Dapatkah Penderita DMG Melahirkan Normal?

dr.riyana
Riyana Kadarsari, dr., SpOG Pendidikan: S1 FK Universitas Indonesia. Obgyn di RSIA Hermina Ciputat.
Have question for our experts ?
Feel free to ask them here!
dr. Riyana Kadarsari, SpOG
Pendidikan: S1 FK Universitas Indonesia

Obgyn di RSIA Hermina Ciputat, Klinik Rumah Ibunda Bintaro, dan RS Sariasih Ciledug.

Dokter Riyana,
Saya hamil dan menderita DMG. Ketahuan sejak kehamilan 17minggu. Lalu dokter kandungan menyarankan untuk ke dokter gizi. Awal terdiagnosa, gula darah puasa saya 191, lalu setelah diet menjadi 150. Karena masih tinggi, dokter kandungan lalu merujuk ke dokter
penyakit dalam dan dokter penyakit dalam menyarankan untuk suntik insulin 4 unit setiap hari sebelum makan pagi.

Lalu setelah pemberian insulin tersebut, gula darah saya setelah puasa turun menjadi 114. Yang ingin saya tanyakan:
1. Dapatkah saya melahirkan secara normal?
2. Walau penderita DMG tapi gula darah yang terpantau selama kehamilan dengan penyuntikan insulin setiap hari sebelum makan pagi, bisakah saya melahirkan anak yang sehat? Saat ini bayi yang saya kandung memiliki berat 2kilo dengan UK 33 minggu.
3. Agar saya tahu gula darah setelah melahirkan sudah normal atau belum, saya harus melakukan cek gula darah setelah melahirkan dengan jarak berapa lama setelah melahirkan?

Terima kasih, Dok.


Hallo Mama,
1. Tentu saja Mama tetap dapat melahirkan secara normal dengan syarat gula darah terkontrol. Jika gula darah stabil maka tentu saja anda sama sehatnya dengan wanita hamil normal dan dapat melahirkan anak yang sehat. Indikasi bedah sesar pada umumnya sama dengan kasus obstetri lainnya. Namun jika gula darah tidak terkontrol ada beberapa komplikasi yang dapat muncul yaitu; fetal distress pada janin, kematian janin intrauterin, makrosomia atau bayi besar, kelainan pada janin, hipoglikemi pasca bayi lahir, respiratory distress karena paru-paru janin belum matang sempurna.

2. Ukuran 33 minggu dengan berat 2 kilo masih dalam range normal. Pantaulah terus gula darahnya untuk mengetahui apakah kadar gula darah sudah normal selain pemeriksaan gula darah dapat dicek kadar hbA1c jika kurang atau sama dengan 6 maka dapat dipastikan kadar gula darah anda stabil. Lanjutkan pola makan yang sehat, olahraga, dan terapinya sesuai diskusi dengan internisnya. Pemantauan apakah janin Mama sehat secara klinis dapat Mama perhatikan gerak janin, normal gerakan dalam 12 jam minimal 10 kali. Pantau kenaikan berat janin, jika berat janin berlebihan di atas normal ada kemungkinan gula darahnya blm stabil, demikian juga jika pertumbuhan janin terhambat maka kemungkinan ada gangguan di vaskularisasi aliran darah plasenta. Jika ada indikasi obstetri lain yang mengharuskan Mama menjalani bedah sesar misalnya plasenta previa, malpresentasi seperti lintang atau sungsang maka harus dipastikan apakah paru-paru janin telah matang. Pada gula darah yang stabil maka tidak ada bedanya dengan proses pada kehamilan non diabetes, biasanya cukup bulan di atas 38 minggu. Namun pada bayi dengan gula darah ibu tidak terkontrol biasanya kematangan paru terganggu, sehingga dokter perlu memastikan dulu apakah bayi sudah siap. Jika memungkinkan dilakukan amniosentesis dulu, kecuali jika memang sudah terjadi kontraksi.

3. Jika selama kehamilan dan persalinan gula darah Mama stabil maka pasca persalinan biasanya dipantau ulang setelah 3 bulan pasca melahirkan.

Semoga membantu ya, Ma. Sehat-sehat :)

4 Comments

  1. ririnungu
    Diah Eka Ciptarini October 16, 2012 at 10:04 am

    Saya waktu hamil kmrn juga DGM. Suntik insulin mulai bulan ketujuh. Alhamdulillah bisa lahiran normal. Berat lahir anak 3,4 kg. Jadi tenang aja mom, DGM juga bisa lahir normal kok :)

    1. ririnungu
      Diah Eka Ciptarini October 16, 2012 at 10:06 am

      Eh salah maksudnya DMG = Diabetes Melitus Gestational ;p Dulu sih aku nyebutnya DG aja alias Diabetes Gestational

  2. ayu Ferdinand
    ayu Ferdinand October 19, 2012 at 7:30 am

    waktu hamil anak pertama saya juga GDM, alhamdulillah tidak perlu suntik insulin, hanya jaga makanan dan kontrol gula aja, dan lahiran secara normal dgn berat anak 3,4kg..tenang ya mom yg penting jaga asupan gizi…:)

  3. leny aryani
    leny aryani October 27, 2015 at 9:38 am

    hai hai aku positif diabetes nih di usia kehamilan 34w bbj 2,6kg .. gula darah sewaktu aku 160.. dokter menyarankan untuk sectio di usia 37w .. kematangan paru-paru baby bisa diliat dr mana ya?

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.