Luh Made Diandra A.K

The Urban Mama

Luh Made Diandra A.K, (Diandra), 26 tahun, stay-at-home mommy, menikah dengan Johanes H Sonny Pattirajawane (25 tahun) dan memiliki seorang putra bernama Matius Benjamin Pattiradjawane (Ben), lahir di Jakarta, 1 Juni 2009.

Saya dari kecil terbiasa melihat betapa beratnya ibu saya menjadi seorang ibu rumah tangga, hidup saya pun terdoktrin oleh beliau untuk terus berkarir. Ibu saya selalu mengingatkan saya, “Jangan sia-siakan ilmu yang telah kamu dapat, teruslah berkarir tapi jangan lupa dengan keluarga. Kamu tidak mau kan bernasib seperti Mama, untuk beli bedak saja Mama harus menyisihkan uang dapur”.
Miris? Pastinya. Sedih saya melihat kenyataan itu. Ibu saya memang telah menjadi ibu rumah tangga dari awal pernikahan tanpa pernah mengecap dunia kerja. Mulai saat itu, saya bertekad untuk harus bekerja. Bukan hanya karena ingin bisa membeli bedak dari uang saya sendiri, tapi untuk bisa membahagiakan ibu saya yang selama ini waktunya telah didedikasikan untuk keluarganya.

Saat semester ke-7, saya diterima KP (Kerja Praktek) di sebuah perusahaan luar negeri bergengsi yang bergerak di bidang service oil company dan perusahaan inilah yang akhirnya menjadi tempat saya berkarir, selain itu momen saat saya KP itulah saya berkesempatan bertemu suami saya sekarang. Karena berkecimpung di dunia kerja yang sama, kami saling mentolerir “keanehan” jam kerja kami yang mengharuskan kami untuk pergi ke lokasi pengeboran selama berbulan-bulan dan pulang hanya dalam hitungan hari (non-rotasi).

Saya masih ingat, betapa saya terobsesi dengan pekerjaan ini, sampai saya rela tidak diwisuda. Dunia kerja yang saya selami, penuh dengan warna. Di perusahaan inilah untuk pertama kalinya saya bisa menjejakan kaki keliling Indonesia dan bahkan ke luar negeri. Tempat-tempat yang selama ini hanya ada di khayalan saya saja (Dubai, Bahrain, Abu Dhabi, Paris, LA, Houston, Abu Dhabi, KL, Labuan, KK, Miri, Singapura) akhirnya saya bisa ke sana.

Namun semua impian saya harus berakhir saat putra pertama kami, Ben, lahir. Ben lahir saat usia kandungan baru 28 minggu dengan berat 1195gram dan panjang 37cm melalui operasi caesar. Kelahiran dini itu dilakukan dikarenakan ketuban pecah. Masih lekat dalam ingatan saya saat suami ditanya, “Bapak harus memilih antara sang ibu atau sang bayi, karena istri bapak sudah mengalami infeksi yang menjalar ke anak Bapak”. Pertanyaan yang sangat berat, tetapi suami saya tetap insist untuk memilih dua-duanya. Puji Tuhan ternyata Tuhan masih sayang dengan keluarga kecil saya, Tuhan mengijinkan kami untuk bersama-sama berkat kuasa-Nya. Setelah 3bln lebih dirawat di NICU dan menjalani berbagai operasi, akhirnya putra terkasih kami diijinkan pulang. Saat itulah saya harus memilih antara keluarga saya atau karir saya.

Posisi saya dikarir sedang “bagus-bagusnya”, saya baru saja diangkat sebagai acting manager untuk Jakarta operation. “Great achievement”, terutama karena saya perempuan (jarang perempuan yang bisa duduk diposisi itu) dan baru berusia 25 tahun. Namun mengingat semua perjuangan Ben selama dirawat di NICU, penyesalan saya karena terlalu aktif saat hamil, membuat saya memutuskan untuk menjadi seperti ibu saya. Setelah 4 tahun berkarir dan melalui pergumulan batin yang sangat hebat, saya memutuskan resign dari posisi saya. Banyak pihak yang menyesali keputusan saya, tapi tekad saya sudah bulat, saya memilih untuk menjadi stay-at-home-mom.

Walaupun terkadang saya merindukan dunia kerja yang sudah seperti keluarga sendiri, merindukan business trip gratisan, dan pastinya sangat merindukan gaji saya, ternyata keputusan yang saya ambil sangatlah tepat, motorik Ben yang selama ini terlambat (pada usia 8 bulan, 5 bulan usia koreksi, jangankan tengkurap, Ben bahkan belum mampu untuk miring-miring) akhirnya saat ini sudah mulai mampu mengejar ketinggalannya.

Ya, Tuhan ternyata sudah memiliki rencana untuk keluarga saya, rencana yang pastinya jauh lebih indah daripada sekedar uang. Yap, keluarga saya jauh lebih berharga dari sekedar materi.

84 Comments

  1. sLesTa
    shinta lestari October 4, 2010 at 11:52 am

    inspiring story, mama Diandra! haduuh liat fotonya Ben waktu lahir, sedih banget yaa.. he’s so small! must break your heart too. tapi sekarang Ben tumbuh jadi anak yang sehat dan ganteng. seneng deh kemaren bisa ketemu ama mama Diandra & Ben pas acara kopdar.

  2. sukie
    Sukma Pertiwi October 4, 2010 at 11:56 am

    Perjuanganmu hebat sekali Di…Ben dan ayahnya pasti bangga punya kamu! *hugs*

  3. October 4, 2010 at 11:59 am

    stuju! inspiring banget! tiap baca cerita diandra, baik yang disini maupun di forum, selalu terharu dan jadi ngaca ama diri sendiri… salut, mama!

  4. Mirza Resita
    October 4, 2010 at 12:04 pm

    whoa Diandara, baca kisah perjuangannya..salut! smoga Ben selalu jadi berkat ya buat keluarga :)

    btw suami masih sodaraan sama Chef Bara? *maaf OOT ;)

  5. restya
    Neneng Restiana October 4, 2010 at 12:08 pm

    Very Touching…Alhamdulillah yah Akhirnya ga perlu memilih ,mama Diandra & Ben sehat2 aja,apalagi liat foto yg ditampilin di artikel featured ini,Ben ganteng banget…
    Yep,Family is a wonderful thing! ;)

  6. liactk
    Lia Rosliany October 4, 2010 at 12:10 pm

    great stories! mengingatkan saya untuk selalu bersyukur atas keadaan saya dan keputusan yang telah diambil..

    Salut buat Diandra :)

  7. CNAP
    Intan CnaP October 4, 2010 at 12:10 pm

    Nangis bacanya..terharu banget..*hugs*
    Diandra,Ben,dan Papa Ben adl orang2 yg kuat.
    Salut dengan keputusan besar utk berhenti kerja. Memang anak dan keluarga adalah harta terbesar yang tidak ternilai harganya.
    Sun kening buat Ben :* Sehat selalu ya Nak!

  8. anthie arvianto
    ~Anthie Arvianto~ October 4, 2010 at 12:16 pm

    Diandra, ak nangis mewek ni baca nya,,, huhuhu
    Salute buat mommy ben
    Kecup,,,kecup ben

  9. dieta hadi
    agwina dieta October 4, 2010 at 12:21 pm

    Semangat ya di, semua sudah di atur olehNya, ini pasti jalan terbaik. Liat foto ben langsung inget Mika baru lahir, kecil bgt dan ga tega ngeliatnya, Alhamdulillah ben dan mika sehat sekarang ya. Perjuangan jd ibu dr anak premature nih kita

  10. Lilik
    Lilik October 4, 2010 at 12:24 pm

    diandra, very inspiring selalu ceritanya.
    sehat selalu ya buat Ben.

  11. IntanDian
    Dian Sarwono October 4, 2010 at 12:38 pm

    Lihat foto kalian bertiga rasanya ikut bahagia deh… Ga nyangka kalau sebelumnya hrs menghadapi masa yg berat…

  12. agis
    agis October 4, 2010 at 12:47 pm

    so touching..miris bgt liat ben wkt lahir, syukur ya skrg udah kuat n sehat..4 thumbs up buat keputusannya diandra buat jd ftm..

  13. superpippo
    Astrid Lim October 4, 2010 at 12:58 pm

    terharu baca ceritanya! dan nggak nyangka banget ben yang sekarang tumbuh ganteng dan sehat itu sama dengan ben yang ada di foto pas baru lahir! salut buat keputusan dan perjuangannya, semoga sehat” terus ya sekeluarga… =)

  14. eka
    Eka Wulandari Gobel October 4, 2010 at 12:58 pm

    hugs buat kalian berdua yaa..
    *seka air mata*

  15. lei
    Lady Fitriana October 4, 2010 at 1:11 pm

    hiks..merinding, terharu dan berkaca2
    salut mom atas perjuanganmu dan keluarga, smg Ben sehat senantiasa dan makin pinter yah :) *hugs*

  16. Mirza Resita
    October 4, 2010 at 1:16 pm

    Mengharukan bgt baca kisahny, mw nangis malu he3x (bis bacany d kantor)
    Salut sama perjuangannya n pengorbananny untuk ngelepas pekerjaan demi keluarga tercinta…
    Ben ganteng n ngegemesin bgt y :)

  17. cittacitta
    citta October 4, 2010 at 1:22 pm

    baru baca dan ikut menitikkan air mata,,
    big hug for both of u :)

  18. Mirza Resita
    October 4, 2010 at 1:23 pm

    Dian+Ben!! U’re my favorite!! Sehat terus yaa.. :)

  19. soRella
    Rella Shaliha October 4, 2010 at 1:35 pm

    aduh Ben…bikin aku nangis terharuuu..
    salut sama mbak Diandra, great moments that money can’t buy! *hugs buat Ben dan mama*

  20. teeka
    ariantika October 4, 2010 at 1:38 pm

    very touching!!
    n i feel u,mommy ben. krn saat ini saya jg sdg berada dlm “pergumulan” itu. *maap,,curcol*
    titip peluk buat ben..

  21. otty
    Pangastuti Sri Handayani October 4, 2010 at 1:48 pm

    Terharu banget bacanya… Gue juga nangis2 bombay baca blog lo. Semoga kalian sehat terus ya… Ben ganteng deh :)

    BTW dulu kita kenal pas masih kuliah, ga kepikiran euy obrolan emak2 kayak gini. Dan kenapa dulu gue ga KP di tempat lo aja ya, apa karena IPK gue ga cukup tinggi? *push up 1 jari karena OOT*

  22. October 4, 2010 at 2:01 pm

    terharuuu…you made a right decision mom! :)
    wlpn tbayang kerja di oil company dg level manager itu pasti blink2 :P tp tetep emang anak n keluarga more precious than anything donk,saluuutt…kiss2 buat ben :*

  23. dadidedo
    Anggraini Karimuddin October 4, 2010 at 2:06 pm

    Terharu banget sama ceritanya Diandra. Salut sekali perjuangan dan keberaniannya mengambil keputusan itu. Waktu lihat Ben yang sehat dan lincah waktu kopdar gak nyangka banget kalau lahirnya prematur.
    Sehat selalu ya Ben :) You have a great Mom!! :) *pelukdua2nya*

  24. Mirza Resita
    October 4, 2010 at 2:07 pm

    *mewwwwekkk*
    tadi padahal abis chat ya kita mak, pas baca ini makin mengukuhkan aku klo memang keluarga kecil adalah sgalanya…*pelukkkk Mommy n Ben*

  25. Mirza Resita
    October 4, 2010 at 2:14 pm

    you got my eyes watery…
    Seeing the pic of Little Ben, dan terutama di pilihan buat papanya Ben. Memilih anak atau ibu dari anaknya. It’s so wonderful to know that he made the right decision.
    Bless your family, Diandra.

  26. mommyaira
    jarvi kurnia lestari October 4, 2010 at 2:17 pm

    Huwaaaaaa….sukses berkaca2 bacanyaaaa…inget Airaaaa…persis kaya Ben mungilnya. God bless u and ur amazing fam sist…hug2 buat ben yaaa….kapan2 kita ketemu yaaaa….big hug for u sist ;)

  27. Mirza Resita
    October 4, 2010 at 2:20 pm

    very touching!!

    inspiring story mama…..*hugs for u’r little fam
    ak jg didoktrin ibuku tuk kerja..dengan alasan yg sama kyk neneknya Ben…hiks

  28. Mirza Resita
    October 4, 2010 at 2:28 pm

    All mamas : makasi ya buat doa n supportnya..amiiiin…mdh2n Ben sehat sll,sll dlm lindungan Tuhan,..aq sll pcya, Tuhan gak kan kasih qta cobaan mlebihi kemampuan qta sbg umat-Nya, seberat apapun Tuhan akan sll mendampingi kita menghadapi cobaan itu..cobaan hanya salah satu cara dari-Nya spy qt mengingat kuasa-Nya,mgkn jg cobaan-Nya kmrn ke kel kcilku utk menegur aq yg kadang suka lupa dengan kuasa-Nya *duh kok jd khotbah gni,sok wise bgt,hahaha*

    @cyndewi : iya,masih sepupuan ama suami,hehe…

    @dietahadi : *hugs* anak qta skrg ud besar ya,gak nyangka kl dl kecil bgt lahirnya..salut jg sama supermom yg satu ini,ttep bs mbagi waktu antara keluarga n kjaan.. *angkat topi*

    @otty : wakakakak, dl mah kjaan cmn di kantek aja,mana kpikirn bkal bgni ya :p jiaah emg ny ipkQ stggi langit,std aja kok :D *mkin oot..skipping 50x dl*

  29. Mirza Resita
    October 4, 2010 at 2:29 pm

    Huhuhu terharu…..
    Diandra kamu hebat…

  30. Mirza Resita
    October 4, 2010 at 2:38 pm

    Langsung berkaca2 baca ceritanya Diandra T_T
    semoga si ganteng Ben selalu sehat yaaa, Amiiin
    hugs for both of you….
    (sambil seka2 air mata)

  31. ninit
    ninit yunita October 4, 2010 at 2:41 pm

    waktu baca artikel ini langsung berkaca-kaca… sama kayak semua mama yang lain :’)

    salut dengan keputusan diandra. memang ya udah ga ada deh yg ngalahin anak. semoga ben selalu sehat yaaa… lucu ya pas kemaren kita ketemu di grand indo, ngeliat ben ganteng yg lagi ngantuk2 :)

    sukses selalu ya, diandra!

  32. Mirza Resita
    October 4, 2010 at 3:39 pm

    tiap baca blognya selalu mewek terharu, suami juga …
    kagum pada mommy yang satu ini pokoknya … hebat deh :)

  33. riandiani
    ria andiani October 4, 2010 at 4:13 pm

    Hwaaaaa…neteeeesss niy aer mata..
    Salut bgt sama diandra..u should proud of urself darling

  34. October 4, 2010 at 4:37 pm

    Urban mama yg satu ini jempol punya! Salutt abis ama perjuangannya dan seneng bgt bisa kenal dan liat ben udah gede pas kopdar kemaren :D
    Iya baca blog elo tuh asli bikin mewek, ngerasain dl jaman2 el baru lahir pdhal berat el masih 2x berat ben..
    Tfs ya, di.. God bless you!
    Gw follow di twitter yah hihihi..

  35. Mirza Resita
    October 4, 2010 at 6:28 pm

    Diandra salut.. Puji Tuhan Ben sekarang sehat dan ganteeng.. Semoga keluarga kecil kalian jadi semakin kuat yaa. Tfs, you’re right He always gives u strength if u keep on praying.

  36. rachanlie
    mira a October 4, 2010 at 7:10 pm

    Aduh maaakkk.. Kau membuatku mewek.. Hebat.. Bener2 hebat.. Pas ketemu Ben sama skali gak keliatan kalo dia itu prematur..*angkat topi*

    Sehat-sehat terus ya Ben.. You have a great mom and dad beside u.. Grow strong and healthy.. Memang manusia bisa berencana, tapi pada akhirnya Tuhan yang menentukan. Yang menurut kita baik belum tentu adalah yang terbaik menurut Tuhan.. But one thing for sure, family will always comes first.. *salut* *tepok tangan* ?(^.^)?

  37. dandan
    Raydanni Diliana Rizki October 4, 2010 at 7:42 pm

    Mommy Ben *smooch*
    Ngga bisa ngomong deh dee…
    Emang bener banget yang dialamain mommy satu ini.
    Dulu kita sekantor, tapi aku keluar duluan karena masalah krisis global :p
    Dari awal kehamilan emang banyak yaa dee cobaan kamu.
    Semoga tahun tahun mendatang semuanya tambah lebih baik buat kamu, ben dan sonny :D

  38. Mirza Resita
    October 4, 2010 at 8:46 pm

    Makasi bgt ya smuanya..tapi ini smua jg berkat Kuasa Tuhan,kl bkn krn campur tangannya,mgkn akan lain crta nya..aq smpet ngalamin stress stlh melahirkan, baby blues?kayanya bukan d..aq sll nangis histeris dmn pn n kpn pn tiap liat org hamil or gendong bayi..smpt ngerasa Tuhan gak adil sama aq,untgnya aq pnya suami yg fully support,ingtn aq utk sll bdoa dan pasrahn smua nya..masih ingt pas aq dilema mau kerja,aq ngbrol sama suamiku

    Suami : kamu kerja nyari uang buat sapa sih?
    Me : buat uang sekolah ben *dgn mantab nya*
    Suami : ooo,amit2 niy ya,kalo Ben kenapa2 trs duit yg kamu kumpulin buat apa tu?
    *ngmgnya halus bgt tp sukses bkin aq mewek&sadar*

    @teh ninit : iya,si ben ttep so exist tp ny snyum2 , aq msh gk pcya smpe skrg kalo alde tdr dpundak ayahnya (?_?”)

    @mamih ray : iya,mba tau bgt ya susahnya aq dari jaman hamil..btw itu ada foto yg rame2 pas surprise party ulangtahunmu kn mba *wink* eeh maap oot ?Hë•?•hë•?•Hë•?•hë?

  39. nyanya
    almaviva landjanun October 4, 2010 at 10:49 pm

    Terharuuu.. Hebat bgt deh mama Diandra! Keren! Salam buat Ben ganteng yaaa.. :)

  40. siska.knoch
    Siska Knoch October 4, 2010 at 10:57 pm

    Darliiing.. guepun berkaca2 bacanya kayak para mama diatas, huhuu ikut sedih liat photo Ben lahir.. salut ama perjuangannya, keputusannya, & ketulusan lo buat Ben!
    Ikut seneng juga liat photo Ben skr yg udah gede + ganteng + sehat and happy! *peluksayangbuatberdua* :)
    GBU

  41. bubuSABR
    bubuSABR October 5, 2010 at 9:12 am

    salam kenal mama ben! :)
    sama seperti yang lain, di pagi hari ini baru buka komputer langsung baca2 TUM.. ternyata menemukan cerita yang sangat bagus dan mengharukan..
    kalimat suaminya bener banget ya, cari uang buat anak, tapi kalo anak kenapa2, kita mau apa?
    huhuhu.. jadi pengen mewek.. :’)

    salut akan perjuangannya semoga ben tumbuh jadi anak yang sehat dan kuat dan cerdas, amiiinn.. ben pasti akan sangat bangga punya ibu seperti mamanya.. :)

  42. nies
    nies October 5, 2010 at 9:28 am

    salam kenal diandra…
    terharu banget baca perjuangan mama,papa dan ben
    ben yg dulu terlihat begitu ringkih sekarang dah menjadi ben yg sehat dan ganteng yaa…
    semoga keluarga kecilnya senantiasa dilimpahi keberkahan dari Tuhan YME..amien…
    kiss kiss buat ben, ganteng bangett deh… :)

  43. Mirza Resita
    October 5, 2010 at 1:22 pm

    *mata mbrambangi*

    Salam kenal mam. Salut dengan perjuangan dan keberaniannya mengambil keputusan yang maha penting. Makasih ceritanya. Semakin menegaskan kepada kita semua, anak dan keluarga adalah harta paling tak ternilai dibandingkan apapun. Salam buat Ben. Semoga selalu sehat ya nak :-)

  44. anoukuona
    Anouk October 5, 2010 at 1:58 pm

    Hi Diandra,

    Salam kenal, sprti mama2 yg lain di sini, cerita kamu bikin saya hampir berlinang air mata. Thank God everyone is ok :-)

    Sedikit sharing. Pengalamanku hampir sama dgn kmu (mungkin segmennya aja yg beda, atau geomarketnya, hhehe). Anyway, aku juga ambil cuti ga dibayar setelah 5 thn kerja, dan setelah itu aku minta kerja office-based, tp ga dikasi. Sebel memang, dan banyak hal yg saya masih ingin capai di perusahaan ini, tp setelah dipikir2, ditimbang, dll, keluarga adalah yg utama. Uang bisa dicari, karir bisa diteruskan nanti, tp keluarga, susah untuk digantikan kembali.

    Anyway, dont worry,kamu masih muda :-) masih bisa meneruskan karir (percaya deh..tahun2 pertama ama anak tu bener2 nikmat tiada duanya..hehe). Good luck! :-)

  45. Mirza Resita
    October 5, 2010 at 4:41 pm

    salam kenal mama Ben,,:)
    aku terharu bacanya…mudah2an aku bisa sekuat keluarga mba diandra yah..
    Bennya juga lucu bgt mba, ganteng, sehat lg.Bener2 ga sangka kl liat dr proses lahirnya Ben.
    Aku sedang hamil 27w mba, mudah2an pas kelahiran anakku nt tidak ada2 apa2..amin :)

  46. Mirza Resita
    October 5, 2010 at 6:03 pm

    Mommy ben … menyentuh bgt ceritanya
    pengorbanan luar biasa .. yakin pasti Tuhan akan berikan balasan setimpal atas pengorbanan Mommy Ben ..
    adik ben .. sehat terus ya …

  47. Mirza Resita
    October 5, 2010 at 7:03 pm

    big hugs buat Diandra, Ben’s so lucky to have you as his mom. *mewek* syukurlah sekarang Ben udah sehat dan ganteng. Keputusan yang kamu ambil ngga pernah salah. Keluarga memang harta yang tak ternilai harganya. Salut deh. :)

  48. Mirza Resita
    October 5, 2010 at 7:30 pm

    abis baca ini, mata langsung berair.. Terharu bgt..
    Smg diandra n ben selalu diberi kekuatan,kesehatan n kebahagiaan.. Be strong ya ben ganteng..
    GBU

  49. ipeh
    Musdalifa Anas October 5, 2010 at 8:01 pm

    Touching & Inspiring banget, mamaBen. Salut ;)

  50. Mirza Resita
    October 5, 2010 at 8:02 pm

    Diandraaa, teman SMA, teman jahilliyah gw dulu hihi, ga nyangka deh Ndra lu akan melalui jalan hidup seperti ini. Yg pasti ga kebayang am gw dulu. Now you’re so mommy :) Tegar sekali kamu, Ndra.. Senang banget lihat Ben sehat dan lincah sekarang.

  51. rizkaramses
    Rizka Anandita Ramses October 6, 2010 at 8:08 am

    waw..ga nyangka bgt Di yg ramah n ceria selalu ternyata pernah ngalamin sesuatu yg sgini beratnya..tp Alhamdulillah yah jalan yg dipilih emang bener bgt, Ben sehat n aktif gitu skrg ga ada keliatan prematur ato kelahirannya bermasalah sama sekali..
    hebat bgt,, salut buat kalian bertiga..kisses buat Ben yah say..kapan pijet bareng Ayres lagi? hehehehe

  52. Mirza Resita
    October 6, 2010 at 8:31 am

    wah ternyata peperangan bathin itu dialamin juga ama mungkin semua orang yg ingin beralih. bukan hanya dari WM ke FTM, mau pindah kerja, pindah rumah, atau apapun lah, pasti kita selalu berfikir, apakah ini keputusan yg tepat. yaaah, hidup ini memang pilihan, dan di setiap pilihan yg kita ambil, kita akan bertemu dengan pilihan2 berikutnya.

    Semoga sehat selalu diandra,.. inspirasi banget buatku, storynya….

  53. rhisuka
    riska nurmarlia October 6, 2010 at 9:49 am

    diiii… gue baru tau cerita lo begini. salut banget sama lo di.. :)

  54. Risky
    Risky Dwi Rahayu October 6, 2010 at 2:10 pm

    baca artikel ini bikin berkaca-kaca.. pasti selama ini Ben telah dilimpahi kasih sayang yang berlimpah darimu dan suami sehingga saat ini jadi begitu sehat dan lucu. :)
    TFS Diandra… you are a great mom :)

  55. Mirza Resita
    October 6, 2010 at 3:11 pm

    Mama Diandra, di foto yg baju biru2 itu.. kok kayak pernah liat ya? Tapi di FB temenku, namanya Mega Purnama S. Kenalkah? *Sori OOT*

    Btw,, sebelumnya udah baca di blog ttg hal ini, tapi masih ttp sedih bacanya terlebih liat foto Ben waktu lahir. Alhamdulillah ya sekarang Ben tumbuh sehat, ganteng dan sadar kamera ^_^

    Semoga Ben bisa menjadi kebanggaan mama Diandra dan keluarga.

  56. Dian Sigit
    Dian Sigit October 6, 2010 at 4:26 pm

    Terharu banget bacanya! :’)

    merinding liat Ben di kotak inkubator, mungil ga berdaya dipasang selang2 *mewek* tpi Alhamdulillah liat Ben yg skr ganteng sehat & montok

    Salut bgt deh sama perjuangan nya mommy nya Ben

  57. Mirza Resita
    October 6, 2010 at 8:09 pm

    Hi mom met kenal…

    keputusan mu untuk jd seorang ibu sangatlah tepat krn si kecil masih sangat rapuh dan butuh belaian kasih sayang kita mamanya,apalagi melihat ben yg lahir begitu kecil tp Alhamdulillah sekarang sangat sehat, aq sendiri jg memutuskan untuk jd bu RT dan rela resign dr pekerjaan yg sangat sy cintai krn menurutku uang dpt dicari tp kebahagian keluarga adalah hal yg tak dpt terbeli oleh apapun, sekali salah langkah kita akan menyesal seumur hidup.
    Kehidupan menurutku seperti roda yg berputar, ada saat nya sy di atas jd single yg bebas dan kadang dibawah jd seorang ibu yg lindungi keluarga dan anak2, dan ilmu yg km dpt itu g akan pernah mati, kita masih bisa terapin di keluarga kita, dan jgn salah Bu RT adalah pekerjaan mulia lho…hehehe….
    untuk masalah anak tengkurap, berdiri, berjalan dll, itu bukan patokan anak pintar ato g krn menurutku setiap baby itu berbeda dan pasti pada masanya dia akan bisa dgn sendirinya, sabar aja ya mom….anakku suthan dl jg rada telat tengkurapnya, tp begitu tengkurap dia langsung merangkak dan pengen terus berdiri

    o ya mom…2 hari yg lalu ada temen smu yg menanyakan dan menertawakan pekerjaan aq sekarang, baginya jd bu RT sangat repot, capek, ribet dll, sempet sewot memang kalo denger tp dgn entengnya aq jwb “semua itu tergantung kita ikhlas/kerelaan hati untuk jalani itu semua” kemudian dia langsung terdiam membisu.

    ok mom have nice day…

  58. Mirza Resita
    October 7, 2010 at 11:38 am

    ruar biasa…keputusan yg tepat…pekerjaan bisa kta cari..tapi anak tidak akan pernah tergantikan.. :D

  59. nidya
    Nidya October 7, 2010 at 12:02 pm

    merinding&terharu banget…very inspirising…mama di hebat sekali :) *huggs*

  60. Mirza Resita
    October 8, 2010 at 1:30 pm

    Uh, baru baca, dan sama kyk yg lait,,lgs deh berkaca2.
    Salut Diandra, what a brave decision. One thing 4 sure, Ben pasti bersyukur bgt punya ibu yg begitu hebat.
    Liat foto Ben yg di inkubator, mungil bgt ya, eh, sekarang udah jadi mas ganteng *wink*.

  61. Minski
    Dewi*Minski*Mindasari October 9, 2010 at 8:02 pm

    Aduh foto newborn Ben bikin sediiih banget, sekaligus terharu *hiks*

    tfs Diandra, semoga sekeluarga selalu sehat ya :)

  62. Mirza Resita
    October 12, 2010 at 8:48 am

    very touching story.
    anak saya yang kedua (naila, 6 m 12d) juga lahir prematur 35 minggu berat 1,9 kg panjang 42 cm. saya juga working moms..keputusan mama ben sangat tepat. saya juga waktu itu dilema antara berhenti kerja atau tidak. berhubung PNS, maka urusannya agak ribet maka saya memutuskan tetap bekerja. tapi alhamdulillah cuti melahirkanku bisa diperpanjang dengan cuti alasan penting mengingat kondisi naila yang waktu itu masih sangat kecil.
    alhamdulillah sekarang udah sehat dan lincah…dan masih full ASI + MPASI

  63. Mirza Resita
    October 13, 2010 at 12:50 pm

    Hi Mama Ben ,

    Ya ampun kangen banget udah lama kepengen ngeliat Ben inget gak dulu kita teman seperjuangan di Hermina ( Daffi) . Dari di RS mama Ben memang selau jadi panutan buat Mommy 2 lain yang mempunyai bayi prematur ( tegar , friendly dan keep on smilin .. walau mungkin kadang hati sedang sedih gak karuan rasanya )dan satu lagi Mama Ben thank you udah jadi Donor ASI disaat Daffi memerlukannya yah. Ben ganteng dan gendut , gemes banget … Semoga Tuhan berkati selalu . :)

  64. Mirza Resita
    October 13, 2010 at 4:53 pm

    Mom ceritanya benar benar mengharukan, saya sampai menangis bacanya. Puji Tuhan ya sekarang Ben sehat dan lucu. Salam sayang untuk Ben ya Mom.

  65. Mirza Resita
    October 14, 2010 at 1:33 pm

    Mom, sedih bener ceritanya.. sampe mewek baca ini..
    Hebat mom, inspiring bgt :) Puji Tuhan sehat sampe sekarang :)

  66. Mirza Resita
    October 14, 2010 at 5:17 pm

    *airmata berdera-derai*
    beneran bikin terharu deh…

    yup, untuk apa seorang ibu bekerja klo memang anak di rumah lebih membutuhkan ibunya. tidak ada yang bisa menggantikan perhatian seorang ibu. terbukti kan, ben mampu mengejar semua ‘ketinggalan’nya :)

    great job, mom…. :)

  67. Mirza Resita
    October 15, 2010 at 11:07 am

    mom diandra, salut banget buat perjuangannya! menjadi inspirasi buat aku yg jg sedang menimbang2 untuk jadi stay-at-home mommy :) thanks buat story nya!

  68. Mirza Resita
    October 15, 2010 at 12:11 pm

    Terharu banget sampai mau nangis.. Keputusan berat tapi tepat untuk berhenti kerja dan menjadi stay-at-home mom.
    Salam untuk Ben, pasti dia sayang banget sama mamanya.

  69. Mirza Resita
    October 18, 2010 at 7:30 am

    @ all : makasi ya mamas smua..tp aq tmasuk yg beruntung,saat anak butuh aq bs resign..krn byk tmn2ku yg pgn resign demi anak tp gk bs krn byk hal..mnrtku,mereka jauh lbh tough ;)

    @anouk : iya, career path di blues mmg mnjanjikn bgt y,syg ny gk bs balance antara family-career :D geomarket BMP ya ky ny?

    @winda : hehe,lo kn liat sndr si Ben pas di NICU,mungil bgt ya..

    @alke : iya,aq kenal,itu emg si mega megu *ups OOT*

    @nailin : yeay!!! Hebaattt… Salut sama mamas yg ttep bs konsen sama anak walaupun WM ;)

    @hanidai : mama daffi!!!! Astaga , mana mungkin aq lupa sama dirimu..tmn sperjuangn di NICU..scr anak kita yg plg byk mslh,bolak balik psg oksigen,bolak balik puasa krn usus gk kuat…mdh2n daffi sehat2 trs ya..sun syg bt daffi

    @rince : btul..mnrtku gak ada salahnya jd ibu rumah tangga,itu smua kn cmn pilihan hidup,blk ke tiap2 org bkn ;) aq plg srg “dsepelein” kalo ke bank,sll ngrasa gmn gt *gak ngjudge smua bank berlaku gt ya hehe mgkn kbetulan CS ny wktu itu agak2 pro-karir*

  70. Mirza Resita
    October 19, 2010 at 1:26 pm

    Mom diandra,,ceritanya bikin aku terharu.
    Keren deh bisa memutuskan untuk resign dari perusahaan bagus.Tapi emang sih gimanapun juga keluarga diatas segalanya.Salut untuk keputusannya.

    Semoga baby ben sehat slalu yaa..Amin. :)

  71. Mirza Resita
    October 19, 2010 at 3:14 pm

    terharu….
    salut sama momy ben…
    masih muda tapi berani ngambil keputusan yang sungguh luar biasa dan sangat mulia…

    baby ben ganteng….pasti bangga punya momy sehebat diandra..

  72. Medy
    medy October 20, 2010 at 7:37 am

    Hi Diandra…kiss for Ben…sehat selalu ya anak ganteng…

  73. Mirza Resita
    October 20, 2010 at 12:55 pm

    ya ampun mom Ben :) aku sangat menghargai keputusan or piliihan hidup mu say :)..inget film Click deh “family comes first” itu bgt yg terjadi buatmu ya kemaren..
    tapi ga ada yang perlu dibandingkan antara karier dan pekerjaan say..itu beda.
    yang penting sekarang dirimu bahagia lahir batin melihat anakmu sehat ya :)
    jgn lupa banyak bersyukur akan nikmat Tuhan ini..
    hikskshsh aku jd menyesal kadang mengeluh tentang pekerjaanku disaat hamil :(…
    banyak bersyukur
    thanks ya mom Ben :)

  74. Mirza Resita
    October 23, 2010 at 4:41 pm

    terharu … semoga Ben sehat sll… sharing dikit, anak ke-2 juga prematur 31wks 1800gr… tp Tuhan itu baik adanya.. si kecil Elisha sehat… GBU !!

  75. Brenda
    Brenda October 25, 2010 at 7:11 pm

    Hi Diandra…terharu baca ceritanya….Ben pasti bangga banget sama mamanya…!!!

    Kiss kiss buat si ganteng Ben ya…. GBU always…

  76. Mirza Resita
    October 26, 2010 at 2:22 pm

    Hello Diandra, emang hidup tuh untuk memilih, dan pilihan yg udah km buat aq rasa tepat deh..banyak hal yg msh lebih berharga drpd materi *jempol*

  77. Mirza Resita
    October 27, 2010 at 6:26 am

    Hi Diandra..msh inget gw ga yaa? Waktu itu qt ktm di RS lg kontrol kehamilan,trus tunjuk²an :”kyna anak 61 ya?”. Gw ina, kakak kelas lo..

    Ya ampun ternyata udah gede aj babynya,dulu pas qt ktm kl ga salah lo blg 7 bln deh yaa..
    Ben ganteng & lucu deh..ga kliatan ky prematur..

    Tau ga siy cerita lo sama bgt ma gw,bahkan yg diomongin suami tuh persis bgt. Sempet dilema & stres siy awal di rumah tp semua hilang bgitu ngliat tumbuh kembang Safa yg ga akan bs gw alamin kl gw kerja.. Thx God for show me this way :-)

    Peluk buat Ben yaaa..gemes bgt pgn cubit :-*

  78. Mirza Resita
    October 28, 2010 at 12:39 pm

    Hebat mbak…

  79. Mirza Resita
    October 29, 2010 at 9:19 am

    Nangis nih mba aku pas bacanya….:)
    Inspiring banget….
    Kiss kiss buat Kakak Ben yah..:-*

  80. Mirza Resita
    October 31, 2010 at 2:38 pm

    Inspiring story, mdh2an aq bs jg spt itu, menjd ftm. Salam cium buat Ben yah, smoga sehat teruss..

  81. iyu
    yuliana karang January 27, 2012 at 11:43 am

    mama Diandra yang hebat. peluk cium buat Ben, he so small at the picture.
    suami dan Ben pasti bangga punya diri mu.
    very touching and inspiring story, hug for you mom

  82. mama mili
    mama mili February 17, 2012 at 1:32 pm

    Semoga ben sehat terussss dan makin pinter ya …

    mama diandra pasti ga akan nyesel dech krn udah mili jd “stay at home mom” …

  83. DianHilman
    DianHilman March 5, 2012 at 4:58 pm

    hi Diandra, ceritamu hampir sama dengan yg aku alamin. anak ku pertama lahir 33minggu dgn berat 2040gr (masih lebih besar dari Ben) rawat perina 3bln sampai badannya habis kayak tengkorak & kulitnya hitam kayak anak2 afrika :(
    tapi alhamdulillah, semua ketertinggalan bisa di kejar, badannya tumbuh sehat.. skrg 5.5thn..
    jujur, baca postingan mama diandra bikin aku nangis and flashback ke masa lalu :)
    skrg aku sendiri udh kembali kerja sejak anakku umur 2thn, kemajuannya pesat dan udh bisa ditinggal :)

  84. queen maha
    queen maha March 12, 2012 at 8:44 am

    Mommy Ben, bangga yah jadi mama? Tidak ada pengorbanan sebesar pengorbanan mama.

    Percaya deh, hidup itu sebenarnya tidak muluk-muluk. Uang bukan sahabat, prestasi bisa usang, dan eksistensi sebenarnya punya banyak ‘efek samping’. Tapi ada nilai yang tidak tergantikan waktu melihat keluarga kita utuh, sehat, dan bahagia. Karir selalu bisa menunggu sampai kita siap kembali ke dunia kerja. Saya sendiri selalu percaya kalau pekerjaan datang dari Tuhan, Dia sudah ‘secure’-kan sampai saya siap euy! Jadi enjoyyyyyyy this moment with Stay At Home club like me!!! Masa-masa berharga dengan Ben seperti ini ga akan bisa diulang lagi. Kiss kiss.

    Mommy Giselle. *yang baru resign juga ;p

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.