Padang Badr, Wisata Gurun Pasir di Saudi
Sebenarnya saya ini orangnya banci Eropa abis, alias sangat bercita-cita dari dulu mendapat kesempatan tinggal di Eropa. Apa daya, takdir malah mengembuskan saya dan suami untuk bermukim di kota Jeddah. Pupus sudah harapan untuk berfoto-foto di kebun Bunga Keukenhof atau sekedar bersantai di Interlaken, dan tentu saja menikmati kerennya Menara Eiffel.
Tapi ternyata tinggal di kota ini juga banyak senangnya juga. Termasuk saat liburan lebaran kemarin, kami sekeluarga berwisata ke padang pasir! Jangan kira di negara yang mayoritas penduduknya Muslim ini, hari lebaran dirayakan ‘habis-habisan’ seperti di Indonesia. Di sini saat hari rayanya malah sunyi senyap dan tidak ada aktivitas yang berarti. Saat ada long weekend seperti saat lebaran ini, paling enak keluar kota. Selain karena harga bensin yang murah (1000 perak per liter!) , banyak loh kota-kota di Saudi yang menarik untuk dikunjungi.
Gurun pasir yang kami kunjungi adalah Padang Badr, tentu saja letaknya di kota Badr. Tujuan awal liburan kami adalah mengunjungi kota Yanbu yang terkenal dengan pantainya. Tapi ternyata jarak kota Badr dari Yanbu hanya sekitar 90 km, jadilah pagi harinya kami langsung menuju Badr. Infrastruktur jalan di Saudi ini terkenal bagus (jalannnya lurus-lurus, lebar-lebar, dan mulus-mulus). Jadi hanya makan waktu sekitar 40 menit dari Yanbu ke Badr.
Kota Badr juga merupakan salah satu tempat penting dalam sejarah Islam. Perang Badr yang merupakan perang besar pertama sejak Nabi dan para pengikutnya hijrah ke Madinah, berlangsung di kota Badr ini. Kejadiannya sendiri di tahun 2 H, saat bulan Ramadhan. Pasukan muslim yang berjumlah lebih sedikit berhasil memenangkan pertempuran melawan pasukan musuh. Tapi ada sekitar 14 sahabat mati syahid dalam perang ini. Sayang sekali, kami tidak sempat mengunjungi makam para syuhada yang letaknya juga di kota Badr ini.
Kontur kota Badr ini memang berbukit-bukit dengan mayoritas padang pasir dimana-mana. Pemukiman penduduknya sangat jarang. Kami menepi di gurun yang pasirnya halus sekali. Dan di gurun tersebut hanya ada hamparan pasir maha luas tanpa sedikit pun ada kerikil, rumput, pokoknya pasir halus tok!
Panas gak sih di gurun pasir itu? Well, kami sendiri tiba sekitar jam 10 pagi. Suhu diperkirakan mencapai 37 derajat celcius. Tapi tempatnya sendiri cukup berangin. Malah kalau sore anginnya cukup kencang. Untung saja kami kesananya pagi hari, soalnya bawa bayi, kan repot kalo angin kencang pasirnya kemana-mana. Angin sepoi-sepoi ditambah udara saudi yang kering (jadinya gak bikin gerah dan gak keringetan) menjadikan suasana piknik jadi enak. Bayi saya pun gak rewel sama sekali.
Anak saya yang sulung (Abil, 3 tahun) tadinya juga rewel banget dalam mobil. Tapi begitu diajak turun dan mulai mendaki bukit pasir, langsung melesat bak anak panah. Seneng banget deh. Menikmati sekali memainkan pasir dengan tangannya. Saat dia sudah capek berlarian ke sana kemari, dia duduk-duduk di saja sambil mengaduk-aduk pasir dengan tangan. Selama ini Abil seringnya memang hanya diajak ke pantai dan gunung (dulu di Jakarta sering diajak main ke puncak). Jadi kemarin cukup ribut bertanya sana-sini seputar padang pasir ini. Kalo liat pasir sih dia udah sering, tapi mungkin agak heran dengan jumlahnya yang segini banyak dan luas. Dia juga sering sih liat padang pasir dari dalam mobil. Setiap perjalanan keluar kota pasti papasan dengan padang pasir.
Sayangnya, di sana tidak ada unta. Kan pengennya bisa sekalian jalan-jalan naik unta. Unta sendiri memang bukan hewan bebas di Saudi. Adanya cuma di peternakan unta dan sekitarnya. Kota Badr termasuk kota yang seret air, makanya tidak banyak (bahkan mungkin tidak ada) peternakan unta ditemukan. Abil juga sudah ribut mencari unta, dia sudah mulai mengerti padang pasir identik dengan unta. Lumayan deh, Abil jadi nambah perbendaharaan ‘alam’ yang pernah dikunjungi.
Jadinya jalan-jalan kemarin sebagian besar diisi dengan berfoto-foto saja sambil sesekali saya menemani Abil main pasir.
Saat kami ke sana, tidak ada satu orang pun di gurun tersebut. Mungkin lebih seru kalau ke sana rame-rame, biar anak-anak juga puas bisa bermain dengan teman-temannya. Ternyata jalan-jalan ke gurun enak juga, tidak sepanas yang dibayangkan, masih sangat tolerable lah. Apalagi untuk orang-orang tropis seperti kita yang asli Indonesia ini. Pasirnya juga adem, kalau kita injak bergerak sedikit saja tidak beterbangan kemana-mana, tidak perlu pake cadar atau penutup muka deh pokoknya. Dijamin tetep kece saat acara pikniknya udah selesai, cuma mungkin kacamata item sih wajib banget tuh.










ya ampun foto2nya kereeeeen… kebayang sand box segede gitu, super cool!tfs the pics and story
myson / 06 Oct 2011 00:16 / Log in to ReplySand dune tepatnya
.
Jihan Davincka / 07 Oct 2011 14:02 / Log in to Replyya ampun je, lucu ya potoan di padang pasir.
bedewe, cepatnya waktu berlalu. perasaan baru kemaren kita terapi musik tau2 Abil udah gede ya
Indah Prabandono / 06 Oct 2011 05:26 / Log in to ReplyYaaaa…ngapain lagi boo disini kalo gag ke padang pasir ama pantai hehehehe… Iyaaa, udah gede aja ya anak-anak,saatnya nambah nin Ndun
Jihan Davincka / 07 Oct 2011 14:02 / Log in to ReplyWaktu lihat foto2nya Abil, sempet mikir, apa gak takut kelilipan main di padang pasir yang berangin itu hehehe. Ternyata pasirnya gak beterbangan ya? Soalnya kalau di gumuk pasir Parangtritis itu pasirnya beterbangan. Btw, foto2 nya keren mam
BunDit / 06 Oct 2011 08:23 / Log in to ReplyEngga beterbangan kog Bund
… bersahabat sekali pasirnya
.
Jihan Davincka / 07 Oct 2011 14:03 / Log in to Replykeyyyeeeennn bunda,,,:)
Bubu.Indita / 06 Oct 2011 08:30Errr…fotonya yah? objeknya juga kan? yg gendong2 anak maksudnya hehehehe…
Jihan Davincka / 07 Oct 2011 14:04 / Log in to Replykeren, mbak…
ika saptarini / 06 Oct 2011 08:53 / Log in to Replyhehehe, kalo dah tinggal di saudi ibadah hajinya bisa murah. Abil keliatan seneng banget main pasirnya.
Iya nih, sayang udah ngelewatin 2x hajian belom sempet juga
. Tahun lalu hamil, tahun ini masih punya bayi yg lom bisa dititipin.
Jihan Davincka / 07 Oct 2011 14:05 / Log in to ReplyIh keren bangeeeetttt!!!
Pangastuti Sri Handayani / 06 Oct 2011 08:54 / Log in to Reply
Jihan Davincka / 07 Oct 2011 14:06 / Log in to Replymama Jihan kau memang kece!
ternyata ga se”horor” yg gue bayangkan
Pasirnya bersih ya, pasti menyenangkan sekali
Honey Josep / 06 Oct 2011 10:33 / Log in to ReplyIya, ternyata gag horor. Sangat bersih loh emang
, sampe rumput secuil pun gag nampak sama sekali.
Jihan Davincka / 07 Oct 2011 14:06 / Log in to Replykeren bgt foto2 nya
seru ih piknik ke gurun!
annys / 06 Oct 2011 11:25 / Log in to ReplyLebih seru ke Bali sih ya kalo dipikir2 hehehehehe…
Jihan Davincka / 07 Oct 2011 14:10 / Log in to Replykereeeennnnnn dan sayah kepengennnn
yessi / 06 Oct 2011 20:25 / Log in to ReplyYuk,yuk
Jihan Davincka / 07 Oct 2011 14:11 / Log in to Replykeren bangeeet,*mupeng
marce febriyanto / 07 Oct 2011 06:58 / Log in to ReplyIya, dulu awalnya juga mupeng gara-gara liat foto-foto temen yang duluan kesini
…
Jihan Davincka / 07 Oct 2011 14:11 / Log in to Replykeren bgt mba foto2nya…ngebayangin seluas padang pasir itu trus sepi agak ngeri jg yaaa kl ada apa2 minta tolongnya sama sapa tuh mba…>< *agak jauh ya pikirannya ;p
mabhy24 / 07 Oct 2011 11:50Engga kog, itu di tepi jalan raya tempatnya
. Soal kriminalitas, secara umum di Saudi memang lebih aman sih ya
.
Jihan Davincka / 07 Oct 2011 14:09 / Log in to ReplyFoto2nya bagus..langitnya biru bgtt ditambah warna gurun yg coklat jd poto yg okeehh…kaya poto pake background buatan di studio foto de….pdhl mah asli lgs on the spot ya motonya
Btw…gurun pasir itu pasti bertepi/berujung ke jalan biasa ya? Soalnya dibayangan saya gurun pasir itu kaya hamparan pasir seluas mata memandang yg tdk berujung hehehe
irdhelia / 07 Oct 2011 12:19 / Log in to ReplyIya, bertepi kog, ada jalan raya di tepi nya
. Tapi padang pasir memang banyak banget sih di Saudi. Tapi uniknya padang Badr karena pasirnya halus dan tempatnya bersih
Jihan Davincka / 07 Oct 2011 14:13 / Log in to Replykeren iihh…dan new experience tentunya. btw stupid question, itu pasirnya panas banget ga sih koq Abil bisa sampe tidur2an, duduk, pegang2 gituh ? hihi
Dinni Williansyah / 07 Oct 2011 15:42 / Log in to ReplyWah, keren banget foto2nya… Jempol! Inget dulu liat foto2 temen yg kemping di padang pasir, keren2 juga… Alam memang cantik. Tuhan memang hebat yah.
Sitha / 07 Oct 2011 23:28 / Log in to ReplyMama Jihan… Fotonya keren2… Believe it or not, this is one of my favorite place at Saudi!!! Dulu sempet kesana tapi waktu msh single, liat foto2nya Mama Jihan sama anak2nya seru bgt ya.. (coba dulu udh pny anak juga, heuheu..) Aku pengen kesana lagiiiiiiiii, hiks. Kalo Abil udah gedean, bisa diajakin naek ATV disana ya? Asyiknyoooo… Salam buat si Jagoan dan si kecil ya..
Putri Listyasari / 14 Oct 2011 08:16mau..mau..mau..
keren iihhh, tambah enak klo rame2 berkemah d padang pasir plus makan kambing guling.. ssllluuurrp.. hehe..
Ama Hafeeza / 14 Oct 2011 11:53 / Log in to Replysalam buat dede bayi yang kecil2 udah jadi penjelajah gurun.. :thumbup
wuaaahh.. asyik banget!!
Sakinah / 14 Oct 2011 15:21 / Log in to Replyjadi pengen kesana..