Quinny Yezz Stroller

beedevi

Bagi saya, membawa stroller adalah keharusan kalau akan berjalan-jalan dengan baby Zi. Apalagi karena saya dilarang mengangkat yang berat-berat karena menderita skoliosis. Beberapa tahun mengabaikan larangan itu, baru ketahuan bahwa saya kehilangan 2,5 cm tinggi badan saya.

Suami lalu dengan tegas meminta saya untuk tidak menggendong anak-anak, kalau bisa seminimal mungkin. Baby Zi harus dibiasakan berjalan sendiri atau menggunakan stroller.

Kebetulan, akhir tahun lalu, kami berlibur ke Jepang, sehingga kami akan membutuhkan stroller yang ringan tapi kuat (saya maunya stroller itu bisa digunakan abangnya juga (7 th, 24 kg), dimensinya kecil dan kalau dilipat juga mudah dibawa. Pertimbangan ini dibuat mengingat kami pasti akan menggunakan transportasi umum dan berjalan cukup jauh.

Pilihan pertama kami adalah Maclarren Major Elite, yang sebenarnya stroller untuk anak yang berkebutuhan khusus, jadi seperti kursi roda tetapi berbentuk stroller. Major Elite ini diklaim sangat ringan dan sangat kuat (bisa menahan beban sampai 50 kg). Sayangnya sulit sekali mencari yang baru maupun second di Jakarta atau di Bandung.

Tiga bulan pencarian kami terhadap stroller dengan kriteria di atas, tidak membuahkan hasil apa-apa. Setiap ada yang ringan, pasti tidak mampu menampung si kakak. Kalau ada yang mampu menampung si kakak ya tidak ringan. Atau kalau ada yang ringan dan mampu menampung si kakak, sandarannya terlalu pendek, sehingga leher si kakak tidak akan tertopang dengan baik. (Maksud kami memang stroller itu hanya digunakan si kakak saat darurat saja, pas dia mengantuk atau kelelahan karena berjalan terlalu jauh.)

Akhirnya di hari H keberangkatan, sebelum menuju ke bandara, kami mampir dulu pada sebuah toko stroller yang memang hanya jualan utamanya adalah stroller. Di sana kami melihat Quine Yezz Stroller yang sangat ringan (hanya 5 kg), kompak ketika dilipat, mudah dibawa-bawa di punggung (seperti tas punggung saja), kuat (di brosurnya bisa untuk bayi sampai 15 kg, tapi dari testimoni bisa sampai 25-30 kg) dan sandaran kepala tinggi, yang akhirnya kami beli.

Foto Quinny Yezz dari situs resminya

Dan sampailah kami di Tokyo dengan stroller Quinny Yezz dan stroller itu memang sangat pas dan sesuai. Tokyo dan Osaka, tempat yang kami kunjungi memang sangat stroller friendly, tetapi tetap saja, semua ibu yang saya lihat di sana menggunakan stroller yang sangat amat minimalis. Bahkan, ketika saya sempat melihat-lihat toko stroller di sana, kebanyakan yang menjadi best seller adalah stroller dengan berat 3,5 kg.

Stroller yang minimalis itu sangat berguna terutama ketika jam sibuk, saat trotoar sangat ramai, dan juga karena kebanyakan tempat di sana (lift, elevator, kamar hotel, restoran) semua sangat minimalis luasnya. Dan ketika naik MRT di jam sibuk, tentu saja sulit sekali kalau stroller kita besar.

Kami sangat puas dengan Quinny Yezz ini, dan bahkan pada beberapa kesempatan, si kakak pun bisa beristirahat pada stroller ini, walaupun kalau sedang diduduki si kakak, jadi kurang lancar bermanuver. Stroller ini single finger push, terbukti hanya dengan satu jari kita bisa mengendalikannya. Bayangkan, di jalanan yang licin, tangan satunya megang payung, peta jalan ada di atas tutup stroller, ditahan oleh dua jari, jari lain mengendalikan stroller, dan semuanya bisa berjalan lancar.

Quinny Yezz Stroller dengan baby Zi dan abangnya. Di belakang stroller itu, kami ikatkan koper kecil beroda 360 derajat, sehingga walaupun agak mengganggu manuver stroller, tetapi sanggup menampung semua kebutuhan baby Zi dan Abang. Karena ternyata, begitu ringannya, kalau kami meletakan diaper bag di belakang stroller ketika baby Zi diangkat, maka strollernya akan terguling.

Mudah-mudahan berguna bagi urban mama yang sedang mencari stroller.

13 Comments

  1. siska.knoch
    Siska Knoch March 12, 2013 at 5:20 pm

    Jadi ingat jaman hunting stroller buat Miguel (3,5yo) rajin mantengin thread stroller ampe artikel review kayak gini hihihi
    tfs devi, baby Zi kliatan betah banget ya di stroller barunya *cubit pipi gembil*

  2. Kira Kara
    Bunda Wiwit March 12, 2013 at 6:25 pm

    aahh iya.. benar.. untuk kita yang memiliki “kelainan” punggung, stroller sangat penting… TFS mama! :)

  3. gabriella
    Gabriella Felicia March 12, 2013 at 8:51 pm

    keren deh strollernya! TFS ya….

  4. ninit
    ninit yunita March 13, 2013 at 5:40 am

    udah lama ngga ke dunia stroller… baru tauuu kalo ada quinny yezz ini!
    keren ihhh! dan keliatan ringan tapi ciri khas quinny-nya tetep keliatan.

  5. beedevi
    devi March 13, 2013 at 9:53 am

    thanks ya moms..
    quinny yezz emang ok, sayangnya ga bisa di rebahkan.. jadi ya posisinya gitu aja.. dan selama dipakai, belum pernah ketemu kembarannya.. :D

  6. sLesTa
    shinta lestari March 13, 2013 at 10:25 am

    emang quinny itu ga ada matinya.. gue cinta ama quinny, dan waktu kemaren abis melahirkan liat quinny yezz ini, naksir banget! tapi sayang kalo mesti beli baru karena quinny zapp yang lama masih oke dipakenya. tapi emang kereenn banget sihhh.. *drooling*

  7. thalia
    thalia kamarga March 13, 2013 at 12:10 pm

    wah, bagus ya strollernya… baru keluar ya? blum pernah liat di jalanan, hehehe.

    tapi emang bener, susah nyari stroller yang kuat nahan berat DAN cukup tinggi buat anak yang tinggi. ini pas banget ya?

  8. marce febriyanto
    marce febriyanto March 13, 2013 at 3:31 pm

    Kereen emang,hu..hu… nabung dulu

  9. tiwimanis
    Herlia Pratiwi March 18, 2013 at 9:23 pm

    kereeen … sama ni baru tahu ada quinny yezz ini wah pas banget emang lagi hunting stroller juga yang bisa buat travelling dan mudah untuk berpergian walau hanya ama anak-anak aja… mari nabung duluuuu :)

  10. tiwimanis
    Herlia Pratiwi March 18, 2013 at 9:31 pm

    mba devi bisa bisikin belinya dimana? dan harganya? hihihi

  11. beedevi
    devi March 19, 2013 at 10:36 am

    mbak thalia.. iya, ini pas banget, tapi ga bisa diiket anaknya.. panjang sabuknya kurang (jadi karena si kakak tidur, terpaksa diakalin diiket2 pake syal :D)
    mbak herlia.. aku beli di Pasific Place…
    nama tokonya lupa, yang jelas di sebelahnya mothercare
    harganya msh jauh dibawah quinny zapp :)

  12. tiwimanis
    Herlia Pratiwi March 22, 2013 at 3:41 pm

    makasi ya mba devi informasi nya :)

  13. otty
    Pangastuti Sri Handayani June 25, 2013 at 5:08 pm

    Dan setelah semedi beberapa bulan untuk beli stroller lagi, akhirnya gue mantap beli si Quinny Yezz. Emang susah nyari stroller yang ringan tapi cukup kuat DAN sandarannya cukup tinggi buat anak 4 tahun ke atas.

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.