Fayra & Lemon Weaning Story

Dinniw

Dua bulan menjelang Fayra berusia 2 tahun, saya mulai melakukan sosialisasi untuk menyapih. Siang hari ketika saya bekerja, Fay sudah terbiasa minum UHT. Tapi kalau saya ada di dekatnya, saya memberinya ASI kapan pun dia mau, terutama malam hari menjelang tidur dan saat terbangun malam. Lagi pula jika ada saya di dekatnya, Fay memang hanya mau ASI saja. Berbeda kalau saya sedang dinas luar kota dan Fay dititipkan di neneknya, dia bisa mengerti dan tidak mencari-cari ASI.

Saya memulai hypnostory dari cerita perbedaan adik bayi dengan Fayra yang sudah besar, misalnya adik bayi masih kecil masih digendong bundanya, belum bisa jalan sendiri, belum bisa naik sepeda, main hop hop (trampolin), masih minum ASI karena belum bisa makan keju, makaroni, telur puyuh (menyebutkan makanan favorit Fayra), belum bisa tulis-tulis buku, tempel gambar, masak-masakan sayur sop (menyebutkan aktivitas favorit Fayra). Kalau Fayra sudah bisa, kan? Setelah Fay menjawab, “Iya sudah bisa”, saya teruskan lagi dengan kata-kata seperti, “Nah, Fayra kan sudah besar jadi nggak minum ASI, kalo adik bayi masih kecil, kasihan kalau nggak minum ASI nanti lapar, nanti sakit.” Lama-lama kata-kata itu menempel di kepalanya dan Fayra mulai mengeluarkan semboyan “adik bayi minum ASI, Faila nggak” setiap ada yang bertanya. Tapi pada praktiknya, malam hari sebelum tidur tetap menangis minta ASI.

Saya belum pernah menolak menyusui sebelum Fay berumur 2 tahun, karena itu masih menjadi haknya. Terkadang kalau capek sekali, dia berhasil juga tidur tanpa menyusu. Tapi kalau bangun di malam hari pasti maunya ASI, tidak mau minum susu botol atau air putih. Pernah beberapa kali saya bilang, “ASI Bunda pahit, nggak enak Fay, pasti Fayra nggak suka.” Dia mengulangi kata-kata itu. Tapi tetap saja malamnya masih menangis-nangis minta ASI. Sempat terpikir mengoleskan brotowali atau apa pun yang pahit, atau diberi plester atau betadine, namun rasanya percuma karena Fayra malah belum pernah pakai betadine dan plester jadi mungkin dia tidak tahu juga kalau itu artinya sedang sakit/luka.

Pada hari ulang tahun Fay yang ke-2, 25 Februari 2012  lalu, saya masih memberi ASI. Tapi bertekad, besok akan serius menyapih Fay bukan hanya lewat hypnowords saja. Malam selanjutnya ketika sedang membuka kulkas, saya melihat stok jeruk lemon dan jadi terpikir sesuatu. Saya peras jeruknya dan dioleskan di puting. Lalu sebelum tidur, saat Fay biasanya merengek minta ASI, saya bilang, “Fay, ASI Bunda asam seperti jeruk yang asam (sambil pasang tampang meringis). Fay mengulangi kata-kata saya. Saya katakan, “Fay nggak minum ASI ya, bobonya dipijet aja ya.” Dan dengan ajaib dia bilang iya, sambil membalikan badan meminta dipijat punggungnya. Fay memang suka dipijat-pijat kecil, kalau siang dia bisa ketiduran hanya dengan dipijat punggungnya. Saya kaget, kok bisa secepat itu ya, lalu saya lemah hati dan menawarkan Fay mau ASI, nggak? Ternyata ditolak  sambil menutup mulut dan bilang “ASI Bunda asam”. Loh, padahal dia kan belum mencoba sama sekali. Malam selanjutnya dan sampai sekarang Fay sudah tidak mau minum ASI lagi.

Antara lega karena sudah berhasil menyapih tanpa drama dan sedih juga sih merasa “dicuekin”. Kok begitu saja ya, akhir masa menyusui saya. Tapi alhamdulillah, kewajiban menyusui Fay selama 2 tahun sudah selesai. Selamat datang kembali baju-baju tanpa kancing depan, tugas menidurkan juga sudah bisa diserahkan bergantian dengan suami. Selanjutnya mungkin Fay sudah bisa dilatih tidur di tempat tidur terpisah juga. Dipikir-pikir selama ini sepertinya memang saya salah trik ya bilang ASI pahit, karena Fayra malah tidak tahu sama sekali rasa pahit itu bagaimana, dia belum pernah makan sesuatu yang pahit. Kalau asam dia tahu karena pernah tidak sengaja makan jeruk dan mangga asam. Tanpa mencoba pun mungkin dia sudah terbayang rasa asam bagaimana.

Jadi, apakah proses penyapihan ini disponsori oleh jeruk lemon? Oh tentu tidak sepenuhnya, bisa saja hypnowords yang saya sampaikan setiap hari pada Fay mungkin saja baru terlihat dampaknya sekarang. Karena bagi saya, komunikasi, kata-kata amat sangat penting dalam mendukung proses penyapihan. Agar anak tidak merasa ditolak dan ditinggalkan. Entah itu anak mengerti atau tidak, tapi ikatan emosi antara ibu dan anak juga dapat menyampaikan apa yang tidak bisa kita sampaikan secara verbal.

Pertama kali disusui & setelah disapih

Banyak hal berubah setelah disapih, antara lain:

  1. Jam tidur yang tidak bisa diprediksi lagi karena sudah tidak ada “obat bius” yang menidurkan dengan cepat. Biasanya Fay tidur pukul 8 malam, sekarang mundur ke puku; 9 atau lebih tergantung kapan dia mengantuk.
  2. Siap-siap menemani anak melakukan aktivitas favoritnya sebelum tidur. Karena Fay suka sekali bongkar pasang puzzle dan dibacakan buku cerita, itu bisa jadi beberapa ronde sebelum tidur. Sampai terkadang saya ketiduran sambil membacakan buku entah ke berapa kali untuk Fay.
  3. Pada awal periode penyapihan, siap-siap terbangun di tengah malam untuk membuat susu, mengambil air putih, atau bahkan mengambil makanan jika anak terbangun. Apalagi ibu-ibu yang anaknya masih sering terbangun malam hari minta ASI pasti awalnya berat karena terbiasa cukup “buka warung”.
  4. Pada awal disapih, Fay masih terbangun di malam hari dan sering menangis menjerit-jerit tanpa tahu maunya apa. Menolak digendong, dipijat, diberi air putih, diberi susu. Yang kita butuhkan adalah mengambil stok sabar sebanyak-banyaknya di gudang. Beberapa referensi yang saya baca, itu adalah fase transisi di mana sebenarnya mungkin si anak “sakau” di alam bawah sadarnya, belum terbiasa kehilangan obat penenangnya yaitu kehangatan menyusu pada ibunya. Tapi biasanya itu berlangsung sebentar saja. Setelah 2 minggu disapih, Fayra mulai tidur nyenyak seperti orang dewasa tanpa bangun di malam hari.
  5. Terkadang jika terbangun malam hari, Fay mau minum susu tapi ketiduran bersama botolnya tanpa sempat minum air putih karena dia menangis dan menolak. Saya tahu ini kurang baik. Karena setelah itu di lidahnya terdapat gumpalan sisa susu yang membuat napasnya berbau kurang sedap. Rajin-rajinlah membersihkan dengan pembersih lidah bayi. Untunglah sekarang Fay sudah tidak terbangun malam hari dan menjerit-jerit, tidurnya malah lebih nyenyak karena sudah menyesuaikan diri. Nah waktu-waktu ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan quality time bersama suami.

22 Comments

  1. eka
    Eka Wulandari Gobel June 18, 2012 at 7:21 am

    waaa..fayra pinteer! ini masih usaha nyapih dante, bentar lg 3thn :D makasih tipsnya ya, dinni :)

    1. Dinniw
      Dinniw June 22, 2012 at 5:02 pm

      hayo eka semoga berhasil, aa dante kan udah bisa makan eskrim yaa jangan nyen lagi dong :)

  2. jasminetea
    Sinta Kurniawan June 18, 2012 at 8:43 am

    brielle baru 1thn, tp udh mau punya dede, khawatir proses menyapih nanti akan banyak drama, apalagi ada dedenya yg masih bayi. Semoga punya stok tenaga dan kesabaran yg berlimpah, dan hypnowords nya berhasil seperti kakak fayra

    1. Dinniw
      Dinniw June 22, 2012 at 5:03 pm

      wah selamat brielle udah mau punya adik.mudah2an sering2 diceritain ttg ade bayi, berhasil yaa :)

  3. Sidta
    Dian Arsita Kurniawati June 18, 2012 at 4:24 pm

    Fay kamu cantik banget ! *cubitpipi

    1. Dinniw
      Dinniw June 22, 2012 at 5:04 pm

      ayoo segera punya anak cewek ta :)

  4. ruuzuly
    Ruliyani Nuzuly June 19, 2012 at 12:59 am

    ga tau kenapa, baca cerita mbak dinni ttg weaning-nya fayra kok aku berasa sedih yaah..
    Lian udah 20m lebih.. menyapihnya Lian bikin maju-mundur..
    Kalo dibilang “ga tau caranya” juga ngga juga, udah banyaaak banget cerita yg aku baca..
    kayanya emang dari akunya sih yg blm tega, ehh apa aku yg ga mau kehilangan masa2 ini yah..
    meskipun kadang “kecanduan” Lian sama ASInya ini bikin aku jadi “sedikit sulit”
    haduuuh.. masih ga tegaaa :((
    tapi yaa harus yah??
    dan 3 hari lagi aku mesti “pergi agak lama” buat urusan pekerjaanku, yang ga boleh bawa Lian.. deg-deg-an..
    akhir2 ini pake hypnowords kalo “Mama mau pergi, Lian ga mimi mama lagi, Lian main sama Yangti juga papa yaah, Lian minum susu kotak (uht kesukaannya) yaah”
    dan selama ini tanggepannya sih “iyah” sambil angguk2..
    huhuhuhu :((

    1. Dinniw
      Dinniw June 25, 2012 at 2:41 pm

      mudah2an lama-lama lian ngerti ya.emang berat banget kayanya aku juga pengennya anak tetep kecil yang bisa dipeluk diuyel2. Tapi suka melapangkan hati karena ada masanya mereka harus mandiri dan itu harus kita juga yang ngajarin pelan-pelan

  5. dinda permata
    dinda permata sumantri June 19, 2012 at 5:54 am

    Fayra kamu cantiikkk bgt sih *ciumcium* Hazel dah 2.5 tahun, msh aja gagal weaning.. Huhuhu..

    1. Dinniw
      Dinniw June 22, 2012 at 5:05 pm

      cemungudh yaa :) mudah2an lama2 hazel ngerti. banyak cara menuju weaning, kdg tergantung karakter anak juga koq.

  6. iyu
    yuliana karang June 19, 2012 at 9:52 am

    makasih ceritanya bunda dinni :)
    Fay cantik yaa, sini peluk-peluk sambil cium-cium :D
    ijin copas untuk nanti lycka saatnya weaning ya bunda :)

  7. Tari
    Astari Radinanur June 19, 2012 at 10:41 am

    Dinnnnn..
    artikelnya pas banget! Bulan ini Uqie 23m dan aku masih usaha buat sapih.. udh mulai pake hypno “susu mama buat ade bayi, kan uqie dah gede” dijawab dengan “buat Uqie aja ya.., nanti uqie pinjem ya ke ade bayi..” errr..
    Makasih ya tips yaaa.. mwah mwah buat kaka Fay!

    1. Dinniw
      Dinniw June 22, 2012 at 5:07 pm

      masih ada sebulan taar…semangat. uqie pinter ngelesnya hihihi

  8. ninaKriya
    nina kriya June 19, 2012 at 2:27 pm

    jadi deg2an menghadapi momen menyapih nanti. Akankah saya siap? :(

    1. Dinniw
      Dinniw June 25, 2012 at 2:43 pm

      Insya Allah siap. biar pelan2 Meisya mandiri. masih banyak cara kita mengekspresikan kasih sayang walaupun sdh tidak menyusui lagi. skarang dinikmati dulu aja :)

  9. Bunda nya SaQeena
    pintia pradipta June 19, 2012 at 9:49 pm

    saqeena masih 14m dan hebat bgt mimi nya kalo lg bobo,hampir ga bs lepas..
    msh 10m lg sih.. tp koq sama ya mama lian.. malah aku yg jd ngrasa ga tega,ga mau keilangan momen dia minta nen ma qt.. hikz mdh2n nanti aku dan saqeena bisa ya,amiin
    thx bgt ya mama fay sharing nya berguna bgt,oiya salam kenal ya semua..

    1. Dinniw
      Dinniw June 25, 2012 at 2:45 pm

      salam kenal juga :) nikmati dulu aja sekarang momentnya, di waktunya harus weaning nanti, percaya deh masih banyak cara untuk mengekspresikan bonding & kasih sayang buat Saqeena

  10. sisca for danielle nicole fraya
    sisca for danielle nicole fraya June 20, 2012 at 1:24 pm

    thanks for share ya mama dinni..
    pas banget ni ceritanya, nicole skrg 15m tapi aku lagi cari cara nyapih dia, krn 3 bulan lagi aku harus dinas ke luar negri hiks belum 2 taun sih tapi harus direlakan deh.. semoga saatnya nanti kami juga bisa melewatinya :)

  11. CindyBudiana
    Cindy Budiana June 22, 2012 at 10:11 am

    “Antara lega karena sudah berhasil menyapih tanpa drama dan sedih juga sih merasa “dicuekin”. Kok begitu saja ya, akhir masa menyusui saya.” –> =))

    thanks infonya yah :)

  12. rizqa_amalia
    rizqa_amalia December 7, 2012 at 2:59 pm

    salam kenal ya mba dinni..

    subhanallah…
    makasih banyak ya mba share nya
    mau coba dipraktekan karena mau banget menyapih tanpa jeritan..

    aku lagi mau menyapih anakku yang baru aja ultah ke 2 kemarin. sudah beberapa bulan sebelumnya dikenalkan uht juga.. cuman masa “sakau” nya sebelum tidur dan tengah malam yang masih..

    kadang aku jadi ga tega juga klo denger udah begitu..

  13. mimarura
    mimarura January 31, 2013 at 10:58 am

    salam kenal mba dini….sebelunya saya menggunakan metode hypnosis kepada anak saya agar bisa WWL namun tampaknya tidak berhasil dan gagal. ketika baca postingan ini saya mencoba menggunakan metode lemon. Lalu aku praktekan sama anak aku yang umurnya udah 25bulan… dan yipiiiie!!! berhasil. alhamdulillah sudah 2 malam ini rura tidur tanpa nenen dan tidak rewel di malam hari minta nenen… skr kalo bangun malam mintanya mimi putih. makasih mba dini

  14. anggiefasallo
    Anggie Fasallo October 14, 2014 at 11:02 pm

    tfs ya mom..
    sangat berguna banget nih buat proses menyapih Kimo yang hobi jerit-jerit kalau lagi “sakau” susu :)

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.