Hidung Tersumbat
Feel free to ask them here!
Dokter Eva,
Mengapa bayi saya yang berumur 3.5 bulan hidungnya selalu tersumbat hanya pada malam hari? Segala cara sudah saya lakukan seperti meninggikan posisi tidur, menyemprot hidung dengan larutan saline, membersihkan rongga hidung sampai memberi uap minyak kayu putih.
Hal tersebut membuat tidurnya tidak bisa panjang pada malam hari. Mohon bantuannya. Terima kasih.
Rooslyn.
—
Terima kasih Mama Rooslyn atas pertanyaannya.
Bayi usia 3,5 bulan hidungnya selalu tersumbat hanya pada malam hari, apakah sebelumnya juga pernah seperti ini?
Bayi-bayi muda, biasanya masih sensitif dengan perubahan suhu, cuaca, debu, bau, dan asap. Salah satu respon yang ditunjukkan adalah pembengkakan kelenjar dalam rongga hidung (concha nasal) karena hidung merupakan tempat udara yang terhirup dilembapkan sehingga hidung seperti tersumbat atau buntu (rhinitis vasomotor).
Hal-hal yang sudah Mama Rooslyn lakukan benar, namun perlu ditambah juga tindakan untuk mencegah hal tersebut berulang yaitu dengan menyingkirkan kemungkinan penyebabnya seperti:
- Suhu AC yang terlalu rendah, setting suhu AC di kamar bayi paling rendah 25-26 C.
- Debu di kamar dan sekitar tempat tidurnya: debu di boneka-boneka bulu, debu di selimut, debu di tirai, dan debu di karpet.
- Asap: rokok, obat nyamuk bakar.
- Bau: obat nyamuk elektrik atau obat nyamuk semprot yang menyebabkan bau yang menyengat.
Biasanya semakin bertambah usia, dia sudah mulai bisa beradaptasi kecuali ada faktor lain yang menyebabkan hidungnya buntu seperti alergi. Hidung tersumbat karena faktor alergi (rhinitis alergi) biasanya lebih lama hilangnya dan sebaiknya konsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis anak yang merawatnya.
Mudah-mudahan pertanyaannya terjawab ya Mama.


saya, suami dan sekarang anak2 termasuk yang sensi sama debu. Jadi ketika mereka bayi, kalo udah meler karena rhinitisnya pasti udah saatnya bersihin kasur-kasurnya :D *kayak alarm aja*
Dan kalo cuaca dingin seperti ini, sudah langganan pagi-pagi hidung meler, dan baru berhenti sampai ketemu matahari. Itu bener namanya Rhinitis ya dok? Karena memang tidak sedang flu atau pilek siih..
Thanks for reminding dok kalo selalu mencari tahu kemungkinan penyebabnya dulu, soalnya biasanya yang ada langsung panikan :)
Btw, kalo mau semprot obat nyamuk sebelum tidur, apakah 1 jam sebelum boleh atau sebaiknya menggunakan obat nyamuk elektrik agar ngga mengganggu pernapasannya?
sama dengan wiwit nih, sensi terhadap debu. terima kasih ya dok, penjelasannya lengkap sekali
TFS dok, nggak tega emang kalau liat bayi susah napasnya. belum bisa buang ingus sendiri soalnya.. kasian.
TFS dokter.
kebetulan banget, anak aku Arham (2mo) lagi ngalamin hal yg sama persis. udah seminggu ini Arham tidur ga nyenyak setiap malam menjelang pagi karena lendir di antara hidung dan tenggorokannya yg bikin dia susah nafas dan sll keselek. kemarin baru saja DSAnya ngasih obat semprot hidung.
setelah baca penjelasan dokter, sepertinya masalah AC. karena takut Arham masuk angin, kita sll pasang AC dg suhu rendah sekitar 27-28′C.
Wah makasih dok akhirnya pertanyaan sama dijawab juga hehehe …
Sekarang baby ku sudah 5.5 bulan dah sudah ngga pernah buntu lagi hidungnya kalau malam.
saya coba bawa ke dua dsa yg berbeda … dsa pertama tidak berhasil
dsa kedua agak berhasil …
jadi kesimpulan saya mungkin waktu itu organ pernafasannya belum terbentuk dengan sempurna + masih adaptasi sama cuaca di Manokwari – Papua (baby saya dari lahir – 2 bulan di surabaya trus 2 bulan sampe skrg di Papua)
waktu itu saya coba ganti susunya dengan susu kedelai trus susu HA juga tdk ada perubahan sih …
tapi setelah ke dsa yg kedua dan diberi resep anti alergi agak membaik sih.
sekarang ac sedingin apapun baby saya tidak pernah buntu lagi hidungnya.
Terima kasih atas penjelasannya dok :)
anakku juga sama,,setiap malam menjelang pagi suka susah tdr gara2 hidung tersumbat,ayahnya sih punya alergi udara,,apakah kemungkinan alerginya menurun dok?..btw mw nanya itu dari dsa nya dikasih obat anti alergi apa yah?
bubu_nabila
waktu itu anak aku 4,5 bulan diresepin epexol – interhistin – ctm – salbutamol – cetinal