Healthy Home Happy Family


Dua minggu lalu saya diundang oleh Downy untuk menjadi pembicara bersama Artika Sari Devi pada acara Downy Antibacteria di Balai Kartini. Sejak punya anak, saya memang sangat memperhatikan masalah kebersihan di rumah, agar rumah bisa menjadi tempat bermain dan beraktivitas yang nyaman bagi Migu. Saya baru tahu bahwa rajin mandi dan membersihkan diri bukan jaminan tubuh kita bisa bebas dari bakteri. Ternyata bakteri bisa menempel lagi di tubuh kita kalau handuk tidak dijemur langsung di bawah sinar matahari. Bakteri Staphylococcus Aureus sering ditemukan di kulit manusia, dan umumnya bakteri ini tumbuh di pakaian, seprai, kain, dan handuk yang lembap.

Sekarang saya ingin berbagi beberapa tip dari Downy Antibacteria agar rumah dan tubuh kita menjadi lebih bersih dan sehat:



  • Biasanya kalau habis berjalan-jalan seharian, Migu suka ketiduran di mobil dan langsung saya pindahkan ke tempat tidur. Ternyata hal ini sebisa mungkin harus dihindari, agar tempat tidur terbebas dari bakteri yang bisa menempel di bawah kulit. Kita harus rajin mencuci seprai, selimut, dan sarung bantal. Lebih baik lagi jika menggunakan Downy Antibacteria karena bisa mengontrol kuman serta memberikan kesegaran yang harum pada kain.

  • Anak usia tiga tahun seperti Migu pasti sedang aktif-aktifnya. Kalau sedang bermain pasti dia banyak berkeringat. Ternyata keringat bisa membuat bakteri di tubuh kita menempel di baju dan menimbulkan bau tidak sedap. Downy Antibacteria bisa membantu mengurangi bakteri penyebab bau di pakaian. Hanya dengan satu tutup botol, pakaian jadi bersih dan wangi.

  • Saya biasanya akan segera mencuci pakaian kotor, agar tidak makin banyak bakteri dan kuman yang menempel. Ternyata setiap hari tubuh manusia menghasilkan jutaan kuman melalui sel kulit mati, yang akhirnya menempel di pakaian. Kalau bisa, saya suka mencuci pakaian dengan air hangat dan Downy Antibacteria, selain kuman mati, pakaian pun selalu wangi.

  • Saya baru tahu kalau bau tidak sedap yang sering muncul di handuk karena ada bakteri yang menempel dan berkembang biak di situ. Sebaiknya kita mencuci handuk seminggu sekali dan rajin menjemur handuk di bawah sinar matahari. Saya juga menggunakan Downy Antibacteria ketika mencucinya, handuk jadi wangi dan bebas kuman.


 

[caption id="attachment_75507" align="alignnone" width="500" caption="Donasi handuk antibakteria ke Panti Marfati"][/caption]


Bagi yang tertarik mendapatkan lebih banyak tip mengenai Healthy Home Happy Family bersama Downy, bisa mengunjungi mereka di sini. Semoga berguna ya urban mama...

7 Comments

  1. avatar
    Ummu Alfathoni January 9, 2015 4:23 pm

    terimakasih tipsnya mamy.... :)

    1. avatar

      As .



  2. avatar
    sidta November 8, 2012 1:35 pm

    banyak ya ternyata yg bisa dilakukan agar pakaian nggak bau apek. selama ini agak malas mencuci handuk, nggak lagi deh

    mommyluv cantikk .. pembicara loh! keren

    1. avatar

      As .



  3. avatar
    WiwiT November 8, 2012 12:40 pm

    Mama Chika, terima kasih info dan tipsnyaa.. saya hobi beli handuk.. heuheu.. paling risih kalo handuk yang mau dipake bau apek. enggak banget deh!

    1. avatar

      As .



  4. avatar
    Siska Knoch November 8, 2012 11:05 am

    Sama-sama... senang kalo bisa berbagi info :)

    NInit - hihi kebayang kalo persediaan handuknya segunung, pasti punya lemari khusus ya teh..

    Musdalifa - bener peh, emang aslinya juga wanginya enak kok :))

    Eka - **toss, gue juga punya kebiasaan jemur handuk dibawah sinar matahari biar kalo dah dipake ga lembab.

    1. avatar

      As .



  5. avatar
    Eka Gobel November 7, 2012 7:57 am

    makasih tips & linknya chika, berguna sekali..
    Sama aku jg kalo handuk seminggu 2x ganti dan dijemur di bawah sinar matahari. Soalnya orang rumah emang suka kalo abis mandi pake handuk anget hihihi..

    1. avatar

      As .



Post a Comment

You must be logged in to post a comment.