LibuRUN!

fanny

Sejak jatuh cinta dengan olahraga lari, saya jadi punya kebiasan baru setiap liburan. Sebisa mungkin, saya menyelipkan acara lari dalam agenda. Selain untuk menjaga kesehatan, libuRUN juga menjadi kesempatan bagi saya menikmati me-time dan menyusuri kota sendirian. Apalagi biasanya saya selalu berlari di pagi hari, saat suasana masih sepi, belum ramai oleh turis lain. Paling-paling hanya penduduk setempat yang hilir mudik menuju tempat aktivitas mereka, sehingga suasana kota masih tenang dan terasa ‘asli’.

Di beberapa kota tujuan, saya menyempatkan diri ikut running tour. Informasi biasa didapat dari google.

Kali pertama saya mencoba running tour adalah Copenhagen. Sebenernya saya sudah beberapa kali ke ibu kota negara Denmark ini. Saat menyiapkan kunjungan terakhir saya, saya pikir nggak ada salahnya berlari bersama seorang pemandu untuk membantu mempelajari sejarah sekaligus untuk lebih memahami sisi lain suatu tempat dari sudut pandang penduduk lokalnya. Dan terbukti, memang seru sekali ikut running tour. Dari obrolan saya dengan pemandunya, saya jadi banyak belajar tentang sisi lain kota ini yang tidak saya ketahui sebelumnya.

Pengalaman ikut tur ini bikin saya jadi jatuh cinta dan langsung ingin ikut acara running tour lain di tujuan liburan berikutnya.

Saat ikut running tour di Copenhagen

Sayangnya tidak semua kota/negara memiliki running tours. Tapi ya tidak masalah juga, karena artinya kita bisa mengeksplorasi kota sendirian dan tentunya jauh lebih irit! Paling-paling yang menyebalkan adalah susah foto-fotonya.

Lari sendiri = mesti jago selfie

Saat saya ke Amerika beberapa waktu yang lalu, saya juga menyempatkan diri ikut 2 running tours. Yang pertama Brooklyn Bridge Running Tour di New York. Sesuai namanya, rute utama kami adalah melintasi jembatan yang menghubungkan Brooklyn dan Manhattan, total berjarak 7 km.

Brooklyn Bridge Running Tour

Kali lainnya saya ikut Freedom Trail Run di Boston, yang penuh dengan cerita sejarah dan sangat berkesan.

Freedom Trail Run in Boston

Terkadang kalau kita jeli, banyak juga acara lari bareng penduduk lokal gratis di satu kota. Saat di Washington DC saya melihat poster yang menawarkan acara lari bareng Ranger di National Mall. Gratis dan pastinya seru banget. Hanya sayang waktunya tidak sesuai dengan agenda saya saat itu.

selfie while running in Washington DC

Walaupun selalu senang lari di tempat-tempat yang masih asing untuk saya, tetap saja tidak ada yang mengalahkan rasa saat jogging di kampung halaman. Setiap saya ‘mudik’, pasti saya juga menyempatkan diri untuk lari bareng bersama teman-teman tercinta.

Lari bersama Ninit di Jakarta

Berikut beberapa tips lari saat libuRUN:

  1. Pastikan area lari yang dituju aman terutama pada jam kita akan berlari. Sebisa mungkin jangan berlari sendirian di malam hari.
  2. Jangan mendengarkan musik. Selain untuk menambah kewaspadaan, asyik juga loh mendengarkan irama kota saat kita berlari.
  3. Extra hati-hati: gunakan pakaian yang sopan, jangan pakai perhiasan, sembunyikan gadget, simpan tanda pengenal dan emergency number, bawa uang secukupnya.
  4. Tidak ada salahnya menyewa pemandu atau mengikuti acara running tour seperti pengalaman saya di atas. Selain relatif lebih aman, juga membantu kita mengenali suatu kota dengan lebih baik.
  5. Jika memutuskan untuk ikut running tour, cek dulu reviewnya di website terpercaya macam tripadvisor. Jangan lupa untuk mengecek kondisi dan persyaratan tur. Misalnya, berapa jarak yang akan ditempuh. Beberapa tur juga mensyaratkan minimum pace.
  6. Jangan lupa bawa sepatu, aksesoris dan baju lari sesuai cuaca kota/negara yang kita tuju!
  7. Last but not least, have fun! Lupakan target, jangan memaksakan diri. The most important thing is to have a great experience and stay healthy during your holiday!

Oh, and don’t forget to take plenty of pictures.

Happy LibuRUN teman-teman!

10 Comments

  1. Kira Kara
    Bunda Wiwit August 7, 2014 at 8:19 am

    kereeenn… asiik sekali bisa lari sambil belajar sejarah dan menikmati kota. Ajakin dunk, tante eropah!!! :D

  2. ZataLigouw
    Zata Ligouw August 7, 2014 at 6:55 pm

    makasihhhh tipsnya Fan!! jadi semangat lari lagi setelah vakum lumayan lama..

  3. cindy
    cindy vania August 7, 2014 at 11:42 pm

    wiihh..mbak Fanny benar2 cantik perkasa :D

    Asik yaa kalau lari sambil belajar sejarah,jadi ngga berasa capeknya..

  4. sukie
    Sukma Pertiwi August 10, 2014 at 10:02 am

    aah bikin mupeng aja Fanny :* lanjutkan yaaa

  5. eka
    Eka Wulandari Gobel August 12, 2014 at 12:21 am

    seru bangeet fan! dan cantik perkasa banget deh, fanny!
    tipsnya oke banget deh, kl gw yg sering kelupaan adalah pake baju lari sesuai cuaca di kota tujuan.

  6. Harlequin24
    Ruth Nina August 12, 2014 at 12:50 am

    Ini seru bangettttt….
    Saya dan anak saya suka lari juga Mba Fanny, kalau di luar negeri lbh banyak chance lari ya buat ibu-anak?

  7. ninit
    ninit yunita August 12, 2014 at 6:48 am

    faaannyyy! ada gueee… hahaha. ayo mudik lagi dong fan. kita lelarian bareng lagi.

    seneng deh kalo liat lo liburan selalu sempet lari :) yang lari bareng penduduk kota itu asik banget yaaa… seruuu!

    lo beli tongsis dong fan. biar makin heits foto2 libuRUNnya :)

  8. fanny
    Fanny Hartanti August 12, 2014 at 5:14 pm

    makasih ibu-ibu.. hihihi

    Ah, pengen lari bareng ama TUM Family deh!

    Ruth Nina: maksudnya race ibu – anak? Kalau di sini race untuk anak-anak justru ortunya gak ikut lari. hehe..

  9. gabriella
    Gabriella Felicia August 13, 2014 at 5:39 pm

    Seru banget Fan! Jadi punya pengalaman lari di berbagai kota ya…

  10. MammaMia
    Mia Kartina Salim August 20, 2014 at 1:36 pm

    Jadi pingin LibuRun lagiiii…!

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.