“SORRY”, Is Not the Hardest Word to Say

siscamaya

credit photo: www.gettyimages.com

Setiap manusia pasti punya salah dan hampir setiap hari kita tidak luput dari berbuat salah. Namun sering kali kita sebagai manusia bersifat keras kepala. Sudah tahu kita yang salah, tapi sok gengsi tidak mau minta maaf. Terutama bagi kalangan yang lebih tua, apalagi yang namanya orang tua.

Sepertinya ada semacam keyakinan kalau orang tua tidak pernah salah. Sebenarnya bukan orang tua tidak pernah salah, tapi orang tua tidak mau disalahkan! Repot, kan? Namanya manusia walaupun ia adalah orang tua, pejabat, penguasa sekalipun PASTI punya salah. Seharusnya kita sebagai generasi yang lebih “modern” bisa menghapus keyakinan itu jauh-jauh dari otak kita.

Sebagai orang tua, sudah sepatutnya kita belajar untuk berkata “sorry” atau “maaf” kepada anak kita, saat tanpa sengaja kita melakukan kesalahan. Karena anak-anak selalu mengikuti apa perbuatan orang tuanya. Misalnya saat anak saya menangis, saya selalu memeluknya dan menyeka air matanya sambil berkata “It’s ok, everything gonna be OK”. Dan yang sangat menakjubkan, ketika melihat saya menangis, ia langsung berhenti bermain dan menghampiri saya “Mami, jangan sedih ya. Ody ambil tisu, ya” dan dia mengambilkan tisu, menyeka air mata, dan memeluk saya sambil berkata “It’s ok, Mami, everything gonna be OK”. Lihatlah, betapa hal-hal yang sering kita lakukan akan menular kepada anak kita.

So, why don’t we start to learn to say sorry to our children if we make mistake. Jangan karena kita adalah orang tua mereka, kita merasa selalu menjadi pihak yang benar. Kita akan kehilangan mereka kalau selalu beranggapan seperti itu. Well, hope now you all can see that “SORRY, is not the hardest word to say” as long as we mention it really really from our deepest heart and with full of sincerity.

12 Comments

  1. fanny
    Fanny Hartanti January 22, 2013 at 5:18 am

    Iya bener banget ini :)
    Kita sebagai ortu nggak boleh takut minta maaf dan mengakui salah.
    Anak juga jd belajar, it’s ok to make mistakes… Yg terpenting mesti mau belajar dr kesalahan kita. TFS Sisca..

  2. titiefitrah
    titiefitrah January 22, 2013 at 9:36 am

    Setuju banget.. lagi belajar membiasakan hal ini kalo pas abis marahin Abe.. biar Abe tau kalo marah pun itu salah jadi bunda-pun harus minta maaf.. TFS yaa..

  3. mei_vinnera
    mei_vinnera January 22, 2013 at 10:53 am

    Setuju…. children learn from their parents. TFS :)

  4. January 22, 2013 at 11:15 pm

    waa, stuju banget! justru dengan kita berani minta maaf ke anak, si anak juga berani minta maaf ke kita.

  5. eka
    Eka Wulandari Gobel January 23, 2013 at 7:11 am

    setuju deh, mama sisca. anak2 belajar dari meniru orang tuanya. kalau org tuanya berani mengakui kesalahan dan gak sungkan minta maaf, anak2 akan mengikuti koq. TFS, mama sisca! :)

  6. miragothe
    miragothe January 23, 2013 at 4:53 pm

    setuju sangat!anakku lagi belajar berani bermaaf dan berterimakasih sama orang yang diawali belajar sama orang tuanya.

  7. vermaninzky
    vermaninzky January 23, 2013 at 10:29 pm

    setuju banget bunda,biar anak jg belajar mana yg benar dan yg salah,dari kebiasaan baik yg org tua tanamkan,,hal ini efektif membentuk pola pikir dan tingkah laku anak nantinya..so..yuk sebagai org tua kita tanamkan dan sebarkan kebiasaan positif pd anak..^^

  8. Indy Natalia
    Indy Natalia January 24, 2013 at 10:53 am

    Setuju! mengajarkan anak untuk mengucap maaf, sama pentingnya dengan mengingatkan kita untuk minta maaf setiap kali berbuat kesalahan pada mereka:))

  9. cindy
    cindy vania January 25, 2013 at 10:26 pm

    setuju. gue selalu minta maaf ke anak2 kalo misal gue melakukan kesalahan. tapi anak pertama gue masih belum berani bilang maaf. sehabis melakukan kesalahan dia tau kalo dia salah,tapi belum berani bilang dan malah salting sama mau kabur2 terus :(

  10. eka_sari
    eka_sari January 31, 2013 at 7:35 am

    setuju.. setujuu.. walaupun anakku kelihatannya masih belum ngerti (15 bln), tapi pas aku salah dan minta maaf ke si kecil, dia seolah2 ngerti lho (^_^)

  11. haritsnsalma
    Meyga Kurnia February 10, 2013 at 3:25 pm

    Setuju banget nih..tfs ya mom..

  12. yervi
    yervi hesna December 9, 2013 at 11:05 am

    Biasanya anak saya yang pertama (5 th) sangat susah untuk bilang maaf kepada adik kembarnya. Klo disuruh baru hal tersebut mau dilakukan.

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.