Growth Spurt

sarahanief
Sarah Audia Hasna, dr. S1 Fakultas Kedokteran UGM. Dokter umum dan konselor laktasi di Eka Hospital.
Have question for our experts ?
Feel free to ask them here!

Pernahkan Mama mengalami kejadian seperti ini saat sedang menyusui?

    1. Tiba-tiba dalam waktu beberapa hari bayi terlihat sering ingin menyusu sepanjang hari.
    2. Bayi tampak selalu haus dan tidak kenyang.
    3. Bayi sering ingin bangun dan menyusu di malam hari dan rewel.

Kemudian setelah mengalami hal tersebut di atas selama beberapa hari (sekitar 2-3 hari), bayi tampak tenang dan lebih sering tidur dalam waktu 1-2 hari setelahnya. Jika Mama pernah merasakan bayi menunjukkan perilaku seperti ini, bisa saja bayi Anda sedang mengalami suatu periode pertumbuhan yang dinamakan growth spurt.

Bayi akan mengalami growth spurt atau disebut juga percepatan pertumbuhan biasanya dalam 12 bulan pertama kehidupannya. Percepatan pertumbuhan di sini artinya bayi “didorong” untuk tumbuh lebih cepat dari biasanya sehingga dia membutuhkan asupan ASI lebih banyak dan tubuh Mama akan mendapatkan “natural alert” untuk memproduksi dan menyuplai ASI lebih banyak lagi sesuai kebutuhan bayi. Jadi Mama tidak perlu khawatir ASI kurang. Ingat lagi prinsip pembentukan ASI berdasarkan demand and supply process, semakin bayi menyusu lebih sering dan banyak maka semakin banyak pula ASI yang dihasilkan.

Bagaimana kita tahu bayi kita sedang mengalami growth spurt? Berikut ini adalah tanda-tandanya:

    1. Bayi menyusu lebih sering dari biasanya, kadang bisa setiap jam atau setiap 30 menit sekali atau hampir nonstop.
    2. Bayi lebih rewel dari biasanya, begitu rewel dan disodorkan payudara, bayi langsung mau menyusu. Mudahnya bayi lebih memilih “nempel” langsung pada Mamanya.
    3. Bayi sering bangun tengah malam untuk menyusu. Bayi seakan mengerti bahwa produksi hormon prolaktin paling tinggi pada malam hari.
    4. Gejala ini bisa berlangsung selama 2-3 hari, beberapa kasus ada bayi yang mengalami growth spurt sampai 1 minggu. Setelah periode growth spurt, bayi akan tidur lebih tenang dan lebih lama selama 1-2 hari, seakan-akan dia letih habis bekerja keras. Lucu ya, Ma. :)

Begitu bayi menunjukkan tanda-tanda seperti ini, suplai ASI Mama juga akan meningkat selama beberapa hari disesuaikan dengan peningkatan kebutuhan bayi. Waktu-waktu tertentu dimana bayi mungkin mengalami growth spurt yaitu selama beberapa hari pertama pasca lahir (ketika bayi sudah pulang ke rumah, pulang dari rumah bersalin), usia 7-10 hari, usia 2-3 minggu, usia 4-6 minggu, usia 3 bulan, usia 4 bulan, usia 6 bulan, usia 9 bulan atau lebih. Waktu-waktu ini tidak jadi patokan karena masing-masing bayi menunjukkan pola yang berbeda.

Jika bayi menunjukkan gejala growth spurt seperti yang sudah disebutkan di atas, bagaimana cara menanganinya? Saya akan bagi bebebrapa tips yang bisa dicoba Mama:

    1. Ikuti kemauan bayi. Jika dia ingin menyusu setiap 30 menit sampai 1 jam sekali, ikuti saja karena bayi yang paling tahu seberapa banyak asupan ASI yang dia butuhkan untuk mempercepat pertumbuhannya. Ketika bayi sering menyusu, sinyal yang dicetuskan ke badan Mama untuk menghasilkan ASI juga semakin banyak. Artinya tubuh akan terus memproduksi ASI lebih banyak lagi.
    2. Bayi sehat 0-6 bulan yang mengalami growth spurt tidak membutuhkan asupan lain selain ASI. Pemberian susu formula dan makanan padat hanya akan mengganggu “natural alert” atau sinyal ke tubuh Mama untuk memproduksi ASI lebih banyak lagi. Selalu tanamkan di mind-set Mama bahwa ASI akan semakin banyak karena bayi yang terus menyusu.
    3. Hilangkan pikiran negatif dan kekhawatiran bahwa bayi yang terus menyusu berarti belum kenyang karena ASI-nya kurang atau ASI tidak cukup. Pikiran Mama sangat mempengaruhi proses pengeluarkan oksitosin yang tugasnya menyuplai ASI. Pikiran negatif dapat mengganggu kerja oksitosin.
    4. Hindari memberlakukan jadwal menyusu pada bayi. Ini dapat membuat bayi stress dan semakin rewel. Mama juga ikut stress dan pembentukan ASI bisa terhambat.
    5. Mama biasanya lebih letih ketika bayi sedang growth spurt, jangan lupa tetap makan makanan dengan gizi seimbang, banyak minum air putih, tidurlah bersama bayi ketika ia tidur.
    6. Tetap perhatikan tanda bayi mendapat cukup ASI yaitu dari kenaikan berat badan bayi pada grafik pertumbuhan, frekuensi BAK minimal 6x sehari, frekuensi BAB yang sering pada awal-awal kehidupannya dan bisa menjadi jarang mulai usia 40 hari.
    7. Tetap tenang dan percaya diri.

Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu Mama menghadapi situasi saat bayi sedang mengalami growth spurt.

Selamat menyusui. :)

11 Comments

  1. sLesTa
    shinta lestari April 9, 2013 at 9:52 am

    terima kasih infonyaaa, bu dokter cantik! selain masa bayi, anak2 balita pun juga masih mengalami growth spurt ini juga kan ya? soalnya sampe sekarang ada masanya anak saya yang gede tiba2 jadi ga bisa brenti makan. kalo udah gitu, saya happy deh! heheh

  2. sarahanief
    sarah audia April 9, 2013 at 6:37 pm

    @mbak shinta: iyaps betul mbak, bahkan growth spurt terus berlanjut sampai anak masuk ke usia remaja belasan tahun dimana pertumbuhan masih berjalan :)

  3. vony_82
    Vony Koestanti April 10, 2013 at 5:21 pm

    kebetulan nih topiknya growth spurt. sekalian nanya boleh ya dok..? :) pada batita kira2 berapa kali dalam 1 th normalnya dia mengalami growth spurt? anak saya sejak 7 bulan yang lalu sampai sekarang (34 bln)sudah sekitar 4 kali terbangun tengah malam/subuh dan mengeluh sakit di sekitar pergelangan kakinya (mostly yg sebelah kanan). tapi waktu dicek tidak ada memar, bengkak, lecet apapun, jadi cuman saya usap-usap pakai minyak tawon sampai dia tertidur kembali. Tetapi ketika bangun keesokan harinya ditanya katanya tidak sakit dan dia aktif bisa berlarian & loncat-loncat seperti biasa tanpa merasa sakit. Apa bisa dikatakan dia ‘hanya’ mengalami growing pain atau haruskah saya khawatir dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter? kalau ke dokter apakah cukup ke DSA atau harus ke dokter spesialis tertentu lainnya?
    terima kasih banyak sebelumnya..

  4. sarahanief
    sarah audia April 10, 2013 at 11:25 pm

    @mama vony: jika sakit pada pergelangan kaki cukup sering di waktu tengah malam atau jam-jam tertentu dini hari mungkin akan lebih baik untuk konsultasi langsung ke DSA ya ma, agar dapat diperiksa dan dianalisa lebih lanjut apakah hal tersebut normal atau perlu penanganan lebih lanjut :)

  5. BundaAL
    BundaAL BundaAL July 28, 2013 at 6:55 pm

    Assalamuallaikum dokter, saya ibu bekerja dg 2 anak, anak kedua saya saat ini baru berusia 4M2W, sejak masuk kerja dede usia 3 bln sama sekali tidak mau nenen (menyusu langsung) sama saya alhasil saya hanya mengandalkan pumping dan berakibat berkurangnya produksi ASI saya padahal sebelumnya dia sama sekali tidak bermasalah dengan menyusu langsung, untungnya stok masih banyak, saat ini saya tidak puasa karena kemarin sempat puasa ASI sangat berkurang drastis dan mengingat usianya baru 4 bln akhirnya suami melarang saya puasa. Sempat juga saya paksa hasilnya gak malah nenen malah nangis kejer2 sampai gak tega dan sekarang sepertinya dia malah trauma kalo dikasih nenen :( sedihhhh banget….. Padahal kalo saya kasih jari saya dikenyot (dihisap) tapi begitu diganti puting langsung GTM n nangis jejeritan . Mohon bantuannya dokter saya harus bagaimana mengingat stok ASI tinggal 1 minggu lagi karena si dede sehari semalam bisa habis 7 botol, @125ml sementara hasil pumping hanya 200ml sehari semalam. Jika memang harus sufor yang bagaimana yang bagus mohon referensinya. Padahal kalo nyebut sufor sedih bangettttt,,….. Dulu anak pertama sama sekali gak ada masalah n bisa sampai 2thun full ASI….

  6. sarahanief
    sarah audia July 29, 2013 at 3:33 pm

    @BundaAL: walaikumsalam, ayok ma kumpulkan semangat dulu.sudah hebat lho mama bisa menyusui eksklusif sampai umur baby 4 bulan, tinggal diteruskan. Beberapa permasalahan seperti sindrom “ASI kurang” ini kerap terjadi pada beberapa mama saat akan atau sudah kembali bekerja. Kunci pertama tetap tenang, stress itu pasti tapi segera cari solusinya. Segera ke klinik laktasi terdekat untuk minta bantuan konselor menyusui segera. Susu formula bukan solusi, hilangkan jauh-jauh dulu opsi ke arah susu formula. Saran suami sudah betul, yang penting sekarang mengembalikan stok ASI terpenuhi kembali untuk bayi. Tetap semangat ya ma :)

  7. fenti rahmawati August 30, 2013 at 3:56 pm

    Assalamualaikum budok, nah aku baru tau nih sekarang ternyata bayiku lg growth spurt ya. Dia seriiiiiinggg banget nenennya, udah lepas pun minta lagi lagi g brenti. Padahal niatnya mau aku boboin gitu sambil nenen, udah gonta ganti kanan kiri belum tidur juga, kalo udah mau tisur biasanya nenen sampe 1 jam. Fyuhhh lelah juga ya ternyata.
    Sekalian mau tanya dok, bayiku sering susah banget nemu posisi yang pas waktu masukin puting ke mulutnya, sering ky cuma dimain2in geleng2in kepalanya gitu sampe dia cape sendiri. Itu kenapa ya dok kok dia kesulitan banget?
    1 lagi, dia sering banget tersedak dan batuk pas nenen, itu kenapa ya? ASI saya emang banyak dan suka mancur gitu, apa karena terlalu deras?
    Trimakasih dok :)

  8. rifni
    rifni March 7, 2014 at 2:10 pm

    Makasih infonya ya mom, berarti anakku lagi growth spurt nih… down banget selalu dibilangin kalo ASI ku kurang *sampai nangis* padahal dokter juga bilang semakin sering menyusui produksi ASI akan semakin banyak kok…

    Untung nemu artikel ini jadi semangat lagi :)))

  9. lola bundarayhan
    lola bundarayhan March 18, 2014 at 5:52 pm

    nanya dong dokter….bayiku 5 week. mulai kemaren,ga berenti2 menyusui. menyusunya kadang cuma 10 menit kadang bisa setengah jam. rewel kalo ditaro… mungkin lg grow spurt. pertanyaannya… apakah normal menyusui cm sebentar2 tp sering? bak dan bab sedikit. saya khawatir bayi saya kurang asupan asinya. terima kasih atas jawabanna ya dokter :)

  10. sarahanief
    sarah audia December 12, 2014 at 7:37 pm

    maaf baru balas

    @mama fenty: i feel you ma hehehe telat ya saya balasnya. itu kasus oversupply, saya baru saja buat artikelnya saya bahas disana :)

    @mama lola: selama bak >6x dan bab minimal 1x (bayi dibawah 2 bulan) itu masih wajar ma. coba liat kemungkinan penyebab masalah menyusu yang lain. kalo growth spurt biasanya hanya 1-2 hari setelah itu anak cenderung sering tidur

  11. Rima andriyani
    Rima andriyani July 23, 2016 at 2:15 am

    Assalamualaikm nanya bu dok,.bayiku usia 3w.Sepertinya lg mengalami growth spurt.Tiap melek,pengennya nempel terus d tetek.Masalahnya kalo d turutin terus,dia jd kekenyangan & srg muntah maupun gumoh.Tiap nenen kalo nunggu dia ngelepas sendiri,endingny muntah.& muntahny itu lumayan banyak.Hbs itu minta nenen lg.Sering muntah kaya gitu bahaya ga bu dok.Sampe saat ini bayiku cuma minum asi aja.Makasih sebelumnya ya bu dok.

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.