Memang bener kok, minum susu bumil itu nggak harus. Minum susu biasa aja gpp kok. Dan lebih baik susu UHT daripada susu bubuk. Sebelum dibahas kenapanya, kita artikan dulu apa itu susu UHT dan susu bubuk.
Susu UHT, susu yang diolah dengan pemanasan sangat tinggi (sesuai namanya lah.. Ultra High Temperature). Kira-kira dengan suhu pemanasan 135-145 derajat C dan dengan waktu yang sangat singkat, kira-kira 2-5 detik. Tujuan pemanasan suhu tinggi : untuk membunuh mikroorganisme baik patogen (yg menyebabkan penyakit) maupun yg pembusuk. Sedangkan tujuan pemanasan dalam waktu singkat supaya nilai gizinya tetap terjaga dan rasa, warna serta baunya masih relatif sama dengan susu sapi segarnya.
Susu bubuk , susu sapi segar yang diformulasikan sedemikian hingga menjadi bentuk bubuk. Biasanya susunya dikeringkan dengan menggunakan spray/roller dryer. Nah,, pengolahan ini membuat nilai protein mengalami kerusakan kira-kira 30% lho.. Kerusakan vitamin dan mineral juga dapat terjadi.
Dalam teknologi pangan, sudah dapat dibuktikan kok kalau pengolahan susu UHT lebih baik daripada susu bubuk dan lebih bisa mempertahankan nilai gizinya.
Sesungguhnya susu cair dapat diandalkan sebagai bahan pangan sumber zat gizi yang sangat baik. Secara keseluruhan (di dunia), konsumsi susu cair lebih tinggi daripada susu bubuk. Kecuali di Indonesia nih.. Kalo di Indo, malah kebalikannya dan orang-orang menganggap sufor/susu bubuk itu lebih bagus daripada susu UHT. Ada banyak alasan sih kenapa mereka berpendapat begitu :
Warisan masa lalu, khususnya di zaman penjajahan yang lebih mudah untuk mendistribusikan susu bubuk ketimbang susu cair.
Kendala lain di masa lalu adalah keterbatasan teknologi pengolahan susu dan keterbatasan lemari pendingin.
Kurangnya pengetahuan/informasi ttg susu UHT itu apa. Kan masih banyak juga ibu2 yg intens dengan internet tapi penggunaannya hanya untuk ekspresikan diri via FB, Twitter dll. Padahal berjuta-juta informasi ditawarkan dengan penggunaan internet tersebut. Tinggal pintar2nya memilah mana informasi yg benar dan mana yg hoax.
Kalau aku pibadi, sempet nyoba a*mum cokelat yg 200 gram dan sudah habis, maniiis rasanya. Trs ganti pr*na*en yg moka, lebih nggak eneg daripada a*mum, tp ttp rasanya nggak enak menurutku. Cuman bikin sekali, trs nggak aku minum sama sekali. Sekarang cuman minum susu UHT aja.
Last edited by alkeu (2010-08-27 09:52:30)
Tak pernah menyesali keputusan untuk menjadi seorang Ibu Rumah Tangga demi mengasuh/membesarkan Ayra dan adeknya kelak
