“Don’t Let the Pigeon Drive the Bus” & Belajar Bilang “Tidak”

nisafaridz

Setiap buku anak diharapkan dapat memberikan sekurang-kurangnya satu pelajaran atau value. Sehingga tidak jarang buku anak sarat dengan nilai-nilai seperti kejujuran, keberanian, dan sebagainya.

Satu buku ini digunakan di TK tempat saya kerja sukarela, ditulis oleh Mo Willems. Buku ini luar biasa menarik buat saya karena penulisnya mengajarkan values dengan cara yang unik dan menyenangkan tentunya.

Judul bukunya adalah “Don’t Let the Pigeon Drive the Bus!”. Sebuah buku bahasa Inggris untuk toddler dan anak-anak TK, atau pembelajar bahasa Inggris yang sangat pemula. Gambar-gambar dalam bukunya sangat sederhana dan minimal, dengan warna-warna yang tidak banyak. Style seperti ini membantu anak untuk fokus pada ekspresi si Pigeon yang konyol, dan juga pada jalan ceritanya.

Buku ini harus digunakan secara interaktif, sebab akan membingungkan kalau justru dibaca tanpa interaksi antara dua peran. Di kelas TK, guru yang membacakan buku ini akan berperan sebagai Pigeon, dan semua teks dalam buku adalah ucapan si Pigeon; sementara anak-anak (murid TK) berperan sebagai… diri mereka sendiri!

Ya, di halaman kedua buku ini sopir bus minta tolong pada anak-anak (pembaca) untuk menjaga busnya yang sedang diparkir, dan pesannya: “jangan biarkan si burung dara menyupir busnya!”

Diawali dengan “Hey, can I drive the bus?” maka anak (pembaca) pun akan menjawab: “No!” sesuai pesan sopir bus.

Sepanjang cerita si Pigeon meminta (“please…”), membuat-buat alasan (“I’ll be careful…”), merayu (“I’ll be your best friend…”), , mengiming-imingi, menyuap (“How ‘bout I give you five bucks?”) bahkan ngambek! Dengan segala cara, tujuan si Pigeon hanya satu: diizinkan untuk menyopir bus.

Dan berulang-ulang kali anak akan menjawab (di kelas saya bahkan berteriak): “NO!”

Seru dan lucu.

Setelah membaca buku dengan anak, pastinya kita ingin mendiskusikan buku tersebut dan cek apakah anak-anak memahami jalan ceritanya. Menurut saya, buku ini mengajarkan anak-anak untuk bertanggung jawab ketika dipercaya, sekaligus teguh atau konsisten pada prinsip (tidak tergoda dengan iming-iming); dan hal ini bisa dibahas bersama anak-anak. Bahkan lewat cerita ini, kita bisa mengingatkan kembali pesan yang selalu kita sampaikan ke anak, misalnya:

    “Makanya Kakak ingat ya, Ibu dan Ayah selalu bilang, kalau ada orang yang tidak Kakak kenal mengetuk pintu, jangan dibukakan pintunya. Orangnya mungkin punya banyak alasan seperti si Pigeon, tapi Kakak tetap jangan bukakan ya,”

    “Kalau kamu pulang sekolah harus langsung naik ke mobil jemputan. Kalau ada orang yang mengajak jalan-jalan, Kakak mau dikasih coklat atau main di mall, jangan diikuti ya Kak.”

    “Kalau ada teman Kakak di sekolah yang mengajak untuk main di jalan, atau menyakiti teman, jangan diikuti ya. Dia bisa saja memaksa Kakak, seperti si Pigeon itu, tapi Kakak akan bilang NO terus kan, Kak?”

Dengan begitu, buku ini bisa digunakan untuk memperkenalkan satu atau beberapa istilah/ kosakata baru. Misalnya “teguh pada pendirian”, sebuah kosakata yang rasanya jarang digunakan tetapi bukankah bagus untuk dikenalkan pada anak-anak? ;)

Kita bisa bertukar peran dengan anak ketika membaca buku ini, dimana anak akan menjadi Pigeon dan kita sebagai orang yang dititipkan bus dan terus menerus bilang: Tidak. Dengan begini kita bisa sambil bercanda ringan dengan anak mengomentari caranya merayu, ngambek, dan sebagainya. Di kelas, ada anak yang malu sendiri ketika memperagakan bagaimana ia merengek-rengek jika menginginkan sesuatu. Dan ketika selesai, iapun jadi sadar: “Sepertinya menyebalkan ya kalau saya ngambek seperti itu, makanya Ibu saya suka kesal melihat saya merengek-rengek,” ujarnya sambil tersenyum malu.

Kalau penasaran dengan bukunya tapi sulit didapat (karena sebenarnya ini buku terbitan lama), bisa cek kartun-nya di youtube (walaupun menurut saya jelas lebih seru baca bukunya): http://www.youtube.com/watch?v=rWEekO4ufwM

7 Comments

  1. ninit
    ninit yunita February 4, 2013 at 6:34 am

    udah liat youtube dan googling ttg buku ini. bener banget! bagus bukunya… mengajarkan anak untuk teguh & konsisten. ga labil! pentiiing.

    TFS mbak nisa! :)

  2. sofia
    Sofia Andalusia February 4, 2013 at 9:29 am

    buku favoritnya Bagas pas di playgroup.. sama satu lagi yang judulnya duckling get cookies?! gak pernah bosen..
    saya sendiri baru paham maksudnya setelah baca tulisan ini.. makasih, mbak..

  3. crey
    Chrisye Wenas February 4, 2013 at 4:00 pm

    Tfs mba Nisa, si El juga lagi doyan2nya baca buku, pengen ah :)
    sliding mau liat youtube-nya…

  4. eka
    Eka Wulandari Gobel February 6, 2013 at 12:19 am

    langsung cerita sama enzo & dante sebelum tidur malem ini. setelah cerita, kita nonton videonya di youtube, anak2 sukaaa..ketawa2 liat reaksi si pigeon, dan mereka keukeuh bilang “no!”. seru banget deh, TFS nisa!

  5. hapsari.ayik
    hapsari.ayik February 11, 2013 at 1:27 pm

    cari bukunya aaaaaahh *semoga dapet
    TFS mbak nisa :)

  6. blessed mama
    blessed mama March 3, 2013 at 10:38 pm

    My 9 months baby loves this book so much.
    To get this book, you can buy it online at opentrolley.co.id, my favourite online bookstore. Makesure buy giant book, to make it look interesting for baby.

  7. noveyu
    noveyu November 6, 2013 at 9:18 am

    wow terimakasih …semoga dapat ya …

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.