1

Topic: TBC pada Bayi

dear mamas...

maaf ya mam, ga tau de topik ini sudah dibahas atau belum. Klo sudah silahkan di closed ya mamod...

Anakku galih, bentar lagi masuk 1 tahun. Dan beratnya masih.....6 kg!!! Padahal anaknya aktif bgt, makannya jg banyak. Cuma susunya aja yg blas ga mau *mamanya hamil lg, jadi ASInya da ga kluar* dan setelah konsul DSAnya, dibolein nyolong start pake susu UHT, dan sehari biasanya abis 3-4 kotak @125ml.

Setelah konsul k DSA bag. Syaraf, dokternya cm ngasi enzim ''pankreon'' dan vit. Untuk selera makan *padahal kan makannya udah banyak, cm poopnya sampe 4-5 kali*
Perubahannya yaaa.... Ga ada, selain poopnya berkuran jd 1-2x sehari.

Atas saran keluargaku, dicoba lg de konsul k DSA bag. Tumbuh kembang anak. Disana dengan berat hati, galih ditest macem2, test mantoux, darah dan rontgen.

besok lusanya, sang dokter tanpa basa basi dan tanpa bahasa yg agak menenangkan, langsung nembak kami dengan statementnya...'' yak, anak ibu positif TBC''
ya, kata kata ''TBC'' ini bikin kami shock. Karna ga pernah ada tanda2 klo galih kna TBC. Tujuan kami kesana cm pengen konsul masalah gizi.

Bekas test mantouxnya si emang bentol, tp ga gede. dan pas wkt rontgen, galih masi batuk flu.

Kemudian kami cari 2nd opinion dari DSA syaraf kami,
Beliau ga begitu yakin, dan menyarankan untuk test mantoux lg bulan depan, sambil ngasi obat buat terapi tuberkolosisnya.

Sampai sekarang, saya skeluarga ga yakin klo galih kna TBC, dan kami masi nyari2 info ttg alternatif pengobatan selain obat dokter. Karna saya bukanlah ''medicine minded'', atkutnya ngaruh ke hati si anak. Saya baru nyoba pake me**a propolis.

Mama yg lai punya kasus yg sama ga...?? Mohon sharing ya. Trims

a very happy mother

2

Re: TBC pada Bayi

happyme-lia wrote:

sambil ngasi obat buat terapi tuberkolosisnya

obatnya apa ya?
setau saya untuk bisa dinyatakan positif TBC harus memenuhi semua kriteria yg ada (maaf, agak lupa kriterianya apa) dan yang saya paling ingat salah satu kriterianya adalah kontak dengan penderita TBC selama kurleb 6 bulan.

kalau disekeliling mbak gak ada yang menderita TBC kemungkinan besar galih juga gak kena TBC

cmiiw

mungkin mbak bisa gabung di thread ini yg membahas masalah berat badan.. udah pernah tes darah untuk ngecek ada kekurangan zat besi?

selalu menunggu datangnya hari sabtu-minggu
@uyikuyik

3

Re: TBC pada Bayi

mba..coba ke mayoclinic dot com deh, search tuberculosis..
disitu lengkap dijelasin tentang TB..

memang berat badan yang ga naik2 bisa dicurigai TB (selain ISK dan defisiensi zat besi yah)
diagones TB dengan dilakukan test mantoux, scoring dan rontgen..
scoring dengan score 6, dianggap positif TB..
apabila disekitar ada yang postif TB, langsung dapat score 3..
sebaiknya obat terapi TB nya jangan digunakan dulu sebelummemang yakin bahwa itu TB..
cmiiw mamas yah yang lain..
semoga membantu..

4

Re: TBC pada Bayi

happyme-lia,
barusan googling2 dan jadi dpt beberapa info..

kalo dari milis SEHAT, ciri-ciri anak terkena TBC sbb:

  1. Mempunyai sejarah kontak erat dengan penderita TBC dgn hasil

  2. pemeriksaan dahak BTA yang positif (biasanya orang dewasa) --- Kontak erat: tinggal serumah dengan penderita atau walaupun tidak serumah tapi sering sekali berdekatan dengan anak

  3. Tes mantoux anak positif (ada pembengkakan di tempat yang diuji dengan mantoux >10mm) --- ini kalau status gizi anaknya normal. kalau anak kurang gizi, biasanya dipakai patokan >5mm

  4. Gambaran rontgen paru yang mendukung TBC paru

  5. Adanya reaksi kemerahan yang cepat (di bawah 1mgg) setelah imunisasi BCG

  6. Batuk-batuk lebih dari 3 minggu

  7. Sakit dan demam lama atau berulang tanpa sebab yang jelas --- Tidak jelas: tidak jelas sakitnya, jadi kalau anak demam tapi ada tanda-tanda influenza atau common cold berulang ya tidak masuk kriteria ini

  8. Berat badan turun tanpa sebab jelas atau tidak naik dalam 1 bulan meskipun sudah dengan penanganan gizi yang baik

  9. Gejala-gejala klinis yang spesifik TBC diluar TBC paru, kaya di tulang ataupun otak

HTH ya..

mamahnya Ainayya ^_^
My Notes | My Tweets

5

Re: TBC pada Bayi

ah iya, baru inget lagi.. baru ngemil soalnya, jd baru 'ON' tongue

sependek pengetahuan aku, kalopun tes mantoux (+) itu baru brarti pernah terinfeksi. which is sangat mgkn terjadi di Indonesia yg mrpk negara endemis. tp kalo daya tahan tubuh bagus, tetep statusnya terinfeksi saja. kalo daya tahan tubuh jelek, baru si anak jadi sakit TBC

tes mantoux juga bukan satu2nya indikasi TBC. stelah mantoux (+) masih ada tes2 lainnya, misalnya rontgen (rontgen-nya dari samping, bukan dari depan).
terus kalo di hasil rontgen tertulis "infiltrat" -- di-ignore aja. krn yg lagi sakit batuk-pilek juga pasti keliatan begitu. Galih juga lg batpil kan kalo ngga salah pas jalanin tesnya?

semoga galih cepet sehat, dan tumbuh jadi anak yg kuat yaa.. smile

mamahnya Ainayya ^_^
My Notes | My Tweets

6

Re: TBC pada Bayi

happyme-lia..kebetulan pernah punya pengalaman dengan tes mantoux. Iya sih, kalau baca2 di internet dan milis sehat, TBC ini termasuk penyakit yang penegakan diagnosisnya rumit. Dokter aja suka beda pendapat, gimana dengan orang awam ya tongue. Sdh gitu treatment untuk yg negatif hasil tes mantouxnya juga beda-beda, dan ini sempat dialami anakku.

Dulu ilyasaku juga pernah disuruh tes mantoux untuk TBC waktu usia 7 bln krn BBnya seret naik. Dari usia 4 sd 7 bln ga naik samsek mentok di angka 7 kg. Padahal waktu 4 bln BBnya sdh 7 kg. Sebenarnya pernah cerita ini di thread slow growth sama thread jendolan di belakang kepala bayi Tapi ya kayaknya gapapa diulang di thread ini biar lebih jelas topiknya.

Positif TBC
Ini cerita ttg yang positif TBC
1.Adikku.
Jaman adikku masih kecil (usia 1,5 tahun), juga divonis kena TBC oleh dokter setelah hasil tes darah dan rontgennya mendukung. kalau tes mantoux kayaknya waktu itu belum lazim digunakan ya. Waktu itu awal tahun 1990. Skrg sih adikku sdh kuliah. Padahal kalau dilihat dari BB adikku lumayan montok juga, waktu itu usia 1,5 tahun BBnya 12kg lebih. Memang gejala awalnya adikku sering banget batuk pilek waktu itu. Di keluargaku nggak ada yang menderita TBC, pun demikian dg pengasuhnya. jadi ga tahu juga tertular dari mana. Sejak saat itu dipantang ga boleh dekat2 dengan asap rokok dan memakai obat nyamuk bakar agar tidak memperparah kondisinya.Pengobatan rutin 6 bulan tidak boleh putus. Setelah pengobatan 6 bulan tetap harus kontrol ke dokter sd setahun kemudian. Dimulai dari per bulan, kemudian perdua bulan. Obatnya ibuku sdh lupa namanya, tapi ada yang warnanya merah gitu. Kalau tidak salah itu masih digunakan untuk obat TBC sd sekarang.

2. Anak sahabatku.
Ini cerita ttg anak sahabatku yang waktu bayi didiagnosis positif TBC. Kebetulan dulu dokter anak langganan kita sama. Prof M di cipete jaksel. Jadi dulu anaknya temanku (waktu itu sekitar 5 months) tumbuh benjolan di kepala bagian bawah (atas tengkuk) dan di daerah dekat leher dan telinga. Awalnya sama prof M dikira TBC kelenjar, ternyata akhirnya dinyatakan sebagai TBC tulang. Waktu itu harus juga menjalani pengobatan 6 bulan. Kalau pengobatan 6 bulan ini tidak berhasil baru dianjurkan untuk tindakan operasi pada benjolannya itu.

Kalau dilihat dr BB, anak temanku ini termasuk yang montok juga, Waktu itu 7 bulan BBnya sudah 8 kg. Dan dia juga termasuk yang jarang batpil. Lingkungan keluarga ga ada yang kena TBC, bahkan sangat higienis,soalnya om dan tantenya yang juga tinggal di rumah itu dokter juga. Kalau kata dokter penyebabnya bisa karena beberapa hal seperti tertular dari luar waktu sedang jalan-jalan (temanku sering bawa anaknya jalan2 ke mall kaya aku), pencucian botol/dot yang ga steril, atau juga karena imunisasi BCG yang terlalu dini. Temanku ini anaknya diimunisasi BCG sebelum usia 1 bulan. Menurut prof M, imunisasi BCG jangan dilakukan sebelum bayi usia 1 bulan supaya antibodinya terbangun sendiri. Kalau imunisasi ini dilakukan di bawah usia sebulan malah bisa memicu TBC.

Tesnya sama juga, tes mantoux, tes darah, sama rontgen. Tes mantouxnya hasilnya ga cukup merah saja, tapi juga harus ada bentol semacam gigitan nyamuk gitu (indurasi). nanti dokter menyimpulkan dari diameter hasil indurasi itu positif atau tidaknya hasil tes mantoux itu.  Dan krn semua hasil tesnya mendukung ke arah TBC tulang, makanya anaknya temanku itu menjalani pengobatan TBC selama 6 bulan. Obatnya lupa, tapi sama kayak adikku,ada yang warnanya merah. Pengobatan ga boleh putus selama 6 bulan, kalau putus harus mengulang dari awal. Stlh 6 bulan pengobatan, dirontgen sekali lagi dan tiap 2 bulan anaknya harus cek darah, konsul ke dsa (prof M) dan juga dr ahli tulang rekomendasi prof M untuk melihat TBCnya sudah sembuh atau belum. Dan ini berlangsung sd setahun kemudian. Alhamdulillah satu thn setelah pengobatan TBCnya dinyatakan bersih.

Negatif TBC.
Yang ini pengalaman anakku.  Waktu usia 7 bulan, sama juga dokternya Prof M di Cipete Jaksel, krn BB anakku stagnan selama 3 bulan dan dokter menemukan ada benjolan di atas tengkuk dan sekitar telinganya maka anakku disuruh tes mantoux, tes darah, dan rontgen. Aku sempat mencari second opinion ke dr A di Hospital cinere, dan beliau juga setuju dg pendapat prof M. Akhirnya jadilah ilyasa di tes mantoux, rontgen, dan darah. Karena hasilnya semua negatif, maka anakku dinyatakan negatif TBC. Tapi waktu itu anakku harus minum obat, namanya pyravit. Sirup gitulah selama 6 bulan. Dan setelah 6 bulan harus rontgen sama tes darah lagi. Dan baik prof M maupun dr A mmg selalu satu pendapat/prosedur dalam penanganan TBC, krn ternyata mereka satu almamater, dari UI.

Nah, ternyata 6 bulan kemudian aku pulkan ke purworejo, jateng. Setelah masa minum pyravit selama 6 bulan itu selesai, aku konsul ke dr W, dokter anak yang merawat adikku waktu dinyatakan TBC.Menurut dr W, kalau memang anak negatif TBC ya nggak usah minum obat ini itu untuk pengobatan TBC macam phyravit. Waktu itu aku terus disarankan untuk mengulang tes mantoux ke ilyasa. Krn dokter W ini tdk punya stok untuk suntik mantoux, maka aku disarankan ke dr S, dsa lainnya yg biasa melakukan tes mantoux. Dan dr. S ini sependapat dengan dr W, kalau memang hasil tes mantoux negatif ya memang anak ga usah minum obat ini itu untuk treatment TBC. Kebetulan de S dan dr W ini almamaternya dr UGM. Setelah tes mantoux ke dua dan hasilnya negatif, akhirnya lega. Alhamdulillah.

Oya, kalau hasil tes TBCnya positif jangan berkecil hati ya mom, toh penyakit ini bisa disembuhkan. Soalnya aku dl habis ilyasa ngatif TBCnya sama prof M  terus disuruh tes untuk thalassemia, penyakit yang belum ada obatnya sd skrg. Dan yang kaya gini yang lebih bikin hati ngga karu2an. Walaupun TBC pengobatannya lama, paling tidak masih bisa disembuhkan dan kalau memang positif TBC memang lebih baik cepat diketahui supaya anak juga cepat sehat lagi.

HTH ya. Mangap, panjanggg.

7

Re: TBC pada Bayi

happyme-lia ponakanku waktu staun lbh jg cm 6 kg padahal makannya byk,aku bs blg mknnya byk krn srumah jd aku jg kdg ikut ngasih mkn...wktu itu dia jg dicurigai TBC sm dokter krn kakaknya & ayahnya TBC...tp alhamdulillah dia ga TBC...malah jarang sakit...smp skrg umur 2 th malah jd gendut bgt bratnya 15 kg...coba cr second opinion aja dr dsa lain mom...

she walks,she runs,she colors my days
i'm happy to be scarlett's mother smile

8

Re: TBC pada Bayi

@aqeela....
Aku dikasi obat pyravit sm dokternya. Dan obat ini diminum buat 1bln menjelang test mantoux lg bln depan. Slama ini dirumah ga ada yg kna TBC ato yg sakit2an.

@indriani
Oooh... Berarti pyravit itu termasuk obat yg buat 6 bln itu yah? Resep dokter yg mengklaim galih TBC itu ga tak tebus, karna ga percaya sm diagnosis dokternya. Pyravit ini dari DSA bag syaraf *yg kebetulan lebih senior dr DSA yg pertama* tapi cm buat 1 bln smpe di tes mantoux lg. Obatnya diminumin 1x aja kan yah? Ngasinya bebas kapan aja ato pas bangun tidur pagi mbak....?

Suuuuusaaaaah....banget ngasi obat ke galih!!! Selalu dimuntahin. Please sharing cara ngasi obatnya ya mbak. Trims...

a very happy mother

9

Re: TBC pada Bayi

happyme-lia..iya, minum 1x sehari. Waktu itu dokter bilang minum obatnya setelah bangun pagi. Kalau bisa jangan makan/minum apa-apa dl sebelum minum pyravit ini. Asi juga kalau bisa minumnya setelah minum pyravit ini.

Ilyasa juga awal2 mau, tapi lama2 karena terus menerus bosan juga. Jadi perjuangan banget minumin obat ini. Aku sih pakai cara kasar, mulutnya kubuka terus glek. Soalnya sdh ga mempan dibujuk sad.

10

Re: TBC pada Bayi

happyme-lia,
Menurut gw, TBC itu serius loh, very serious.
Jadi bener banget tuh ga langsung telen bulat2 saran dokter yg vonis anaknya TBC. Apalagi di keluarga gak ada riwayat TBC, & anaknya aktif ceria2 aja.

Kecuali yaa.. Anaknya keliatan lemah letih lesu encok pegel linu gitu, yg kesakitan meraung2 ga berdaya. Pernah dikasih tau dokter wati, anak kecil itu akan sakit (batuk,demam,pilek) 12x dalam setahun. Dan akan berangsur2 berkurang seiring bertambahnya usia.

awalnya gw jg bete sama dsa nya enzo-dante, yg ga pernah ngasih oleh2 'obat' ato minimal vitamin deh kalo pulang dr situ. Ternyata ya krn memang anaknya ga sakit, ngapain dikasih vitamin &  obat segala kalo ga sakit?

Menurutnya (di rs permata cibubur gw pake dr.adrizal & dr.charles utk dsa anak2) waktu 'therapy' ato apalah itu namanya yg selama 6 bln, lebih baik dipakai untuk menjalani hidup sehat & benar2 memperhatikan tumbuh kembang si anak, belajar & bermain bersama.
Hal2 tsb jauh lbh baik drpd membuang uang, tenaga, pikiran dan hak anak.
Krn 6bln itupun blm tentu hslnya akurat, consider that anak2 akan berjuang melawan penyakit sebanyak 12x dlm setahun.

TBC itu ga bisa lsg vonis gitu aja, rangkaian observasinya sangat panjang & melelahkan. Terutama saat anak baru mengenal dunia, baru bisa lihat, bisa bicara, tumbuh gigi, menjalani masa2 menegangkan untuk imunisasi, berkenalan dgn macam2 makanan, oh well.. Berat banget hidupnya kalo hrs ditambah dgn memperberat kerja ginjal & pencernaannya dengan ngasih anak rupa2 obat yg ga perlu. Daan ditambah sama stress & trauma yg hrs dia alami saat 'dipaksa' minum obat. 
Selain itu konsumsi obat2an keras (ya gw menyebutnya obat keras krn untuk penyakit serius) bukannya malah melemahkan sistem imun anak ya. Kasian, jd sia2 perjuangan anak mengikuti program imunisasinya. Udah bener2 ngikutin jadwal imunisasi, eh pertahanan tubuhnya yg sedang berkembang itu di'malas'kan oleh obat2an keras ini :'(

Yah it's only my 2 cents.
mudah2an Galih ga apa2 yaaa.. Sehat2 terus dan bisa main2 dengan happy - mama lia yg happy!
*hugs!*

11

Re: TBC pada Bayi

eka wrote:

Menurutnya (di rs permata cibubur gw pake dr.adrizal & dr.charles utk dsa anak2) waktu 'therapy' ato apalah itu namanya yg selama 6 bln, lebih baik dipakai untuk menjalani hidup sehat & benar2 memperhatikan tumbuh kembang si anak, belajar & bermain bersama.
Hal2 tsb jauh lbh baik drpd membuang uang, tenaga, pikiran dan hak anak.
Krn 6bln itupun blm tentu hslnya akurat, consider that anak2 akan berjuang melawan penyakit sebanyak 12x dlm setahun.

Maksudnya klopun positif ga usah minum obat? *ga ngerti*

12

Re: TBC pada Bayi

emak corby,
Maksudnya, TBC adalah penyakit serius dan tidak semudah & secepat itu dokter bisa memvonis anak tsb menderita TBC atau bukan.
Observasi selama 6bln tsb adalah perjalanan yg sangat panjang dan melelahkan untuk si anak. Dan karena pertahanan tubuhnya sedang berkembang, di saat anak tsb akan sering mengalami demam, batuk, pilek dll krn tahap2 perkembangan dan atau terpapar virus (common problems in pediatrics), maka hasil positif untuk TBC ini tidak mudah dikenali.
Ada beberapa test yg bisa menentukan anak tsb menderita TBC atau bukan, salah satunya dengan memasukkan selang ke dalam tubuhnya melalui mulut untuk diambil lendirnya. And it hurts, very stressing.


jadi, kl memang org tua dan keluarga sudah siap secara fisik, mental dan biaya, silakan mmengikuti rangkaian test tsb agar perjuangan selama 6bln atau lebih tsb ga sia2.
Observasi harus menyeluruh, dr mulai kesehatan seluruh penghuni rumah, lingkungan rumah, dll. krn bila hanya minum obat, dan pencetusnya ga diobati, maka penyakitnya akan berulang terjadi saat kondisi kesehatan si anak sedang tidak fit.

atau bisa baca2 di sini dan di sini

13

Re: TBC pada Bayi

@indriani

Oooh.... Berarti aku salah ya ngasi obatnya. Biasanya abis galih minum susu uht nya. Kadang ya jadinya muntah2. Cm hr ini ayahnya yg turun tangan, obatnya dimasuki  gelas kecil dan dikasi sedotan. Hasilnya..... Di sedot abis sm galih *ya iyalah...wong takarannya cm 3/4 sendok* semoga blom bosen dipakein cara ini....

@eka

SETUJU..... Banget sama mama eka. Kayanya ga tega yah, ngeliat masa pertumbuhan anak yg harusnya ceria dan masa masa dia belajar mengenal hal hal baru harus dilalui dengan paksaan minum obat setiap hari...blom lagi ditambah dengan experiment berbagai macam tes2 kesehatan yang bikin hati orang tua nya ga tega buat ngeliatinnya.

Ide bagus tuh, lebih baik masa 6 bulan dilalui dengan hidup sehat dan lebih hati2.

Waduh, klo ada tes lg buat meriksa lendir si baby, huuuuuufh.... Kayanya ga akan tega de. kita aja ngeri apalagi si baby.

a very happy mother

14

Re: TBC pada Bayi

happyme lia,
iya, sistem medis di Indonesia memang belum rapi. masih ada RS & dokter yg dengan mudah mengizinkan pasien untuk menjalani berbagai macam test tsb tanpa observasi mendetil bahkan pada bayi & anak2.
apalagi skrg sistem pembayaran berupa 'gesek' atau reimburse, jadi pasien merasa tidak perlu bayar bahkan merasa 'sayang' bila jatah kesehatan dari kantor tsb gak kepake. jadi dengan mudah mengiyakan anaknya atau dirinya mengonsumsi obat2an atau test2 yg tidak perlu.
padahal sebenarnya asuransi kesehatan tsb jaminan untuk kesehatan, yg hrs digunakan dengan penuh kesadaran & tanggung jawab.

tapi, kalo memang mama lia ga enak hati dengan BB galih yg tetep di 6kg (mungil banget ya? hihi..) mungkin memang keturunan badan mungil? atau bisa diobservasi & diperbaiki dari kebersihan di rumah, kesehatan penghuni rumah, pola makan & gizi, kesehatan gigi & mulutnya, atau dari ketepatan imunisasinya smile

15

Re: TBC pada Bayi

happyme lia pengalaman temen ku anak nya kena tb krn tertular bapak nya dia dikasi obat tb yg khusus unt bayi dan balita ampun deh tuh obat susah bgt nyari nya lho. temen ku ampe pake semprotan pembunuh kuman cap lang itu buat nymprot kmr anak nya. bau nya yah bau obat ama anak nya ga bole dkt2 papa nya. anak ny kena tb krn papa nya suka nyiumin.kasian seh klo ms kecil gt kena tb dan hrs konsumsi obat terus menerus. anak nya juga di test mantouk sama spt galih.
mendingan dibw ke pengobatan alternatif aja krn ga pakai obat2an kimia. pengalaman wkt itu anak ku muntah2 dibw kesana sembuh pdhl ama dokter ud mo dikasi obat . sistem pengobatan dia dipijet di kaki baby kita.
ini telp nya 081806085609 nama nya tante ika. km coba telpon tny2 dulu aja.setauku dia juga bisa ngobatin tb pada baby. semoga membantu yah

Last edited by nana chan (2011-04-02 11:49:03)

16

Re: TBC pada Bayi

eka
Oooo, sip sip sip, aku nangkepnya kalo udah positif ga perlu minum obat *malu*

17

Re: TBC pada Bayi

Nana chan... Lokasinya dimana yah? Aku jauuuh, dipadang mom.
Adik iparku kmrn jg sempet bilang ada alternatif gitu yg kakinya dipijet2. Cm blom yakin, karna anakku kan masi kecil bgt.

Tapi so far manjur ga siy...?

a very happy mother

18

Re: TBC pada Bayi

happyme lia,
maksudnya kakinya dipijat2 itu gimana ya?
kalo kayak pijat bayi sih gpp.
enzo-dante dari hari ke-2 lahir udah ikut pijat bayi koq, dan salah satunya memang ada pijat telapak kaki.
kayak refleksi gitu, tapi tekanannya lebih lembut.

19

Re: TBC pada Bayi

mamas mau sharing aja. Hari ini keponakanku 13mo babyboy divonis tbc. Ayahnya (adikku) dan ibunya sama2 dokter. Ketahuan sakitnya krn stlh seminggu batpil ga sembuh2 dan muntah2, akhirnya dehidrasi dan opname. Nah, pas opname inilah sekalian jg dites mantoux, roentgen, darah, dahak (after inhalasi kan keluar dahak). Hasilnya score si anak>6 yg artinya positif tb.
Kecurigaannya, karena ortunya sama2 dokter yg dinas di rs, mungkin ortu jd carrier si kuman tb ini. Selain itu, jgn lupa bahwa mmg indonesia adl daerah endemik tb. Plus, org sekitar kita (mbaknya, tetangga2) yg pernah kontak dg baby jg mungkin penderita or carrier tb ini.err, mungkin perlu jg nanya ama calon mbak/nanny di rmh apakah punya riwayat tb..
Gak mungkin jg kan nanya tetangga ato siapapun yg pegang anak kita, apakah dia + tb ato gak..
Anyways, there's always possibility that our babies could be infected with tb, yet make those possibility as low as possible.:) Pencegahannya berusaha berperilaku sehat aja e.g; cuci tangan dg benar sblm kontak dg baby.
Mhn doanya, ya, semoga ponakan saya cpt sembuh..sedih jg anak umur setahun hrs rutin minum obat keras..hiks hiks.

It does feel best to be just me! -the Lopshires-
-Mother of warriors-
Hilya -  Nena - Hilmi

20

Re: TBC pada Bayi

Mamas, mungkin ga sih, merokok jadi pemicu tb? Di rumah, suami dan papaku tuh perokok berat, langganan batuk. Mana suka nyiumin anakku lg. Padahal aku dah wanti2, kalo bis ngerokok ya cuci tangan, sikat gigi, kumur2 dulu, trus jangan dekat2 si kecil kalo ngerokok, jangan terlalu sering nyiumin, jangan sering2 kontak langsung sama si kecil. Tp kok ya mereka susah ngerti, malah aku yg dimarahin, apalagi suamiku-katanya, huh sama anak sendiri kok ga boleh dekat2. Padahal gaya hidup mereka tuuuh, ga sehat bgt sad , hiks ..

Oya, kalo setelah di BCG timbul scar yg lumayan gede pada bekas suntikannya, does it mean : imunisasinya berhasil, ato malah (berpotensi)kena tb?

Mommy ♥ Superben

21

Re: TBC pada Bayi

happy me lia si tante ika lokasi nya di bekasi. setau ku kaki itu merupakan pusat syaraf seluruh organ tubuh manusia. sebaik nya saran ku km cari alternatif aj krn kasian klo ms baby dikasi obat2an.itu khan bahan kimia wlpun dokter blg aman unt baby

22

Re: TBC pada Bayi

mummyhilya cpt sembuh ya ponakannya...ponakanku wktu umur sgitu jg kena TB krn ayahnya TB dan perokok berat...jd rutin minum obat yg merah2 gt dlu...dlu sebelum ketauan ponakanku itu selalu panas dingin tiap minggu,demam terus2an berbulan2...kt kira mau pinter tnyata dia TB...makanya klo panas sm demam yg udh kelamaan hrs diperiksa sccptnya...

immaria mom klo anggota rmh perokok berat usahakan jgn ngerokok di dalam rmh krn walau asepnya udh ilang sisa2 nikotin dll ttp nempel di udara rmh,kan kasian babynya...oh ya skrg ada pembersih udara dr sisa asap rokok lho kmaren aku liat alatnya di giant...oya letta jg blum ilang2 tuh bkas imun BCG nya...msh bulet kecil merah gt,kt dokter itu brarti bhasil...tp klo babynya punya bakat keloid lama ilangnya...aku punya bakat keloid makanya letta ga ilang2 bkas BCGnya

she walks,she runs,she colors my days
i'm happy to be scarlett's mother smile

23

Re: TBC pada Bayi

terima kasih, scarlett

It does feel best to be just me! -the Lopshires-
-Mother of warriors-
Hilya -  Nena - Hilmi

24

Re: TBC pada Bayi

Saya seorang ibu yang di dignosa tbc positif, sedih sekali apa lagi saya mempunyai putri 24 bulan saya mengurus sendiri putriku, berat badan anakku 11 kg, kemarin sih sudah di test mantoux test hasilnya memang merah  tapi setelah di hitung hanya 10 mm, dsa di siloam h mengatakan negatif, dia juga mempunyai tanda bekas imunisasi BCG, dsa juga memberikan resep pyravit di resep, tapi yang kwatirkan kenapa setiap dia batuk sering sesak nafas, biasanya ga pernah. Memang bapaknya keturunan asma sih.. kira2 putriku kena ga ya?? terakhir test mantoux juli 2011

25

Re: TBC pada Bayi

hummm, mau share dikit ya...call me a stupid mom...tapi Aira anakku pernah dinyatakan TBC sama seorang DSA, berobat selama 8 bulan, dan ketika dibawa ke DSA lain dengan spesialis pulmonolgi...ternyata dia gk kenapa2!
BTW, coba bawa ke pulmonolog deh...jangan cuma ke DSA biasa...

Jadi, pas usia dia setahun BB nya cuma 7kg, kubawa ke RS, konsul DSA dengan gastroentrologi...kupaparkan kalo dia prematur, BBLR, motorik terganggu dsb...terus Aira di tes mantoux lah, di rontgen lah, tes darah lah...dari tes mantoux hasilnya 11mm, tapi hilang sempurna dalam 2 hari...hasil rontgen emang kaliatan ada fleknya...dikasih lah itu obat2an selama 6 bulan, dirontgen lagi dan si DSA bilang terusin lagi 3 bulan tapi habis itu gk usah rontgen lagi....singkat cerita, pada bulan ke 8 aku ke DSOG, kebetulan dia dulu yg tangani kelahiran Aira...tanya2 lah dia sekarang Aira gmn keadaannya...aku dan hubby cerita lah kalo dia divonis TBC...dan dia dengan entengnya bilang "hah??? TB??? Bu, anak BBLR kaya gini, kalo paru2nya flek blm tentu TBC lho...sebagian besar kasusnya adalah karena metabolismenya blm sempurna...sehingga efeknya bisa jadi paru2 flek itu...udah sekarang saya kasih tau ni temen saya ada pulmonolog anak...bawa Aira ke sana secepatnya krn mnrt saya 8 bulan pengobatan juga udah over treatment.."...

Doeenggg, mau nangis rasanya saat itu juga...besoknya obat TB yang masih harusnya diteruskan itu aku hentikan, dan bbrp hari kemudian aku bawa dia ke pulmonolog...aku bawa semua hasil rontgen dan lab Aira...begitu sampe sana aku ceritain semuanya...diawali dengan..."Dok, call me late or whatever...ini anak saya divonis TB, udah 8 bulan treatment...." sampe sini langsung dipotong sama dia..."hah? berapa bulan???" Dengan polos kujawab "8 bulan"...dia tanya lagi..."Emang dia pernah batuk rejan, batuk darah, yg gk sembuh2...panas tinggi???" aku jawab "nggak, kalo pun batpil...biasa aja...gk pernah parah" ditanya lagi..."emang di rumah ada yg TB???" aku jawab "nggak"..."inget gk mantoux nya berapa mm?" "11mm" "berapa hari ilangnya?" "2 hari..." pas si dokter denger jawaban 2 hari ku itu...dia cuma senyum....

Dengan entengnya lagi itu dokter bilang..."Bu, berhenti ya minum obatnya...berhenti...cukup, kalo pun dia TB, 6 bulan itu cukup..." Masih usaha aku..."Tapi BBnya seret banget naiknya dok..." eh dia malah cuma jawab "Bu, udah deh...kasih aja ni anak makan yg bener...anak tu punya bawaan sendiri2...biasanya ni yg kaya gini ntar juga gede sendiri...ya emang sih gedenya ntar kalo dia udah umur 4 ato 5 tahun...cuma percaya sama saya...ntar juga gede sendiri...ini anak ibu gk knp2 kok...matanya keliatan cerdas...asma juga gk ada...kalo mo kasih vitamin yg biasa2 aja...kalo ada dr dokter gizi kaya zinc gitu...nah itu gpp terusin..."

Itu hasil rontgen ma lab diliat juga nggak sama dia, dan alhamdulilah...Aira sekarang BB nya mulai naik....yaaa emang masih seret...tapi anaknya juga lincah2 aja...dan tetep asupannya kita perhatikan...

Sooo, second opinion it's a must....kalo 1 dokter bilang anak kita TB...cari dokter lain yang memang bisa menegakkan diagnosis itu...IMO...aku mending anakku dites macem2 di awal...daripada dia minum obat yg sebenernya gk perlu dalam jangka waktu lama...terus...salah satu indikator TB adalah (kalo gk salah) imunisasi BCG nya gk jadi melenting...nah pada anakku..melenting sempurna sampe kaya bisul dan bekas scarnya mayan gede...dan kata si pulmonolog itu berarti BCG nya works...

Haahh, jadi panjang yah hehehe....

coffee is one of my best friend...