Panduan Menggunakan Slow Cooker

ardianingms

Di luar negeri Slow Cooker sudah biasa digunakan. Di Indonesia alat ini sangat populer digunakan sebagai salah satu peralatan perang MPASU. Pemakaian SC berbeda dengan pemakaian alat masak listrik lainnya. Untuk itu ada beberapa panduan yang bisa digunakan ketika Urban Mama menggunakan Slow Cooker. Penggunaan yang tepat akan membuat alat terawat dan dalam penggunaannya lebih hemat.

Urban Mama perlu mengetahui prinsip dari alat ini yakni memasak dengan suhu rendah. Pemakaian suhu rendah ini membutuhkan waktu memasak yang lama. Suhu rendah ini mempertahankan gizi dalam masakan lebih baik, kematangannya lebih merata di seluruh bahan dan menyebabkan tekstur dan rasa yang khas.

SC ini terdiri dari 4 bagian yakni Tutup, Panci dalam/Pot, Basis, dan Knop pengatur.

DON’T:

    1. Mencuci basis, bagian yang boleh kena air hanya pot keramik/kaca dan tutup. Basis cukup dilap dengan kain.
    2. Mencuci dalam keadaan pot masih panas karena perubahan suhu yang tinggi dan tiba-tiba. Diamkan 1-2jam dulu.
    3. Sering buka tutup selama proses memasak. Hal ini menyebabkan hilangnya panas sehinnga waktu pemasakan makin lama dan menyebabkan uap keluar. Jika terpaksa membuaka tutup itu hanya untuk memasukkan bahan.
    4. Mengisinya telalu sedikit (kurang dari setengah pot) atau terlalu penuh agar tidak meluap.

DO:

    1. Memotong bahan dalam ukuran kecil agar lebih cepat matang.
    2. Sayuran berakar seperti kentang, wortel, bawang bombay letakkan di dasar pot agar lebih cepat matang.
    3. Perencah/season seperti garam, merica dan bumbu lainnya tambahkan di akhir memasak karena selama memasak lambat ini kadang akan mengencerkan citarasa alami.
    4. Ada bahan makanan yang kurang cocok seperti pasta, seafood, susu, krim, atau yogurt. Jika harus memakai, tambahkan 2 jam sebelum dihidangkan.
    5. Jika ingin membuat sup rebusan atau saus, kurangi cairan dari takaran di buku resep. Hal ini karena penguapan yang terjadi sangat sedikit. Jika kurang kental, bisa tambahkan cairan kemudian.
    6. Tutup SC didesain longgar untuk membiarkan uap-uap kecil keluar. Pada saat membuka tutup, miringkan penutup agar tangan terhindar dari uap panas.
    7. Boleh menggoreng daging dulu karena bisa mengurangi kandungan lemak dan meningkatkan citarasa.

PLUS:

    1. SC spesialisnya bikin nasi beserta sayur tim yang mana gizi proses pengetiman lebih baik daripada proses perebusan maupun pengukusan. Juga bisa digunakan untuk membuat bubur dengan tambahan pengadukan.
    2. SC bisa membuat kaldu, tidak hanya mengempukkan daging bahkan melembutkannya!
    3. SC aman untuk ditinggal memasak tanpa diawasi karena tidak mudah gosong.
    4. SC bisa dibawa travelling (memasaknya di penginapan).

MINUS:

    1. Lama, tidak bisa memasak kilat.
    2. Terbatas untuk makanan berkuah/ tidak kering.
    3. Tidak bisa untuk menanak nasi/ yang keras-keras karena SC melewatkan proses case hardening (pengerasan di permukaan akibat perubahan suhu mendadak).
    4. Standar kematangan sangat subjektif dan tergantung selera, termasuk takaran air, jumlah bahan, dan lama memasak.

Merk SC yang banyak disarankan untuk MPASU yakni merk apapun dengan kapasitas dan daya listrik kecil. Contoh merk yang digunakan beserta kelebihannya :

    1. Takahi. SC yang pot keramiknya bisa dipakai di atas api kompor. jadi ga perlu tergantung sama listrik. Selain itu kapasitas dan daya listriknya kecil (75watt untuk 0,7liter dan 95watt untuk 1,2liter).
    2. Yili. SC yang seluruh bagian Yili (bagian luar maupun tutupnya) terbuat dari Clay – bahan yang dipatenkan bagus untuk kesehatan. Wattnya lebih kecil dari Takahi yakni 55watt untuk 0,6liter. Yili ini adalah merk cookware yang mengeluarkan banyak varian cooker.

Namun sekali lagi pemilihan merk dan kapasitas disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Jika ingin sekalian untuk konsumsi sekeluarga, ada pula urban Mama yang memilih kapasitas besar seperti Miyako, dll.

Alat dan bahan pendukung SC:

    1. Kaldu blok, kaldu yang disimpan dalam bentuk blok es.
    2. Daging blok, yakni daging yang telah diolah terlebih dahulu baru kemudian dibekukan dalam blok es. Cairkan blok es dulu sebelum dimasukkan dalam SC dengan mendiamkannya di suhu ruang.
    3. Beberapa kontainer kecil untuk menyimpan bubur/nasi tim/sup yg sudah jadi.
    4. Beberapa bumbu yang umum sebagai pelengkap: bawang, daun salam, serai, seledri.
    5. Stop kontak yang dilengkapi timer (karena SC tidak dilengkapi on off otomatis)

Cara Memasak:

    1. Masukkan bahan ke dalam pot. Taruh dalam basis. Tutup. Colokkan listrik dan putar knob ke settingan yang dikehendaki. Tunggu hingga makanan matang/ lunak.
    2. Putar knop ke off. Cabut colokan listrik. Angkat pot dari basis dan atau langsung keluarkan makanan. Diamkan pot hingga suhu ruang (1-2jam).
    3. Jika ada kerak di pot, rendam dulu pot baru cuci seperti biasa. Keringkan.
    4. Makanan dapat dibagi dalam beberapa kontainer sesuai jumlah dan porsi makan anak, lalu simpan di fridge. Cara menghangatkan taruh dalam magic jar 15-20menit hingga hangat. Lebih baik jangan menyimpan untuk hari berikutnya.

Contoh bahan dasar bubur MPASU:

    1. Beras merah & putih (perbandingan 1:4).
    2. Daging baik frozen maupun segar.
    3. Sayur seperti wortel potong, jagung pipilan manis, dll.
    4. Air/air kaldu.
    5. Bumbu seperti bawang daun salam, serai, dll.

Selanjutnya urban Mama dapat membuat variasi masakan lain sekreatif mungkin. Lalu share resepnya di sini ya. Jangan takut gagal atau ga enak karena sesuai slogan SC yang telah dibuktikan oleh para Mama, “Yay, everyone can cook!”

16 Comments

  1. ririnungu
    Diah Eka Ciptarini March 19, 2012 at 9:07 am

    SC ini memang juaranya untuk bikin kaldu. Sampe skrg anak gw umur 2 tahun, masih dipake untuk bikin kaldu dia. Jadi malem dicemplungin, pagi tinggal ambil dan masukin ke tupperware gt utk persediaan. Cuma masalahnya, sisa daging yang abis dibikin kaldu itu dipake buat apa yah? pernah dimasak lagi tp udah ga ada rasa karena cita rasanya semua udah keambil si kaldu. any idea?

  2. March 19, 2012 at 9:43 am

    Nice tips.. uda lama pake SC baru tau kalo kentang-wortel baik ditaruh dibawah..

  3. andalia
    andalia March 19, 2012 at 10:03 am

    Baru mikir mw beli SC krn alif br mulai MPASI hari ini :) Mau nanya donk mba,itu pot keramiknya bisa pecah g??

  4. titididi
    fitri Annisa March 19, 2012 at 4:15 pm

    TFS mbak, kebetulan banget, kemarin baru dapet SCnya :D

  5. ninit
    ninit yunita March 19, 2012 at 11:30 pm

    Banyak temen2 yg nanya ttg SC ini. Berhubung dulu ga pake jd ga bisa nerangin. Sekarang ada artikel ini, rinci bgt! :)

    TFS yaaah…

  6. eka
    Eka Wulandari Gobel March 20, 2012 at 6:37 am

    tips-nya lengkap & bermanfaat banget! TFS ya :)

  7. mirmayf
    mirmayf March 20, 2012 at 3:24 pm

    keren tips nya..
    makasih ya mba.. sebentar lagi anakku mau MPASI, jadi makin yakin dech buat beli SC.. :D

  8. pinota
    puspita witantri March 21, 2012 at 11:02 pm

    infonya lengkap banget niiih… makasih loh…anyway, mau tanya deh, kenapa gak boleh masak kurang dari stengah pot ya? saya sering masak bubur dengan takaran sekali makan 2 sendok makan beras, saya kurang suka makanan dihangatkan, biasanya 2,5 jam bubur sudah siap saji tuh… gimana mba… gpp gak sih?

  9. geeta
    geeta March 23, 2012 at 10:39 am

    Dulu masih mikir2 mau pake SC buat Madina yg 1 bln lagi MPASU. Tapi setelah baca2 tentang betapa praktisnya alat yg satu ini, kayaknya SC bakal dimasukin ke list belanja deh :) Plus pas banget ada tips ini yg bikin diriku semakin memahami seluk-beluk SC *halah bahasanya.
    TFS mba :) Very2 helpful!

  10. Honey Josep
    Honey Josep April 2, 2012 at 5:19 pm

    a very useful info :)

    tfs yaaa :)

  11. fernanindhita
    ferna anindhita April 25, 2012 at 11:30 am

    Aq d rmh jg pake sc,tp trnyata msh ada bbrp hal yg aq ga tau..tfs ya:))

  12. Ayu Suryawan
    Ayu Suryawan June 5, 2012 at 8:27 am

    Senengnya baca tulisan ini, kok yo pas…. Aku abis beli sc di online shop kemarin.
    Tfs ya :)
    *mudah-mudahan mpasi attar makin lancar

  13. Heni Puspita May 12, 2013 at 2:56 pm

    Biasanya sih masak pakai kukus-kukusan trus baru dihaluskan, berhubung mau nginep + travelling jadi beli SC deh, sekarang lagi praktek-praktek + cari resep memasak pakai SC ^.^ Thanks infonya

  14. mandenya.hanni
    mandenya.hanni August 23, 2013 at 9:48 am

    mbak, sc takahi-ku warisan kakak, dan tidak punya kenop pengatur low high. bagaimana cara menyiasatinya? kan tidak tau setelan panasnya?

  15. WintaWintul
    WintaWintul November 25, 2014 at 9:30 pm

    Akhirnya gabung jg demi nambah pengetahuan buat MPASI.

    Mau tanya, kalo pake SC ini cm bisa dicampur jadi 1 yah makanannya? Soalnya dsanya anakku nyaranin untuk dipisah2 antara bubur/nasi, sayur dan lauk pauk.. Supaya belajar jg babynya kalo itu makanan yg terpisah2..

    kalo pake SC gmana yah?

    Apa buburnya aja yg di SC sedangkan sayur dan lauknya masak pake kukusan / rebus??

    Heleep

  16. Tri Wahyuni
    Tri Wahyuni March 24, 2016 at 9:40 am

    Bunda…klo pot slow cooker takahi pecah bisa beli terpisah gak ya, kira2 belinya dmn ?

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.