Proses Belajar Membaca

gabriella

Salah satu milestone yang baru dilalui Albert adalah bisa membaca. Sebenarnya proses belajar membaca ini bukanlah proses yang dilalui hanya dalam satu atau dua bulan, tiga puluh atau enam puluh jam seperti yang diiklankan buku-buku dan tempat kursus membaca. Proses ini sudah berlangsung sejak Albert masih di dalam kandungan, yaitu dengan membacakan buku-buku untuknya. Bagi saya, membuat anak mencintai buku jauh lebih penting dibandingkan berhasil lancar membaca dalam waktu singkat. Saya ingin berbagi beberapa tips kepada urban mama, tentang proses belajar membaca Albert (dalam hal ini membaca bahasa Indonesia). Tentunya ini tidak bisa langsung diterapkan mentah-mentah kepada setiap anak, karena proses belajar setiap anak itu unik, tidak ada yang sama.

  • Saya mulai dengan membacakan cerita untuk Albert, setiap ada kesempatan dan akhirnya menjadi rutinitas sebelum tidur. Walaupun kelihatannya ia tidak mendengarkan, saya terus konsisten membacakan buku untuknya, sampai akhirnya Albert kecanduan dengan sesi membaca buku bersama ini. Saya dan suami juga berusaha membacakan cerita dengan ekspresi yang hidup, agar bisa menarik perhatiannya.
  • Dari cerita-cerita yang didengarnya itulah Albert mempelajari bahasa Indonesia. Karena balita memang banyak belajar dari mendengar. Selain dari mendengar buku yang dibacakan, ia juga belajar melalui lagu-lagu dan film yang ditontonnya.
  • Biasanya ada satu atau dua buku yang menjadi favoritnya dan anak akan minta dibacakan berkali-kali… mungkin ratusan kali bahkan. Pagi, siang, malam, berhari-hari buku itu terus yang ia minta. Lakukan saja, karena inilah cara anak-anak mengingat cerita, yaitu dengan mendengarkan berulang kali. Jangan kaget kalau setelah dibacakan beberapa kali anak menjadi hafal dengan isi cerita buku, bahkan susunan kata-kata di dalamnya.
  • Salah satu tips dari psikolog play group Albert, mulailah menempelkan nama-nama benda di rumah, misalnya meja, kursi, lemari, televisi, pintu, tangga, dll. Saya ingat kalau saya juga suka memberikan tips ini pada orang yang baru mulai belajar bahasa asing. Saya menggunakan stiker yang ditulis tangan atau stiker huruf-huruf.
  • Di rumah, saya menyediakan papan tulis dan spidol warna-warni, lalu juga huruf-huruf bermagnet untuk bermain-main sambil mengenal huruf. Juga poster huruf A-Z dan stempel huruf.

  • Tips lain dari psikolog sekolah, anak harus sudah lancar dan hafal akan bentuk dan warna, baru bisa lebih mudah belajar membaca. Intinya anak bisa memilah sesuatu dengan baik. Kita bisa juga mengajaknya melakukan aktivitas sorting. Aktivitas ini bisa dicari dengan mudah di internet.
  • Kadang-kadang juga saya mengajak Albert membuat kerajinan tangan yang ada hubungannya dengan huruf, misalnya membuat dinosaurus dari huruf D. Enaknya sekarang kita bisa tinggal googling saja dengan kata kunci “alphabet crafts” dan langsung keluar banyak sekali ide dari situ. Tapi jujur saja saya tidak terlalu telaten dengan rutin memberinya aktivitas semacam ini.

  • Saat Albert sudah mulai lancar berbicara, saya sering memintanya untuk menceritakan kembali isi buku yang baru dibaca. Ternyata ini salah satu aktivitas pre-reading, yaitu anak harus bisa mengurutkan kejadian, bahwa cerita memiliki susunan awal-tengah-akhir.
  • Kadang-kadang saya suka memberinya foto-foto atau buku yang hanya ada gambar, tanpa tulisan apa-apa, membiarkan ia berimajinasi dari gambar-gambar itu. Bisa juga kita menggunakan foto-foto di koran atau majalah.
  • Saya juga sering membiarkan Albert sibuk sendiri dengan buku-buku yang ada, tidak langsung menawari untuk membacakannya.

  • Saya berprinsip tidak mau memaksakan dan memberi target Albert harus bisa membaca pada umur tiga tahun misalnya. Saya hanya yakin, kalau ia sudah siap, pasti nanti ia akan bisa belajar membaca dengan mudah.
  • Kalau ada perpustakaan di dekat rumah, ajak anak untuk sering duduk-duduk di sana. Atau kalau tidak ada perpustakaan, bisa ajak anak ke toko buku. Ajak anak memilih-milih buku dan bacakan beberapa buku di sana. Hal ini bisa dilakukan kalau toko buku sedang tidak terlalu ramai.
  • Sekarang banyak aplikasi mengenal huruf di ponsel atau tablet. Saya menyediakan beberapa aplikasi mengenal huruf dan belajar membaca di ponsel saya.
  • Saya mengunakan buku pandai membaca aiueo sebagai alat bantu belajar membaca. Selain itu saya juga membuat permainan memancing huruf-huruf sebagai awal perkenalannya dengan membaca. Ada juga kartu-kartu yang saya buat per suku kata.

  • Saat Albert sudah memutuskan ia mau belajar membaca, prosesnya bisa dikatakan cukup cepat. Saya juga menyediakan buku-buku yang menarik untuk dibacanya.
  • Saat masih dalam proses belajar, secara tidak sengaja Albert melihat-lihat koleksi komik bukti terbit yang saya miliki. Dan ia mulai dengan melihat-lihat gambar di komik serta membaca seruan-seruan di luar balon percakapan, seperti BRAK, BRUK, HAHAHA, dll. Lama-kelamaan ia seperti tertantang dan mulai membaca tulisan di balon percakapannya, sampai akhirnya benar-benar membaca komik itu dari awal sampai habis. Saya teringat kalau sampai sekarang pun saya senang membaca komik sebagai salah satu cara untuk mempertahankan kemampuan berbahasa asing saya. Setelah cukup lancar membaca, Albert pun mulai beralih ke buku-buku lain yang tulisannya lebih banyak, seperti Ensiklopedia untuk anak-anak atau buku cerita bergambar seperti Geronimo Stilton.

Semoga tips di atas bisa membantu. Tidak ada salahnya memasukkan anak ke les membaca, karena saya juga sempat terpikirkan untuk melakukannya dan tidak semua orang memang bisa sabar dalam mengajar. Tapi satu hal penting seperti yang diucapkan Charlie kepada Lola dalam salah satu episode film itu, “Membaca sama seperti bermain musik. Kita harus sering latihan agar bisa lancar melakukannya.” Menyediakan buku-buku yang menarik akan membuat anak latihan membaca tanpa diminta. Proses belajar yang menarik juga salah satu kuncinya. Semoga tips ini bisa membantu ya, Urban Mama.

18 Comments

  1. eka
    Eka Wulandari Gobel March 7, 2014 at 6:05 am

    albert pinter banget siiih! *ciyum*
    seneng deh liat anak yg rajin baca.
    iya setuju banget kalo balita ga perlu dipaksa utk bisa baca, lbh baik ditanamkan kebiasaan cinta baca buku2 yg isinya bagus.
    dan bener banget, kalau sudah siap, anak memang bakal cepet bisa, kita dibikin terkejut.
    tetep jadi anak rajin dan pinter yaa, albert!

  2. ipeh
    Musdalifa Anas March 7, 2014 at 6:11 am

    Thank you tipsnya ella. Gue termasuk yg gak sabaran mengajari Lana baca, jadi tugasnya sering diambil alih ayahnya yg jauh lebih sabar dan dibuat fun. Gue sampe kefikiran masukin Lana ke les baca karena secara gak langsung faktor lingkungan jg ngaruh kaliya, kok teman-temannya di sekolah udah bisa baca sementara dia belum. Dan sampe sekarang sih belum juga :D

  3. anin0988
    anin0988 March 7, 2014 at 7:57 am

    Sebagai mantan preschool teacher, orangtua kadang mengandalkan 100% tugas ngajarin anak baca tulis ke guru di sekolah. Padahal baca tulis gak bisa dijejelin instan. Kadang orangtua lupa yang lebih penting tuh nanemin anak buat cinta baca bukan cuman bisa baca.

    Thanks for sharing :)

  4. Shinta_daniel
    Shinta Daniel March 7, 2014 at 8:45 am

    Wooow Albert pinteeeeer, tipsnya banyak and keren bgt Ella.. Semoga bisa diterapin di rumah utk anakku juga..

  5. gabriella
    Gabriella Felicia March 7, 2014 at 8:55 am

    @eka: iya betul, mendingan dibuat cinta baca, nanti pas sudah bisa baca, anak akan “latihan” baca sendiri tanpa paksaan, alias karena dia memang senang baca.

    @ipeh: pssssst, itu yg ngajarin baca pakai buku aiueo juga suami kog… tenang aja Peh, Lana kan masih TK B setahun lagi, masih banyak waktu.

    @anin: iya betul, gak bisa instan, ini proses yang panjang sebenarnya… dan pada saat momen ini terlihat bedanya antara yang memang suka baca dan yang belajar baca karena keharusan saja. Kapan-kapan sharing juga donk tips2 mengajari balita… ditunggu ya…

    @shinta: ayo dicoba… semoga proses belajar Baron juga lancar…

  6. sLesTa
    shinta lestari March 7, 2014 at 9:25 am

    ellaa.. keren banget tips-nyaa!! lengkap!
    tanpa sadar gue juga melakukan hal yang sama. dan yang lucu, sekarang naia justru yang baca cerita kalo mau tidur, jadi dia yang excited karena ada buku baru dan dia mau baca sebelom tidur. jadi dia baca sambil kita benerin kalo ada kata2 yang susah.

    cuma susahnya waktu proses ngajarin naia, kita rada susah ikut campur sebenernya, karena dia belajar baca bahasa inggris, jadi belajar pake phonics. jadi walopun naia udah bisa baca sedikit2, banyak words, apalagi yang panjang, yang dia juga masih bingung bacanya, dan di bahasa inggris itu namanya ilmu “decoding”, jadi gimana dia bisa baca pelan2 dengan phonics, or vice versa (mencoba menulis hurufnya based on the phonics sound). rada ribet sih, makanya gue gak terlalu maksa naia mesti lancar bacanya, dan gak mau bikin dia bingung ngajarin baca dengan 2 bahasa. kalo udah lancar nanti baru suruh baca bahasa indonesia.

  7. mama mili
    mama mili March 7, 2014 at 11:17 am

    hi salam kenal,
    makaciy tips nya .. pas bgt niy, mili juga lagi mulai mengenal huruf, beberapa huruf ada yg dia sudah halaf, beberapa blm…dan membacakan cerita sebelum tidur sudah jd rutinitas mili, sampe emak2nya yg ngantuk duluan .. hehehehe

    aku mau praktekin ahh dirumah .. semoga mili juga cpt bisa baca kaya albert.

  8. gabriella
    Gabriella Felicia March 7, 2014 at 6:31 pm

    @shinta: thanks shin… wah gw gak ngerti kalo ngajarin baca dlm bhs inggris, kayaknya lebih ribet ya… tapi kayaknya setelah bisa baca dalam satu bahasa, nerapin ke bahasa lain lebih gampang deh. Soalnya sekarang Albert mulai suka baca-baca buku berbahasa inggris, nanti gw benerin cara bacanya gimana.

    @mama mili: wah pasti nanti mili senang baca nih… selamat mencoba ya…

  9. zulfi zumala
    zulfi zumala March 7, 2014 at 7:56 pm

    wah Albert keren sekali, terimakasih mama Ella untuk tipsnya. saya juga termasuk orang yang paling getol mengenalkan buku pada Risyad sejak kecil. saat ini dia berusia tiga tahun, tiap malam saya juga membacakan buku untuknya, dan sekarang risyad sudah bisa retell buku yang sudah dia baca. tfs mama…

  10. ZataLigouw
    Zata Ligouw March 7, 2014 at 11:33 pm

    Ella.., tipsnya keren banget! makasih yaa, langsung pengen beli pernak pernik buat ngajarin Sabil baca nihh..

  11. Momma Fritz
    Momma Fritz March 8, 2014 at 9:43 pm

    Hai…salam kenal…aku member baru nih..hehehehe.

    Tipsnya bener banget nih dan sdh terbukti jg di anakku. Aku mulai bacain buku meskipun gak rajin banget sih dari Fritz bayi bbrp bulan (lupa brp bulan, yg pasti blum setahun). Kebiasaan kita tiap malam ya baca buku. Fritz jg sering banget ke toko buku dan baca2 buku disana. Ya meskipun yg dibaca bukunya ttg Cars doang sih. Hehehehe. Mulai umur 4 thn pelan2 dia sdh bs baca sendiri. Skrg lumayan lah, sdh bs baca sedikit2 dlm bhs Indo dan bhs Ing. Ya..awalnya dr buku! ^_^

  12. ninit
    ninit yunita March 9, 2014 at 7:09 pm

    ella, bagus banget nih tipsnya :)
    seneng deh liat albert seneng baca. makasih ella buat tipsnya. tugas gw sekarang buat ngajarin arza baca.

  13. rainiw
    Aini Hanafiah March 9, 2014 at 10:27 pm

    Kebetulan banget Alma mulai suka mengenal huruf, tapi gw gak pengen terlalu ngepush dia buat segera bisa baca. Thanks yaa Ella tipsnya, jadi lebih kebayang gmn langkah2nya buat Alma belajar baca nanti…biar pinter spt kakak Albert :D

  14. awulan
    anita March 11, 2014 at 6:32 pm

    halo mba, salam kenal… makasih ya sharing nya…mudah2an bisa aku coba =)

  15. novi rio
    novi rio March 13, 2014 at 3:31 pm

    Mom Gabriella….makasiii ya tips nya…walopun smp dgn skg dr Rio msh bayi jg suka di dongengin dan terbiasa dgn buku…ak jd smakin terpacu nih untuk terus bisa kenalin rio dgn sgala macam buku bacaan anak yg bs merangsang daya imajinasi nya dgn kreatif…

    HIDUUUUP CINTA BUKU DAN CINTA MEMBACA BUKU…thks y for sharing nya

  16. nidya
    Nidya March 13, 2014 at 4:36 pm

    betul banget mom gabriella..”membuat anak mencintai buku jauh lebih penting dibandingkan berhasil lancar membaca dalam waktu singkat” :)
    kalo fayyadh akhirnya tau huruf karena kalo di sekolah gurunya bilang “hari ini yang jadi kapten dari huruf A” sambil nunjukin bentuk huruf A, ternyata sesimple itu utk mengenalkan konsep huruf

  17. sariastrini
    sariastrini September 22, 2014 at 8:07 am

    mam.. beli stempel huruf nya dimana? #penasaran :)

  18. daliadevianty
    daliadevianty August 9, 2015 at 12:10 pm

    Hello moms aku baru saja gabung dgn urban mama salam kenal semua

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.