Saat Harus Memerah Di Kantor

queen maha

Begitu memutuskan untuk memberikan ASI ekslusif untuk Giselle, 5 bulan, saya tahu bahwa saya harus mempersiapkan banyak hal sebelum saya kembali bekerja. Seperti cerita teman-teman saya sesama ibu, sebelumnya saya membiarkan begitu saja jika ASI saya meluber saat sedang menyusui Giselle, tanpa berpikir bahwa sebaiknya saya peras dan dikemas di kulkas. Namun, atas saran teman, saya memutuskan untuk ‘menabung ASIP’ saya dan mempelajari penyimpanan terbaiknya sebelum saya kelabakan memeras ASI saat masuk kantor. Selama sebulan saya mengumpulkan sekitar 30 lebih ASIP di kantong kemasan khusus, masing-masing sebanyak 150-200 ml. Saat itu, saya pikir persediaan susu untuk Giselle sudah aman.

Ternyata saya salah.

Dari hari pertama saya kembali bekerja, saya sudah ‘menabung ASIP’ kembali untuk Giselle, tapi saya melakukannya dengan santai karena yakin persediaannya cukup banyak. Saya hanya memeras 120 ml/1 kantong ASI per hari di kantor. Namun kaget bukan kepalang, ternyata kurang lebih selama seminggu berikutnya persediaan ASI saya sudah kian menipis dan akhirnya habis di akhir minggu. Dasar manusia, paling mudah mencari pembenaran diri lewat kesalahan orang lain, saya malah menyalahkan ART saya yang saya tuding tidak menakar dengan baik atau malah membuang-buang ASI saya. Padahal jika saya amati, memang kebutuhan ASI untuk Giselle sudah jauh bertambah. Saya melakukan daya upaya untuk menambah ASI, namun ada masanya tekanan dari orang sekitar saya untuk memberikan Giselle sufor saja (karena katanya ibu-ibu bekerja juga semua begitu) malah membuat saya stres. Saya merasa tidak didukung dan berjuang sendirian.

Namun, saya ingat bahwa tidak ada yang bisa memberikan yang terbaik untuk Giselle kalau bukan saya. Jadi saya menguatkan hati dan meneguhkan pikiran bahwa Tuhan sudah menyediakan semua yang anak saya butuhkan, termasuk makanan terbaik untuknya. Jadi saya mengenyahkan seluruh pemikiran negatif dan fokus pada misi saya menyediakan ASI kembali untuk Giselle. Puji Tuhan, usaha saya ga sia-sia. Sekarang dalam sehari saya bisa menabung 400-500 ml per hari di kantor saja. Dan itu lebih dari cukup untuk Giselle. Saking senangnya, saya ingin sedikit berbagi saran mengenai apa yang bisa kita ‘lakukan’ agar sukses memerah ASI di tempat bekerja:

  1. 1. Ingat, stres adalah musuh utama setiap ibu menyusui!

Iya, saya mengerti sekali. Mungkin urban Mama terlalu lelah atau tidak ada yang mendukung. Mungkin tempat kerja dan bos kurang menghargai keputusan Mama atau banyak jadwal yang harus dipenuhi. Stresor setiap ibu berbeda-beda. Buat saya sendiri, stresor terutama adalah karena tekanan keluarga untuk tidak terlalu ‘fanatik ASI’ jika tidak ada lagi susu keluar. Tapi saya percaya bahwa setiap ibu pasti memiliki susu yang mencukupi untuk anaknya, walaupun ia merasa tidak demikian. Saya selalu mematri di kepala saya, saya bisa, Tuhan sudah menyediakannya.

Jadi demi anak, berpikirlah positif!

  1. 2. Komunikasikan dengan atasan

Saya cukup beruntung dalam hal ini. Di kantor saya ada peraturan yang memberikan fleksibilitas bagi ibu menyusui. Kolega tidak harus tahu rutinitas baru ini tapi supervisor Mama perlu tahu dong kalau Mama tiba-tiba ‘menghilang’ di jam-jam kerja? Gunakan ruang khusus menyusui, ruang meeting jika sedang tidak digunakan, atau bahkan toilet khusus untuk penyandang cacat karena biasanya jarang digunakan dan karena itu lebih bersih. Yang penting, pastikan ruangan itu bersih, tertutup, dan cukup tenang agar Mama rileks. Face it, dear Boss, ibu menyusui memang harus mendapat penyesuaian istimewa seperti ini.

  1. 3. Tetapkan jadwal memerah ASI

Begitu urban Mama memutuskan untuk memerah ASI di kantor, itu berarti Mama harus menjadikannya prioritas. Kalau saya tidak memprioritaskan hal ini, setiap hari saya akan larut dalam laporan dan email kantor yang tidak kunjung berhenti. Saya memeras setiap pukul 10 pagi dan 14 atau 15 siang. Pada jam-jam itu saya meminta ijin kepada bos untuk pergi ke ruangan khusus tadi. Biasanya saya perlu 30 menit untuk memerah sebanyak 250 ml. Kalau Mama pikir itu banyak, ingatlah bahwa saya harus berlatih setiap hari, sesering mungkin, sesakit apa pun, demi membuat tubuh saya mengirim ASI sesuai kebutuhan Giselle. Kita semua umumnya sudah tahu bahwa semakin sering ASI dikeluarkan, semakin banyak pula yang diproduksi. Jadi tentukan waktu yang paling sesuai untuk Mama.

  1. 4. Bawa foto anak dan rekam suara anak, dll.

Ada ibu-ibu yang mengaku produksi ASInya bertambah dengan ajaib saat mereka membatin dengan anaknya di tempat yang berbeda. Memang tidak ada bukti ilmiah mengenai resep kebatinan ini, tapi saya sendiri sudah mengalaminya. Saat rasanya ASI saya sudah mengering, saya bicara dalam hati kepadanya, mengingat tawanya, atau melihat ulang videonya di hape saya. Boleh juga membawa baju anak dengan aroma tubuhnya menempel, atau apa pun yang mengingatkan Mama pada dia. Ajaib memang karena cara ini selalu berhasil buat beberapa orang.

  1. 5. Siapkan makanan penuh gizi di dekat Mama

Sejak menyusui, beberapa makanan berikut terbukti membantu saya memproduksi banyak ASI: Oatmeal dengan susu, sayur-mayur, biskuit dan camilan gandum lainnya, roti (yang murah-murah pun mempan!), dan pastinya air putih setiap saat! Dari semua makanan di atas, oatmeal lah yang rasanya paling manjur buat saya. Simpan camilan kemasan itu di laci meja kerja untuk persediaan seminggu sehingga Mama tidak harus selalu mengambil waktu ekstra untuk membeli makanan di jam kerja.

  1. 6. Persiapkan penyimpanan yang baik

Teknik penyimpanan ASI akan menentukan sejauh mana manfaat ASI tersebut dapat dinikmati anak kita. Tampung ASI di botol steril atau wadah steril lainnya. Saya suka menggunakan plastik steril khusus untuk ASI. Harganya sekitar Rp.45,000 untuk 30 piece kantung. Saya taruh di rumah, di kantor, dan di tas, agar saya bisa menyimpan ASI dengan baik di mana pun saya memerasnya. Biasanya setiap kantor memiliki kulkas, taruh ASI Anda di sana, setelah diberi nama. Ada banyak situs-situs yang memberikan tabel penyimpanan ASI di internet. Print dan tempelkan di kulkas. Jika dalam bahasa Inggris, terjemahkan dulu agar ART kita bisa membacanya. Peraturan yang paling mudah diingat untuk penyimpanan ASI saya sebut ‘Hukum Turun Menurun’. Maksudnya, ASI bisa ditaruh di freezer, lalu di pindahkan ke bawah (ke kulkas), kemudian dikeluarkan. Tapi ASI yang di simpan di ruangan tidak bisa ditaruh di kulkas, untuk kemudian didinginkan di freezer.

  1. 7. Ajar orang-orang di rumah mengenai pentingnya ASI untuk anak Anda dan Anda sendiri

Ini tidak kalah pentingnya. Saya pernah menangis tersedu-sedu karena saya melihat 40 ml ASI saya dibuang karena tidak habis diminum Giselle. Saya sudah mengajarkan satu rumah saya mengenai pentingnya penyajian ASI, namun mereka sering tidak memiliki komitmen yang sama. Cara mengatasinya, saya membagi ASI tersebut ke 2 kategori botol: Botol Lapar (100-150 ml) dan Botol Cengeng (20-40 ml). Yang satu diberikan di jam-jam ia lapar seperti saat bangun tidur, sisanya saat ia hanya ingin dikeloni. Dua jam sebelum saya pulang, Giselle tidak akan diberi minum botol, agar dia lahap menyusui langsung dari saya begitu saya di rumah. Lambat tapi pasti, keluarga saya mulai berbagi kesungguhan dan komitmen yang sama dengan saya untuk memberikan ASI eksklusif buat Giselle.

Ribet? Pasti. Saya tidak akan membuatnya terdengar mudah dan sederhana. Tapi saya bangga melihat apresiasi orang-orang yang mengetahui anak saya bisa ASI eksklusif walaupun mamanya bekerja penuh waktu. Kata orang hal itu sulit sekali terjadi. Nah saya bukti nyata bahwa dengan komitmen, doa, dan semangat, saya bisa menggenapi hasrat saya untuk memberikan ASIX apa pun tantangannya. Jangan ragu untuk terus belajar dari sumber-sumber terpercaya dan jangan pelit untuk memberikan dukungan bagi ibu-ibu yang baru mulai berjuang untuk memberikan ASIX.

Selagi masih diijinkan Tuhan, yuk kita berjuang untuk tetap memberikan yang terbaik ke anak-anak kita, walau beberapa hal masih memposisikan kita untuk tetap bekerja setelah melahirkan.

32 Comments

  1. iyu
    yuliana karang March 7, 2012 at 9:02 am

    nice tips :)
    jadi pejuang pasti ada tantangannya ya, tapi hasilnya menbahagiakan.
    saat merasa down dengan hasil yang minim dan kerjaan yang bikin sok sibuk, begitu tiba waktunya memerah langsung bisa memunculkan semangat untuk memberikan hak ASI kepada anak kita :)

    aku dulu juga sempet kejar tayang saat kembali kerja, puji Tuhan dapet dukugan dari semuanya. bikin sukses ASIX buat babyL.
    hingga sekarang babyL mau 11m masih mengusahakan memerah walaupun udah ga sejaya dulu :P

    semangat moms

  2. queen maha
    queen maha March 7, 2012 at 9:19 am

    hai mom.

    Uh senangnya kalau keluarga mendukung..Aku harus melewati konflik yang bikin stres banget supaya keluarga tuh punya semangat yang sama untuk ngasih Giselle ASIP. Bayangkan, aku masa sempat dicap Ibu Baru yang Sok Tau..Sekarang sih yaaahhh…mereka hanya bisa menelan ludah sendiri begitu melihat anakku jarang sakit dan ceria bener.

    Iya, semangat terus ya mom! *kepaltangan

  3. felisya sjahir
    felisya sjahir March 7, 2012 at 10:19 am

    langsung print biar orang rumah ama orang kantor baca juga, berguna banget insyaallah aku lahiran di bln maret ini dan bekerja pula jadi judulnya cocok bangetttt…
    tfs :D

    1. queen maha
      queen maha March 7, 2012 at 10:42 pm

      wow, really?? bulan ini Mom? Semangat juang 45 ya!!!! Aduh, aku cuma bisa bilang satu: disimpen ASI nya baik-baik sejak bulan pertama bisa diperas dan jangan dikasih selama mom cuti hamil ya. Aku bener2 tobat deh soal yang satu ini. gagagagaga…Semangattttt persalinannya yaaa..

  4. Parramita Sadam
    Parramita Sadam March 7, 2012 at 10:32 am

    thanks mom, bagus banget infonya. jadi motivasi banget nih buat ibu-ibu yang bekerja..

    1. queen maha
      queen maha March 7, 2012 at 10:43 pm

      makasih mom, senang mendengar pengalaman ini berguna :)

  5. bundacarissa
    EKA WULANDARI March 7, 2012 at 11:41 am

    yups ttp semangat mama, alhamdulillah mau 1y nih Carissa, d kantor masih bs mompa 300ml buat dibawa pulang.. udh campur sufor sih udah mam jg, tap ASIX dh lulus, alhamdulillah^^

    1. queen maha
      queen maha March 7, 2012 at 10:44 pm

      Alhamdulillah benerrr ya mom udah lulus ASIX, huebat bener bisa terus sampe setahun. Yaaahhhh…kira2 setahun lagi deh baru bisa napas. hahahaha..Hidup mommy!

  6. lia hakim
    amalia hakim March 7, 2012 at 1:13 pm

    mom queen maha, hug dulu aaaah
    aku juga working mama yang harus mompa di sela2 waktu kerja, Alhamdulillah kevin udah lulus asix dan ni masih semangat untuk bertekad sampai umur 2taon. pokoknya yang terbaik lah buat anak, smoga makin banyak bu ibu yang bekerja yang mau merelakan waktu nya untuk memberikan asi buat bayinya
    semangaaaaaat ^_^

    1. queen maha
      queen maha March 7, 2012 at 10:46 pm

      yeeesssss….hidup emak! hahahaha…Aku seneng banget denger kesadaran ibu bekerja semakin tinggi soal pengorbanan pasca bersalin yang satu ini. Tapi justru ini kebanggan kita ya? Sun buat Baby Kev ya :)

  7. lael
    mommy lael March 7, 2012 at 1:17 pm

    kereennn.. bersyukur mama Gissele ASInya berlimpah..
    point no 7 saya catat tuh, dulu ga kepikiran seperti itu..
    Harapannya kantor atau pengelola gedung makin menyadari kebutuhan ibu menyusui dengan menyediakan ruangan untuk menyusui atau memerah ASI dan tempat penyimpanannya *sekarang harus nitip ke lemari es koperasi biar ASI tetep dingin*

    1. queen maha
      queen maha March 7, 2012 at 10:50 pm

      Ups, ASI ku melimpah karena di tanamkan di mental dulu loh mom. Omg,,,,dulu kayanya 60 mili saja sudah bangga sekaliii :DD..Memang bener, semoga ada gerakan yang lebih besar untuk fasilitas ibu menyusui di tempat2 umum yaaahhh. Amiinn..Semangat dear!

  8. syahdiar
    aulia syahdiar March 7, 2012 at 1:42 pm

    mbak ngemil outmeal yg apa? boleh tau merknya? pengen nyoba juga biar asinya berlimpah

    1. queen maha
      queen maha March 7, 2012 at 11:20 pm

      Any oatmel will do mom..Aku biasa pakai yang ada kulit arinya seperti Quacker. Dan aku terbiasa banget mencampur oat dengan cereal kemasan merk apa saja yang ada susunya. Ceremix, Energen atau cereal kemasan impor semuanya yummy. Takarannya: 4 sendok oatmeal dicampur satu bungkus cereal susu. Kalau pengalamanku, mengkonsumsi makanan ini selalu sukses bikin PD aku penuh terus. Yang penting pastikan banyak minum ya mom, dan PEDE: saya bisa!! hihi

  9. Sidta
    Dian Arsita Kurniawati March 7, 2012 at 4:10 pm

    jadi inget masa-masa pringisan nahan PD penuh tapi ga bisa mompa karena kerjaan ditungguin, akibatnya produksi berkurang :(

    tetep disiplin ya mama yg merah ASI

    1. queen maha
      queen maha March 7, 2012 at 11:22 pm

      bener euy! harus jadi prioritas atau memang ya ga akan terjadi sama sekali. Aku pun harus noyor kepala berkali-kali untuk mengingatkan bahwa memail mana pun di bawah kolong langit ini bisa menunggu untuk kepentingan bebiku :)

  10. finda.rismayanti
    finda.rismayanti March 7, 2012 at 4:16 pm

    tetap semangattttt mama Giselle….
    saat mulai ngantor lagi saya bahkan gak punya stok sama sekali untuk andra, saking keasikan menyusui langsung selama cuti. jadi sejak andra tiga bulan sampai tiga belas bulan saya kejar tayang memerah asi untuk andra. sekarang tetap memerah, walau andra sudah mulai terbiasa dengan susu uht. tapi belum terbayang gimana nanti kalau sudah gak menyusui andra lagi… pasti kangen ngobrol dan bernyanyi bersama saat dia ada dipelukan :’(

    1. queen maha
      queen maha March 7, 2012 at 11:38 pm

      wah bener banget mommy Andra….nikmat banget ya melihat senyuman dan lirikan mereka, bahkan gigitan mereka di pelukan :D Dan aku udah belajar banget, nanti adikknya Giselle harus disetokin ASI sebanyak mungkin deh! Asal tau teknik penyimpanan, rasanya saya bisa tenang menjalani pekerjaan nanti. hehe

  11. tatabayu
    Pritta Edison March 8, 2012 at 10:48 am

    Aku lg ngalamin nih, org2 skitar (terutama orgtua) slalu mendukung utk sufor, “asi km ga cukup tuh kynya” “dulu jg km pake sufor, baik2 aja..” Baru 3hari ini saya mulai pumping utk stok kl nnti kerja (masuk kerja lg awal bln mei), 1xpumping cm dtp 60ml di hari pertama & kedua,-70ml dihari ketiga,itu jg br bs pumping 1x sehari, sempet stress sih kmrn pas lg pumping diliatin nyokap & hasilnya sm sgitu.. Jd skrg kl pumping mending sendiriann tenang2..
    Pokoknya smangat terus utk ngasih ASI demi anak.. ♡

    1. queen maha
      queen maha March 9, 2012 at 11:48 am

      O yes banget mom! Awak juga digituin deeehhh…Tante2ku dan ortuku malah sempat ngomongin aku pake bahasa daerah gitu di depan aku, kira2 begini kata mereka, “Ihhh dia kan ibu baru..kok lebih tau dari kita-kita yang udah senior begini? Sok tau..” Sediiiiiih banget karena merasa tidak didukung keluarga.

      Jangan kuatir kalo cuma segitu, sama persis kok kaya aku, awal2nya cuma 60 ml yang bisa diperas sehari. Sampe dokter aku juga nyindir ga jelas, katanya ‘Mana cukup buuuu????’ Tapi aku makan yang banyak, belajar, belajar, belajar, dan menolak jauh-jauh stress. Terutama nanti waktu bekerja ya mom, karena sebenarnya lebih menantang di masa-masa ini. Kalo tips di atas diikuitin, semoga kita sukses meras ASI di kantor. Hugs.

  12. diannyakakak
    Dian Prihatini March 8, 2012 at 5:56 pm

    mooooomm…hebat banget bisa 250ml sekali peras (langsung siap2 nyetok oatmeal)
    AKu baru sebulan ini mulai kerja, kl lagi rajin bisa 3 sesi pumping @150ml..beberapa hari ini lg flu jadinya maleess banget mo ngapa2in, jd cuma 2 kali pumping di kantor. Makasih sharingnya..bikin semangat lagi :)

    1. queen maha
      queen maha March 9, 2012 at 11:51 am

      Semangat Bunda! Oh kalo aku mah senantiasa sbnarnya diserang malas, ga usah nunggu sakit.

      Kan PD ku tu ampe ada bekas gesekan tangan ya sangking usahanya, jadi kadang bikin makin malessssss deh pumping. Tapi aku inget, sorang teman pernah riset di Eropa dan bilang bahwa para dokter peracik sufor di sana bahkan tidak memberikan sufor ke anaknya karena gizi yang sangat tidak sebanding dengan ASI. Setiap kali inget itu, hilang rasa malas, Bun! :DD

  13. ira_zaky
    ira_zaky March 9, 2012 at 7:30 am

    inget banget waktu masanya memerah di kantor…pertama, memang alhamdulillah asiku bancar (banyak dan lancar) karena aku maniak makan sayuran hijau, kaya buncis, kacang panjang, bayem dkk dengan hanya direbus saja.. Tiap kali jam makan pasti ada tiga macam sayuran itu sepiring penuh, biasanya nasinya ngga begitu banyak plus makan pakai kuah soto, sup, rawon, opor dan smua yang berkuah seperrti itu.
    Memberikan ASI saja tanpa sufor itu membahagiakan dan membanggakan…

    Tiap harinya bisa nyetok 8 botol 200 ml untuk Zaky…sampai suatu saat aku sakit panas tinggi selama seminggu saat umur Zaky 10 bulan, stok asi di freezer udah menipis, dan saat sembuh dari sakit, aku ngga bisa nyetok lagi sebanyak sebelumnya, hanya kira-kira 4-5 botol per hari, sedih banget…

    Alhamdulillah…ada resep dari bidan di Hermina, yaitu Minum JUS PARE. Ekstreem… Bidan itu bilang 1 buah pare mentah + 1 potong melon (ukuran orang jual buah potong) di jus dan disaring trus diminum.

    Produksi asi meningkat, dan saya terbiasa minum jus pare tanpa tambahan melon, kayak dopping semangat juga…

    akhirnya bisa menyusui Zaky dan lulus disapih sampai umur 2.5 tahun….

    #sekedar sharing

    1. queen maha
      queen maha March 9, 2012 at 11:55 am

      WOW! Ini mah hebat bener euy! berarti waktu masa jaya pumping bisa sampe 1600 mili sehari Bun? BUseeeettttt…itu mah bisa ngasih ASIX kembar 3 deh mom!

      Ck..ck..ck…iri sekali sekali saya. Seandainya ASI saya banyak secara natural begini ya? Tapi thanks banget tips jusnya. Ijin share ke temen2 lain ya. Walau belom apa-apa udah kebayang paitnya..Semangat!

  14. niquen
    Niquen H. Harjo March 9, 2012 at 9:10 am

    hebat, mama giselle.. tetap semangat ya!

    anakku udah 15 bulan tapi aku masih tetap mompa di kantor, sampe teman2 bingung kok anaknya udah gede tapi aku masiiih aja mompa ASI :)

    dulu waktu baru balik kerja dari cuti hamil, sehari bisa menghasilkan 600-800ml ASIP. Sekarang mompa 2x di kantor (di rumah udah ngga pernah lagi) dapat 200-250ml, dan itu cukup karena anakku udah cuma minum 2x @100ml di siang hari karena udah banyak makan.

    semoga anakku bisa terus ASI sampe minimal 2tahun. kalian juga ya para mama..

    1. queen maha
      queen maha March 9, 2012 at 11:58 am

      wah, ini juga mam hebat euy! Aku tuh maksimal banget loh bisa dapet 600 ml dari pumping. Sisanya kan memang langsung ya dari PD. Tapi aku salut ih membaca sharing ini semua. Terharu biruuuu…Semangat ya mom.

  15. tatabayu
    Pritta Edison March 9, 2012 at 12:29 pm

    Thx bgt ya mom utk sharing & tipsnya.. ☺

    1. queen maha
      queen maha March 13, 2012 at 10:44 am

      yess mommy…semoga berguna yaaa..

  16. y_nee1406
    y_nee1406 March 11, 2012 at 6:07 am

    Thanks for sharingnya mom, dan absolutely aggree for all the tips krn aku jg sudah mengalaminya.

    Kegagalan pemberian ASIX pada anak pertamaku menjadi cambuk tersendiri buatku bisa kasih ASIX ke anak kedua. Alhamdulillah lulus ASIX walaupun dengan bersusah payah. Susah payahnya bukan karena jumlah tapi krn pemberian ASIP ke baby, dimana babyku gk mau pakai dot jd menggunakan media selain dot (sendok/pipet). Sebulan kutinggal kerja itu perjuangan banget krn setiap jam 4 sore babyku ngambek maunya hanya nenen langsung. Alhamdulillah berkat uti dan akung yg full telaten dan sabar bulan berikutnya gak rewel lg dan masuk bulan ke-6 which is 2 weeks ago dia mulai lancar pakai dot dan minum ASIPnya bertambah. So skrg aku kejar tayang deh, bawa plg ASIP hanya 450ml dan sisanya dibela2in begadang buat pumping..mudah2an bisa kasih ASI sampai 2 tahun.

    Semangat utk mommy semua utk anak yg lebih sehat dan kuat dengan ASI :)

    1. queen maha
      queen maha March 13, 2012 at 10:48 am

      Wah! Semangat mom! Jangan kecapekan begadang tapi yaahhh…pasalnya kalo kecapekan tuh ASI kita bisa berkurang. Aku lupa masukkin poin yang satu ini. Bawa hepi aja ya mom, kita senasib kok..hehe

      sEMANGAT!

  17. bundaFayyadh
    bundaFayyadh March 14, 2012 at 8:04 am

    Stok ASIP sebanyak mungkin selama cuti!

    satu pesan penting yang dulu terlewatkan. Alhasil, hari hari kerja dipenuhi jadwal kejar tayang..akhir pekan dilewatkan dengan sebanyak mungkin menumpuk persediaan..

    Alhamdulillah meski sempat mengalami pumping hari ini untuk esok pagi, hingga hampir sebelas bulan ini, kebutuhan ASI Fayyadh masih tercukupi.

    Tetap Semangat,,demi yang terbaik bagi buah hati tercinta

  18. hatzsiahaan
    hatzsiahaan April 3, 2012 at 6:38 am

    Trims mamas buat tipsnya. Inti pertama memang jangan stress yh, itu bagian tersulit buat saya. Anak pertama saya memakai ASIP cuman bertahan sampai 9 bulan, buat anak kedua ini, mudah2an bisa lebih lama.

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.