
Tak terasa sekarang sudah bulan Maret. Salah satu kegiatan rutin awal tahun saya adalah… budgeting our annual expenses! Sounds geeky but true. Basically, budgeting untuk annual expenses keluarga adalah menghitung semua pengeluaran tahunan yang akan dikeluarkan selama setahun. Selanjutnya menghitung apakah ada sisanya untuk… BERLIBUR! Dari sana saya bisa mengukur apakah bisa liburan atau tidak. Kalau bisa, ke mana? Kalau kurang, berarti perlu menabung berapa per bulan untuk membuat rencana liburan menjadi kenyataan? Jadi, ketahuan ya modusnya apa!
Apa saja yang perlu dimasukkan ke dalam budget annual expenses? Jawabannya pasti berbeda-beda untuk tiap keluarga, tergantung gaya hidup dan kebutuhannya. Sebagai contoh untuk keluarga saya, annual expenses-nya sebagai berikut:
- Premi asuransi jiwa
- Premi asuransi mobil
- THR untuk Asisten Rumah Tangga (ART)
- Dana lebaran lain (ongkos mudik ART, biaya jika mengambil ART infal, baju lebaran, dll)
- Birthdays! Dananya untuk beli kado anggota keluarga yang ulang tahun dan birthday celebration.
- Biaya untuk memperpanjang STNK
- Servis mobil berkala
- Annual fee sekolah anak-anak
- Qurban untuk Idul Adha
- Year end sale!
Intinya sih saya memasukkan perkiraan pengeluaran yang akan dibayarkan selama satu tahun ke depan dan menyiapkan dananya supaya pengeluaran tersebut tidak mengganggu cashflow bulanan. Contohnya year end sale, memang tidak urgent, tapi saya ingat beberapa tahun lalu saya tidak punya budget untuk shopping di akhir tahun. Lalu ketika akhir tahun banyak sekali sale yang menggoda tapi saya cuma bisa gigit jari karena saya berprinsip tidak mau belanja jika tidak mampu lalu berutang, walaupun utangnya di kartu kredit. No way! Akhirnya tahun berikutnya saya sengaja menyiapkan budget untuk year end sale.
Jadi, siapa bilang financial planning itu = selalu berhemat dan tidak boleh bersenang-senang belanja? Kalau sudah direncanakan dan disiapkan dananya… we can spend it, guilt free. Begitu juga dengan annual expenses ini… setelah perkiraan expenses-nya sudah dihitung, saya menyiapkan dananya di satu rekening khusus. Ketika tiba waktunya membayar premi asuransi jiwa, asuransi mobil, membeli kambing untuk qurban Idul Adha, dll, saya tinggal ambil dari rekening tersebut. Cashflow bulanan pun aman tidak dicolek-colek.
Yang terakhir, soal sumber dana untuk annual expenses ini dari mana? Sepertinya cukup besar tuh kalau semua langsung dimasukkan pada awal tahun ya. Sumber dana untuk annual expense ini idealnya dari annual income (THR, bonus, annual allowance, dll). Saya tidak terlalu memaksakan dananya harus langsung siap pada awal tahun karena sumber dananya memang datang pada saat yang berbeda-beda. Ketika dananya baru siap 30%, maka saya prioritaskan untuk yang lebih urgent dan deadline-nya lebih dekat dulu. Nanti ketika sudah ada dananya lagi, baru ditambahkan untuk menutupi seluruh budget tahunan. Kalau tidak cukup? Gunakan prioritas… yang ‘kurang urgent‘ seperti year end sale tadi tinggal dihapus.
So let’s plan our expenses and prepare the funds so we can spend it guilt free. Shall we?
*credit photo: www.gettyimages.com


haisss.. keren loh dia rencana itungannya udah mantep!! :D *seriusan*
buat gue sebenernya bikin planning itu gampang, iya gampang, tapi..komitmen untuk terus ngejalanin-nya yg kadang2 ‘terganggu’ hihi
baca ini jadi pengen lebih disiplin dengan asas prioritas!
tfs meta, cucok deh artikelnya!
artikelnya really slap me right to my face.. siriikk ih sama Meta.. idem sama chika, buat aku bikin plan itu mudah.. komitmen hati nya yg butuh kekuatan extra.. hehe. tapiii gak mau kalah aah sama meta.. musti dicoba nih.. TFS meta!
setuju banget met… annual expenses ini penting banget. kalo ga direncanakan, repot deh hihi…
yes! let’s plan our expenses! TFS yah met :)
Meta hebat ih plan nya jelas banget gitu. gue sih sering niat bikin plan,tapi.. kebanyakan mikir sama kebanyakal bebelian ga penting! TFS ya Met,harus ngikut jejak lo nih :)
Keren…noted.
Planning ada, cuma ga disiplin alias ga komit.
Intinya disiplin pada planning ya.
TFS mba Meta :)
meta hebat sekali planningnya! mau dong diitungin met.. #eh
tapi kalo liat dari listnya.. gue bersukur disini gak ada biaya untuk annual fee sekolah anak2. hanya biaya per bulan aja.
Bener2 planningnya rapih banget euy. Stuju sama Siska, yang susah itu adalah komitmen sama rencana yang disusun. Sharingannya bermanfaat bgt…makasih Meta :)
Hebat! Pemikiran mba meta dalam menangani Annual Expenses.
Tips nya sangat membantu mba
Good budget and Plan terutama buat ebo2 kaya aku nih, thanks for sharing mba Meta:)