Breastfeeding / Pump & Save

Articles

7 Perlengkapan Menyusui Yang Harus Dimiliki Ibu Bekerja

7 Perlengkapan Menyusui Yang Harus Dimiliki Ibu Bekerja

Menjadi wanita karir tidak menjadi halangan bagi mama dalam memberikan asupan ASI yang cukup untuk buah hatinya. Perlengkapan menyusui memegang peranan penting untuk keberhasilan dan kelancaran mama memberikan ASI perah untuk buah hati.

‘Geologist Mama’ Penabung ASI

‘Geologist Mama’ Penabung ASI

Kami memanggilnya Mamih. Mamih ini seorang ibu bekerja yang menurut saya luar biasa, karena dia bekerja bukan di kantor namun sebagai seorang geologist. Sampai saat ini Mamih bekerja di perusahaan tambang di daerah Kalimantan. Karena tuntutan, Mamih tidak mengajukan resign. Lalu bagaimana dengan bayinya?

Ketika EPing (Exclusive Pumping) Menjadi Pilihan

Ketika EPing (Exclusive Pumping) Menjadi Pilihan

Dengan makin meningkatnya edukasi dan penyebaran informasi mengenai manfaat ASI, makin banyak pula Mama yang memperjuangkan pemberian ASI kepada sang buah hati. Memerah ASI (pumping) untuk bayi yang terlahir cukup bulan dan sehat merupakan hal yang umum dilakukan saat ini terutama di kota-kota besar.

Tips Perjalanan Dinas untuk Ibu Menyusui

Tips Perjalanan Dinas untuk Ibu Menyusui

Salah satu tantangan ibu pekerja yang sedang menyusui adalah harus meninggalkan buah hati untuk perjalanan dinas ke luar kota. Saya sendiri sudah tiga kali meninggalkan anak kedua saya (6 – 7 bulan) untuk rapat kerja di luar kota. Berbagai persiapan saya lakukan sebelum dan selama keperluan dinas untuk memenuhi kebutuhan ASI eksklusif si kecil.

Menyelamatkan ASI Perah dari Mexico City ke Jakarta

Menyelamatkan ASI Perah dari Mexico City ke Jakarta

Awal tahun 2016 adalah masa-masa yang saya nantikan sekaligus mendebarkan. Bagaimana tidak, saya ditugaskan untuk membuat liputan dokumenter sebanyak empat episode di Mexico City dengan masa tugas 18 hari. Kali ini saya saya harus membawa tas yang lebih berat karena membawa breastpump dan ASI perahan yang ditabung selama perjalanan.

Partner Pemberian ASIP

Partner Pemberian ASIP

Setelah gagal memberikan ASI pada Affan, saya bertekad untuk belajar lebih banyak lagi saat hamil Kianna karena tidak mau gagal untuk kedua kalinya. Kondisi saya yang inverted nipple menjadikan tantangan tersendiri saat Kianna belajar latch on.

My Milk My Adventure

My Milk My Adventure

Menjelang kelahiran anak kedua, saya belajar lagi manajemen ASIP untuk membantu proses menyusuinya agar saat selesai cuti nanti saya tidak perlu kejar tayang seperti saat menyusui kakaknya dulu. Saya mulai memompa ASI sekitar dua minggu setelah melahirkan dan sebulan pertama stok ASIP dipakai milk therapy untuk meningkatkan BB baby A yang terlahir dengan BBLR.

Persiapan Menjelang Kembali Bekerja Setelah Cuti Melahirkan

Persiapan Menjelang Kembali Bekerja Setelah Cuti Melahirkan

Tidak terasa tiga bulan sudah saya melahirkan Damadre, yang artinya berakhir juga masa cuti melahirkan saya. Agar bisa sukses tetap memberikan ASI Eksklusif sampai Dre berusia enam bulan, saya sudah melakukan beberapa persiapan. Bagi saya, salah satu kunci suksesnya pastilah persiapan yang cukup matang.

Perjalanan Menyusui Dua Buah Hati

Perjalanan Menyusui Dua Buah Hati

Pengalaman memberikan ASI kepada buah hati saya dimulai di atas meja operasi, sekitar empat tahun yang lalu. Menyusui memang proses naluriah, namun diperlukan pengetahuan, persiapan, dan support system untuk dapat berhasil menyusui si kecil.

Sepertiga Perjalanan Menyusui Bayi Kembar

Sepertiga Perjalanan Menyusui Bayi Kembar

Rasa senang bercampur khawatir saat dokter spesialis kandungan menyatakan bahwa bayi kami kembar. Selama hamil, banyak orang berkata, “Siap-siap pilih sufor karena ASImu tidak akan cukup.” Saya hanya menjawab dengan senyum. Berbekal pengalaman mendampingi kakak saya di minggu-minggu awal setelah melahirkan, yang saya tahu hanya prinsip produksi ASI supply by demand sehingga akan selalu cukup. Ternyata kenyataan berkata lain.

Page 1 of 41234