Berkunjung ke Museum dan Pabrik Gula Gondang Baru

Saat road trip pertengahan tahun lalu, kami sempat berkunjung ke museum dan pabrik gula Gondang Baru ketika melewatinya dalam perjalanan dari kota Solo ke Yogyakarta. Sebenarnya ini tidak ada dalam rencana perjalanan kami, tetapi baru mendapatkan ide saat seorang teman mengusulkannya.

Tiket masuk ke museum Rp5.000,- per orang dan kita ditemani oleh pemandu wisata yang menjelaskan tentang museum gula ini. Pemandu wisata yang sama menemani kami berkeliking di museum dan pabrik gula. Penjelasannya cukup enak didengar dan mudah dimengerti. Selain itu ia juga cukup sabar menjawab pertanyaan-pertanyaan Albert. Di dalam museum kita bisa melihat berbagai jenis tebu dan berbagai mesin dan alat yang dipakai untuk memproses tebu sampai menjadi gula. Selain itu ada juga macam-macam hama tebu yang dipamerkan di sana. Lumayan bisa menambah pengetahuan anak-anak. Sayangnya kondisi dalam museum agak gelap dan berdebu, sehingga kami tidak terlalu betah berlama-lama di sana.

Selain museum, kita juga bisa berkunjung ke pabrik gula yang berada di bagian belakang museum. Untuk mengunjungi pabrik, tiketnya Rp5.000,- per orang dan ditemani oleh pemandu untuk berkeliling pabrik gula ini. Dalam pabrik gula ini kita bisa melihat secara langsung proses pembuatan gula dari mulai batang-batang tebu yang masuk stasiun gilingan sampai menjadi gula. Kalau tidak salah proses sampai menjadi gula melewati enam stasiun: stasiun gilingan, stasiun pemurnian, stasiun penguapan, stasiun puteran, stasiun pemasakan, dan stasiun pendinginan. Tentunya pengalaman baru dan menarik untuk Albert karena ia bisa masuk ke pabrik dan melihatnya secara langsung. Saat mau pulang, kami pun mendapatkan suvenir berupa batang tebu. Wah, lengkap sekali ya pengalamannya, jadi Albert bisa mencoba bagaimana sih rasanya mengisap-isap batang tebu secara langsung. 

Bagi urban mama yang tertarik untuk berkunjung ke museum dan pabrik gula, perlu dipertimbangkan usia si kecil. Jika si kecil masih balita, sebaiknya cukup ke museum saja, tidak perlu ke pabrik. Alasannya karena suasana di pabrik pasti kurang nyaman bagi balita dan cukup berbahaya. Jika ingin mengajak balita ke pabrik, sebaiknya digendong dengan menggunakan gendongan. Sayangnya kami tidak berkunjung saat akhir pekan, karena pada akhir pekan kita bisa naik lori wisata untuk berkeliling. Tentu berkeliling naik lori ini lebih menarik untuk anak-anak. Di bagian belakangnya juga ada tempat agrowisata, tetapi kami tidak sempat bermain ke sana karena mengejar waktu agar tidak terlalu malam saat sampai di Yogyakarta.

Museum Gula
Jl. Raya Jogya - Klaten Km 5, Klaten, Jawa Tengah
Tel. (0272) 326057

6 Comments

  1. avatar
    Honey Josep January 12, 2017 11:40 am

    sepertinya seru sekali berkunjung ke museum ini, akan jadi salah satu referensi kalau pas liburan ke Jawa Tengah nih :)

    Tfs Ella!

    1. avatar

      As .



  2. avatar
    Cindy Vania January 7, 2017 8:40 am

    Hooo jadi dalemnya kayak gitu tho.. walau sering lewat, tapi belum pernah mampir :D hihi

    1. avatar

      As .



  3. avatar
    Aini Hanafiah January 7, 2017 3:14 am

    Oh letaknya antara Solo dan Yogya ya? Kalau mudik ke Klaten, mau ah ajak Alma ke sana. Setelah Museum Sangiran, Janti, trus Museum Pabrik Gula ini juga :D

    1. avatar
      Cindy Vania January 7, 2017 8:40 am

      ngelist tempat liburan niyeee :D

      1. avatar

        As .



    2. avatar

      As .



  4. avatar
    Imelda Sutarno January 6, 2017 11:18 am

    wah asik nih mbak Ella...jadi pengen ke sini juga bawa anak-anak. Rekreasi sekaligus belajar ya mbak. TFS ya

    1. avatar

      As .



  5. avatar
    Leila Niwanda January 6, 2017 8:02 am

    Sejauh ini baru pernahnya ke bekas pabrik gula Sondokoro di Karanganyar, asyik buat jalan-jalan tapi kurang informatif sih. Kalau bentuknya sekalian museum begini kan lebih jelas ya.

    1. avatar

      As .



Post a Comment

You must be logged in to post a comment.