Sale Akhir Tahun

fitri QM
Fitriavi Noeriman ST, AEPP, CFP Lulusan jurusan Teknik Pertambangan ITB. Perencana Keuangan Independen.
Have question for our experts ?
Feel free to ask them here!

Dalam seminggu terakhir ini setiap saya baca koran pagi, hampir semua halamannya dipenuhi dengan iklan berbagai departement store/well-known brand tentang SALE!

Tergiur? Tergoda?
Atau tidak tergoda sama sekali?
Sebagian besar kaum perempuan, termasuk kita, Mama-mama pasti senang sekali kalau bisa mendapatkan barang bagus dengan harga murah.

Boleh tidak sih tergoda untuk belanja menggila di akhir tahun ini?
Boleh, kenapa tidak?

Hanya sedikit tips dari saya, please be a responsible crazy shopaholic.
Terdengar ribet banget ya istilahnya? Maksudnya sih ngga ribet, maksudnya seperti ini:

      1. Jangan langsung tergoda menjadi impulsive buyer, dipikirkan dulu dengan hati dan pikiran yang tenang. Benar-benar perlu tidak barangnya?
      2. Needs vs wants, selalu menjadi teori klasik yang sudah dihafal oleh semua orang, tapi mempraktikkannya sangat sulit.
      3. Agar teori needs vs wants bisa berjalan, ayo buat daftar belanja. Beri nomor dari no 1 – 5, dimulai dari yang benar-benar dibutuhkan terus menurun menjadi barang yang hanya diinginkan.
      4. Bawa teman belanja yang asik. Asik untuk ditanyai pendapat, seru untuk diajak belanja tapi juga bisa mengingatkan kita untuk stop belanja saat berlebihan.
      5. Survey harga di beberapa tempat yang mengaku sedang SALE, mungkin bisa dapat harga lebih murah di tempat lain.
      6. Survey harga sebelum musim SALE dimulai, jadi kita bisa tahu dengan tepat harga sebelum SALE berapa? Benarkah setelah SALE harganya di-discount 70%? Karena gimmick marketing begitu pintar, bukan discount 70% tapi up to 70% Seringkali kita hanya tergiur dengan angka 70% lalu masuk ke toko, lihat-lihat, suka dengan barangnya, eh saat lihat harga, ternyata disc nya tidak 70% tapi hanya 20%. Karena memang tidak semua barang mendapatkan disc 70%. Terlanjur suka dengan barangnya, akhirnya dibeli juga.
      7. Siapkan dana untuk belanjanya. Bawa uang cash atau kredit. Apabila mama mau bawa uang cash, patuhi anggaran belanjanya. STOP belanja saat uang cash di dompet habis. Apabila Mama mau menggunakan credit card sebagai bujet belanja, boleh juga. Tapi tentukan limitnya, bukan sesuaikan dengan limit kartu kredit. Tapi limit dana belanjanya karena di bulan berikut kita harus membayar lunas semua tagihan kartu kredit tersebut.
      8. Ingat-ingat dengan baik semua barang yang telah kita miliki. Seringkali kaum perempuan membeli barang yang sebenarnya telah dimiliki. Entah model nya mirip, atau warna yang sama.
      9. Barang SALE tidak bisa ditukar, jadi pilih dengan cermat.
      10. Jangan kalap dan panik, musim SALE selalu ada, kalau pun tidak terkejar di end of year SALE di bulan Desember, akan ada Jakarta Great SALE di bulan Juli.

Happy shopping!
Remember to become a responsible crazy shopaholic yaa!
;)

7 Comments

  1. Kira Kara
    Bunda Wiwit December 24, 2012 at 9:37 pm

    widdihh.. artikelnya bikin hati tercubittt.. kalo dpt barang cantik dan sedang sale suka kalap.. kadang lupa deh rumus want vs need nyaa.. “responsible crazy shopaholic” istilah yg menarik.. TFS :)

  2. ninit
    ninit yunita December 25, 2012 at 6:19 am

    kita justru belanjanya pas sale fittt hihi… tapi bulannya jg pas sih krn gw ultah juni dan suami desember, bulan2 lg seru sale.

    kmrn beli sepatu lari krn emang udah hrs ganti… asik bgt disc 30% :))

    jadi memang needs dan bonusnya pas dpt sale ;)

  3. eka
    Eka Wulandari Gobel December 25, 2012 at 7:27 am

    pas banget lagi musim sale keluar artikel ini, jadi diingatkan utk lbh bertanggung jawab berbelanja :)
    terima kasih tips nya yaa mama fitri :)

  4. ipeh
    Musdalifa Anas December 25, 2012 at 7:47 am

    Setuju, meski tergiur kata “sale” tp tetep balik lagi ini wants atau needs ya :)
    TFS mbak Fit :)

  5. NurieLubis
    Nurie Lubis December 26, 2012 at 11:47 pm

    Setuju pake banget.

    untungnya dari dulu aku bukan tipe yang belanja karena “laper mata”. selalu cari barang yang emang dibutuhkan. jadi sampe sakarang juga terbiasa bikin daftar barang yang mau dibeli. trus nunggu-nunggu kesempatan beli-nya. nah kalo musim sale begini, itu daftar barang yang dicari bisa langsung bersih kebeli semua :p

    satu tips yang aku slalu pake kalo lagi belanja: jodoh ngga ke mana. kalo ketemu dan suka sama satu barang yang sebenernya ngga ada di top of my list, biasanya aku tinggal dulu. muter-muter, lihat-lihat yang lain. kalau waktu mau pulang masih kepikiran dan terngiang-ngiang, balik lagi ke tokonya. kalau barangnya sudah ga ada, yaah.. budgetnya bisa dipakai untuk yang lain. kalau masih ada, beli. pokoknya kalau jodoh ga kemana deh :)

  6. sLesTa
    shinta lestari December 27, 2012 at 9:05 am

    sama kayak ninit, justru biasanya barang2 yang bakal “mengganggu” cash flow, gue tunggu belinya pas lagi sale. jadi selaen emang udah ditabungin duitnya sampe nunggu sale dateng, pas beli pun puas karena gak bayar full price! yay!

  7. siscalambe
    Fransisca Lambe March 8, 2013 at 1:17 am

    Hihihi semenjak join TUM tiap blanja jd kepikiran Need and Want! Hug to TUM

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.