Q: Imunisasi MMR Menyebabkan Autism?

The Urban Mama
Have question for our experts ?
Feel free to ask them here!
dr Evadr. Eva Devita Harmoniati
Pendidikan: Dokter Spesialis Anak di Universitas Indonesia.

Dokter Anak di Sahid Sahirman Memorial Hospital, Jakarta.

Q:  Banyak ibu-ibu yang tidak mau anaknya disuntik MMR karena takut nanti autis. Apakah benar ada hubungannya antara imunisasi MMR dan kemungkinan menjadi autis?

A:  Dear Urban Mamas, vaksin MMR dapat melindungi anak dari penyakit campak, gondongan, dan rubella.

Banyak orangtua khawatir atau menolak pemberian imunisasi MMR karena berita yang mengatakan autis berhubungan dengan vaksin MMR. Berita ini muncul karena gejala autis biasanya menjadi jelas di usia saat pemberian imunisasi MMR sehingga orangtua beranggapan bahwa ada hubungan antara autis dan imunisasi MMR.

Autis sendiri adalah kelainan yang kompleks dengan penyebab yang masih belum jelas dan diduga multifaktor. Hasil beberapa penelitian di Amerika Serikat, yang kemudian menjadi dasar pernyatan The American Academy of Pediatrics (AAP) dan The Center for Disease Control (CDC) menunjukkan tidak ada hubungan sebab akibat antara vaksin MMR dan autis. CDC tetap merekomendasikan pemberian vaksin MMR pada semua anak.

if you have question to our resident doctor, please don’t hesitate to send it to us.

22 Comments

  1. otty
    Pangastuti Sri Handayani February 3, 2010 at 8:35 am

    Ah begitu… Jadi jelas sekarang, soalnya beberapa kali maju mundur untuk MMR (walopun emang masih blom jadwalnya), apalagi banyak baca di milis kalo ada ponakannya yang didiagnosis autis setelah disuntik MMR. Ternyata karena faktor usia itu ya.

    Thanks banget untuk penjelasannya :)

  2. bunda_ariq
    Ree February 3, 2010 at 8:38 am

    thanx infonya dok,berguna banget. Sebaiknya imunisasi MMR itu di usia berapa ya?

  3. restya
    Neneng Restiana February 3, 2010 at 9:09 am

    thanks atas infonya dok,tp jd mo lanjut nanya neh..gpp kan?
    sebenernya,walo autism blm diketahui faktornya apa? tp ada ciri” autism yg bisa keliatan ga?
    jd by the time anak qta cukup umur u/ vaksin MMR,ya memang keadaannya sehat”aja,jd vaksin MMR itu aman buat anak qta..
    trs dok,setahu sy jdwal ngasihnya pas umur anak 15-18mos,klo lebih dr umur tersebut,bisa gak anak qta ttp dikasih vaksin MMR?

    thanks ya dok..

  4. Dee
    Dewi Lestari February 3, 2010 at 11:50 am

    Teman2 dan dr Eva yang baik, maaf kalau pendapat saya agak “outside”.

    Kalau boleh menyarankan, sebaiknya juga kita membuka diri terhadap sisi lain dari vaksinasi, membekali diri kita sebanyak2nya dengan informasi. Baru memutuskan.

    Ini link yang barangkali bisa menambah informasi:
    http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2001/01/28/mmr-autism-part-one.aspx

    http://www.vaccinationnews.com/DailyNews/August2001/DocsAdmitMMRDoubts.htm

    Jika serius ingin tahu lebih dalam mengenai vaksinasi, bisa tonton juga dokumenter sbb:
    “Vaccine Nation” – Dr. Gary Null (http://www.vaccinenation.net/)

    “Saying No To Vaccines” – Dr. Sherry Tenpenny
    (http://drtenpenny.com/default.aspx)

    Saya bukan anti-vaksin lho, tapi saya “Pro Vaccine Safe”, yang artinya, vaksinasi yang aman, well-informed, sehingga kita tahu betul risiko dan benefit apa saja yang bisa didapat dari keputusan kita untuk melakukan vaksin atau tidak.

    Saya sendiri memutuskan untuk tidak memvaksinaksi anak saya dengan vaksinasi allopathy, dan hanya akan memvaksinasi anak saya dengan vaksinasi homeopaty.

    Terima kasih ya,

    ~ D ~

  5. restya
    Neneng Restiana February 3, 2010 at 2:10 pm

    thanks ya mba dee atas linknya,tp ttp msh mo nanya”neh ke dr. eva..
    Dok,bisa ga anak kita di shotnya vaksin measlesnya aja?
    krn denger” vaksin ini penting banget terutama u/ yg punya baby cwo dr mencegah dia terkena mandul di kemudian hri..
    soalnya jujur aja walo udah baca” ttp masih agak parno neh dok! jd rencananya seandainya ttp vaksin pengennya yg measles aja or gmn dok?

    thanks ya dok..

  6. sLesTa
    shinta lestari February 3, 2010 at 2:57 pm

    buat pembahasan atau sharing ttg imunisasi, silahkan lanjut di thread di forum yah:
    http://theurbanmama.com/forum/topic166-imunisasi.html

    untuk yang nanya ke dokter lewat komen ini, sabar yah! dokter eva biasanya suka ngecek dan eventually menjawab pertanyaan, tapi berhubung beliau sibuk banget, kadang jawabnya baru besok2nya. jadi silahkan di cek2 aja lagi thread nya.

    thanks!

  7. muti
    muti February 3, 2010 at 8:31 pm

    sempet ragu2 buat imunisasi MMR. akhirnya yakin setelah dijelaskan panjang lebar oleh dokter.

  8. dr. eva devita
    dr. eva devita February 4, 2010 at 9:35 am

    Dear Urban Mamas, terima kasih atas pertanyaannya. Pertama, gejala autism sebenarnya sudah dapat terlihat sejak usia anak mulai dapat merespon suara dari ibunya/senyuman/canda dari orang terdekatnya. Anak autis tidak akan menunjukkan respon terhadap rangsang-rangsang tersebut, tidak membalas senyuman, ataupun eye contact. Pada usia mulai bicara (12-15 bulan), anak autis tidak dapat menghasilkan kata-kata yang seharusnya sudah dapat diucapkan anak usia tersebut seperti papa bila melihat papanya dan mama bila melihat mamanya. Mereka dapat juga menunjukkan reaksi/respon yang abnormal terhadap stimulus tertentu seperti inconsolable crying bila mendengar suara keras atau melihat cahaya yang terang, tidak senang dipeluk, atau tidak menunjukkan minat pada mainan. Bila orangtua tidak memperhatikan gejala2 tersebut biasanya baru menjadi keluhan orangtua karena anaknya belum dapat bicara atau tidak senang bermain dengan teman sebaya atau hanya dapat mengulang kata2 (echolalia).
    Kedua, jadwal pemberian MMR adalah usia 15 bulan dan 6 tahun, bila lewat usia 15 bulan dapat tetap diberikan (catch up immunization). Bila orangtua hanya ingin diberikan measles saja boleh, pemberian kedua setelah usia 9 bulan adalah usia 6 tahun.
    Pemberian obat atau pun imunisasi oleh seorang dokter tentunya sudah mempertimbangkan risk and benefit dan berdasarkan ilmu serta rekomendasi dari organisasi kesehatan dunia maupun nasional, sehingga dokter akan memberikan anjuran yang terbaik menurutnya berdasarkan hal itu semua. Tapi sebagaimana pemberian obat-obatan, pemberian imunisasi juga berpulang kepada orangtua apakah memberikan consent atau tidak, itu adalah hak orangtua. Imunisasi MMR dalam rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia termasuk imunisasi yang dianjurkan saat ini bukan diwajibkan (karena masalah harga) seperti imunisasi campak atau measles.
    @Neneng R, kalau masih ragu boleh buka http://www.cdc.gov/vaccinesafety/00_pdf/VSD_Chart_of_Autism_Studies-Updated_Aug_18_09.pdf
    Semoga bermanfaat, terima kasih.

  9. dr. eva devita
    dr. eva devita February 4, 2010 at 9:59 am

    Dear Urban Mamas maaf saya mau menambahkan, rekomendasi jadwal imunisasi dari ikatan dokter anak indonesia yang diwajibkan itu berarti masuk dalam program pemerintah. Terima kasih

  10. restya
    Neneng Restiana February 4, 2010 at 11:33 am

    dr.Eva,makasih banget yah atas penjelasannya yg lengkap..bener” ngebuka mata & wawasan..oiy yg saya maksud ternyata bukan measles,tp mumps..suka lupa urutannya,hehehe…

  11. February 4, 2010 at 11:51 am

    dr. Eva, terima kasih banget atas penjelasannya, terutama ttg gejala2 autisme.

    trus, imunisasi “wajib” pun bukan berarti beneran wajib ya… masih tetep hak orang tua untuk menolak? aku pikir, kalo wajib, ya emang mesti…

  12. sLesTa
    shinta lestari February 4, 2010 at 12:07 pm

    dr. Eva, terima kasih yah udah meluangkan waktu untuk menjawab langsung pertanyaan2 disini.

    @thalia – jadi inget ada cerita di tv series law & order ttg ibu yang menolak anaknya di imunisasi. trus anaknya sakit measles dan nularin anak kecil laen dr playground. anak kecil itu belom diimunisasi karena emang belom saatnya, masih di bawah setahun, tapi karena kena measles jadilah dia parah sakitnya dan meninggal. at the end, si ibu yang menolak anaknya di imunisasi itu di charge for felony, karena negligence gitu. ga tau yah ini kejadian bener ato gak, tapi mayan buka mata aja.. karena diskusinya & dilema yang terjadi krn si ibu merasa itu yang terbaik untuk anaknya utk tidak di imunisasi, tapi mungkin tidak buat orang di sekitarnya yang indirectly bakal affected.

  13. ade
    ade February 4, 2010 at 3:01 pm

    sedikit nimbrung soal kewajiban imunisasi kaya yang ditulis mba @slesta. kemaren sempat chat sama teman, dia dokter juga. aku nanya soal kewajiban imunisasi ini. kalau di indonesia yang aku tahu sempat digalakkan banget2 kan PIN itu. sebenarnya indonesia sudah sempat dinyatakan bebas polio. tapiii, ga tau tepatnya, kemudian ada beberapa orang yang menderita penyakit ini lagi, dan jadi nyebar ke mana2. yang akhirnya juga bikin biaya untuk mengatasi penyakit dari negara melonjak tajam. jadilah sekarang benar2 digalakkan. CMIIW ya

  14. drRee
    Revina February 4, 2010 at 10:58 pm

    Thanks dr.Eva, penjelasannya lengkap sekali, mudah2an bisa membukakan mata para ibu tentang kebingungan akan hubungan MMR & autisme.
    @ Thalia, mau nambahin aja, di Indonesia ada Imunisasi yang “diwajibkan” ada yg “dianjurkan”. Imunisasi yg diwajibkan dapat mencegah timbulnya penyakit yang berpotensi menular bagi dirinya dan dalam masyarakat. Jadi berguna jg untuk membangun kekebalan komunitas.

  15. Nova Sabella
    Nova Sabella February 6, 2010 at 8:50 pm

    dr.Eva, makasih atas info dan penjelasannya. aku mmg cari info ttg imunisasi mmr,krn bny berpendapat terkait dg masalah autism. anakku pada tepat umur 24 bulan udh suntik imunisasi mmr atas saran dr.anak. aku udh jlnin,sesudah suntik mmr, sahabatku tanya ke aku,apakah anakku di suntik mmr. kujawab y.karena sahabatku akan disuntik mmr dg jadwal 3 bulan lg. dia masih khawatir ttg adanya autism setelah suntik mmr. agak labil jg, setelah sahabatku cerita. tp aku pastikan lg dg dr. anakku yg lain tempat.tp buatku penjelasan dr. buatku gak labil lg. yg aku ingin tanyakan jg. anakku jadwal yg dikasih dr. anakknya pd umur 24 bulan, akan ada efek sampingnya gak untuk anakku dr.
    karena dr.eva blg diberikan pd umur 15-18bulan.
    makasih dr.eva atas info, dan sebelunya terima kasih bila bisa menjawab pertanyaanku…

  16. dr. eva devita
    dr. eva devita February 9, 2010 at 5:31 pm

    @nova, terima kasih atas pertanyaannya. Jadwal pemberian usia 15-18 bulan utk MMR krn pada usia itu diperkirakan kadar antibodi mulai menurun shg perlu diberikan kembali untuk kembali meningkatkan kadar antibodi. Bila karena sesuatu hal tdk dpt diberikan pada usia tersebut, tetap diberikan di usia berapa pun karena tetap bermanfaat utk memacu tubuh menghasilkan antibodi. Jadi tidak ada efek buruk bila diberikan di usia 24 bulan.

  17. Nova Sabella
    Nova Sabella February 10, 2010 at 10:32 pm

    makasih banyak dr.Eva atas jawabannya. allhamdulillah bila tidak ada efek sampingnya, karena aku sangat khawatir dengan labilnya sahabatku..sekarang aku merasa lega. pemberian imunisasi MMR akan diulang lagi kah dok…? makasih banyak atas perhatian dan menjawab kembali pertanyaanku dr.Eva

  18. dr. eva devita
    dr. eva devita February 11, 2010 at 8:22 am

    @Nova, imunisasi MMR diulang lagi saat usia 6 tahun.

  19. roby
    roby February 12, 2010 at 6:06 am

    Sekedar info tambahan, artikel ilmiah yang pertama kali melaporkan adanya hubungan antara vaksin MMR dan autisme telah resmi ditarik oleh jurnal yang memuatnya. Karena temuan tersebut ternyata tidak valid.

    Salah satu beritanya ada di sini: http://news.bbc.co.uk/2/hi/8493753.stm

    Semoga ini membantu menghilangkan keraguan terhadap vaksinasi MMR yang telah terbukti banyak menyelamatkan nyawa manusia.

  20. February 15, 2010 at 11:56 pm

    @roby – terima kasih udah sharing artikelnya! informatif sekali!

  21. san_dhora
    sandhora hutajulu May 14, 2013 at 11:16 pm

    semakin yakin dgn baca artikel nya. minggu ini anak sy mau vaksin mmr..

  22. shenyumee
    shenyumee November 14, 2013 at 12:08 pm

    anak saya bulan depan insyaallah 15 bulan, niatnya mau ngasih vaksin mmr, terimakasih dok info.y…

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.