Point Reward Chart

Ika_Ps

Biasanya point reward chart ini saya terapkan pada murid-murid saya di sekolah, dan ternyata sangat bermanfaat sekali.

Kelak, saat Ghani sudah masuk usia prasekolah saya sudah berencana untuk menerapkan ini juga di rumah. Siapa tahu para orangtua bisa mengadaptasi untuk anak-anaknya.

Point Reward Chart fungsinya untuk mencatat setiap kebaikan dan prestasi yang dicapai anak. Mereka akan memperoleh poin yang kelak jika sudah cukup banyak, bisa ditukarkan dengan reward yang bisa mereka beli sesuai jumlah poin yang terkumpul.

Mungkin ada yang pernah menonton acara Supernanny, dengan sedikit mengadaptasi gaya mereka dalam mendisiplinkan anak di rumah, inilah yang saya lakukan:

  1. Menyediakan karton untuk membuat chart, pita, dan label nama agar anak mudah menaikkan atau menurunkan sendiri poinnya. Sederhana saja, tapi bisa ditambah sedikit hiasan agar lebih menarik.
  2. Membuat daftar aturan apa saja yang menyebabkan pin bertambah dan berkurang. Biasanya setiap kebaikan dalam sehari bernilai 1, contohnya: mau membaca doa, berkata baik, membuang sampah, dll. Poin spesial bernilai 2 atau 3 jika ada target sudah dicapai si anak, contohnya: lulus toilet training, sudah lancar membaca doa sendiri, bisa berbagi dengan teman, dll. Poin akan berkurang 1 jika melanggar peraturan kelas (atau di rumah), contohnya: bermain saat belajar, atau jika di rumah: tidak mau merapikan mainan sendiri, dll.
  3. Lembar jumlah poin harian. Mereka menuliskan sendiri setiap pulang sekolah hasil poinnya hari ini, misalnya terkumpul 4 atau 5, atau hanya 1 karena  poin semula 2 berkurang 1 karena melakukan pelanggaran.
  4. Membuat jadwal penukaran poin, misalnya target penukaran 20 poin dan akan ditukar setiap akhir bulan, setiap 2 minggu, dll.
  5. Reward menarik berupa benda-benda yang disukai anak. Kalau saya menyediakan alat tulis lucu dan setiap barang diberi label poin, contohnya: satu pensil unik harus ditukar 20 poin, dan poin yang sudah dibayarkan dikurang dengan total poin yang dimiliki anak, jadi semacam sistem menabung dan jual beli.

Dari apa yang sudah saya terapkan di sekolah, tentunya akan jauh lebih mudah diterapkan di rumah sendiri dengan anak-anak kita. Di balik selembar karton ini, ada banyak yang nilai-nilai yang bisa kita terapkan sehari-hari. Semoga hal itu tertanam dalam kehidupan mereka kini dan kelak. Nilai-nilai yang bisa kita terapkan antara lain:

  1. Disiplin menaati peraturan,
  2. Patuh pada agama dan orangtua (untuk pembiasaan harian).
  3. Belajar jujur (bagi yang sudah bisa menuliskan sendiri nilai poinnya setiap hari).
  4. Gigih (karena harus berjuang mendapatkan reward yang diinginkan).
  5. Sabar (mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya).
  6. Mengasah kemampuan berhitung (menambah dan mengurang).

Jadi, para orangtua bisa menerapkan peraturan apa saja dan menetapkan reward yang akan memotivasi anak untuk berbuat baik setiap hari sehingga akan menjadi pembiasaan bagi mereka. Para ahli pun menyatakan bahwa pemberian reward lebih membantu perkembangan otak anak dibandingkan selalu memberi hukuman jika mereka tidak mematuhi peraturan.

15 Comments

  1. ruuzuly
    Ruliyani Nuzuly April 27, 2012 at 1:18 am

    Wowww!!! Iyaa jadi inget tontonan waktu aku belom nikah dulu!! Supernanny :D
    Sekarang udah punya anak, jadi kepikiran nanti saatnya tiba, seru juga yaa nerapin Point Reward Chart ini.. Wihiiii tfs yaaa mama Ika PS ;)

  2. Ika_Ps
    Ika Ps April 27, 2012 at 3:51 am

    alhamdulillah, sm2 mama rully, namanya mirip bgt ma kakakku, rully yana he3 :D

    1. ruuzuly
      Ruliyani Nuzuly May 1, 2012 at 12:01 am

      hehehe masaaa??? salam kenal buat kak rully yana yaa hihihi :)

  3. eka
    Eka Wulandari Gobel April 27, 2012 at 7:27 am

    makasih ika, sharenya! pengen bikin juga buat enzo & dante, duluu..pernah bikin yg sederhana, tp disobek2 sama enzo, belum ngerti kali ya.. Skrg udah 4thn, mudah2an dia ngerti :D

  4. Ika_Ps
    Ika Ps April 27, 2012 at 8:40 am

    klo gak, pasangnya agak atas aja biar mama eka yg naik turunkan, tar klo dah paham banget enzo bs diajarin mandiri, met nyoba ya :)

  5. Honey Josep
    Honey Josep April 27, 2012 at 11:51 am

    wah, idenya keren nih…. dicontek yaa :)

    tfs Ika :)

  6. ipeh
    Musdalifa Anas April 27, 2012 at 12:03 pm

    wah keren, mau nyobain ah. Tfs mama Ika

  7. Ika_Ps
    Ika Ps April 27, 2012 at 12:51 pm

    silahkan mama honey josep dan mama musdalifa

  8. JenSuta
    Jennifer Sutarsa April 27, 2012 at 1:53 pm

    wah seru nih, bisa diterapin di rumah, hohoho. thanks for sharing :)

  9. Kira Kara
    Bunda Wiwit April 27, 2012 at 8:02 pm

    wah.. kapan-kapan bisa dicontek niihh.. TFS ya mama.. ^_^

  10. marce febriyanto
    marce febriyanto April 28, 2012 at 12:12 am

    aq udah pake mama… untuk si kk pakai system bintang,setiap berbuat baik * tambah 1,klo tidak baik *kurang 1… nilai harian 10 *+tambah 4,9 *tambah 3…dst. klo nilai 5 * kurang 1,… 0 kurang 6
    kita juga membuat perjanjian apa yg boleh dan g boleh,si kk tanda tangan juga(jd ada rasa tanggung jawab)
    hasil’y dia jd lbh sabar terhadap adik’y,belajar sendri,kebersihan urus sendri… “terpaksa” lebih displin untuk reward yg di inginkan
    sharing yg bagus mama :)

  11. Ika_Ps
    Ika Ps April 29, 2012 at 5:03 am

    mama marce, hebat!

  12. mbokne naura
    mbokne naura May 2, 2012 at 10:15 am

    kira2 ini bisa di terapka di usia berapa ya???jadi pengen nerapin juga ke Naura

  13. Ika_Ps
    Ika Ps May 2, 2012 at 1:19 pm

    gak ada patokannya mama naura, cuma kita adaptasi lagi, klo usia 1-2th sebenarnya udah bisa, cuma klo mau nyaman emang yang benar2 komunikasinya udah bagus ya, krn Ghani (2thn) msh belum fasih bicara jd aku suka bingung ni anak ngomong apa hehehe…tergantung usaha mamanya deh, dan klo anak2 kan ada target2 ma, misalnya menghabiskan makan, merapikan makanan, dll

  14. noveyu
    noveyu November 6, 2013 at 9:35 am

    woooww terimakasih nice artikel boleh dicoba dirumah

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.