Onsen a la Gunung Pancar Bogor

Saya suka sekali berendam di air panas a la onsen seperti di Jepang. Rasanya badan langsung segar setelah berendam di air panas natural. Saya pernah mencoba pemandian air panas di Ciater, Subang dan Tarutung-Sumatera Utara. Suatu ketika, sahabat saya memposting foto kolam pemandian air panas dengan caption 'Onsen a la Gunung Pancar'. Kolam air panas tersebut bukan berupa kolam renang besar yang dialiri air panas dari gunung dan dipenuhi banyak orang seperti pada umumnya, namun sepertinya private untuk pasangan atau keluarga. Saya pun langsung menginterogasi sahabat saya di mana onsen tersebut berada dan bagaimana cara untuk pergi ke sana. Semangat sekali saya, begitu mendengar kata Bogor karena berarti tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam naik mobil atau naik pesawat segala untuk bisa berendam di air panas. Hanya butuh sekitar 1.5 jam dari rumah kami di Tangerang Selatan.

Berdasarkan info dari teman saya, Giri Tirta Resort ini cukup ramai di akhir pekan. Setelah merayu suami agar mengambil cuti satu hari, jadilah kami pergi ke sana. Kami berangkat pukul 06.30 pagi via tol Jagorawi. Giri Tirta ini terletak di pedesaan sekitar Jungleland. Kami menggunakan GPS sebagai penunjuk jalan dan Jungleland sebagai patokannya. Jika sudah menemukan tulisan 'Welcome to Jungleland' langsung belok kanan menuju perkampungan yang jalannya memang tidak terlalu besar dan menanjak. Teman saya juga bilang, Giri Tirta menyediakan penjemputan dari Giant yang ada sebelum Jungleland. Setelah menelusuri jalan menanjak mengikuti petunjuk, GPS memberi tanda bahwa kami sudah tiba di Giri Tirta. Kami heran karena di sekeliling kami hanya jalanan menanjak dengan bukit di sebelah kiri dan jurang di sebelah kanan. Saat bertanya kepada warga yang kebetulan lewat, ia pun menjelaskan bahwa rute kami ternyata sudah melewati Giri Tirta. Rupanya patokannya adalah sebuah bengkel kecil yang berada di persimpangan.

[caption id="attachment_120994" align="alignnone" width="375" caption="Bengkel patokan menuju Giri Tirta Resort"][/caption]

[caption id="attachment_120993" align="alignnone" width="375" caption="Sungai sebelum Giri Tirta Resort"][/caption]

Jadi setelah menelusuri jalanan menanjak, kita akan dipertemukan dengan dua jalan. Ambil jalan yang menurun ke bawah menuju perkampungan warga ke arah Giri Tirta Resort, bukan jalan sebelah kiri terus menanjak. Jalanannya berbatu-batu dan sempit. Kemudian kami melihat halaman warga yang cukup luas, kami pun menumpang parkir disana sekalian memastikan di mana posisi Giri Tirta Resort ke bapak-bapak warga sekitar. Warga di sekitar lokasi Giri Tirta Resort ini sangat ramah-ramah dan banyak membantu menjelaskan lokasi Giri Tirta Resort berada.

Berdasarkan info dari si bapak, Giri Tirta letaknya dekat sekali dari tempat kami parkir namun kami harus melewati kebun dan sungai kecil. Pikir saya, bakal seru nih petualangan sama krucils. Kami lalu berjalan dengan barang bawaan yang cukup banyak. Entah mengapa setelah memiliki anak, saya tidak percaya diri jika tidak membawa baju ganti yang banyak dan perlengkapan lainnya yang membuat bawaan saya selalu membludak.

Kami pun melewati jalan setapak kecil yang hanya muat untuk satu orang. Di samping kanan kiri kami adalah pohon setinggi badan dan banyak ilalang. Setelah berjalan tidak terlalu lama karena jalanan menurun, kami bertemu dengan sungai kecil. Dari situ kami sudah melihat bangunan Giri Tirta di seberang sungai. Sungainya tidak terlalu lebar dan dangkal namun sayangnya batu - batu besar yang seharusnya bisa menjadi pijakan kami sangatlah licin. Suami saya sampai terpeleset dua kali sambil menggendong Chila. Dasar anak kecil, Chila malah tertawa cekikikan walaupun rambut dan bajunya basah.

[caption id="attachment_120962" align="alignnone" width="375" caption="Belum berendam sudah basah karena tercebur di sungai"][/caption]

Sesudah melewati sungai kecil, tibalah kami di Giri Tirta Resort. Tempatnya berundak-rundak, pengunjung harus menaiki tangga untuk sampai ke lobi resort. Sesampainya di lobi, kami ditawarkan beberapa paket oleh petugas resepsionis. Kami mengambil paket Rp. 70.000,- per orang. Kemudian petugas memberikan handuk dan kemben untuk wanita serta celana pendek untuk pria.

 

Chila dan Lea semangat sekali ketika kami diantar oleh petugasnya menuju tempat berendam. Setiap tempat berendam dikelilingi oleh bilik-bilik sehingga tidak kelihatan dari luar dan cukup menjaga privasi hanya untuk satu keluarga atau rombongan. Di dalamnya terdapat satu kolam berukuran sedang yang airnya terus mengalir lewat lubang saluran yang membuat airnya terus berganti. Di bagian tengah bilik terdapat gazebo untuk beristirahat sehabis berendam dan satu shower area terbuka untuk membilas badan usai berendam.

Air pemandian air panasnya sendiri tidak terlalu panas dan tidak berbau belerang seperti pemandian air panas pada umumnya. Jadi anak-anak pun bisa kuat ikut berendam. Chila dan Lea bahkan sampai mencelupkan kepala mereka ke dalam air, “Asyik ya! Berenangnya air hangat,” teriak Chila.

Ketika sedang asyik berendam, petugas datang membawakan pisang goreng pesanan kami beserta welcome drink beberapa gelas jus jambu. Petugas tersebut juga menawarkan lulur dan masker yang katanya dibuat dari campuran belerang. Satu kantong kecilnya seharga Rp. 15.000,- Kami lalu saling menggosokkan badan dengan lulur belerang dan mengoleskan maskernya ke wajah. Entah sugesti atau bukan, sehabis berendam dan memakai masker dan lulur ini kulit pun terasa lebih halus!

Pengalaman yang seru dan menyenangkan sekali saat mengunjungi Giri Tirta Resort. Chila juga puas dan mau diajak ke sini lagi. Sedikit tips untuk Urban mama-papa yang hendak ke sana menikmati pemandian air panas:


  • Menggunakan fasilitas jemputan yang disediakan oleh pihak Giri Tirta


Sebenarnya saya bukannya menyesal memilih jalur melewati kebun-kebun dan sungai sampai suami jatuh terpeleset. Justru jadi pengalaman seru bagi kami dan menyenangkan sekali. Itu waktu perginya, karena setelah susah payah melewati rintangan kemudian kami disuguhi nikmatnya berendam dalam kolam air hangat yang membuat badan kembali rileks. Namun lain halnya saat pulang dan harus melewati jalan yang sama tersebut. Terpeleset lagi saat menyeberangi sungai dan kembali melewati kebun yang kali ini menjadi tanjakan. Sebaiknya minta dijemput saja oleh pihak Giri Tirta karena mereka menyediakan fasilitas penjemputan dari Giant yang berlokasi dekat dengan Jungleland. Jika Urban mama-papa ingin tetap melewati jalan yang kami telusuri kemarin, usahakan jangan membawa barang-barang yang berlebihan agar mudah dan tidak kerepotan sendiri saat menyeberangi sungai, apalagi kalau harus sambil menggendong si kecil.

  •   Datang pada saat hari kerja (weekdays)


Di hari kerja, Giri Tirta tidak seramai saat akhir pekan sehingga kita bisa lebih leluasa menikmati suasana berendam dengan suara-suara dari alam.

  • Bawa uang tunai


Giri Tirta tidak memiliki mesin EDC dan tidak ada ATM di sekitarnya. Oleh karena itu, bawalah uang tunai yang cukup untuk membayar tiket masuk, membeli makanan selama di sana (pisang gorengnya enak!) atau untuk membayar parkir sukarela jika menumpang di area rumah warga.

  • Bawa baju berendam untuk anak


Giri Tirta Resort Orang menyediakan baju khusus berendam untuk orang dewasa, namun tidak untuk anak-anak. Bawa saja baju berendam untuk anak-anak yang bisa diikhlaskan jika terkena noda kuning dari belerang kalau mama menaburkan belerang ke kolamnya.

Berendam di kolam air hangat ini sangat menyenangkan dan dapat menjadi alternatif kegiatan bersama keluarga. Selain itu juga dapat menjadi quality time yang menambah kedekatan keluarga kecil kita. Kapan lagi bisa berendam dalam satu kolam bersama-sama?

 

4 Comments

  1. avatar
    dewi amelia October 19, 2016 3:13 pm

    pics nya gak muncul atau cuma di aku aja ya??
    pengen iiih... ada contact nya gak ya???

    1. avatar

      As .



  2. avatar
    Eka Gobel October 19, 2016 1:23 pm

    seru banget siih bek. murmer pulak. makasih tipsnya ya, mau coba ah kapan2 ke sini, anak2 pasti seneng bgt.

    1. avatar

      As .



  3. avatar
    ninit yunita October 19, 2016 12:08 pm

    aduuuh ngiler banget deh baca artikel ini. langsung ngebayangin asiknya berendam di sini. dan APA ITU ADA PISANG GORENG? aduuuh! yummm! favorit banget deh!

    terima kasih untuk tipsnya yaaa, rebekka! :)

    1. avatar

      As .



  4. avatar
    Cindy Vania October 14, 2016 8:26 am

    Whoaaa asik banget berendam air panas plus masker2an gitu. Aku sendiri jaraaaaang banget berendem air panas, kayak nggak sempat aja gitu.

    Tapi ini asli keren banget yaa, apalagi pemandangan dan jalan menuju pemandiannya kayak gitu, bisa jadi petualangan baru buat anak-anak.

    1. avatar

      As .



Post a Comment

You must be logged in to post a comment.