Tongue Tie dan Lip Tie pada Aiko

Aiko yang lahir dengan BBLR membuat saya harus lebih giat memberikan ASI agari ia bisa mengejar berat badan bayi seusianya. Namun 2 minggu setelah Aiko lahir, saya merasa ada yang salah dengan proses menyusui Aiko. Puting payudara saya lecet dan terasa sakit saat menyusui, sementara Aiko terlihat tidak nyaman saat menyusu. Proses menyusui pun tidak pernah berlangsung lama, dan hal ini tidak saya alami ketika menyusui Satria, anak pertama kami. Berbagai cara saya lakukan, salah satunya dengan memperbaiki pelekatan mulut Aiko pada payudara saya, tetapi tidak ada perubahan yang berarti, Aiko tetap terlihat tidak nyaman saat menyusu.

Ada perasaan mengganjal dalam hati, sampai akhirnya saya menyadari kalau ada yang berbeda dengan lidah Aiko. Saya lihat lidah Aiko pendek dan sulit menjangkau gusi dan langit-langit mulut saat menangis. Hal ini berbeda dari lidah Satria. Saya pun mencoba mencari informasi tentang hal ini dan membaca tentang tongue tie. Menurut saya, sepertinya tongue tie ini membuat Aiko kurang nyaman saat menyusu. Setelah bertanya-tanya pada beberapa mama yang pernah mengalami hal yang sama, saya memutuskan untuk membawa Aiko berkonsultasi pada dr. Asti Praborini, SpA, IBCLC di KMC. Beliau adalah dokter spesialis anak yang biasa menangani tongue tie.

Setelah saya menjelaskan keluhan saat menyusui Aiko, dan Aiko diperiksa, memberitahu bahwa Aiko tidak hanya tongue tie, tetapi juga juga lip tie. Karena itulah Aiko tidak nyaman saat menyusu dan mengakibatkan puting payudara saya sakit karena lidah Aiko tidak dapat menjangkau penuh areola payudara saya.

Dokter menjelaskan, tongue tie dan lip tie adalah tebal dan ketatnya tali lidah di bawah lidah dan tali bibir di dekat gusi yang menyerupai membran, sehingga lidah dan bibir sulit bergerak bebas. Penyebabnya adalah faktor keturunan dan ada faktor lainnya. Beliau menambahkan, tongue tie dan lip tie tidak hanya menghambat proses menyusui tetapi juga dapat menghambat tumbuh kembang dan keterlambatan bicara yang biasa disebut speech delay pada anak. Kemudian Beliau menyarankan insisi (frenotomy) pada tongue tie dan lip tie Aiko, karena makin cepat insisi makin cepat Aiko menyusu dengan baik. Apalagi saat itu Aiko memang sedang membutuhkan ASI yang banyak untuk masalah BBLR-nya. Insisi atau frenotomy adalah proses pengguntingan tali lidah dan tali bibir sehingga lidah dan bibir dapat bergerak bebas. Setelah mendapatkan penjelasan, akhirnya saya dan suami sepakat memutuskan untuk melakukan frenotomy pada tongue tie dan lip tie Aiko.

Proses frenotomy ternyata sangat cepat. Setelah selesai proses frenotomy, dengan semangat Aiko langsung menyusu pada saya, Aiko tidak sulit lagi menjangkau areola dan saya tidak merasakan sakit saat Aiko menyusu. Sirna sudah kekhawatiran saya, ada rasa haru melihat Aiko nyaman menyusu dan tersirat rasa senang di wajah Aiko.

Setelah selesai frenotomy, dr. Aini, dokter Laktasi di KMC, mengajari senam lidah yang harus diterapkan pada Aiko 5 kali sehari dalam waktu 3 minggu untuk menghindari timbulnya keloid atau semacam bekas luka yang dapat mengganggu aktivitas lidah dan bibir.

Setelah seminggu berselang dan diperiksa kembali oleh dr. Asti, alhamdulillah hasil frenotomy Aiko berhasil. Selain dari proses frenotomy dr.Asti yang bagus, keberhasilan frenotomy juga didukung oleh rajinnya senam lidah dr. Aini yang saya lakukan setiap hari. Lega rasanya keputusan frenotomy tongue tie dan lip tie segera kami ambil pada waktu itu. Sekarang berat badan Aiko meningkat tajam setelah proses menyusui lancar dan benar.

10 Comments

  1. avatar
    Rani Swasti January 5, 2017 8:28 am

    Halo mama Aiko.. thanks sharenya..

    Mau tanya, senam lidah ini bagaimana ya? bisakah dilakukan di rumah atau harus ke dokter laktasi?

    1. avatar
      Ayu Utami January 5, 2017 9:59 am

      Nanti setelah insisi, diajarin senam lidah sama dokter laktasinya mbak. Saya juga sudah upload di Youtube senam lidahnya https://youtu.be/vUdZTVMaKjg

      1. avatar

        As .



    2. avatar

      As .



  2. avatar
    Aini Hanafiah December 20, 2016 3:32 pm

    Terima kasih utk sharingnya ya mba Ayu, sehat2 terus baby Aiko :) Jadi tahu tnyt proses frenotomy itu cepat jg ya... kalau senam lidahnya itu kyk gimana mba Ayu?

    1. avatar
      Ayu Utami December 20, 2016 4:54 pm

      Iya cepat Mbak, senam lidah sudah aku upload di youtube dengan judul senam lidah Dr. Aini https://youtu.be/vUdZTVMaKjg . Semoga bermanfaat ya Mbak Hana :)

      1. avatar

        As .



    2. avatar

      As .



  3. avatar
    ninit yunita December 20, 2016 5:44 am

    waaa tegang bacanya!
    sehat-sehat selalu yaaa aiko! alhamdulillah sekarang lancar jaya yaaa menyusunya :)

    1. avatar
      Ayu Utami December 20, 2016 6:04 am

      Aminn.... iya Teh Ninit, sekarang Aiko menyusunya lancar jaya^^

      1. avatar

        As .



    2. avatar

      As .



  4. avatar
    Eka Gobel December 19, 2016 4:09 pm

    Ah ikut senang bacanya. Sehat2 terus yaa aiko!

    1. avatar
      Ayu Utami December 19, 2016 4:46 pm

      Makasih Mama Eka, semoga bermanfaat :)

      1. avatar

        As .



    2. avatar

      As .



  5. avatar
    Febi December 19, 2016 4:02 pm

    Selama ini dalam benak saya, insisi adalah proses yang menyeramkan, tapi setelah baca artikel mba Ayu ternyata tidak ya... pulihnya berapa lama ya, mba, kalau boleh tahu?

    1. avatar
      Ayu Utami December 19, 2016 4:12 pm

      Iya mbak Febi, lebih lama dan lebih sakit proses tindik, pulih dalam 3minggu dengan bantuan senam lidah mbak :)

      1. avatar

        As .



    2. avatar

      As .



Post a Comment

You must be logged in to post a comment.