Bangun Malam Untuk Menyusu

dr. eva devita
Eva Devita Harmoniati, dr. Pendidikan: Dokter Spesialis Anak di Universitas Indonesia. Dokter Anak di RSAB Harapan Kita dan RSIA YPK, Menteng.
Have question for our experts ?
Feel free to ask them here!

Q: Halo Dok,
Saya ingin bertanya, normalnya berapa kali bayi bangun malam untuk menyusu?
Anak saya berumur 1.5 bulan, kadang bangun tiap 2-3 jam, dan kalau bangun langsung saya susui.
Tapi pernah (sudah dua kali) tidurnya nyenyak banget sampe ga terbangun sama sekali. Setelah 4 jam saya bangunkan karena saya pernah baca maximal 4 jam bayi harus diberi susu supaya perutnya ga kosong. Tapi ini ternayata susah sekali. Kalaupun akhirnya bangun, menyusunya hanya sebentar trus tidur lagi. Kalau saya mendekatkan puting ke mulutnya, malah dikatup.

Saya khawatir anak saya jadi kurang menyusu dan perutnya kosong. Selain itu perutnya juga suka bunyi seperti ada angin atau seperti orang lapar. Saya pernah utarakan hal ini kepada DSA-nya waktu kontrol 1 bulan, katanya biasa karena bayi bernafasnya melalui perut.

Mohon pencerahannya, Dok.
Terima kasih banyak sebelumnya.

- Pertanyaan dari Bundanya Afraz

A: Terima kasih bunda Afraz atas pertanyaannya.

Kebutuhan tidur untuk bayi usia 0-2 bulan adalah 10,5-18 jam/hari. Sifat tidurnya tidak teratur (hingga usia 6-8 minggu) dan berhubungan dengan lapar. Pada bayi yang mendapat ASI, karena ASI mudah dicerna sehingga perut bayi lebih cepat kosong (rata-rata perut bayi kosong dalam waktu 3 jam/rentang 2-4 jam), konsekuensinya biasanya bayi yang mendapat ASI lebih sering terbangun. Periode tidurnya multipel baik di siang hari maupun malam hari. Tidurnya pun bersifat aktif, kadang disertai senyuman, badan bergerak-gerak (menggeliat), mulut menghisap.
Bayi usia 2-12 bulan kebutuhan tidurnya mulai berkurang menjadi 14-15 jam/hari, jumlah tidur malamnya mulai bertambah dan pola tidurnya mulai terlihat. Tidur siang yang awalnya 3-4 kali/hari menjadi 1-2 kali/hari menjelang usia 1 tahun, karena aktivitasnya mulai bertambah.
Jadi kalau bayinya terbangun tiap 2-3 jam masih normal dan bila lebih dari 3 jam belum bangun, mungkin dia cukup kenyang sebelum tidur atau mulai mengalami peralihan dan jam tidur malamnya mulai bertambah.
Suara seperti angin atau seperti orang lapar di perut si baby bisa disebabkan karena transient lactose intolerance yang biasanya terjadi pada bayi karena produksi enzim laktase di saluran cernanya (yang memetabolisme laktosa dalam susu) belum sempurna sehingga banyak produksi gas. Kadang ada bayi yang jadi sering kembung juga.

Semoga bisa membantu.

if you have question to our resident doctor, please don’t hesitate to send it to us.

10 Comments

  1. nyanya
    almaviva landjanun December 1, 2010 at 8:37 am

    Dok,bayi 7bulan itu tidur harus 14-15jam ya? Rinjani total jam tidurnya diitung-itung kira-kira cuman 12jam. 14-15jamnya jaraaaang bgt.Terus kalo malem nyusunya masih sering 3kali. Padahal makan malemnya jam8an. Gapapa kan,dok?

  2. SunShine
    Fitria Adriadi December 1, 2010 at 8:47 am

    Dok, kalau bayi ASI 2-3 bulan malemnya tidur straight 6 jam tanpa minum, gapapa? dia tidur tengkurap (kalau terlentang ga betah, bangun tiap 10 menit utk minta gendong), kadang bablas sampai 6 jam ga bangun, dan ibunya juga kadang suka ga kebangun juga kalau lagi kecapean…*merasa bersalah*

  3. celinefarha
    December 1, 2010 at 9:54 am

    anak sy 9mos, kalau malam sering bangun minta susu, dan sy bikin terus tiap 2 jam-kalo ga ada susu rewel. pernah sy ga kasih susu, tepuk2 pantatnya,usap-usap, tapi tetep rewel, baru diem kalau dikasih susu. itu wajar ga sih dok sepanjang malam nyusu terus?

  4. Dr. Eva Devita H
    Eva Devita Harmoniati, dr. December 2, 2010 at 10:21 am

    @Mama Rinjani dan cyndewi, 14-15 jam itu adalah kebutuhan rata-rata tidur bayi usia 2-12 bulan. tapi seperti kapan anak mulai bisa berjalan, maka akan bervariasi antar setiap anak. tidur dibutuhkan oleh baby/anak untuk istirahat dan juga untuk tumbuh karena pada saat tidur hormon2 pertumbuhan dilepaskan.
    pola tidur atau kebiasaan tidur pada malam hari semakin lama terbentuk sesuai kebiasaan yang kita terapkan pada anak dan kemampuan anak untuk “self soothing” (menenangkan dirinya sendiri dan kembali tertidur lagi) ketika terbangun di malam hari. ada anak yang cukup ditepuk2 saja sdh tidur lagi, ada yang butuh minum susu, bahkan ada yang butuh untuk diayun, dll. ini bisa berlangsung cukup lama (sampai usia berapa) tidak sama antar anak. jadi yang terjadi pada baby Rinjani dan mama cyndewi masih normal.
    @sunshine: hati-hati membiarkan bayi tidur dalam posisi tengkurap terutama usia 2-3 tahun yang mungkin belum mahir untuk “bolak-balik” sendiri karena dapat terjadi kematian yang dikenal dengan istilah sudden infant death syndrome (SIDS). untuk bayi yang mendapat ASI sebaiknya dibangunkan bila sudah 4 jam tidur tanpa menyusu karena pada usia 1-3 bulan dia masih senang tidur dan ada sebagian yang tidak sensitif dengan rasa laparnya.

  5. celinefarha
    December 2, 2010 at 4:25 pm

    Dok, kalau sleep training itu boleh nggak sih ? Membiarkan anak menangis supaya dia belajar self soothing sampai waktu yang cukup lama. Anak saya 6mos, sejak dari 4mos kalau malam bisa bangun 7x. Ini karena dia berguling2, mentok di ujung ranjang lalu terbangun. Dia baru bisa berguling ke sisi kiri saja. Kadang2 karena saya sakit kepala, saya pengen sleep training saja, saya biarkan dia menangis sampai bisa tidur sendiri. Tapi kok hati tidak tega… bagaimana ini ? Anak saya ASI, dan tidur sama saya di ranjang besar.

    1. emak
      Risna Marjiyanto January 6, 2011 at 1:22 pm

      Mama Susan, saya juga tidur sama bayi, membiarkan bayi menangis rasanya menyedihkan,saya lebih baik mengalah (rela memberi asi meski capek -karena saya bekerja di siang hari, hiks3 penuh perjuangan) dan tidak membiarkan bayi menangis. lagi pula masa masa ini akan berlalu dan jadi kenangan indah. Pokoknya semangaaat untuk ibu menyusui…..

  6. emak
    Risna Marjiyanto January 6, 2011 at 1:13 pm

    Saya dan Haidar (11 bln) terbiasa tidur bersama, haidar tidur sambil ngempeng asi. Biasanya 3 – 4 kali minum asinya semalaman sambil tidur. Kalo mau minum asi mulutnya akan terbuka sambil nengok kanan kiri, tapi matanya terpejam, kalo tidak ketemu puting atau pas saya tidak didekatnyam akan nangis dan bangun. Haidar tidur dari jam 8 malam sampai 6.30 pagi, bener – bener pules dan jarang nangis, pokoknya happy baby deh.Tapi saya khawatir bagaimana saat menyapihnya nanti. Sebenarnya bagaimana tentang menyapih itu ya dok? Saya pernah dengar ada bayi yang berhenti menyusu dengan sendirinya. Apakah boleh menyapih sebelum waktunya (sebelum dua tahun)?

  7. amie kumala
    Hutami Kumala March 22, 2011 at 2:18 pm

    Dok, saya dan Rama (3 bln) juga tidur satu bed dan posisi tidurnya tengkurap…soalnya dia selalu marah kalo ditidurin terlentang. Kalo mengenai rutinitas bangun malam untuk menyusui alhamdulillah masih sesuai yang dokter bilang, setiap 2jam sekali dia selalu minta ASI. Tapi sebelumnya pas sore hari setelah dimandiin, dia selalu tidur lamaaaa…dari jam 5 – 10 malam. Itu gak apa ya? Atau seharusnya saya bangunkan dia setelah tidur 4jam?

  8. bundasayla
    bundasayla February 25, 2012 at 11:37 am

    dok, saya ibu dari twin baby boys, RAYA dan RAYI, usia 2,5bln. sharing sedikit ya. masa 2bln pertama adalah hal yang berat. Siang hari si kembar tidak pernah mau turun dari gendongan. Alhmd setelah lewat 2 bln dah mulai mau tidur tanpa digendong. Sekarang sy udh mulai mask kerja lagi. Sayang sekali saya tidak bisa ASIX karena stok ASIP gak kekejar. Sekarang sedang berjuang buat ngumpulin ASIP. Semoga stok ASIP bisa kekejar…kalo malem tidur mulai jam 7, tiap 2-3 jam bangun buat minum ASI.

  9. yessy
    yessy May 31, 2012 at 7:38 am

    Dokter,bayi saya skr berusia 4 bulan beberapa hari lagi udah mau 5 bulan.Biasanya klo tidur malem pulas banget.bangun cuman sekali.tapi sudah seminggu lebih ini,tiap setengah jam sekali selalu bangun sambil nangis-nangis.pas diperiksa perutnya emang sedikit kembung.tapi hari-hari sebelumnya,meskipun perutnya kembung tidak pernah menangis dan rewel seperti sekarang.kira” kenapa ya dok?

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.