Unimom Forte


Sebenarnya, breast pump (BP) itu cocok-cocokan, sehingga sebelum membaca review saya lebih lanjut saya harus mengingatkan bahwa belum tentu apa yang saya rasakan saat memakai BP A akan sama dengan apa yang akan urban Mama sekalian rasakan saat memakai BP yang sama. Kadang-kadang nyaman atau tidak adalah perkara selera.

Sebagai seorang e-ping (exclusively pumping) mommy, pompa ASI alias breast pump (BP) telah menjadi sahabat setia sejak anak saya lahir empat bulan yang lalu. Dan demi mendapatkan hasil perahan yang optimal, saya rela berganti-ganti BP untuk merasakan mana yang paling nyaman dan terbaik bagi saya. Sebelum berkenalan dengan Unimom Forte, saya sudah mencoba Medela Harmony, Medela Swing, Medela Minel, dan Avent Phillips Manual. Saya juga sebenarnya tidak asing lagi dengan Unimom, karena sejak anak saya berusia sebulan saya sudah memiliki Unimom Mezzo yang merupakan tipe BP manual dari Unimom. Namun karena sejak awal sudah merasa nyaman menggunakan Medela Harmony, maka Unimom Mezzo hanya saya gunakan untuk cadangan.

Saya mendengar tentang Unimom Forte justru dari forum The Urban Mama. Sejak memutuskan untuk e-ping saya sering membuka forum The Urban Mama, terutama thread Breastpump Experience, untuk sekedar membaca review para urban Mama tentang BP yang mereka gunakan. Saat itu saya sudah selesai cuti melahirkan dan ingin memiliki BP yang bisa double pumping agar lebih efisien. Saya sudah browsing beberapa hari, dan merasa kecewa karena untuk BP double pumping Medela harganya sangat mahal (tipe Pump in Style dan Freestyle), sedangkan Avent memiliki Double Electric yang juga mahal dan konon barangnya susah didapat.

Ketika membaca tentang Unimom Forte saya langsung tertarik melihat harganya yang hanya 1,2 juta sudah bisa double pump dan dikatakan memiliki isapan setara hospital grade BP. Saya tidak langsung memutuskan untuk membeli Forte, karena saat itu saya sudah punya Medela Swing dan Medela Mini Electric. Untuk double pumping saya menggunakan Medela Swing dan Harmony. Saya sebenarnya sudah merasa nyaman menggunakan kombinasi Swing-Harmony, tetapi saya memiliki kekhawatiran akan suplai ASI saya yang statis dan tidak bertambah, padahal makin besar anak saya tentu makin banyak pula kebutuhan ASI-nya. Jadi, saya bermaksud membeli BP elektrik yang bisa double pump demi meningkatkan suplai ASI. Tapi, melihat harga Forte yang sedemikian murah jika dibandingkan merek lain, saya jadi khawatir apakah Forte memang sebaik BP dengan merk terkenal lainnya.

Saya memutuskan melakukan riset kecil terkait Forte. Saya langsung browsing review tentang Forte dan menemukan banyak komentar baik terkait performa BP ini di Australia, New Zealand, Filipina, dan Malaysia. Kemudian saya juga berkonsultasi dengan sebuah toko online yang menjual Unimom Forte. Belum puas juga, saya mencari orang yang memiliki Forte dan mau meminjamkannya agar saya bisa mencoba merasakan isapan Forte. Alhamdulillah ternyata ada teman saya yang baru membeli Forte, dan meminjamkannya pada saya selama dua hari.

Besoknya, dini hari, saya mencoba memompa ASIĀ  dengan Forte (biasanya terakhir memompa sekitar pukul 22-23, kemudian saya baru memompa lagi pukul 4-5 subuh). Hasilnya ternyata memang luar biasa, hasil perahan dini hari saya yang biasanya hanya 150-180 cc sekali perah, saat itu bisa mencapai 340 cc. Saya tidak percaya melihatnya. Tapi ketika saya coba lagi memerah pada jam yang sama, ternyata hasilnya menurun hanya sekitar 200 cc. Asumsi saya, saat pertama kali menyicipi Forte bisa dapet banyak karena selama ini Swing tidak pernah optimal mengisap ASI saya.

Berbekal pengalaman mencoba Forte tersebut dan tekad penuh untuk bisa memberikan ASIX untuk anak saya kalo bisa sampe 2 tahun, maka akhirnya saya memutuskan untuk membeli Forte dan menjual Swing. Dan kini setelah menjadi pengguna Forte selama hampir sebulan, saya merasakan ada peningkatan suplai ASI yang cukup lumayan. Jadi menurut saya, Forte cukup andal untuk yang asinya dikit atau marginal, terutama untuk meningkatkan hasil perahan.

Meskipun begitu Forte juga memiliki kekurangan. Pertama, sudah jelas dari ukurannya dan beratnya yang hampir menyamai panggangan roti, Forte tidak bisa dibawa-bawa. Itu sudah saya ketahui sebelumnya dan hal ini dikatakan wajar karena hospital grade BP memang rata-rata berukuran yang jumbo sehingga tidak portable). Kedua, ini kekurangan Forte yang baru saya ketahui setelah menjadi pengguna, adalah ukuran corongnya yang pas-pasan, sehingga sepertinya jika memiliki puting yang agak besar kurang nyaman jika menggunakan Forte. Ini terbukti pada puting kanan saya, yang meskipun inverted nipple tapi ukurannya lumayan saat ditarik BP, mengalami lecet setelah menggunakan Forte beberapa kali karena tergesek perbatasan corong dengan bantalan silicone massager. Sedangkan puting kiri saya yang datar baik-baik saja dan bisa menghasilkan dua kali lipat penghasilan PD kanan dalam sekali pompa jika sedang penuh-penuhnya. Kekurangan yang ketiga, bantalan silicone massager Forte kurang pas dengan corongnya, sehingga ASI banyak yang merembes di antara bantalan dan corong. Hal ini tentu merugikan untuk urban Mama yang suplai ASI-nya pas-pasan.

Namun buat saya pribadi ketiga kekurangan tersebut tertutupi dengan isapan Forte yang kuat namun halus, suara motornya yang lembut sehingga tidak membangunkan orang lain jika memompa dini hari, dan tentu aja hasil perahan yang sangat optimal sehingga PD selalu terasa kosong selesai dipompa.

Jadi, intinya Unimom patut diperhitungkan karena harganya sangat terjangkau di antara merek breast pump yang sudah banyak dipakai para ibu.

 

55 Comments

  1. avatar
    Bunda Afiza March 31, 2016 1:10 pm

    Alhamdulillah unimom forte sahabat saya untuk pumping ASI. Saya working mom.. Saya beli tahun 2012 untuk si KAkak, dan 2 tahun full ASI tanpa susu formula sedikitpun. Daan sekarang tahun 2016 saya pake lagi untuk pumping si adik, dan mesin Alhamdulillah masih bagus... ASI juga Alhamdulillah melimpah, hampir 2 bulan cuti, freezer untuk kulkas 2 pintu Alhamdulillah penuh :-.. Sekarang akan berusaha lagi untuk pumping selama 2 tahun :-).. resepnya yang penting happy dan konsisten untuk pumping :-) Happy pumping mom..

    1. avatar

      As .



  2. avatar
    mama riri November 28, 2014 6:01 am

    mamas,, aku baru beli unimom forte. tadi pagi coba pake, kok dapet cm 10 cc slm hampir 10 menit? ibuku ngledek abis. Biasa pk manual murce *bambi* bs dpt 120 cc tuk 2 pd. mamas yg udah pk forte apa memang pertama gitu? asli galau bingitzz..

    1. avatar

      As .



  3. avatar
    mieke yolanda October 11, 2014 2:42 am

    Salam kenal.. kemarin tertarik beli forte setelah baca reviewnya di sini dan dr tmn, buat naikin hasil perahan oke bgt..
    @pingkan : aku pakenya mlm, dan selalu 1 PD, jd klo yg kiri disusuin k bayi yg kanan dipumping. Kmrn aku belinya di happy baby bear krn pas googling di sana yg paling murah hihi dasar y emak2 beda 30rb jg pastinya milih yg lebih murah.
    @Aisyah : klo suara nyaris sama tapi menurutku lebih lembut swing
    Kelemahannya cuma 1 ukurannya itu lho ngga nahan untuk dibawa2 kantor-rumah-kantor. Btw aku niat jual forteku nih, baru beli tgl 23 September kmrn, baru beberapa kali pake. Siapa tau ada yg berminat :D

    1. avatar

      As .



  4. avatar
    Wahyu Prasetiawati August 19, 2014 9:22 am

    untuk dobel pump, allegro dan forte kuatan mana yah hisapannya? kalau untuk dibawa ke kantor sih gak masalah besar/kecilnya soalnya kantor dekat :D

    1. avatar

      As .



  5. avatar
    Diah Kusumaningrum January 10, 2014 1:11 pm

    hii mb.. kbetulan lagi nyari2 bp elektrik ney. sbelumnya pake avent manual cmn ko lama2 cape yak dan akhir2 ini srg gak dapet ldr. hikss.. aq mo nanya ney kalo dari segi hisapan si unimom forte sama allegro gimana yaa? soalnya kalo cuman beda di batre yg portable dan enggak kan mendingan yg allegro aja. makasih..

    1. avatar

      As .



Post a Comment

You must be logged in to post a comment.