Baby Carriers

Ketika menggendong bayi, kita biasanya membutuhkan gendongan atau baby carriers. Tentu saja gendongan yang kita pilih harus aman dan nyaman. Berikut ini sekedar sharing perjalanan dan pendapat saya mengenai beberapa baby carriers.


 


Kain Batik/Kain Jarik


 


kain batik


Kain ini adalah pemberian dari saudara kami. Awalnya saya yakin saya akan “ahli” dalam menggunakannya. Karena saya pernah lihat cara memakainya mudah dan gampang sekali. Ketika akhirnya saya mencoba kain ini, keyakinan sayapun runtuh. Ternyata memakai kain batik untuk menggendong ini tidak semudah yang terlihat. Ada ‘selah’nya ketika memakai kain ini.


Kelebihan:



  • Murah, mudah didapat, merupakan cara tradisional.


Kekurangan:



  • Jika tidak terbiasa, cukup sulit menggunakannya dan cukup berbahaya karena bayi bisa merosot.


 


Hanamuguri


hanamuguri


Ini adalah gendongan yang saya beli ketika saya masih hamil. Saya suka dengan motifnya. Dan ketika Kana sudah mulai bisa menahan kepalanya, sayapun segera mencoba memakai gendongan ini.


Kelebihan:



  • Harga cukup terjangkau.

  • Mudah dalam pemakaian.

  • Ketika tidak digunakan, dapat dilipat, dan tidak terlalu besar sehingga dapat dimasukkan ke dalam tas atau diaperbag.

  • Tidak panas ketika bayi menggunakannya.


Kekurangan:



  • Ketika saya memakainya, punggung cepat sekali terasa pegal. Padahal berat Kana saat itu baru sekitar 5 kg.

  • Karena agak kaku bahannya, seringkali membuat paha Kana merah-merah karena tertekan ke gendongannya.


 


BabyBjorn Baby Carrier Active


gendongan babybjorn


 


Gendongan ini dibeli sebagai salah satu hadiah dari orang tua suami saya. Dan gendongan ini adalah pilihan suami saya. Ia sangat menyukai gendongan ini karena menurut suami saya sangat enak untuk dipakai.


Kelebihan :



  • Cukup mudah dalam memakai gendongan ini.

  • Bisa disesuaikan dengan ukuran anak.

  • Memiliki beberapa posisi cara menggendong. Favorit Kana tentunya menghadap keluar.

  • Bisa digunakan dari newborn (minimal 3,5kg dan panjang 53 cm) hingga berat anak 12 kg.

  • Memiliki penyangga punggung (back support).


Kekurangan :



  • Harga cukup mahal.

  • Ketika saya memakainya, justru saya cepat sekali merasa pegal dan punggung saya sakit, sehingga jika harus menggunakannya dalam waktu agak lama cukup membuat saya tidak merasa nyaman.

  • Ketika saya memakainya, cukup repot jika mau menyusui langsung karena harus merubah-rubah posisi kaitannya, sehingga memakan waktu agak lama.


 


SleepyWrap


sleepywrap


Ini adalah gendongan yang saya beli berkat ‘racun’ dari The Urban Mama :) Setelah membaca review dari teh Ninit di sini dan juga mencoba MobyWrap punya Anthie ketika kopdar pertama di Platinum dulu, akhirnya sayapun membeli SleepyWrap ini. Dan sejauh ini, Gendongan ini adalah favorit saya.


Kelebihan:



  • Bayi merasa amat sangat nyaman ketika digendong, dan Kana dengan mudah bisa tertidur jika saya menggendongnya dengan SleepyWrap ini.

  • Beban terdistribusi dengan cukup baik, sehingga ketika memakainya untuk waktu yang agak lama, tidak cepat terasa pegal.

  • Memiliki beberapa variasi dalam menggendong. Bahkan bisa juga menyusui dengan mudah tanpa perlu merubah ikatan-ikatannya. Cukup merubah posisi bayi, dan langsung bisa menyusui dengan mudah tanpa perlu nursing cover lagi.

  • Dapat dipakai oleh siapa saja tanpa harus melakukan perubahan-perubahan pada gendongan karena aslinya adalah sehelai kain panjang.

  • Mudah dibersihkan/dicuci.


Kekurangan:



  • Harga yang agak mahal

  • Jika tidak terbiasa, cara memakainya cukup repot. Sehingga perlu waktu untuk mempelajari dan membiasakan diri dengan cara memakainya.

  • Karena bahan yang relatif agak tebal, jika digunakan di luar atau bukan di ruangan ber-AC, bayi akan cepat merasa kepanasan.


 


The Original Ergo Baby Carrier


ergo


Gendongan ini kami beli ketika ada pameran di Balai Kartini. Awalnya kami tidak berniat untuk membelinya. Tetapi karena melihat dan mencoba langsung Ergo milik Meryl, kamipun tergoda untuk membelinya dan akhirnya kamipun memesannya. Ternyata diam-diam, suami saya sangat tertarik, terlebih lagi karena bisa posisi menggendong dibelakang.


Kelebihan:



  • Bisa digunakan dari newborn (dengan tambahan infant insert) hingga 40 lbs (18kg)

  • Memiliki kantong dibagian depan, hingga bisa untuk menyimpan handphone atau dompet kecil.

  • Mudah dalam memakai dan juga menyesuaikan strap-strapnya

  • Memiliki 3 posisi menggendong, termasuk menggendong dibelakang.

  • Memiliki sleepinghood yang berfungsi juga selain untuk melindungi kepala juga dapat menutupi ketika kita menyusui.


Kekurangan:



  • Harga relatif mahal.

  • Karena posisi favorit Kana adalah menghadap ke depan, maka ini adalah suatu kekurangan dari gendongan ini untuk kami , karena tidak bisa  digunakan untuk menggendong dengan posisi Kana menghadap ke depan.


Dalam memilih gendongan tentu saja ada poin-poin yang harus kita perhatikan. Antara lain keamanan, kenyamanan, dan tentu saja budget. Menurut saya, memilih gendongan yang sesuai sama halnya seperti memilih jodoh. Tidak selalu gendongan yang mahal itu sesuai dan paling nyaman untuk urban Mama. Ini telah saya alami sendiri. Oleh karena itu ada baiknya mencoba dahulu gendongan yang ada minati sebelum memutuskan untuk membelinya. Terlebih lagi jika harganya cukup mahal. Dan pada dasarnya, karena kita akan memikul beban tambahan, tentu saja pada akhirnya kita akan merasa pegal. Jadi bagi saya semua gendongan pada akhirnya juga akan membuat kita merasa pegal. Hanya saja, memang ada yang membantu kita sehingga pegal itu tidak cepat terasa.


Jadi, gendongan manakah yang cocok dengan urban Mama? :)

67 Comments

  1. avatar
    nieza February 11, 2013 7:39 pm

    Nah mama, ada yg coba baby ktan? Kaya sleppywrap cuman gampang ga usah diorigami dulu (apa sih bahasa gw) tapi berukuran. Sleepy wrap top sih bisa dibuat ala baby sling juga hehe

    1. avatar

      As .



  2. avatar
    acha December 17, 2010 4:52 pm

    wah thx yah reviewnya, aku juga lagi tergoda banget niy berli ergo soalnya anakku dah mau setahun... di sleepywrap dah mulai gag betah dia... make sendiri beneran gampang banget ya? kalo buat gendong belakang gimana mba, ribet gag make sendiri?

    1. avatar

      As .



  3. avatar
    Anggie December 13, 2010 8:57 am

    Kyknya kl udah besar mending ergo ya maMir?? Berasa pas banget... n kayaknya pas bgt ma Athar yg hobi gendong menghadap mamanya... Hehe... tfs buat maMir...

    1. avatar

      As .



  4. avatar
    suci widya December 6, 2010 12:41 pm

    dirumah udah siap sleepywrap, baby bjorn (lungsuran kakak ipar) sama jarit (khusus buat nyokap)... tapi berhubung due date-nya masih sebulan lagi, belum tau mana yang paling favorit hehehe

    1. avatar

      As .



  5. avatar
    Yuvi December 6, 2010 12:07 pm

    Wow.. lengkap banget review nya. TFS

    Mama Mira, saya jg pakai SW utk gendong Java (9m). Mau tanya itu kalo gendong hadap depan seperti foto di atas, bgmn ya?

    1. avatar

      As .



Post a Comment

You must be logged in to post a comment.