Membersihkan Gigi dan Rongga Mulut Balita

evakiddozz
Dr. Eva Fauziah, drg., SpKGA Academic Staff in Dept. of Pediatric Dentistry, Faculty of Dentistry University of Indonesia. Pediatric Dentist in Mitra Ramsey Jatinegara Hospital. Pediatric Dentist in Meilia Hospital Cibubur
Have question for our experts ?
Feel free to ask them here!

Kegiatan membersihkan rongga mulut sebaiknya di mulai sejak dini. Pada bayi usia 0-6 bulan yang belum muncul gigi susu, sudah harus dilakukan pembersihan di bagian lidah dan gusi selesai menyusu dan sebelum tidur malam. Apabila setelah menyusui, lidah bayi tidak dibersihkan maka sisa dari menyusui tersebut semakin lama semakin menumpuk sehingga menyimpan banyak mikroba dan akan menjadi jamur yang sulit dibersihkan.

Adapun cara untuk membersihkan lidah dan gusi yaitu dengan menggunakan potongan kain kasa atau kain steril yang lembut yang telah dicelupkan/basahi dengan air matang. Balutkan kain pada jari telunjuk ibu/ayah, lalu bersihkan mulut dan gusi si kecil secara perlahan. Posisikan bayi berbaring agak tegak atau kalau sudah bisa bayi dapat didudukan di pangkuan ibu.

Bila gigi susu bayi sudah muncul sebaiknya gunakan sikat gigi mungil atau lap kassa basah yang dibalutkan pada ujung jari. Untuk bayi usia 0-2 tahun yang belum dapat berkumur sebaiknya tidak menggunakan pasta gigi, sikat gigi atau lap kassa yang dicelupkan air hangat sudah cukup. Yang penting bersihkan seluruh permukaan gigi-geligi, lidah dan gusi.

Arah membersihkannya bisa vertikal maupun horisontal. Yang penting seluruh permukaan gigi, baik bagian luar maupun dalam (yang menghadap ke lidah), dan jangan lupa bagian sela-sela gigi juga ikut dibersihkan.

Saat yang terbaik untuk membersihkan rongga mulut adalah setelah makan dan sebelum tidur. Setelah makan bertujuan untuk mengangkat sisa-sisa makanan yang menempel di seluruh permukaan rongga mulut ataupun di sela-sela gigi dan gusi.

Sedangkan sebelum tidur sangat penting untuk membersihkan rongga mulut si kecil karena kegiatan ini berguna untuk menahan bakteri dalam mulut berkembangbiak. Sebab, dalam keadaan tidur produksi air liur tidak banyak, sehingga tidak ada proses pembersihan gigi dan mulut secara alami selama anak dalam keadaan tertidur. Untuk itu sebaiknya kondisi gigi-geligi dalam rongga mulut anak sudah dalam keadaan bersih sebelum anak tersebut tidur. Ketika bangun pagi, gigi masih relatif bersih sehingga menyikatnya bisa dilakukan setelah sarapan.

Penggunaan pasta gigi pada bayi dan balita
Penggunaan pasta gigi dalam menjaga kebersihan dan kesehatan mulut sebenarnya hanya untuk membantu kenyamanan dan memberikan rasa saat kita menyikat gigi atau lidah. Menurut penelitian, dengan atau tanpa pasta gigi, sepanjang menyikat gigi dilakukan secara benar, baik, dan sempurna, maka hasilnya sama saja. Untuk anak balita dan bayi sebaiknya tak menggunakan pasta gigi terlebih dahulu karena sering tertelan atau ditelan. Kalaupun mau menggunakan pasta gigi, sebaiknya yang benar-benar bebas flouride. Kelebihan flouride dalam tubuh justru dapat berbahaya. Fluoride merupakan salah satu bahan yang membuat gigi tetap kuat. Namun sebaiknya, pilih pasta dengan kandungan fluoride paling sedikit. Ketika hendak menyikat gigi, oleskan pasta gigi sedikit saja, yakni tidak lebih dari ukuran sebutir biji jagung. Meski begitu, menelan fluoride secara konsisten dalam jumlah besar selama pembentukan gigi juga dapat menyebabkan bercak ringan pada lapisan email gigi (fluorosis).

Tip Sukses Gosok Gigi
• Orangtua merupakan contoh bagi anak-anaknya. Sebaiknya lakukan kegiatan menyikat gigi bersama-sama si kecil sehingga si kecil dapat melihat langsung dan dapat mencontoh orang tua cara menyikat gigi yang benar. Ciptakan kegiatan menyikat gigi dirumah merupakan salah satu kebutuhan yang harus dilakukan minimal dua kali sehari.
• Buatlah kegiatan menyikat gigi sebagai acara yang menyenangkan.
• Berikan pengertian pada anak mengenai manfaat menyikat gigi. Contoh, gigi jadi bersih, tidak berlubang, gigi tidak sakit atau bengkak dan sebagainya. Tapi jangan lakukan dengan cara menakut-nakuti anak.
• Jika anak menolak sikat gigi, sebaiknya kita sebagai orang tua tidak mudah menyerah, ajaklah terus secara konsisten dua kali sehari.

Semoga bermanfaat ya, urban Mama Papa! :)

16 Comments

  1. Kira Kara
    Bunda Wiwit January 20, 2015 at 7:34 pm

    artikelnya keren! Lengkap pula dengan tipsnya! Thanks for sharing :)

  2. gabriella
    Gabriella Felicia January 21, 2015 at 6:56 am

    Wah terima kasih tipsnya, pasti berguna buat yang punya balita nih.

  3. cindy
    cindy vania January 21, 2015 at 3:00 pm

    Nice artikel! Baru tau kalau kebanyakan menelan fluoride bisa bikin bercak di lapisan gigi.
    Tfs mba evakiddoz

  4. evakiddozz
    Dr. Eva Fauziah , drg., SpKGA January 21, 2015 at 8:20 pm

    Sama2 Moms..mulai dari sekarang biasakan sikat gigi minimal 2 kali sehari dan jangan lupa cek rutin k dokter gigi ya Moms.. Karena kesehatan gigi anak sangatlah penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak secara keseluruhan

  5. ninit
    ninit yunita January 22, 2015 at 8:13 am

    seneng deh baca artikel perdana dr eva :) thanks dr eva untuk artikelnya :) bermanfaat banget. beberapa hari yang lalu udah bawa anak2 ke dr gigi untuk kontrol rutin. kerasaaa banget punya gigi yang sehat itu penting banget.

  6. evakiddozz
    Dr. Eva Fauziah , drg., SpKGA January 22, 2015 at 8:32 am

    Masama mba Ninit.. Thanks jg Mba dah dikasih kesempatan sharing disini..smoga bermafaat

  7. tetehasti
    tetehasti January 26, 2015 at 5:18 pm

    tfs mba,,
    pas banget aku lg ngajarin qian (14month) sikat gigi yang bener.
    Anaknya sih udah seneng banget sikat gigi, tp maunya sikat gigi sendiri which is jd mau2nya dia aja gak tau bersih apa nggak..

  8. evakiddozz
    Dr. Eva Fauziah , drg., SpKGA January 28, 2015 at 6:03 am

    Wow hebat Qian sudah mau sikat gigi sendiri… dan senang sekali mendengar kalau Qian seneng banget sikat gigi:)…Namun perlu diingat Mom, gerakan motorik halus anak balita masih dalam tahap perkembangan. Jadi tetap perlu pengawasan saat anak menyikat gigi sendiri dan diperlukan juga pengecekan apakah sudah bersih atau belum. ok mom, salam sayang untuk Qian ya mom:)

  9. wreaniputri
    wreaniputri January 28, 2015 at 1:12 pm

    kata dsa ku kalo blm numbuh gigi dikasi air putih aja tiap abis makan. Waktu masi asi eksklusip jg jarang aku bersihin pake kasa steril sih. hihii

  10. evakiddozz
    Dr. Eva Fauziah , drg., SpKGA January 29, 2015 at 7:25 am

    Haloow mom Wreaniputri, tq udah sharing pengalamannya..:).. Untuk membersihkan rongga mulut yg belum tumbuh gigi, boleh banget mom kalau baby nya mau banyak minum air putih sehabis makan.. Namun kondisi dan keadaan rongga mulut tiap anak beda2 mom.. Jd ada yang dengan air putih aja bisa lgs hilang karena di dukung kondisi dalam mulut anak yg air liurnya banyak.. Namun ada anak yg kondisi air liurnya tidak banyak dan kental sehingga walau sudah minum air putih banyak tetap belum hilang sisa susunya.. Untuk itu sebaiknya pembersihan dengan kassa steril dibutuhkan supaya sisaa makanan tidak menumpuk dan akhirnya jd tumbuh jamur. Demikian info nya mom..smoga bermanfaat:)

  11. Dundi
    Dundi January 29, 2015 at 2:10 pm

    Pas bgt artikelnya jd tau kesalahan sya. Anaku Danica 1 thn kmrn sempet sakit n diopname 3 hari jd selama itu pula sya tdk membersihkan gigi n mulutnya alih-alih lg sakit… eh ternyata stlh sakitnya sembuh malah muncul mslh baru yaitu mulut dan bibirnya sariawan, pada putih-putih gtu. Kata dokter karena sakit jd bakterinya jg lebih banyak di mulut dan dikasih obat tetes Candistin klo gak salah. Ternyata gegara sya gak bersihin mulut Danica yaa. hiks.
    TFS.

  12. eka
    Eka Wulandari Gobel January 30, 2015 at 12:22 am

    artikelnya lengkap sekali dr.eva! tfs, bermanfaat banget nih..

  13. Hertins
    Hertins February 2, 2015 at 12:15 pm

    Artikel yang pas untuk saya. tapi saya sedang kesusahan membujuk si kecil (31bln) untuk gosok gigi. kadang mau kadang ga meski dah dikasi contoh (emaknya juga gosok gigi). Anak saya masih minum susu di botol dan suka mengemu (bhs Jawa) susu di mulut, jadilah giginya pada abis n bolong dan kadang suka sakit gigi :(.

  14. Leila Fatmasari
    Leila March 12, 2015 at 11:54 am

    sebelum usia 2 tahun, mudah mengajak Faiq menyikat gigi. Setelah 2 tahun, selalu ada drama di setiap sesinya. hehehe…
    TFS Bu dokter ^_^

  15. IvaniaYanienda
    IvaniaYanienda September 28, 2015 at 7:45 am

    Setiap aku sikat gigi, azka 20mo pasti minta ikutan sikat gigi juga. Betul sekali, pengajaran paling efektif adalah jadi role mode. Tfs dok

  16. tika ibuabhe
    tika ibuabhe February 4, 2016 at 10:05 am

    ….tfs dr. Eva… artikelnya bermanfaat bangeeedh…
    banyak info baru nih yg sy dapat ttg kebersihan gilut baby…
    baby abhe sdh sjk nb saya bersihkan rongga mulut dan lidahnya pake kassa steril yg dicelup air matang hangat, ssi petunjuk DSAnya…
    saya lakukan setiap habis mandi pagi..
    setelah kurleb 2,5mo…saya ganti pake finger tootbrush…
    nah sejak 6mo, jadwalnya saya tambah jadi 2x sehari stelah mandi pagi dan sore…karena baby abhe kan mulai mpasi makan makanan padat tuuuh…
    ternyata timingnya ga tepat yaaa…seharusnya setelah makan dan sbelum tidur…ini stelah mandi pagi dan sore…hihihiii..
    hbs kebiasaan ayah ibu jg sikat gigi stelah mandi…*kebiasaan salah jgn ditiru*

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.