Menstruasi Berkepanjangan

dr.riyana
Riyana Kadarsari, dr., SpOG Pendidikan: S1 FK Universitas Indonesia. Obgyn di RSIA Hermina Ciputat, Klinik Rumah Ibunda Bintaro, dan RS Sariasih Ciledug.
Have question for our experts ?
Feel free to ask them here!
dr. Riyana Kadarsari, SpOG
Pendidikan: S1 FK Universitas Indonesia

Obgyn di RS Sariasih Ciledug dan RSB Permata Sarana Husada Pamulang. Menikah, dan baru saja melahirkan anak ketiganya di awal May 2010.

Q: Halo Dokter Riyana,

Saya baru mendapat haid lagi sekitar 2 bulan lalu setelah hampir 11 bulan tidak mendapat haid karena memberikan full ASI pada anak saya. Anak saya sekarang berumur 22 bulan. Bulan pertama haid, saya mendapat haid tiga kali dalam sebulan. Akhirnya saya cek ke DSOG, setelah USG dokter menjelaskan kalau rahim saya termasuk tipis, sehingga sel telurnya gampang terlepas jika saya kecapekan/stress. Saya diberi lutenyl.

Bulan ke dua, setelah mens, seminggu kemudian saya mens lagi (ceritanya sehabis ngepel lantai, perut langsung terasa kram dan langsung mens lagi deh). Mens yang kedua ini sudah 8 hari, tapi belum ada tanda-tanda berhenti, darahnya masih banyak dan berwarna merah terang. Akhirnya saya cek lagi ke DSOG yang lain, setelah di USG dokter mengatakan kalau rahim saya baik-baik saya, dan mengatakan itu karena pengaruh hormonal yang masih kacau karena saya masih menyusui. kemudian saya dikasih kalnex dan lutenil.

Ini hari ke-2 saya minum kedua obat tersebut dan belum ada tanda-tanda mens mau berhenti. Benarkah menstrulasi saya yang berkepanjangan karena pengaruh hormon yang masih kacau karena saya baru saja mendapatkan mens lagi dokter. Kira-kira hal seperti ini akan berlangsung  berapa lama ya, Dok?

Dan bagaimana kalau saya berencana hamil lagi beberapa bulan ke depan, apakah ada efek negatifnya? Untuk informasi, sebelum menikah dulu, kalau badan capek atau terlalu banyak pikiran saya memang bisa mengalami menstrulasi dua kali dalam sebulan. Apakah ini ada hubungannya dengan siklus menstrulasi saya yang sekarang ini kacau.
Terima kasih ya Dokter Riyana.

A:  Dear urban mama…

Gejala haid berkepanjangan dapat disebabkan berbagai macam. Yang pertama harus disingkirkan adakah kehamilan. Selanjutnya adakah kelainan anatomi (polip, mioma, kista), adakah kontrasepsi yang digunakan. Jika tidak ditemukan kehamilan, tidak ada riwayat kontrasepsi atau kelainan anatomi maka perdarahan tersebut dikategorikan sebagai perdarahan uterus disfungsional yang disebabkan hormon.

Pada kasus ibu pasca melahirkan memang bisa disebabkan belum kembalinya siklus menstruasi normal dan sel telur belum berovulasi. Hal ini juga dipengaruhi banyak hal. Misalnya menyusui menyebabkan kadar hormon prolaktin yang tinggi, atau pada kehamilan berat badan ibu yang meningkat juga bisa mengganggu kesuburan. Sebaiknya dicek, ibu termasuk yang mana. Jika karena hormonal, Dokter bisa meregulasi siklus haid ibu misalnya dengan bantuan kontrasepsi hormonal atau obat-obatan yang mengatur haid.
Untuk kehamilan berikutnya jika siklus tidak berovulasi maka akan lebih sulit untuk hamil. Untuk itu pastikan apakah siklus ibu berovulasi jika ibu menginginkan segera hamil kembali. Mudah-mudahan membantu ya.

Yuk urban Mama, ikuti diskusi mengenai puasa untuk ibu hamil dan menyusui di forum http://theurbanma.ma/f3ulr4

if you have question to our resident doctor, please don’t hesitate to send it to us.

8 Comments

  1. herliana85
    October 27, 2010 at 6:09 am

    Waahh..pas bgt niy topiknya. Saya br mens ke 2 yg ud berlangsung 3 mingguan & hampir 2 minggu flek doank.
    Thx berat for the info..

  2. herliana85
    October 27, 2010 at 7:37 am

    Terima kasih banyak dr Riyana, mudah2an memang karena masalah hormonal saja. Ini bulan ke-4 saya mendapat haid lagi setelah lama tidak mendapat haid karena menyusui. 3 hulan pertama haid saya memang 3x sebulan, tp bulan ke-4 ini haid saya sudah 2x sebulan. Semoga bulan depan sudah normal lagi, hanya 1x sebulan. Amin
    Kemarin Saya juga sempat disarankan oleh dokter agar mencoba papsmear untuk make sure karena sejak menikah 3 tahun lalu belum pernah sama sekali papsmear. Mungkin minggu depan Saya mau mencoba papsmear. Kalau hasil papsmear baik2 saja dokter menyarankan Saya untuk tes hormon.

  3. dr.riyana
    dr. Riyana Kadarsari, SpOG October 27, 2010 at 7:43 am

    Mdh2an cepet normal siklus haidnya, jangan lupa tuk olahraga karena membantu agar siklus haid kembali berovulasi :)

  4. herliana85
    October 27, 2010 at 8:12 am

    Senasib bgt sama aq,.tp klo aq krn pgunaan IUD..mau dlepas tp was2.. :(

  5. herliana85
    October 27, 2010 at 10:39 am

    Aq baru haid lagi setelah melahirkan dan nifas bulan Januari ’10. Selama ini aku full asi buat bayiku. Sempet khawatir nggak dapat haid karena ketika melahirkan kemarin aku disteril. Gimana ya dok kalo disteril apakah berpengaruh dengan siklus haid ?

  6. finika
    Finika January 6, 2012 at 3:19 pm

    waa… buka2 arsip urban mama, nemu artikel ini… trnyt ada jg yg senasib ma aku… kt dktr baik2 aja rahimnya, kemungkinan hormon inbalance krn kegendutan (hehehe) atw bs jd juga krn efek IUD, memang disarankan buka seh, tp binun gmn klo kebobolan… dilema…

  7. veny
    veny November 21, 2012 at 3:01 pm

    hi dok, saya 23thn sdh menikah dan berencana punya anak, seblm menukah mens saya memang ga teratur, setlh menikah sy cek kedokter serta melakukan test darah,ternyata hormon saya tdk seimbang lalu disuruh minum diane 35 oleh dktr selama 3bln, memng dlm fase mnm diane 35 mens saya lancar dan tepat waktu..tetapi stlh sls minum obat tsb pada bulan pertama saya lepas dr minum obt tsb jadwalnya tepat, tetapi pertengahan siklus darah keluar lagi, jd saya kedktr lagi kata dktr ga apa” katanya darah yg keluar krn penebalan dinding rahim dan klr krn saya minum obat inlacin sesuai petunjuk dokter..tapi dibulan kedua saya tdk mens lg dok, sampai bulan ketiga ini ( november) saya mens kembali tapi dari hari pertama sampai hari ke13 darah mens saya sedikit” aja,cuma pakai pantyliner aja padahal biasanya saya mens cuma 7hari selesai dok..kenapa ya dok?apa ada kelainan?thanks y dok…

  8. dwiamalia
    dwiamalia August 7, 2013 at 1:44 pm

    assalamualaikum dok, saya mau tanya…
    setelah pasang iud saya kug menstruasinya deres bgt mpe tumpah2 sampe bln ke 3, sampe skitar 7-10 hari. lah bln keempat setelah saya pasang mala keluarnya dikit2, cuman netes gt sampe skitar 2minggu lebuh masi netes2 ajaa… :(
    kenapa ya dok??

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.