ruang keluarga, sambil nonton TV dan memangku Habibi:

Mama: Mama sayang Habibi! Habibi sayang Mama, gak?
Habibi: Sayaaang…. (dengan suara manjanya)
Mama: Sayang banget atau sayang saja? (tanya menggoda)
Habibi: Sayang banget!!
Mama: Horeeee !!

Senang sekali kalau rasa sayang dan perhatian kita mendapat balasan yang sama dari anak. Saya dan Habibi termasuk jarang sekali berpisah jauh dan dalam waktu lama. Jadi, sekalinya berjauhan, rasanya pasti sangat kangen dan kalau sudah ketemu rasanya antusias sekali.

Jika kebetulan saya harus pergi untuk waktu agak lama dan tidak bisa mengajaknya, biasanya Habibi akan dititipkan pada Ibu Mertua atau Kakak Ipar. Saat saya kembali untuk menjemput Habibi, Kakak bercerita kalau tadi Habibi diajak ke supermarket dan memilih lebih dari satu makanan. Ternyata yang satu lagi akan diberikannya pada saya. Ketika saya harus mengikuti pelatihan di akhir pekan, dari luar rumah sudah terdengar suara Habibi menanyakan saya. Saat saya masuk rumah, Habibi langsung menyambut saya dan menghujani saya dengan banyak pertanyaan dan cerita.

Rasanya senang sekali ketika tahu ternyata orang yang kita pikirkan juga memikirkan kita. Perhatian si kecil selalu menjadi penambah semangat saya.

2 Comments

  1. Kira Kara
    Bunda Wiwit May 23, 2013 at 4:42 pm

    so touching.. dikantor baca artikel ini, jadi inget anak-anak di rumah. Berharap jam segera cepat berlalu, cepet bisa peluk anak2 :)

  2. erina
    Erina Ramdhani May 30, 2013 at 5:17 pm

    Senengnya.. pas pulang ke rumah yang pertama dikejar anakku mobil dan iPad +_+

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.