Rainbow Hand-prints

PuanDinar

Saya sedang browsing mencari ide weekend project yang bisa dilakukan bersama Aira dan Aidan waktu saya menemukan artikel menarik di The Crafty Chicks. Aslinya sih adalah membuat lukisan hantu untuk halloween dari cap telapak tangan anak, dasarnya berwarna hitam dan handprints-nya berwarna putih, tapi waktu ide ini saya ajukan ke Aira, dia lebih memilih untuk menggunakan warna-warna terang sebagai dasar background dan warna perak untuk handprint-nya.

Ini dia alat-alat yang diperlukan:

  • Kanvas.
  • Cat Akrilik/Tempera warna-warni.
  • Kuas besar atau spons.
  • Bubuk glitter.
  • Spidol silver atau gold.

Sabtu

Waktu itu, kecuali kanvas, semua alat-alat sudah ada di rumah. Langkah pertama yaitu mencat kanvas sampai penuh. Saya memilih menggunakan cat akrilik dengan pertimbangan cat jenis ini cepat kering dan ada sedikit efek glossy. Warna background bisa apa saja, 1 warna atau beberapa warna, dan yang dipilih Aira adalah warna pelangi. Untuk proses ini memang saya serahkan pada kakak Aira saja, karena Aidan waktu diajak menolak, jadi saya tidak memaksa.

Kebetulan kebanyakan cat akrilik yang ada di rumah adalah warna-warna primer, jadi untuk mendapatkan seluruh warna pelangi yang me-ji-ku-hi-bi-ni-u itu Aira harus mencampur-campur sendiri. Dia sibuk pamer ‘ilmu’ yang didapatnya di kelas melukis soal campuran warna-warna ini, dan bahwa kalau menggunakan cat akrilik di kanvas tidak perlu dicampur air, cukup kuasnya saja yang basah sedikit. Oke deh, Kakak! ;D

Setelah selesai, jangan lupa bagian pinggir-pinggirnya diberi warna juga, biar tidak perlu dibingkai lagi untuk dipajang. Kalau mau, proses selanjutnya bisa langsung dilakukan setelah menunggu sebentar sampai cat kering, tapi saya memutuskan untuk menunggu keesokan harinya, sekalian mengajak Aidan untuk ikut juga menyelesaikan project ini.

Minggu

Hari Minggu, Aidan ikut serta karena melihat kakak boleh mencat tangannya tanpa dipelototin Bunda. ;D

Hari ini yang diperlukan selain kanvas yang sudah dicat kemarin, adalah cat akrilik silver atau gold (saya pilih silver), bubuk glitter, dan spidol silver atau gold (lagi-lagi saya pilih silver). “Wow, all these silver things!” kata Aira senang.

Pertama, telapak tangan Aira diberi cat silver sampai rata, lalu hup! tekan diatas permukaan kanvas. Boleh juga di tes dulu di koran untuk liat hasilnya sebelum dicetak ke kanvas. Kemudian sebelum cat mengering, buru-buru taburi bubuk glitter di atas handprint. Sekarang giliran Aidan, ayo kita cat telapak tangannya! Cap tangan Aidan di sebelah cap tangan kakak. Aidan senang sekali, apalagi bagian tabur-tabur glitter. Muka dan badan ikut kena glitter. Jangan lupa ditulis nama pemilik tangan dan tanggal dengan spidol silver, lalu dijemur sebentar. Ayo kita buat taun depan, lihat sudah seberapa besar telapak tangannya nanti, untuk disimpan jadi keepsake. Sementara ini Aidan sibuk membandingkan ukuran telapak tangannya dengan tangan kakak. Punya siapa yang lebih besar?

Happy weekend, moms (and kids too)! :D

Tips:

  • Untuk mencat kanvas maupun tangan, kuas bisa diganti dengan spons.
  • Untuk usia toddler yang motorik halusnya belum bagitu baik, waktu mencat kanvas bisa dibantu atau paling tidak diawasi.
  • Sambil memberi cat, perkenalkan nama-nama warna kepada anak, kecuali tentunya anak sudah besar, seperti kakak Aira (9 tahun) misalnya.
  • Proses mencampur warna untuk mendapat warna lainnya bisa menjadi proses pembelajaran baru lagi bagi anak.
  • Kalau mambuat handprints beberapa anak, atau handprints urban Mama dan Papa juga, bisa mengajak anak membandingkan ukurannya, mana yang lebih besar dan mana yang lebih kecil.
  • Kalau anak sudah bisa menulis, biarkan dia menulis namanya sendiri.
  • Selain bisa dipajang, bisa juga dibuat setiap tahun, untuk melihat perkembangan anak.  Atau bisa dimodifikasi menjadi bentuk tertentu.

12 Comments

  1. Indah Prabandono
    Indah Prabandono February 11, 2011 at 1:09 am

    cantik deh hand printsnya. tfs the tips mama :)

  2. puspita_jewel
    Sitha February 11, 2011 at 5:34 am

    Tfs, Mama… Ide yg bagus utk kegiatan bareng kakak dan adek (nyontek yaa… Anak tertuaku seumuran dgn Aira. Smg bisa kerjasama dgn adiknya :).

    Btw, kalau utk toddler, cat akrilik-nya ada yg khusus ngga ya? Non-toxic or something.

  3. netta
    netta May 27, 2011 at 7:25 am

    idenya keren…
    seru mbak, mau ikutan nyontek ya :D

  4. trias.kelly
    trias kelly May 27, 2011 at 7:29 am

    kereeeeen, itu cat akrilik dijual di gramedia gitu gak?
    Mau nyobain buat wiken ini bareng naldi.
    Oh iya itu ngilangin catnya yg di tangan gampang gak?
    Takutnya tembok rumah yg dijadiin sasaran setelah bikin di kanvas

  5. sondang
    Sondang May 27, 2011 at 7:38 am

    iya kereeeen. slama ini pake cat air murce doang, tp gak dikanvasin. Ini hasilnya bisa digantung di kamar anak juga ya.kikikik iya, pengen tau jawaban pertanyaan Trias. Takutnya dinding rumah yang udah bladus makin tercemar (atau jadinya malah bagus yakh kayak dekorasi)

  6. bunda alin
    bunda alin May 27, 2011 at 9:08 am

    aahh….,jadi pengen cobain buat Alin :)

  7. Riri
    Riri May 27, 2011 at 10:36 am

    tfs bunda Aira & Aidan :)

    btw, menyanyakan hal yg sama dgn Sitha, untuk yg ditangan itu apa ada cat non-toxic ya?

  8. BundaTsabitTsaqifa
    Nurul Husna May 27, 2011 at 2:41 pm

    iya keren ya hasilnya.. tsabit pasti suka nih main2 warna kaya gini.. tfs ya bunda..^^

  9. PuanDinar
    Puan Dinar Aifa May 27, 2011 at 2:59 pm

    Haii… kalau untuk toddler sebenernya gak ada cat akrilik khusus, setau aku. Jadi u/ toddler atau anak yg lukitnya sensitif bisa diganti sama finger paint aja, cuma mungkin hasil warnanya gak secerah akrilik & keringnya aja yg lebih lama.

    Ngilangin cat di tangan gampang kok, kalo di dinding baru susah.. hehehe.. jadi mendingan sediain aja kertas kosong atau koran bekas, biar setelah ngecapin tangan ke kanvas, anak bisa puas ngecapin sisa cat di tangan di kertas/koran tadi. biar dinding gak jadi sasaran. ;)

  10. PiNkmomma
    PiNkmomma May 27, 2011 at 10:55 pm

    Seruuuu banget :)

  11. siscalambe
    Fransisca Lambe May 27, 2011 at 11:28 pm

    wah good idea banget, dari kemarin belum kesampaian nich mau cetak tangan dan kaki baby Belle.. untung ada article ini, jadi keinget d..

  12. Putri Listyasari
    Putri Listyasari May 31, 2011 at 7:50 pm

    kereeeeeen, suka deh idenya… tfs, mommy :)

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.