Bahagia dan Lancar Menyusui

Pada bulan Agustus dan September lalu, The Urban Mama dan Philips Avent Indonesia mengadakan talkshow TUMBreastfeeding di beberapa kota dengan mengangkat tema Sedekat Cinta Ibu: Bahagia dan Lancar Menyusui. Talkshow ini diadakan dalam rangka merayakan bulan ASI Nasional.

Menjadi seorang ibu adalah anugerah yang luar biasa. Seorang ibu akan selalu menyayangi sepenuh hati bahkan sejak masih dalam kandungan. Bentuk kasih sayang seorang ibu saat buah hati tercinta lahir ke dunia, salah satunya dengan memberikan ASI eksklusif. Karena ASI adalah makanan terbaik untuk buah hati. Hal ini sejalan dengan tema Breastfeeding Week 2018 yaitu Breastfeeding: foundation of life.

Berikut beberapa poin penting yang dipaparkan oleh para narasumber di talkshow TUMBreastfeeding yang diadakan di Bandung, Bogor, Jakarta, dan Surabaya.

Bandung, 18 Agustus 2018 - dr. Rinaldi Lenggana, SpA, MHKes. MBioMed.

Masa kehamilan sampai usia 1000 hari anak (atau dua tahun) adalah masa-masa penting untuk memastikan asupan gizi terbaik. Di Indonesia, 1 dari 3 anak mengalami stunting. Stunting adalah masalah gizi kronis yang biasanya ditandai dengan pertumbuhan tinggi badan anak yang tidak normal, sehingga tinggi badan anak lebih pendek untuk anak seusianya. Untuk mencegah stunting, urban mama sebaiknya membiasakan mengonsumsi makanan yang beraneka ragam dan lebih banyak (ekstra 200 kcal) selama hamil. Lakukan IMD dan berikan ASI eksklusif untuk anak selama 6 bulan. Timbang berat badan bayi rutin sebulan sekali. Lanjutkan pemberian ASI hingga 2 tahun. Pemberian MPASI dilakukan secara bertahap pada usia 6 bulan.

Pada usia 0-6 bulan, ASI adalah satu-satunya nutrisi yang dibutuhkan bayi. Menurut dr. Rinaldi, agar urban mama dapat menyusui dengan baik dan benar, perlu memperhatikan hal-hal berikut:

  • Persiapan mental dan fisik. Urban mama sebaiknya dalam keadaan tenang, bila perlu minum segelas air sebelum menyusui. Hindari menyusui dalam keadaan lapar dan haus.
  • Cuci tangan sebelum menggendong dan menyusui bayi.
  • Sebelum menyusui, tekan daerah areola di antara telunjuk dan ibu jari sehingga keluar 2-3 tetes ASI, kemudian oleskan ke seluruh putting dan areola.
  • Susukan bayi sesuai dengan kebutuhannya (on demand), jangan dijadwalkan. Biasanya kebutuhan terpenuhi dengan menyusui 2-3 jam sekali. Setiap kali menyusui, lakukanlah pada kedua payudara: kiri dan kanan secara bergantian.
  • Mulailah selalu dengan payudara sisi terakhir yang disusui sebelumnya. Periksa ASI sampai payudara kosong.
  • Setelah selesai menyusui, oleskan ASI lagi seperti awal menyusui, biarkan kering. Langkah ini berguna untuk mencegah lecet.
  • Buat bayi bersendawa setelah menyusui untuk mengeluarkan udara dari lambung agar bayi tidak kembung dan muntah.

Menurut penelitian, ekstrak daun katuk dapat meningkatkan produksi hormon prolactin dan oxytocin. Untuk memperbanyak produksi ASI, urban mama juga dapat mencoba resep berikut: kacang hijau 100 gram, direbus dengan 3 gelas air hingga menjadi 2 gelas, tambahkan gula merah, daun pandan dan jahe iris. Minum rebusan kacang hijau ini 4 kali sehari

TUMAvent_Bandung

 

Bogor, 8 September 2018 - dr. Niken Churniadita Kusumastuti, M.Gizi

Tantangan bagi urban mama yang sedang menyusui adalah ketika tiba waktunya untuk kembali bekerja. Tips agar lancar menyusui dari dr. Niken adalah belajar menyusui efektif: menyusui langsung jika urban mama bersama si kecil, dan belajar memerah ASI, menabung dan menyimpan ASIP, serta memilih pengasuh yang tepat dan bekerjasama dengan pengasuh dalam pemberian ASIP untuk si kecil. Urban mama juga perlu menentukan jadwal memerah ASI di kantor dan memperhitungkan transport ASIP. Pastikan juga ada izin atasan dan teman sejawat jika ingin memerah ASI.

Dokter Niken juga berbagi tips dalam memilih pompa ASI, diantaranya: harus nyaman, cup sesuai ukuran, daya isap/tekanan dapat diatur, serta mudah dibersihkan.

 

TUMAvent_Bogor 

 

Jakarta, 12 September 2018 - dr. Ranti Astria Hannah, SpA.

Menyambung penjelasan dari dr. Niken di Bogor, dr. Ranti Hannah juga memaparkan tips lancar menyusui bagi ibu bekerja, yang dibagi menjadi tiga tahap:

1. Masa Kehamilan:

  • Mencari informasi mengenai manfaat ASI dan Inisiasi Menyusui Dini (IMD)
  • Konseling laktasi pada saat kontrol kehamilan (ANC)
  • Diskusi dengan atasan/rekan kerja
  • Mencari tempat memerah/menyimpan ASI di tempat kerja

2. Menjelang Bekerja:

  • Menabung ASI kira-kira 1 bulan sebelum bekerja dengan cara memerah
  • Mengetahui cara menyimpan ASIP yang benar
  • Mengetahui cara memanaskan ASIP yang benar
  • Mencari pengasuh bayi yang dapat dipercaya

3. Saat Bekerja:

  • Selalu mengosongkan payudara saat di kantor dengan memerah tiap 3-4 jam. Sediakan minuman, camilan, serta foto bayi. Gunakan pompa ASI yang nyaman
  • Saat di rumah (sore sepulang kerja, malam hari, dan saat libur) si kecil disusui langsung
  • Hindari stress
  • Kerjasama dengan pasangan dan pengasuh anak di rumah.

TUMAvent_Jakarta

 

Surabaya, 15 September 2018 - dr. Januar Wijaya, SpA, MBioMed.

Sebagai tambahan informasi dari para narasumber sebelumnya, dr. Januar memberikan tips mengenai tanda kecukupan ASI, yaitu:

  • Bayi menyusu dengan posisi perlekatan serta isapan yang benar
  • Berkemih setiap 3-4 jam (6-8x/hari)
  • Bayi menyusu on cues tiap 1-3 jam
  • Bayi terlihat kenyang setelah disusui
  • Tanda kecukupan ASI pada bayi sejak usia hari pertama setelah lahir adalah bayi buang air besar (mengeluarkan mekonium) 1 kali per hari atau mungkin hanya sekali dalam 24 jam, dilanjutkan 2x pada hari kedua, 3x pada hari ketiga, 4x pada hari keempat, dan 5x pada hari kelima sampai dengan usia 1 bulan
  • Warna feses bayi yang tadinya hitam (masih berupa mekonium) berubah menjadi kecoklatan atau kekuningan dalam 5 hari
  • Berat badan bayi naik, dengan pola 1 minggu pertama berat badan akan turun kira-kira sekitar 10%, namun pada usia 14 hari akan kembali ke berat badan saat lahir.

 TUMAvent_Surabaya

Sejalan dengan pemaparan dari para narsumber pada talkshow #TUMBreastfeeding, Philips Avent mengerti akan pentingnya ASI bagi perkembangan fisik dan kognitif si kecil. Philips Avent dengan beragam produk inovatifnya seperti Comfort Range mendukung perjuangan urban mama untuk senantiasa memberikan ASI eksklusif. Comfort Range merupakan pompa ASI Philips Avent yang terdiri atas 3 varian, yaitu Comfort Double Electric, Comfort Single Electric dan Comfort Manual.

Philips Avent Comfort Range memiliki keunggulan di antaranya nyaman digunakan sambil bersandar, bantalan pijat lembut untuk stimulasi ASI lebih lancar, sistem selang tertutup agar mesin lebih awet, serta mudah dipasang dan dibersihkan.

Senang sekali Philips Avent bersama The Urban Mama dapat mengadakan talkshow TUMBreastfeeding di empat kota ini. Terima kasih atas kehadiran dan antusiasme urban mama, para narasumber, dan Philips Avent Indonesia yang selalu mendukung pemberian ASI eksklusif untuk masa depan si kecil. Kualitas ASI si kecil tetap terjaga di manapun, kapanpun dengan pompa ASI Philips Avent.

Menyusui merupakan proses yang membutuhkan ketekunan, usaha dan waktu. Menyusuilah dengan bahagia dan tanpa paksaan dan tekanan, because happy mama makes happy baby.

2 Comments

  1. avatar
    Latifa Rianti Santoso October 4, 2018 2:13 pm

    Waaa terima kasih infonyaa. saya baru hamil doain ya lancar sampe persalinan dan menyusui aamiin

    1. avatar

      As .



  2. avatar
    ninit yunita October 4, 2018 10:39 am

    senang sekali philips avent sangat mendukung ibu menyusui. terima kasih banyak dan peluk erat untuk philips avent... terima kasih sudah menjadi bagian dari #TUMBreastfeeding, juga untuk para nara sumber, seluruh urban mama yang sudah hadir di acara. semoga urban mama semakin semangat menyusui dan terus menambah ilmu, plus membagikannya kepada sesama mama menyusui.

    1. avatar

      As .



Post a Comment

You must be logged in to post a comment.