DIY Running Skirt

tikatatum

Dua minggu sebelum race Borobudur 10K (17 November 2013) di Magelang, saya tiba-tiba ingin membuat sesuatu yang unik di race kali ini. Setelah browsing sana sini akhirnya berhasil menemukan ide untuk membuat running skirt dengan bahan berwarna cerah agar heboh, eye catching, dan ramai. Siapa tahu ada yang tertarik mencoba, silakan diikuti caranya ya. Tutorial ini saya dapatkan dari hasil browsing, tapi dengan modifikasi ala saya karena keterbatasan alat jahitnya

Alat dan bahan:

  • 1 meter kain (saya pake kain woci dengan lebar 150 cm), kainnya di sini ada 3 warna karena running skirt ini akan dipakai oleh tiga orang.
  • meteran kain, jarum pentul, benang (harusnya disesuaikan dengan warna kain tapi ini kepepet karena tidak sempat beli benang warna lagi), dan gunting
  • 1 meter tali elastis warna hitam lebar sekitar 3 atau 4 cm, warna putih ada juga tapi saya pilih hitam.
  • pensil/pulen dan kertas buat mencatat ukuran badan.

Cara membuat:

  • Untuk membuat 1 rok kita membutuhkan 4 potongan kain yang nantinya akan dirangkai menjadi satu buah rok. Jadi saya akan gunakan istilah kain 1 untuk bagian atas, kain 2 dan 3 untuk bagian bawah, dan satunya lagi kain tambahan.
  • Kain 1: Ukur pinggang kita lalu tambahkan 4 inch (sekitar 10 cm) agar nanti ketika dipasang tali elastis kainnya masih punya sisa ruang untuk melar. Lalu ukur lebar kain 1 sepanjang 5,5 inch (sekitar 14 cm). Contoh: ukuran pinggang saya 82 cm + 10 cm = 92 cm.
  • Kain 2 dan 3: gunakan ukuran pinggang tadi (misalnya 92 cm) lalu untuk lebarnya bisa disesuaikan dengan seberapa panjang/pendek rok yang mau kita buat. Saya menggunakan lebar 8 inch (sekitar 20 cm). Kita harus memotong dua kain dengan ukuran sama persis.
  • Lalu jahit kain 2 dan 3 menjadi 1 lembar kain yang panjang. Bisa dibantu dgn bantuan jarum pentul agar saat dijahit kainnya tidak “lari-lari”.
  • Setelah itu ambil salah satu bagian ujung kain dan mulai dilipat-lipat untuk mendapatkan efek ruffle di bagian bawah roknya. Gunakan jarum pentul untuk membantu proses ini. Membuat ruffle ini gampang-gampang susah, kalau tidak pas melipatnya bisa jadi tidak beraturan. Trik yang saya pakai adalah menghitung polkadot wocinya. Hitung 3 polka lalu ambil bagian polka yang ke 4 dan saya lipat ke dalam (yang terlipat ada 4 polka) lalu hitung 3 polka lagi dan lipat, begitu seterusnya. Jangan lupa setiap lipatan disematkan jarum pentul. Lakukan terus sampai semua kain 2 dan 3 habis. Dengan rumus ini, panjang ruffle saya sesuai dengan panjang kain 1. Bisa saja tidak beraturan, asalkan panjangnya nantinya menjadi sama dengan kain 1.
  • Satukan kain 2 & 3 yang sudah berpola ruffle dengan kain 1 sebagai atasan roknya. Saya menghitung 2 polka woci dari bawah lalu mulai menjahit kain 2 dan 3 ke kain 1, begitu seterusnya sampe kain 2 dan 3 selesai dijahitkan di kain 1.

  • Setelah kain top dan bottom dijahit menjadi satu, ambil sisa kain woci tadi. Potong sepanjang ukuran pinggang dengan lebar sekitar 3,5 inch (sekitar 9 cm). Tambahan kain ini saya gunakan untuk tempat memasukkan tali elastis tadi. Kain tambahan dijahit di kain 1 dengan posisi saling menghadap bagian luarnya, lalu kain tambahan setelah menyatu dibuka dan dilipat kembali sekitar 2 polka wocinya. Sebelum menjahit, pastikan posisi bagian yang berwoci menghadap ke luar, lalu kembali jahit sampai kain 1 terjahit semua.
  • Ukur tali elastis menggunakan ukuran kain 1 tadi, hanya saja ukurannya dikurangi sebanyak 2 inch (sekitar 5 cm). Masukkan menggunakan peniti ke dalam lubang dan setelah itu, jahit dengan posisi disatukan sepanjang 1 inch (sekitar 2,5 cm)
  • Setelah tali elastis dijahit menjadi satu, balik rok dan mulai jahit dari atas ke bawah untuk menyatukan kedua sisi roknya.

Inilah hasil akhirnya. Selamat mencoba!

11 Comments

  1. Nieke
    Nieke December 6, 2013 at 1:19 pm

    Beberapa waktu yg lalu sempet liat photo mBatik habis lari pakai running skirt ini. Keren deh inspirasinya, bisa dicoba untuk The Color Run nanti.. :D

  2. ninit
    ninit yunita December 6, 2013 at 4:58 pm

    tikaaa,
    keren deeeh! warnanya seru banget. gonjreng.

    nieke,
    bener banget… kebayang pake ini buat color run nanti. seru yaaa :)

  3. cindy
    cindy vania December 6, 2013 at 10:22 pm

    Mbak Tika ini emang juara deh :))
    dan bener aja,berkat rok ini Trio krucils menggoyang Borobudur 10k :D

  4. icut
    Cut Fika Lutfi December 6, 2013 at 10:55 pm

    Wah lucuuu…mau juga buat the colour run. Emm…mba tika terima pesenan ga? Hihi *anaknya pemakas*

  5. tikatatum
    tikatatum December 7, 2013 at 9:05 am

    Mbak Nieke dan Mbak Ninit,
    pas banget lo kalo mau pake yg aneh2 gini pas color run nanti..hehehehe..tapi saya belum tau bisa ikut atau gak…*nabung buat BMBM 2014*

    Momy Cindy,
    yuhuuuu…borobudur digoyang maaang

    Mbak Cut Fika,
    ahahaha…kalo ada yg mau pesen brarti rejekik cyin..ga bole ditolaak..bener gak :)

  6. eka
    Eka Wulandari Gobel December 7, 2013 at 10:11 am

    tika, lucu banget running skirtnya. gonjreng kayak cirlider :)
    seru yaa pake rok lucu2 buat race, bikin suasanan menyenangkan dan tambah semangat :)

  7. ZataLigouw
    Zata Ligouw December 7, 2013 at 12:48 pm

    ahaha..sama, pas baca artikel ini yang kepikiran langsung color run!
    Kerennnn Tikaaa!!

  8. tikatatum
    tikatatum December 9, 2013 at 10:43 am

    Makasi mbak Eka dan mbak Zata…seru lo running pake kostum gini..gak peduli dah omongan org yg lari bareng atau yg nonton…hahahaaha..

    oya, kalo pake kostum aneh suka jadi inceran tukang poto pas dijalan..hahahaha..kemaren aku banyak dipotoin org dijalan..tapi entahlah kamera sapah..

  9. mamajibi
    dea ekaputra January 3, 2014 at 3:26 pm

    Kereeeen!!!!! Eyecathy ban get mom tika. Ada yg kurang nihn manager fotonyaa east dipakai race? Penasaran Dan excited bgt list krucils pakai deh….hihi..

  10. mamajibi
    dea ekaputra January 3, 2014 at 3:26 pm

    *mana fotonya

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.